Takdir Cinta Kinan

Takdir Cinta Kinan
10. tempat baru & kenalan baru


__ADS_3

malam hari dikediaman lesmana saat makan malam.


bagas dan mayang lesmana yang mendengarkan cerita sang putri sambil menyantap makan malam mereka nampak sangat menikmati cerita kiran,


berbeda dengan kinan yang melamun sambil terus mangaduk- aduk makanan dalam piringnya, sang papa yang menyadari anaknya tak memakan satu suap makanan pun heran melihatnya.


"sayang, kamu kenapa ? kasihan lho kalau makananya terus diaduk seperti itu " tanya sang papa heran.


"ohh,,, nggak apa- apa kok pa " kinan yang terkejut pun nampak sedikit bingun.


" kalau nggak ada apa- apa, kamu kok nggak makan, nak, kalau ada masalah bilang saja sama papa" ucap sang papa khawatir.


"i-itu pa,,,, sebenernya,,,,,,"


" iya sayang ngomong saja sebenernya ada apa "


"em, itu pa,, sebenernya kinan terpilih menjadi mahasiswa pertukaran pelajar diprancis dan akan berangkat minggu dep-an " akhirnya kinan mengatakan apa yang selalu mengganggu pikiranya,


perkataan kinan tersebut sontak membuat sang papa dan mamanya kaget bukan main begitu juga kiran yang sama kagetnya, karena itu terlalu mendadak dan tinggal dua hari lagi sebelum keberangkatkanya ke prancis, paris.


keadaan diruang makan pun menjadi hening hanya dentingan alat makan yang terdengar.


" ya ampun, gimana nie apa papa sama mama marah ya gara-gara aku mau study ke prancis " batin kinan dalam hatinya.


setelah selesai makan malam kini sang papa menyuruh kinan keruang kerja papanya,


setibanya kinan menghadap sang papa keadaan pun masih sama, mereka sama-sama belum membuka suaranya.


"maafkan kinan pa " terdengar suara lirih kinan memecah kesunyian.


"maaf....! maaf untuk apa " tanya sang papa.


"maaf, karena baru bilang sama papa " ucap kinan dengan ragu-ragu.


mereka berdua kembali terdiam, bagas adalah satu-satunya orang yang sangat menyayangi kinan dirumah, saat dulu kinan ingin pergi study ke jepang pun bagas tek mengizinkanya karena akan berada jauh dari sang putri.


" sayang kamu tak perlu minta maaf, papa bukan marah sama kamu, papa cuma sedikit sedih karena putri papa akan berada jauh dari papa " sambil menghela nafas panjang,terdengar suara lembut sang papa


" kinan tau pa, tapi kinan disana juga nggak akan lama kok paling cuma beberapa bulan, atau paling lama satu tahun "


" kinan juga janji pa nggak akan berulah diprancis, nggak akan keluar kalau nggak izin papa dulu, kinan janji kok pa " ucap kinan meyakinkan sang papa.


" ya sudah, kamu harus janji menjaga diri dengan baik, dan harus menepati janji kamu sama papa ya " jawab sang papa.


karena bagas tidak tega melihat putrinya yang harus kecewa, akhirnya bagas pun mengizinkan sang putri pergi ke prancis.

__ADS_1


****


sehari sebelum kebrangkatan kinan.


"hai, by lagi ngapain ! keluar yuk" suara kinan yang sedang berbicara dengan sahabatnya dalam sambungan telfon.


" keluar kemana nan, kamu nggak lihat apa diluar panas banget ! " jawab feby.


" ya ampun by, panas emang mau duduk-duduk ditengah jalan apa " ucap kinan.


" kalau duduk-duduk ditengah jalan nggak cuma panas kali nan, mati juga bisa" balas feby.


"astagfirulloh by,,,, iihhh kamu tuh pikiranya jahat banget sih, ya sudah kalau kamu emang nggak mau keluar " sungut kinan .


