
semakin hari kinan dan revano semakin akrab, mereka berdua sering mengobrol dan berbincang bersama.
"besok lusa kakek meminta kita pergi kerumah utama " kata revano saat sedang santai bersama kinan di halama belakang.
karena sudah pulang kerja revano memutuskan bersantai dengan kinan dihalamam belakang.
"em, baiklah ! tapi ada apa, apakah ada masalah dirumah utama ?" tanya kinan polos.
"setau aku disana baik-baik saja, cuma mungkin kakek merindukan kita " jawab revano disertai senyuman.
"oohh !! " ucap kinan singkat
"lalu bagaimana kuliahmu apakah ada masalah " tanya revano.
"semua baik-baik saja kak, nggak ada yang spesial atau pun menarik, semua seperti biasa " jawab kinan.
"baiklah ! apakah kamu suka bisa kuliah lagi ? "
"suka sih kak, trimakasih sudah mengizinkan ku untuk kuliah lagi "
"itu juga kan penting untuk masa depanmu " ucap revano
"sudah semakin sore cepat mandilah dan kita makan malam " tambah revano.
"baik lah " jawab kinan sambil berlalu ke dalam rumah.
****
ke esokan paginya revano dan kinan berangkat ke rumah utama.
diana mama revano yang sudah melihat anak dan menantunya terlihat sangat senang.
"hay, kalian sudah datang ! mari masuk kakek sudah menunggu di dalam " ucap mama revano.
"apakan ada sesuatu yang penting ma " tanya kinan.
"nggak ada yang penting kok nak, kami cuma mau mendiskusikan sesuatu dengan kalian " jawab diana.
" oh, kalian sudah datang mari duduklah disamping kakek " ucap hans.
kini semua berkumpul diruang keluarga papa, mama, revano, kinan dan juga tuan besar oliver.
"kakek menyuruh kalian kesini karena ada sesuatu yang mau kakek katakan " ucap hans.
fikiran kinan mulai kemana-mana dia takut kalau keluarga besarnya tau bahwa kinan dan revano menjalani rumah tangga bukan seperti paangan pada umumnya.
kalau pasangan lainya menikah pasti menunggu akan cepat mendapat malaikat kecil dalam rumah tangga mereka, tapi beda dengan revano dan kinan, bahkan revano selalu menyuruh kinan meminum obat kontrasepsi agar tidak hamil.
jadi difikiran kinan, revano tak pernah menginginkan keturunanya lahir dari wanita lain selain kiran.
"kak katanya nggak ada yang penting, tuh lihat wajah kakek serius kayak gitu " bisik kinan kepada revano sambil mencubit pinggang revano.
__ADS_1
"aww, gila nie cewek main nyubit pinggang orang kayak kepiting aja " batin revano dalam hati sambil mengusap wajahnya kasar.
"lebih baik kita dengar perkataan kakek dulu, jangan asal bergerak tuh tanganya " bisik revano disertai godaan kepadz kinan.
kinan yang mendengar bisikan revano merasa bahwa revank tak membantu sama sekali, malah kinan menjadi gugup.
"jadi....apa yang mau kakek sampaikan kepada kita " tanya revano.l
"kalian kan dari pertama menikah belum mengadakan bulan madu, kakek kebetulan ada tiket pesawat untuk kalian pergi jalan-jalan "kata kakek.
"tiket !! jalan -jalan kemana kek "tanya kinan antusias.
"ini ada tiket kesingapura untuk jalan-jalan pertama kalian " jawab hans disertai senyuman dan gelengan kepala.
"singapura ! apakan benar kek ! " tanya kinan kembali.
"iya kinan ! tapi ingat jika sudah selesai jalan-jalan kalian harus bawa seorang cicit pulang " goda hans.
"kalau itu !! kitanggak janji ya kek, kita cuma bisa berharap dan berdoa saja " jawab kinan.
"baiklah-baiklah, kita makan malam dulu baru kalian bisa pulang "ucap hans.
"baik kek " jawab revano singkat.
setelah kinan dan revano selesai makan malam dirumah utama, kini mereka pulang untuk bersiap- siap karena pagi harinya mereka sudah harus berangkat ke singapura.
kinan dan revano pun pegi merapikan baju-baju yang akan mereka bawa untuk besok.
revano yang sudah mulai bersikap lembut pada kinan, saat ingin melakukan malam gairah dengan kinan , revano pun meminta izin lebih dulu.
