
hampir satu bulan revano selalu membohongi kinan, dan tentu saja kinan selalu saja percaya dengan setiap perkataan revano.
saat sarapan pagi hari kinan dan revano duduk dimeja makan bersama.
"kak revan apa nanti malam, kak revan masih kerja lembur lagi "tanya kinan.
"em, i-iya aku masih harus kerja lembur lagi , maaf ya " jawab revano.
"iya, nggak apa-apa, kak revan kan kerja juga buat memenuhi kebutuhan rumah " kata kinan.
revano pun melihat kinan dengan perasaan yang sangat bersalah karena selalu membohongi kinan dengan alasan berkerja, padahal revano selalu menemani kiran.
disisi lain tempat kiran berada.
"kinan maafkan kakak, sebenarnya kakak menyesal meninggalkan revano dan hidup susah, kakak ingin semuanya kembali kepada kakak " gumam kiran sambil memandang foto kinan dan dirinya.
"sekali lagi, hanya sekali lagi saja berkorbanlah demi kakak " gumam kiran.
kiran merasa sudah waktunya semua yang seharusnya menjadi miliknya harus kembali kepadanya, kiran merencanakan sesuatu yang membuat dirinya kembali menjadi nyonya muda oliver.
****
kini daniel sudah mengumpulkan semua bukti yang ia dapatkan dari orang suruhanya yang mengikuti kiran dan revano.
"tuan, saya sudah mengumpulkan semua bukti sekecil apapun untuk anda " kata orang suruhan daniel.
"bagus, semua bukti sudah terkumpul jadi kini kita tinggal menjalankan rencana selanjutnya, aku menginginkan kinan mengetahui kebusukan suaminya dan saudarinya " kata daniel.
"jika kinan mengetahui kebusukan suaminya dia akan segera meninggalkan tuan oliver dengan suka rela " tambah daniel.
"segera kirim kan semua bukti kepada kinan tanpa sepengetahuan orang lain" perintah daniel.
"baik tuan saya mengerti " jawab orang suruhan daniel.
orang suruhan daniel pun menjalankan tugas dengan sangat ahli, tanpa ada orang yang tau dia menaruh kotak yang berisikan semua bukti foto revano dan kiran di meja kamar kinan.
kinan yang baru dari halaman belakang pun langsung menuju kamar untuk beristirahat, kinan yang ingin membersihkan diri dikamar mandi tiba-tiba melihat kotak dimeja kamarnya.
"heem, kotak apa ini, apakah ini dari kak revan bentuk permintaan maaf, karna dia jarang pulang ? " gumam kinan.
"aku buka setelah mandi saja, lagi pula kotaknya nggak akan lari juga kan " kata kinan kepada dirinya sendiri.
kinan menyelesaikan ritual mandinya dan setelah selesai mandi kinan teringat dengan kotak yang ada dimeja tadi.
kinan dengan sangat gembira membuka kotaknya berharap adz hadiah yang sangat cantik didalam kotaknya.
__ADS_1
namun setelah kinan buka kotak tersebut, bukan senyum ceria yang ia dapatkan namun rasa kecewa,sakit hati dan hancur, ternyata selama ini revano membohongi dirinya, dan rasa terkejutnya karena kiran sudah kembali.
"jadi kak kiran sudah kembali, mereka membohongiku seperti orang bodoh, mereka sudah kembali bersama dibelakangku " gumam kinan tak percaya.
kinan merasa kecewa karena orang yang sudah kinan percayai membohonginya bahkan bersama saudarinya.
kinan menangis tanpa henti didalam kamarnya, bik ana yang memanggilnya untuk makan malam pun tak di hiraukan kinan.
****
ditempat revano dan kiran.
revano selalu menemani kiran sampai larut malam, bahkan terkadang sampai kiran tertidur baru revano pulang,
tapi malam ini ada yang berbeda kiran meminta revano untuk menemaninya sebentar saja, tapi revano harus menghabiskan jus yang kiran buat untuknya.
tentu saja karena kiran sudah mencampur jus itu dengan Stimulants.
untuk menjebak revano agar tidur denganya.
"sayang malam ini kamu boleh kok cuma sebentar disini, tapi kamu harus menghabiskan jus buatanku ya " bohong kiran.
"apa malam ini aku bisa pulang cepat untuk menemani kinan, jika aku menghabiskan jus itu " batin revano dalam hati.
