Takdir Cinta Kinan

Takdir Cinta Kinan
18. kenapa marah ?


__ADS_3

Dalam perjalanan pulang, kinan dan revano masih tetap diam tanpa mengeluarkan sepatah katapun di dalam mobil yang mereka kendarai.


"kenapa dia marah ? seingatku saat dia bermesraan dengan wanita lain pun aku tak pernah marah " batin kinan dalam hati.


setibanya di kediaman revano, tanpa bersuara dan dengan amarah yang menyelimuti hatinya, revano menarik paksa kinan turun dari dalam mobil.


"aww !! sakit, tidak bisakah kamu menarik ku dengan pelan " kesal kinan yang hanya mendapat tatapan dingin dari revano.


revano menarik kinan ke lantai atas dimana kamarnya berada, bahkan bik ana yang melihat tuanya seperti itu tk bisa berbuat apa pun.


setibanya didalam kamar revano melempar kinan ke ranjangnya.


"huh !! apa segitu rindunya kamu dengan para lelakimu, apa selama ini kamu kurang puas dengan ku huh " tanya revano dengan amarah.


"apa masalahmu ? kak daniel itu cuma teman dan senior di kampus ku dulu, apa kamu perlu semarah itu, lagi pula bagimu aku ini cuma pengganti sementara dari kak kiran kan " jawab kinan.


"pengganti ? huh ! " kata revano disertai dengusan kesal.


"baiklah jika kamu berpikir bahwa kamu adalah pengganti maka layani aku layaknya seorang pengganti bagi kakakmu " kesal revano.


tak menunggu lama revano langsung melucuti semua pakaian yang di kenakan kinan hingga tak menyisaka sehelai pun.


"tu-tunggu !! jangan seperti ini apa kamu gila ? " kata kinan sambil meronta.


revano yang sudah kalap pun tak menghiraukan perkataan kinan, seolah semua yang ada pada tubuh kinan sudah menjadi candu bagi revano, bahkan saat kinan berdekatan dengan pria lain pun revano seakan tak rela.


kinan hanya bisa menangis pasrah ketika setiap sudut tubuhnya dijelajahi oleh revano, dan revano pun memberi tanda disetiap tubuh kinan.


pergulatan malam yang panjang pun tak berakhir begitu saja, kinan yang begitu lelah memohon pada revano untuk menyudahi aksinya.


"a-aku mohon tolong berhentilah " ucap kinan dengan suara paruh nya.


"minumlah obat itu ketika kita melakukan hubungan, aku tidak mau jika kamu sampai hamil anak ku, dan cepat bersihkan dirimu " kata revano sambil memberika obat kontrasepsi kepada kinan.


kinan yang mendengar perkataan revano yang tak ingin dirinya hamil pun semakin terluka, tak hanya menahan sakit pada tubuhnya tapi kinan juga menahan sakit dihatinya.


kinan pun berjalan tertatih ke kamar mandi di dalam kamarnya, sedangkan revano pergi ke ruang kerjanya untuk membersihkan diri.


setelah selesai dengan kegiatan membersihkan diri revano masih terduduk di dalam ruang kerjanya sambil memikirkan sesuatu.



"apakah aku terlalu kasar terhadapnya ? apa aku sudah berlebihan menyiksa wanita itu ? kalau difikir-fikir kenapa juga aku sampai semarah itu , dia kan bukan kiran yang patut aku cemburui, dia hanya penggsnti kiran, saat kiran sudah ketemu aku pasti akan langsung menceraikan dia dan menikah dengan kiran sesuai rencana awal " batin revano dalam hati.


sedangkan dikamar kinan sudah tertidur lelap setelah membersihkan diri.

__ADS_1


revano yang masih memikirkan sesuatu dikepalanya tak bisa tidur dan memilih menyelesaikan pekerjaan kantornya dirumah.


tak terasa waktu sudah menunjukan pukul 6 pagi, saat revano sudah selesai bersiap akan kekantor, revano mengedarkan pandangan ke semua arah ruang makan dan dapur tapi tak melihat kinan, revano pun berjalan ke kamarnya untuk melihat kinan sedang apa.


