
setelah pulang sekolah kiran menghubungi revano guna menanyakan apakah revano jadi menjemputnya atau tidak.
"hai, kak gimana jadi jemput aku apa nggak nih" tanya kiran dengan suara agak manja.
"jadilah, kalau untuk tuan putriku aku selalu siap" jawab revano.
"ya udah aku tunggu ya kak, cepet datang kalau lama aku marah nih" suara kiran yang manja dan sedikit mengancam
"siap tuan putriku" revano hanya bisa tersenyum kala melihat sikap kiran yang manja.
sesampainya revano didepan gerbang sekolah kiran, revano langsung melambai pada kiran yang baru keluar dari gerbang sekolah.
kinan yang melihat mereka berdua hanya menggelengkan kepala,
"hayoo, lagi lihatin apan sih sampai nggak fokus dengan kedatanganku" ucap feby teman dekat kinan.
"nggak lihatin apapun kok cuma lagi nggak fokus aja, lagi capek" jawab kinan dengan malas.
"bisa gawat nih kalau dicerewet ini tau aku lagi lihatin kiran sama kak revano, bisa-bisa kepo gak ketulungan " batin kinan dalam hati pasalnya kinan tau kalau sang sahabat ini ratunya kepo dan cerewet.
sesampainya disebuah taman yang indah revano dan kiran melangkah masuk kedalam taman tersebut, betapa terkejutnya kiran melihat surrprize dari revano dengan menghias sisi taman dengan indahnya untuk menyatakan perasaan pada kiran.
"waaahhh, ini apa kak cantik banget " tanya kiran yang penasaran .
"kiran maukan kamu jadi pacar, dan wanita masa depan aku" revano dengan keyakinan mengungkapkan isi hatinya,
kiran yang masih terkejut sekaligus terharu memikirkan sejenak akan pernyataan revano, dan hanya menganggukan kepala untuk memberi jawaban dari pernyataan cinta revano.
revano yang seketika mendapat jawaban dari kiran langsung tersenyum lebar dan memeluk kiran saking senangnya, bahwa kiran menerima pernyataan cinta darinya.
__ADS_1
disisi lain ditempat kinan berada, terlihat kinan sedang mengikuti berbagai pelajaran tambahan, pasalnya sejak adanya revano diantara dua saudari kiran dan kinan menjadi jarang berkumpul bersama dan kinan hanya bisa menyibukan diri dengan kegiatan pelajaran tambahan, termasuk olahraga seni bela diri.
"selamat sore anak-anak perkenalkan dia adalah guru judo kalian yang baru, walaupun masih terbilang muda dia adalah pemenang kejuaraan lomba seni beladiri judo" ucap sang guru memperkenalkan guru judo mereka yang baru.
"hai, selamat sore, nama saya daniel kedepanya saya yang akan mengajari kalian, dan tolong panggil kakak saja karna sejujurnya saya masih seorang mahasiswa" sapa sang guru baru,
daniel adalah seorang mahasiswa yang seangkatan dengan revano, dia menjadi guru disekolah kinan hanya semata-mata permintaan sang kakek yang menjadi kepala sekolah tempat kinan belajar.
"pak, tunggu sebentar " panggil kinan yang menghentikan langkah daniel selesai mengajar judo para murid yang mengikuti kelas olahraga tambahan.
"ya, ada yang bisa saya bantu, aah dan tolong panggil kak daniel saja karna aku belum setua itu untuk dipanggil bapak" ucap daniel sambil tertawa.
"pak, eh maksud aku kak daniel disesi pertemuan mengajar yang selanjutnya bisakah kak daniel mengajarkan kami judo tingkat lanjutan, karna sebelumnya kami sudah sampai tahap tadi " pinta kinan sembari menjelaskan.
"oh, baiklah,,,,emm ! dan kenapa tadi kalian hanya diam tak memberi tau ku soal itu" tanya daniel penasaran.
