Takdir Cinta Kinan

Takdir Cinta Kinan
06. pertemuan


__ADS_3

disalah satu sudut ruang pesta terlihat seorang gadis dengan tawa yang begitu menggembirakan karena sedang bergurau dengan sahabatnya, terdengar suara langkah kaki yang membuat mereka menghentikan candaan mereka berdua.


"hai, bukankah kamu kinan murid judo yang waktu itu" sapa daniel kepada kinan.


"emm, ohh kak daniel ya guru magang waktu itu " balas kinan setelah mengingat ingat kembali.


pasalnya setelah pertemuan mereka waktu itu, daniel sibuk menyiapkan skripsi jadi jarang datang melatih judo, karena daniel pun melatih judo disekolah kinan karena dari awal adalah permintaan sang kakek.


kini daniel, kinan dan feby dengan gembiranya mengobrol bersama,


tanpa mereka sadari ada dua pasang mata yang mengawasi keseruan mereka.


"dasar cewek penggoda, dari awal emang aku sudah salah terpesona akan kecantikanya " gumam revano sambil terlihat sedikit kesal.


"apakah kedua gadis itu yang membuat daniel lupa bahw pesta ini membosankan, tapi gadis yang mana yang mampu menggerakan hati daniel" batin sang kakek sambil mengawasi cucu tersayangnya.


waktu menunjukak pukul 21.30 malam dan kini waktunya kinan untuk pulang, ketika hendak berpamitan kepada daniel setelah obrolan panjang dan seru mereka, daniel menawarkan untuk mengantar kinan pulang, tapi kinan menolak


setelah tiba dirumah kinan memberi salam kepada kedua orangtuanya dan berpamit untuk segera kekamar untuk istirahat.


beberapa minggu setelah pesta kelulusan kiran dan kinan kini mereka sudah resmi menjadi seorang mahasiswi universitas ternama dinegaranya.


mereka menjalani keseharian layaknya mahasiswi lainya, namun berbeda dengan kinan dia menjadi gadis yang populer dikampusnya, pasalnya karena kepintaran dan kecantiknya mempu membius semua orang dikampusnya, apalagi statusnya yang masih singel.


****


dipagi hari yang cerah ketika kinan dan feby tiba dikampusnya, ternyata sudah ada yang menunggunya, yap orang itu adalah daniel senior kinan dan feby yang sebntar lagi sudah menyelesaikan kuliahnya.


" kinan " panggil daniel yang sontak membuat kinan dan feby menoleh kearahnya termasuk daniel yang bersama kiran pun ikut menoleh karena mendengar suara yang memanggil nama kinan dengan sangat jelas.


"kak daniel ada apa pagi-pagi kok sudah teriak-teriak panggil nama orang " kinan yang sedikit malu mengeluarkan nada kesalnya.


"heehee, cuma mau tanya nanti ada waktu nggak mau ajak kamu keluar, sama feby juga tentunya " tanya daniel disertai tawa kecil yang membuatnya menjadi tambah manis.

__ADS_1


" gimana by kamu ada waktu nggak " tanya kinan ke feby.


" what...! dasar anak ini, dia pura-pura **** apa emang **** betulan sih, itu artinya kak daniel kan mau ngajak dia kencan masak tanya aku dulu emang aku mama nya apa " batin feby dalam hati sambil memijit pelipisnya yang sedikit sakit karene kinan.


"au, ah gelappp" jawab feby sambil berlalu meninggalkan kinan.


"maaf ya kak daniel nanti aku kabari kalau ada waktu, sekarang aku mw nyusulin feby dulu " pamit kinan sambil sekali kali melihat keatas memastikan kalau langit begitu cerah dan tak gelap sedikit pun.


daniel ya melihat tingkah kinan dan feby hanya tertawa sambil menggelengkan kepalanya.


dilain sisi revano yang melihat mereka hanya tersenyum seolah mengejek.


"dasar wanita, dari luar tampak begitu polos tapi dari dalam seperti siluman rubah, untung aku sukanya sama kiran " batin revano dalam hati sambil sesekali memandang kiran.


"by kamu kok pergi begitu aja sih ninggali aku pula" gerutu kinan sambil menyusul feby.


"ya, ampun kinan kamu sadar gak sih kak daniel itu mau mengajak kamu kencan berdua, kenapa haru tanya aku dulu, punya waktu apa nggak " kesal feby karena kinan tidak peka sama sekali.


