Takdir Cinta Kinan

Takdir Cinta Kinan
13.pernikahan


__ADS_3

pagi hari sebelum acara pernikahan kiran dan revano, kiran yang berada didalam kamarnya tampak sangat gelisah.


"bagaimana caranya aku kabur dari rumah, para penjaga ada dimana-mana, aku harus cepat mendapatkan cara menyelesaikan malasah yang ada " gumam kiran yang masih terkurung didalam kamarnya.


kiran yang melihat satu bingkai foto masa kecil bersama kiran pun tiba-tiba mendapat sebuah ide yang menurutnya bisa menjadi sebuah jalan untuknya dan edo.


"hai, dek apa kabar " sapa kiran dari sambungan telfon.


"oh, kakak, tumben kakak telfon aku, biasanya kalau aku nggak telfon dulu kakak nggak pernan menghubungiku " tanya kinan heran.


"kak, kenapa diem aja, apa dirumah memang benar ada masalah " ucap kinan dengan penuh pertanyaan.


"em,.......itu dek sebenarnya papa lagi banyak masalah dikantor, kerjasamanya dengan beberapa klien dibatalkan, semua orang lagi bingung dirumah " bohong kiran.


"tapi kak semalam papa nggak bicara apa pun sama aku, ya walaupun suaranya terdengar sedikit lelah tapi kata papa baik-baik saja kok kak " balas kinan.


"dek kamu lupa papa orang yang seperti apa ! papa nggak akan bilang kalau ada banyak masalah apa lagi ke kita, ....tapi dek bisa nggak kamu pulang sekarang usahakan nanti sore sudah sampai rumah " bujuk kiran.


"iya kakak bener juga, ya sudah aku akan memesan tiket sekarng kak " jawab kinan.


"tp dek tolong hapus riwayat panggilan kakak ya, aku nggak mau orang-orang malah curiga sama kakak " pintakiran


"iya nggak masalah kok kak " jawab kinan santai


sang mama yang dari tadi berdiri didepan pintu sangat terkejut karena ternyata putrinya mampu berbohong seperti itu,


mayang yang melihat putrinya seperti itu, menjadi panik dan menengok kekanan dan ke kiri ,pasalnya mayang sangat tau bahwa bagas suaminya melarang semua orang untuk menghubungi kinan diprancis.


"apa yang kamu lakukan, bukan kah kamu tau papamu melarang semua orang memberitahu kinan " ucap mama sambil menepuk bahu kiran dengan keras.


"aww, sakit ma,,,, aku tau tapi cuma ini yang bisa aku lakukan, mama bantu kiran ya, kiran nggak mau ma menikah begitu cepat " ucap kiran kepada sang mama,


karena mayang begitu menyayangi kiran, akhirnya mayang menyetujui perkataan kiran, kiran yang menjelaskan hanya ditanggapi anggukan dari mayang.


"tapi sayang, bukankan itu terlalu kejam untuk adikmu " tanya mayang.


"mama,,, itu cuma jika keadaan mendesak, jika tidak sampai mendesak rencana itu tidak usah dijalankan" balas kiran.


waktu semakin sore, tinggal 3 jam lagi acara pernikahan akan dimulai, kinan yang sudah sampai dibandara pun bergegas menuju kediaman lesmana.


sedangkan dikediaman lesmana sedang di hebohkan dengan hilangnya sosok mempelai wanita yaitu kiran.

__ADS_1


karena saking marahnya bagas merasakan sakit didadanya dan sang istri pun khawatir lalu menghubungi dokter keluarga lesmana,


diruang keluarga bagas sedang diperiksa oleh dokter pras,semua berkumpul diruangan tersebut dari pelayan keluarga besar lesmana dan semua anggota keluarga oliver, termasuk revano.


"dokter pras bagaimana keadaan suami saya ? " tanya mayang.


"nyonya, keadaan tuan agak tidak stabil mungkin terlalu banyak pikiran dan juga tekanan, jika bisa jangan sampai ada pikiran yang mengganggunya lagi" jelas dokter pras.


disaat waktu yang bersamaan kinan ada didepan pintu dan mendengar semua percakapan sang mama dan dokter prsa, kabar yang buruk dia dengar setelah sampai dirumah, kinan menerka-nerka bahwa apa yang kiran katakan benar adanya.


tampa pikir panjang kinan langsung berlari menuju kedalam dan mencari keberadaan sang papa. " pa, papa kenapa, tadi malam papa bilang baik-baik saja " tanya kinan sambil berurai air mata.


bagas yang tampak begitu lemah semakin tak tega melihat kinan menangis.