"apa malam ini kita bisa berolahraga sebelum tidur " tanya revano.
"tiiiddaaakk !!! malam ini kita istirahat dulu besok setelah kita sampai ditempat tujuan baru kita lakukan kegiatan itu " ucap kinan menolak.
revano yang mendapat penolakan dari kinan pun hanya mendengus kesal
dan akhirnya mereka tertidur dengan lelap.
kini waktu sudah menunjukan pukul 7 pagi, kinan dan revano suadah siap dengan acara perjalanan mereka yang pertama.
setelah mereka selesai sarapan, mereka pun berangkat menuju bandara.
kinan dan revano terlihat menikmati perjalanan mereka yang pertama.
"kak nanti kita pergi ketempat-tempat yang indah ya " pinta kinan.
"baiklah, sesuai keinginanmu " jawab revano.
"tumben dia nurut-nurut aja , pasti nanti ada maunya deh " batin kinan dalam hati.
" tapi saat malam harus dapat komisi ya, ingat itu ! " tambah revano disertai godaan kepada kinan.
__ADS_1
"huh, sudah aku duga pasti ada maunya karena seorang revano bisa-bisanya menuruti perkataan orang lain " kesal kinan.
"ha,ha,ha" tawa revano pun pecah mendengar perkataan kinan.
****
sesampainya kinan dan revano di singapura, revano langsung menju hotel dan langsung chek in disalah satu hotel bintang 5 disingapura.
mereka membereskan pakaian masing-masing dan selesai kegiatan beres-beres mereka pun memesan makanan untuk mengisi perut mereka yang kosong.
setelah selesai makan kinan mengajak revank untuk jalan-jalan pergi ketempat yang dekat dengan hotel saja dulu karena sudah malam.
"kak kita jalan keluar yuk, dekat-dekat hotel saja , karena sehabis mskan itu kita tidak boleh duduk diam harus jalan-jalan dulu sebentar" ucap kinan.
"kamu mau jalan kemana ? nggak tau apa hari sudah gelap " tanya revano.
"ya ampun kak revan, ini disingapura tempat yang penuh wisata, bukan dipedesaan, yang kalau udah malam pada tidur semua ! ya sudah kalau kak revan nggak mau, tapi nggak ada komisi untuk 1 minggu kedepan " kesal kinan.
"baiklah-baiklah kita jalan dari pada komisiku hilang " goda revano.
mereka memutuskan untuk jalan-jalan ditaman dekat hotel yang mereka tempati, keduanya berjalan beriringan di sertai percakapan yang cukup mengasyikan mereka berdua.
sampai keduanya pun tak menyadari kalau ada sepasang mata yang mengawasi mereka berdua.
"apakah itu revano dan kinan ? kenapa mereka berdua ada ditempat ini ? dan mereka terlihat cukup dekat " gumam seseorang yang sedang mengawasi kinan dan revano.
"ah, mungkin aku cuma salah lihat, seharusnya revano masih sibuk mencari seseorang kan, tapi kenapa malah terlihat bahagia begitu, jadi itu nggak mungkin revano " gumam seseorang yang dari tadi masih mengawasi kinan dan revano.
disisi lain kini kinan dan revano memilih duduk direrumputan yang berada ditaman yang mereka datangi.
"tuh kan kalau sehabis makan itu harus jalan -jalan bukanya duduk diam " kata kinan memberi tahu revano.
"baiklah tuan putri sesuai kenginginan anda " goda revano.
"ihh, kak revan ini lebay deh " balas kinan disertai tawa dibibir manisnya.
revano yang baru pertama melihat tawa kinan tanpa ada beban dan terasa lepas, menjadi terpesona dan langsung mendaratkan bibirnya kebibir kinan.
revano mulai ******* bibir kinan dengan lembut, lidah mereka saling menari didalam mulut yang masih terpaut.
"sial !! apa-apaan mereka, kenapa bisa-bisanya melakukan ciuman ditempat umum tanpa rasa malu, dan revano sejak kapan bisa dekat dengan wanita lain" guman seseorang yang dari tadi masih mengawasi kinan dan revano.
.
.
.
.
kira"siapa ya yang mengawasi kinan &revano yuk ikutin kisah mereka terus
__ADS_1
dukung dengan like ,coment n vote jika bisa 🙏🙏😊😊 mksih