"baiklah aku akan menghabiskanya untukmu " kata revano.
"halo tuan revano, ini bik ana, tuan nyonya kinan mengurung dirinya dikamar tadi saya sudah memanggilnya berulang kali untuk makan malam sampai sekarang tidak ada jawaban apapun tuan " kata bik ana dari sambungan telfonya.
"a-apa, memangnya ada masalah apa bik sampai dia berbuat seperti itu ? " tanya revano panik.
"saya juga tidak tahu tuan, apa anda sekarang bisa pulang saya menjadi khawatir sama nyonya " kata bik ana.
"baik, saya akan pulang sekarang juga bik " kata revano sambil mengakhiri panggilanya.
revano terlihat panik dan gelisah bercampur perasaan panas yang muncul dari dalam tubuhnya.
"maaf kiran, sepertinya aku harus pulang untuk menyelesaikan beberapa masalah yang ada dirumah " pamit revano.
"tapi sayang -- " kata kiran yang belum menyelesaikan perkataanya karena revano sudah berlalu pergi.
"sial bagaimana mungkin obat itu belum bereaksi kepada revano, jika saja pembantunya itu tidak mengganggu, rencanaku pasti berhasil " gumam kiran.
diperjalanan pulang revano semakin merasakan perasaan yang aneh, seperti tidak bisa menahan has**tnya untuk bersama wanita.
setibanya dirumah revano terburu-buru menuju kamar dimana tempat kinan berada, jelas saja pintu kamar kinan terkunci kareba kinan ingin menenangkan hatinya yang terluka.
__ADS_1
"bik, ambilkan kunci cadangan untuk membuka pintu ini" perintah revano dengan suara berat.
"ba-baik tuan "jawab bik ana.
setelah revano berhasil membuka pintu kamarnya dan melihat kinan sedang tertidur membuat sesuatu dalam diri revano bangun dan semakin parah.
"bik ana bisa keluar, aku akan membicarakan sesuatu dengan kinan " perintah revano.
"baik tuan, saya permisi " kata bik ana.
setelah bik ana keluar revano pun langsung mengunci kamarnya kembali,
tanpa memikirkan masalah yang terjadi, kenapa kinan mengurung diri, atau ada masalah apakan dengan kinan.
revano pun langsung mencium bi**r kinan dengan buas, has**t dalam diri revano pun sudah tidak bisa ia tahan lagi.
kinan yang terkejut sempat meronta dan revano pun semakin memperdalam ci*manya kepada kinan, seperti seorang yang tidak minum untuk waktu yang lama dan akhirnya mendapat air, seperti itulah revano yang memaksa kinan malam itu.
kinan yang masih diselimuti rasa kecewa dan terluka hanya bisa pasrah dan menahan tangisnya, dan akhirnya revano pun bisa memua*kan has**tnya akibat obat yang diberikan kiran tadi.
setelah melewati malam yang panjang kinan dan revano pun masih tertidur sampai ponsel revano berdering karena kiran menghubunginya.
revano yang terkejut melihat dirinya dan kinan hanya memakai selimut mencoba mengingat kejadian semalam yang ia lewati dengan kinan, pasalnya sudah lama revano dan kinan tak berhubungan karena revano tak mau memaksa kinan.
"sial apa semalam aku baru saja memaksa kinan lagi setelah sekian lama " batin revano sambil memandang kinan yang dipenuhi tanda dari revano disekujur tubuhnya.
revano buru-buru bangun untuk mengangkat panggilan dari kiran dibalkon kamar mereka, agar kinan tidak terbangun dan mengetahui revano sedang menerima panggilan dari kiran.
namun semua sudah terlambat kinan sudah bangun lebih dulu dari revano tapi kinan enggan bangun dari tempatnya karena merasa tubuhnya sakit semua akibat revano semalam.
"aku sudah tau kak revan menerima panggilan dari siapa sampai ia seperti itu, percuma menyembunyikanya dariku pada akhirnya aku sudah tau semunya" gumam kinan sambil berjalan kekamar mandi untuk membersihkan diri.
.
.
.
.
.
mksih udh setia membaca novel takdir cinta kinan.
ditunggu part selanjutnya ya bgi yg penasaran pada akhirnya kinan masih bisa bersama revano atau gk
__ADS_1
like,coment n vote sangat membantu ya tman"🙏🙏🙏😊😊 jika ada poin lebih mksih