"sayang, papa baik-baik saja, lihat papa masih terlihat bugar bukan" jawab bagas.


sepasang mata yang mengawasi kinan begitu menyayangi papanya memutuskan,


"maaf tuan lesmana bagaimana selanjutanya rencana kita " suara hans terdengar sedikit dingin.


"tuan besar, saya sungguh minta maaf yang sebesar-besarnya, saya tidak bisa mendidik putri saya dengan benar sehingga masalah seperti ini terjadi " kata bagas meminta maaf dengan tulus.



"apa yang membuatmu pergi dari sisiku, apa aku melakukan kesalahan sehingga kamu meninggalkanku " batin revano dalam hati.


tidak sampai disitu hans oliver juga merasa marah karena dipermainkan oleh anggota keluarga lesmana, mayang yang melihat suaminya semakin tertekan dan melihat raut muka hans yang kecewa pun akhirnya membuka suara.


"maaf tuan hans, bukankah masih ada kinan acara masih bisa dilanjutkan, dan kami masih bisa membalas budi mendiang dari alm, papa mertua saya " ucap mayang yang sontak membuat kinan, revano dan bagas sangat terkejut.


"mayang, apa yang kamu katakan, calon istri revano kiran dan bukan kinan " tanya bagas.


"tapi ma, kekasih kak revano itu kak kiran dan aku sama sekali tidak dekat dengan kak revano, kinan nggak mau ma" tolak kinan,


tangan mayang menarik pergelangan tangan kinan dan mengajaknya bicara berdua.


"sayang, apa kamu tega melihat papa kamu seperti itu menjadi tambah drop, dan seluruh kerja keras papa menjadi sia-sia, tolonglan papa kinan hanya sekali ini saja papa membutuhkan bantuanmu " ucap mayang sambil memelas.


"kakak, kamu punya alasan untuk pergi, dia juga nggak berniat menyusahkan keluarga lesmana, dis cuma terpaksa sayang " tambah mayang.


"tapi ma....! "

__ADS_1


"sudah sayang nggak ada tapi-tapian, kamu bantu keluarga lesmana ya"


"lagi-lagi mama selalu membela kakak, pada akhirnya aku yang selalu menjadi kunci untuk masalah-masalah yang ada " batin kinan dalam hati.


"baik ma...." jawab kinan dengan perasaan kecewa dalam hatinya.


kini mayang dan kinan kembali keruang kelurga dan mengabarkan bahwa kinan menyetujui dirinya yang menjadi mempelai wanita.


revano yang melihat dan mendengar hanya menatap kinan penuh amarah, banyak pertanyaan yang ingin dia tanyakan namun tangan sang kakek menghentikanya.


sejatinya hans oliver memang sejak awal memang sudah menyetujui kinan dan revano, tapi sayang revano memilih kiran, dan hans pun menyerah pada pilihan cucunya, tapi tanpa disangka-sangka keinginanya untuk meminang kinan hari ini bisa terwujud.


diruang rias pengantin kini kinan dipoles sedemikian rupa karena acaranya akan dimulai dihotel milik keluarga oliver 30 menit lagi.


setelah kedua keluarga tiba dihotel kini bagas menatap putri tersayangnya,


"maafkan papa ya nak, ini bukan maksud papa yang menikahkanmu tanpa adanya rasa saling mencintai " kata bagas dengan penuh penyesalan.


"pa, papa nggak usah khawatir, rasa cinta bisa tumbuh seiring berjalanya waktu kita tinggal bersama pa " jawab kinan menenangkan sang papa.



kinan dengan gaun putihnya tampak begitu anggun, setelah sampai didepan hotel kinan dan revano berjalan memasuki ruangan tempat acara, disusul kedua keluarga yang ada dibelakang mereka.


.


.


.


.


.


.


sekinan eps kli ini, terus dukung dengan like, coment klo bisa vote jga ya mksih


😘😘😘


terus ikuti kisan mereka ya, akan ada pendatang baru lho😆😆

__ADS_1


__ADS_2