"hey, bangun apa kamu akan bermalas-malasan dikamar " kata revano sambil membuka pintu kamar.


dan betapa terkejutnya revano melihat kinan yang masih belum bangun.


"he-hey " seketika revano terpesona melihat penampilan kinan yang sangat cantik ketika bangun tidur.



"apa masih belum puas menyiksaku, kenapa kamu selalu berteriak padaku tidak bisa kan sedikit lembut saat memangil ku, telingaku terasa akan pecah mendengar suaramu " kesal kinan.


revano yang masih melihat kinan belum mengedipkan matanya.


"sial ! kenapa saat pagi hari penampilanya begitu mempesona dan menggairahkan, aku seperti tersihir olehnya " batin revano dalam hati.


"cepatlah mandi kita sarapan bersama ! ada yang mau aku katakan padamu " kata revano sambil mengusap kasar wajahnya.


"baiklah aku akan segera bersiap " jawab kinan.


setelah kinan bersiap dan turun keruang makan , revano dan kinan mulai memakan sarapan mereka.


"iya, pertama selesaikan dulu sarapanmu " jawab revano.


tak berselang lama kinan dan revano sudah selesai dengan sarapan mereka.


"apa kamu ingin melanjutkan kuliahmu yang sempat tertunda " tanya revano.


"kenapa dia tiba-tiba menanyakan itu ? apakah ada sesuatu yang dia inginkan " batin kinan.


"kenapa kamu tiba-tiba menanyakan itu ? " tanya kinan.


"pertama, kamu jangan selalu memangil ku dengan sebutan kamu, panggil aku kak revan atau revan saja, terserah padamu, yang kedua aku mengizinkanmu kuliah bukan berarti membebaskanmu keluar sesuka hati, yang ke tiga--- aku pikirkan nanti saja " kata revano.


"baikla jika kam-emm maksud aku kak revan mengizinkan aku untuk kuliah lagi " jawab kinan yang sempat menutup mulutnya ketika salah memanggil revano.


senyum tipis tergambar di sudut bibir revano, entah apa yang membuatnya sedikit merasa bahagia.


"baiklah akan aku coba untuk bersikap baik dan berteman *d*enganya" batin revano dalam hati.


"aku akan mencoba menerima semua kebaikanya* walaupun itu masih membuatku sedikit takut* " batin kinan.


keduanya bersepakat dalam beberapa hal dan mencoba untuk berteman.

__ADS_1


****


disisi lain dikantor daniel, ada beberapa orang yang melaporkan sesuatu kepada daniel,


"maaf tuan saya telat memberi anda kabar yang penting " kata orang suruhan daniel.


"jadi mereka sudah menikah hampir 5 bulan yang lalu "tanya daniel.


"benar tuan, tapi non kinan terpaksa melakukan semua itu karena kakanya dan ibunya tuan "


" baiklah kamu boleh pergi, dan terus cari keberadaan kiran " kata daniel kepada orang suruhanya.


"jika aku menemukan kiran, apakah mungkin kinan bisa lepas dari ikatan pernikahan " gumam daniel.


kini revano yang masih sibuk dengan pekerjaanya yanf hampir selesai, mendapat pesan dari kinan.


tingg....


"apakan kak revan akan pulang cepat ? " tanya kinan dalam pesan teks.


"memangnya ada apa kamu bertanya ? " balas revano sambil tersenyum.


"sebenarnya aku ingin pergi keluar dengan feby, tapi jika tidak boleh aku akan memberi tahu feby. " kata kinan.


"kenapa kau tak menyuruhnya datang berkunjung kerumah saja " balas revano.


"apakah boleh feby datang kerumah "


"tentu saja boleh siapa yang melarang "


"baiklahm terimakasih aku akan menyuruh feby datang " kata kinan sambil mengakhiri pesan teks tersebut.


"dasar wanita aneh, apakah masalah kecil begitu harus bertanya padaku " gumam revano.


kini revano sudah sedikit melunak terhadap kinan, tidak sekasar dan sedingin dulu, kini revano dan kinan mencoba untuk memulai membangun hubungan pertemanan diantara mereka.


.


.


.


.


like, coment n vote sangat membantu ya tman"🙏🙏😊😊 mksih.

__ADS_1


__ADS_2