" maaf, maaf, ya udah deh kamu jemput aku kerumah tapi ya, eeiiittt tunggu dulu, nanti kamu juga yang traktir ya heeheehee " jawab feby sambil tersenyum sampai menampakkan deretan giginya


" oke, jangan khawatir deh, aku siap-siap dulu ya, kamu juga cepet siap-siapnya, awas kalau lama-lama " ucap kinan sambil mematikan panggilanya


dua jam kemudian setelah kinan menjemput feby, mereka berdua terlihat asyik mengobrol sambil tertawa bersama disebuah restoran,


"by,,,, sebenarnya aku mau pamit sama kamu " ucap kinan dengan sedikit ragu.


"kamu mau pamit kemana sih, sok, sokan serius deh " balas feby dengan sedikit godaan.


" besok aku mau berangkat ke prancis " ucap kinan sedikit lirih.


wajah kinan nampak tak ada raut bercanda sedikit pun, feby yang melihatnya mengerti bahwa temanya itu pasti serius.


setelah berbincang begitu lama kini mereka pulang bersama.


pagi harinya dibandara, keluarga kinan mengantar keberangkat kinan ke prancis. mereka mengucapkan salam perpisahan dengan begitu haru bahkan sang papa pun hampir meneteskan air matanya.


*****


paris, prancis


setibanya kinan diprancis, karena semua sudah dipersiapkan sang papa kinan hanya perlu menuju apartmen yang menjadi tempat tinggalnya selama disana.


waktu menujukan pukul 09.30 waktu prancis, karena kelelahan kinan langsung tertidur begitu sampai apartmenya.


kini waktunya kinan berangkat kekampus barunya.



universite de strasbourg, adalah kampus dimana kinan belajar selanjutnya.

__ADS_1


karena kinan adalah gadis yang ramah dan ceria tak susah baginya mencari teman dikampusnya.


ellen adalah salah satu temanya dikampus setelah pelajaran usai kini kinan dan ellen pergi untuk mencari makan malam, tak lupa kinan meminta izin dari sang papa.


disalah satu restoran terkenal prancis kini kinan dan ellen berbincang saling menceritakan kisah masing-masing sambil mengenal lebih dekat.


kini ellen mengantar kinan kembali keapartmennya, diperjalanan kinan melihat sebuah kerumunan, kinan pun meminta ellen untuk menepi sebentar.


"el kita berhenti dulu ya kita lihat apa yang terjadi " ucap kinan ( berbahas prancis )


"oke, mari kita lihat ada apa disana " balas ellen.


mereka terkejut melihat pemuda babak belur seperti habis dikeroyok oleh beberapa orang, kinan yang begitu syok langsung panik dan meminta pertolongan melihat pemuda itu sudah tak sadarkan diri.


"el, kita harus bawa dia kerumah sakit segera, kalau terus seperti ini dia bisa saja tak tertolong " ucap kinan memohon


" tapi kan kie, kita nggak tau dia kenapa terus apa masalahnya sampai dia seperti itu " jawab ellen ragu.


karena kinan adalah orang yang tak tegaan dia pun memaksa ellem untuk menolongnya, ellen yang melihat kinan jadi tak tega dan akhirnya membawa pemuda itu kerumah sakit.


setibanya dirumah sakit pemuda itu langsung ditangani diruang icu.


" el, makasih banyak ya kamu sudah mau mengantarnya kerumah sakit " ucap kinan.


"nggak apa-apa, melihat kamu seperti tadi aku kan jadi tidak tega" jawab ellen menenangkan.


"kamu mengenalnya kie ? " tanya ellen penasaran.


"enggak el, aku juga baru pertama lihat dia " jawab kinan.


"terus kenapa kamu sampai sekhawatir itu kie, dia cuma orang asing kan " balas ellen tak percaya.


"aku kasihan aja el, lihat dia banyak keluar darah, nyawa manusia itu kan berharga el " jawab kinan sedikit sedih.


"ya sudah, sekarah udah semakin larut besok juga ada kelas, gimana kalau aku mengantarmu pulang dulu " ucap ellen menawarkan.


"baiklah, setelah aku selesai mengurus semua biayanya disini ya" jawab kinan mengiyakan .


.


.


.


.

__ADS_1


kira"siapa kah pemuda ituπŸ˜†πŸ˜† tunggu kelanjutanya ya, like n coment sangat membantu, tunggu kisah kiran n revano juga dieps selanjutnya.


__ADS_2