"tapi kan by tadi kak daniel gak bilang kalau mau kencan, tadi juga mau ngajakin kamu juga kan" pembelaan kinan kepada feby sambil menggaruk pelipisnya yang tak gatal.


setelah pelajaran selesai kini kinan berniat untuk pulang, tapi tak disangka sebuah mobil berhenti tepat didepanya,


"dek, kita pulang bareng yuk, lagian mang usman kan gak bisa jemput karena mengantar mama keacara " suara kiran yang menawari sang adik untuk pulang bersama.


kinan yang melihat raut wajah revano yang dingin dan tanpa menoleh sedikit pun menjadi enggan pulang bersama mereka.


"gilaa,,, auranya makin hari makin dingin aja kayak aku punya salah sama dia, bahkan menoleh pun nggak bisa-bisa aku mati dalam mobil kak revano " batin kinan sambil bergidik ngeri membayang kan dirinya satu mobil dengan revano.


sambil memutar otak kinan berpikir untuk menghindar agar tak pulang bersama revano dan kiran, tepat disaat kinan berpikir, daniel dengan motor balapnya bersiap untuk pulang memberi kinan sebuah ide.


" kak daniel, disini " panggil kinan dengan melambai kearah daniel.


"maaf kak, tadi aku sudah ada janji sama kak daniel jadi aku gak bisa pulang sama kakak, jangan khawatir nanti aku pulang diantar kak daniel kok " ucap kinan kepada sang kakak sambil berlalu menghampiri daniel.

__ADS_1


entah apa yang dirasaka revano, dia menggenggam kemudi dengan erat dan bersiap menjalankan mobilnya, dan ketika revano bersiap untuk menjalankan mobilnya, dia melihat kinan yang dibonceng daniel sambil berpegangan dipinggang daniel, revano yang melihat itu menjadi kesal tanpa sebab.


"kak revano gak papa, apa kakak sakit kayaknya pucet banget deh " tanya kiran yang melihat revano yang sedikit berbeda.


"nggak papa kok sayang, aku baik-baik saja, tapi maaf ya hari ini kita nggak bisa jalan dulu aku ada pekerjaan yang harus aku urus dikantor" jawab revano.


****


setelah mengantar kiran pulang kini revano kekantor untuk membantu sang papa mengurus beberapa bisnis, walau revano masih kuliah tapi dia sudah menyelesaikan S2 nya diluar negeri dan mendapat nilai sempurna.


setibanya dikantor revano langsung melangkah menuju ruangan miliknya dan melempar jaket yang dipakainya kesembarang tempat dengan kesal.


revano mendudukan dirinya dikursi kebesaran miliknya dan mengusap kasar wajahnya.


"kenapa aku jadi marah nggak jelas gini sih, hanya gara-gara melihat kinan menjadi wanita penggoda " guman revano.


dia tak habis pikir cewek yang dia kenal dari kecil, yang tumbuh bersama kiran wanita yang baik dan sempurna, tapi kinan malah sebaliknya hanya luarnya tampak baik dan polos tapi hatinya busuk, pikiran revano bercampur aduk memikirkan perubahan kinan yang menjadi cewek centil dan penggoda.


disisi lain kinan yang sampai dirumah setelah diantar daniel, kinan mengucapkan terima kasih dan memintaa maaf , karena sebenaenya dia dan daniel tak pernah ada janji pulang bersama, tapi karena tawaran kiran dan revano yang membuatnya gugup harus melibatkan daniel.


"sekali lagi makasih ya kak daniel, dan maaf juga " ucapnya sambil merasa sedikit malu dan tak enak.


"kan aku udah bilang gak papa lagian aku malah seneng bisa nganterin kamu pulang, semoga ada kesempatan kayak gini tiap hari, jadi kita bisa pulang bareng terus, aku pulang dulu ya " goda daniel sambil berpamitan untuk pulang.


tersungging senyum dibibir manis kinan sambil melangkah menuju kedalam rumah.


.


.


.


.

__ADS_1


.


maaf klo cerita kurang menarik 🙏🙏 mohon kritik dan saran agar bisa memperbaiki ceritanya mksih, mohon like n comentnya ya kakak".😊😊


__ADS_2