"karna kami tak ingin kak daniel merasa canggung dipertemuan pertama dengan murid-murid kak daniel " kinan menjelaskan dengan agak malu ditemani feby yang setia disamping kinan.
"tidak apa kak, tidak usah minta maaf dan berterima kasih kami hanya sekedar memberitahu saja, dan kelihatanya sudah semakin sore jadi kita berdua pamit pulang terlebih dulu" pamit kinan kepada sang guru baru.
"baiklah, sampai jumpa dipertemuan berikutnya " jawab daniel sembari menatap punggung kinan yang berlalu pergi, dia heran dan merasa ada perasaan aneh saat bertemu dan berbicara dengan kinan.
disisi lain setelah revano dan kiran pulang dari taman, kiran tak henti-hentinya tersenyum pasalnya kiran dan revano sudah menjadi pasangan kekasih, kiran yang bahagia mencari keberadaan sang adik dikamarnya, kiran mengedarkan pandangan didalam ruangan tersebut namun tak mendapati kinan disana.
"eh, mbak indah lihat kinan gak, tadi aku cari-cari dikamar gak ada" tanya kiran pada salah satu asisten rumah tangganya yang lewat.
"oh, non kinan ada ditaman belakan non" jawab indah asisten rumah tangganya.
"em, makasih ya mbak" ucap kiran sembari berjalan kearah taman belakang.
__ADS_1
kiran tau dimana tempat favorit kinan jika dia berada ditaman belakan rumah mereka,
tak salah lagi kinan berada dibawah pohon tempat favorit kinan saat membaca dan bersantai.
"dek, aku cari-cari ternyata memang ada disini" panggil kiran yang masih terukir senyum mengembang dibibirnya.
"ada apak kak, kok tumben cari aku" jawab kinan yang penasaran, pasalnya kiran jarang sekali mencari keberadaan sang adik kalau dia sudah bersama revano.
"apakah ada sesuatu yang sangat menggembirakan sampai-sampai kakak tidak bisa berhenti tersenyum" tanya kinan yang penasaran karna kakanya menampilkan senyum yang bahagia.
"dek,,,,, kamu tau gak aku sama kak revano udah jadian, tadi dia nyataain perasaanya sama kakak dengan begitu romantis, tapi kakak agak bingung apa mungkin aku terlalu terburu-buru menerima perasaanya" ujar kiran memberi tau sang adik apa yang dirasakanya saat ini.
"nggak ada kata terburu-buru atau berlama-lama kak, yang penting ikuti kata hati kakak,,,selamat ya kak dan aku berharap kakak selalu bahagia bersama kak revano" ucap kinan memberi selamat kepada kiran, walau dalam hati kinan terkejut dan kaget mendengar sang kakak sudah resmi menjadi kekasih revano tapi kinan menepis semua itu dalam hatinya.
kinan hanya berharap bahwa sang kakak akan selalu bahagia bersama revano, yah mengingat revano yang selalu hangat dan juga bersikap manis kepada kiran seorang namun bersikap dingin dan cuek kepada orang lain,kinan meyakinkan hatinya bahwa revano bisa membahagiakan kiran.
setelah pemberitahuan kiran beberapa minggu berlalu kini hari-hari mendekati kelulusan sudah semakin dekat, kiran dan kinan pun sudah mempersiapkan dimana mereka melanjutkan pendidikanya setelah lulus nanti.
kiran sudah pasti akan melanjutkan pendidikan sebagai mahasiswi dimana tempat revano kuliah, sedangkan kinan menginginkan kuliah diluar negeri, entah apa yang difikirkan kinan, namun keinginanya melanjutkan pendidikan diluar negeri sudah mantab dihatinya, dan dia akan mengungkapkan keinginanya kepada mayang dan bagas lesmana orangtua kinan begitu kinan lulus nanti fikirnya dalam hati.
.
.
.
.
.
__ADS_1
like n coment ya teman"tolong kritik dan saranya 🙏😊
masih pemula jadi kata"n penulisan masih berantakan mohon dimaklumi.