Takdir Cinta Sang Hafidzah

Takdir Cinta Sang Hafidzah
Bab 25 Ingin mendalami


__ADS_3

Mami sharen yang sedari tadi diam, mengutarakan keinginannya kepada umi Khadijah, dan tentu dibalas dengan senyuman tulus, Sambil memberikan baju gamis kepada mami sharen, umi Khadijah larut dalam pemikirannya,


"Masya Allah, ALhamduLillah. mungkinkah hatimu sedang diketuk saudariku,,! semoga kamu dapat merasakannya, batin umi Khadijah.


"Apa aku tidak terlihat aneh mengenakan baju ini,,? sahut mami sharen yang berhasil membuyarkan lamunan umi Khadijah


Sambil tersenyum,"Tidak ada yang aneh, malah terlihat lebih cantik. ya sudah ayo, sebentar lagi kajiannya akan dimulai.


"Mmmm apa,,apakah beneran ti,,,ti,, tidak apa-apa kalau kami ikut berada disana,,? sahut mami sharen yang terlihat gugup dan takut.


Umi Khadijah yang faham betul kegundahan hati seseorang yang di hadapannya kini, hanya tersenyum sambiL menjelaskan,


"Jangan menilai sesuatu dari luarnya saja,, karena perlihatan manusia sangat terbatas, terkadang apa yang ditampilkan di luar belum tentu itu yang ada didalam hati,


"Dan jangan pernah merasa sungkan disini, Kami tidak semulia yang ada dalam fikiran anda, dan disini diajarkan untuk tidak membeda-bedakan antara orang yang satu dengan orang lainnya.


Motto kami disini,, Kita semua Saudara..


Sahut umi Khadijah panjang lebar


Hingga suara dari pembawa acara mengalihkan perhatian mereka.


Baiklah, sekarang kita mendengarkan pembacaan ayat suci Al-Quran beserta terjemahannya yang akan dibacakan oleh ustadzah Khairunnisa. kepada beliau waktu dan tempat kami persilahkan


*Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatu,,


Bismillahirrahmanirrahim


Dengan menyebut nama Allah yang maha pengasih lagi maha penyayang


Amanar-rasulu bima unzila ilaihi mir rabbihi walmu'minun kullun amana billahi wamala ikatihi wakutubihi warusulih waqalu sami'na wa ata'na gufranaka rabbana wa ilaikal-masir


QS Al-Baqarah 285

__ADS_1


Rasul telah beriman kepada Al-Qur'an yang diturunkan kepadanya dari Tuhannya, demikian pula orang-orang yang beriman. Semuanya beriman kepada Allah, malaikat-malaikatnya, kitab-kitabnya dan rasul-rasulnya, mereka mengatakan: kami tidak membeda-bedakan antara seseorang pun dengan yang lain dari rasul-rasulnya, dan mereka mengatakan: kami dengar dan kami taat


"Ampunilah kami ya Tuhan, dan kepada engkaulah tempat kembali


"Masya Allah, pembawa acara naik keatas panggung, semua seakan terhipnotis dengan suara merdu Annisa, suaranya sungguh merdu dan ayat yang dibaca sungguh dalam maknanya.


"Baiklah untuk mempersingkat waktu kita ikuti kajian yang akan disampaikan oleh pak kyai H Abd.Rasyid yang mana tema kajian kita di kesempatan kali ini adalah


"Hukum bagi yang mengambil hak orang lain


waktu dan tempat kami persilahkan


*"Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatu


Segala puji bagi Allah, shalawat dan salam semoga tercurah kepada Rasulullah Saw , Kepada keluarganya, para sahabatnya, dan orang-orang yang mengikutinya hingga hari kiamat. amma ba,du


*"Di kesempatan ini kita membahas tentang ghasb (merampas). "ghasb secara bahasa artinya, mengambil sesuatu secara zalim, sedangkan menurut istilah Fuqaha, adalah mengambil atau menguasai hak orang lain, secara zalim dan aniaya dengan tanpa hak


"Yaayyuhalladzina amanu Lata'kulu amwalakum baynakum bilbatili


QS: An-nisa:29


"Wahai orang-orang yang beriman ! janganlah


kamu saling *memakan harta sesamamu dengan jalan yang bathil


"Disamping itu Rasulullah Saw bersabda:


"Laayahillu maluamry muslimimnn Illa bitiibi nafsimminhu


"Tidak halal mengambil harta seorang Muslim kecuali dengan kerelaan darinya


HR.Abu Daud dan daruguthan, dishahihkan oleh Syaikh Al-bani dalam shahibul jami' no 7662

__ADS_1


"Ketika khutbah wadaa' Rasulullah Saw bersabda: yang artinya


"Sesungguhnya darahmu, hartamu, dan kehormatanmu, terpelihara antara sesama kamu sebagaimana terpeliharanya hari ini, bulan ini dan negerimu


HR.Bukhari muslim


"Abu Hurairah meriwayatkan bahwa Rasulullah Saw bersabda: yang artinya


" Tidaklah seseorang berzina dalam keadaan


beriman, tidaklah seseorang meminum minuman keras ketika meminumnya dalam keadaan beriman, tidaklah seseorang melakukan pencurian dalam keadaan beriman dan tidaklah seseorang merampas dimana orang-orang melihatnya, ketika melakukannya dalam keadaan beriman


HR Bukhari dan Muslim


"Dalam hadits yang lain yang diriwayatkan oleh oleh Muslim dan Abu Umamah secara mar'fu disebutkan: yang artinya


"Barangsiapa yang mengambil harta saudaranya dengan sumpahnya, maka Allah mewajibkan dia masuk neraka dan mengharamkan syurga, lalu ada seseorang yang bertanya, wahai Rasulullah, meskipun hanya sedikit,,? Beliau menjawab meskipun hanya sebatang ar'aat (kayu untuk siwak)


"Imam Bukhori dan Muslim meriwayatkan dari Aisyah Radhiyallahu Anhu, bahwa Nabi sallallahu alaihi wassalam bersabda


"Barang siapa yang mengambil sejengkal tanah secara zalim, maka Allah akan mengalungkan tujuh lapis bumi kepadanya.


"Barang siapa yang pernah menzolimi seseorang baik kehormatannya maupun lainnnya, maka mintalah dihalalkan hari ini, sebelum datang hari yang ketika itu tidak ada Dinar Dan dirham, jika ia memiliki amal soleh, maka diambilkan amal solehnya sesuai kezaliman yang dilakukannya, namun jika tidak ada amal saleh nya, maka diambil kejahatan orang itu lalu dipikulkan kepadanya


HR, Bukhari


"Sudah jelas ya semuanya, Lebih baik makan apa adanya tapi keringat sendiri, daripada punya segalanya tapi hasil dari mengambil hak dari orang lain, Nauzubillah min zaLik


"Saya kira cukup sampai disini pembahasan kita mengenai hukum dari mengambil sesuatu yang tidak seharusnya kita miliki, sebenarnya masih panjang kalau mau di paparkan satu persatu, tapi waktu jualah yang membatasi kita,


"Kebenaran datangnya dari Allah SWT, kesalahan datangnya dari saya pribadi, mohon kiranya di maafkan...


Akhirul Kalam,, Wa'alaikumsalam warahmatullahi wabarakatu*

__ADS_1


__ADS_2