Takdir Cinta Sang Hafidzah

Takdir Cinta Sang Hafidzah
Bab 34 kejujuran


__ADS_3

Miranda tersenyum penuh arti, kalah melangkahkan kaki keluar dari ruangan tersebut, entah apa yang difikirkannya hanya dia yang tahu.


Sementara didalam ruangan yang ditinggalkannya, semua bungkam. terlihat ian dan Rezky yang sangat frustasi bagaimana tidak, orang tua mereka menyembunyikan banyak hal, entah hal apa lagi yang belum terungkap,


"Sebenarnya ada apa ini sebenarnya? "sahut ian dan Rezky bersamaan, yang sukses membuat papi William dan Deddy Jack saling pandang satu sama lain.


"Berapa masalah lagi yang kalian ciptakan di masa lalu yang belum terungkap hah? dan lihatlah! kami semua yang akhirnya terkena imbasnya. "ian yang memang sangat mudah terpancing emosinya mulai menghakimi papi dan uncelnya


"Ian please, bukan saatnya sekarang untuk menghakimi, karena itu tidak akan merubah apapun, justru malah akan memperkeruh suasana, dan menjadikan kita lemah! dan kamu tahu apa akibatnya kalau kita lemah? musuh akan selangkah didepan kita. "Ucap Bram yang sedari dulu memang sudah curiga terhadap mereka semua


"Oh ya Bram, kamu sedari dulu tidak suka dengan mereka, bahkan kamu melihat sinis kala ian dan Selena tampil mesra! "ucap Bryan yang selalu peka dengan lingkungan yang sekitar


"Eee kejadian itu jangan diungkapkan lagi ya, jijik tau nggak! "ucap ian


"Yeyyy gaya lho jijik-jijik tuan muda, dulu saja hmhm! Rezky mengejek


"Sudah-sudah, kita tanya dr.Bram dulu. yang mana sepertinya beliau tahu sesuatu, "sahut Bryan menyela


Lanjutkan Bram, kamu mengetahui sesuatu atau tidak? karena aku begitu penasaran, karena kamu cukup berpendidikan untuk membenci seseorang tanpa alasan yang jelas


"Apakah sekarang aku juga dicurigai join dengan mereka?


"Aish, kalau join ya tidak mungkin kamu membenci mereka, lagi datang bulan ya mas, emosi Mulu perasaan


"Ya juga ya hehe, sorry bro sorry, kadang suka benar kalau anda berkata, " ucapnya becanda juga. Jadi waktu itu


flashback off

__ADS_1


PkL 11.30 ruangan meeting


"Semoga kerjasama kita semua berjalan dengan lancar, dan tidak terkendala apapun. mohon bimbingannya karena ini tahun pertama Altarna Group membangun Rumah sakit, dan saya ingin rumah sakit kita dipandang sebagai yang paling terbaik, dan bisa setara dengan rumah sakit diluar sehingga orang Indonesia tidak perlu lagi berobat keluar negeri.


Prok, prok, prok


Semua peserta meeting sangat puas dengan kinerja sang tuan muda, ditambah lagi stetment beliau yang terakhir yang membuat mereka semakin semangat menjalin kerjasama tersebut, walaupun masih terbilang belia saat itu tapi kemampuannya tidak bisa diragukan lagi


Namun ditengah riuh para peserta meeting ada seorang yang nampak tidak suka, yaitu Ocha yang saat itu masih menjabat sebagai menejer keuangan, dan semua itu tidak luput dari perhatian Bram,


"Baiklah, karena sekarang waktunya makan siang, kita ke restoran depan disana makanannya sangat enak


yang diangguki semua orang diruangan tersebut


Bram masih tidak mengalihkan pandangannya dari Ocha, kecurigaannya semakin bertambah kala mendengar Ocha menelpon seseorang sembari berkata, "Tenang saja, sejauh ini semua aman, entah mengapa kalau melihat mereka bahagia, ingin rasanya aku ledakkan mereka


Flashback on


Sejak saat itulah, aku mulai mencurigai yang berhubungan dengan mereka berdua, aku mulai mencari tahu, tapi nihil mereka sangat pintar menutupi identitas mereka, jadi aku hanya mengawasi, dan aku sengaja tidak memberi tahu kalian! karena kalian semua cepat banget naik emosinya, jadi untuk supaya semua berjalan sesuai skenarionya ya kita ikuti saja, dan jika tiba waktunya mereka sendiri yang akan membuka identitas mereka, dan terbukti kan sekarang?


"Kalau begitu sudah jelas bukan? sahut ian


"Kamu jangan terpancing dulu ian! yang dikatakan Miranda tadi bisa benar bisa juga salah, jalan satu-satunya ya, kamu harus bertanya pada mommymu, tapi jangan terlalu memojokkannya! bagaimanapun mengungkit masa lalu apaLagi itu pahit tidaklah mudah, "Nasehat Bryan


"Baiklah karena sekarang sudah terlihat siapa yang sedang bermain-main dengan kita, jadi tidak perlu lagi kita merisaukannya, cukup kita tempatkan orang-orang yang profesional untuk mengawasinya, tugas kita sekarang mencari sesuatu yang tidak tahu pasti atau tidak! yaitu Gisya adik kembar Gres.


"Tapi apa benar putri kembar saya itu masih hidup? kalau iya dapatkah kita mengenalinya mengingat waktu ia dikabarkan tidak ada umurnya masih Enam tahun

__ADS_1


"Sayangnya kami sudah bertemu dengannya ded! Dan itulah alasan aku menunda keberangkatan ke Mesir dan juga kenapa aku akhirnya memanggil Deddy untuk secepatnya ke Indonesia.


"Ap ap apa itu benar Rezky? terus dimana adik kamu itu sekarang? bagaimana keadaannya? terus bagaimana kamu bisa mengenalinya?


"Sabar ded, kita masih butuh untuk memastikannya! yang jelas dia ada disuatu tempat yang tepat


"Baguslah kalau seperti itu! tapi apakah anakku juga dengan Nurul masih hidup sampai sekarang? "Sahut Papi William penuh harap, saat menyaksikan keharuan sang saudara yang sebentar lagi bertemu putrinya


"Apa maksud papi? "tanya ian kemudian


"Hmhmhm, papi akan menjelaskannya tapi nanti, jujur semua terlalu sakit untuk papi ungkapkan sekarang, pertemuan kembali papi dengan Miranda, cukup membuat energi papi terkuras


,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,


Terimakasih yang sejauh ini sudah mendukung πŸ™πŸ™ insyaallah kebaikan dan ucapan baik yang kalian haturkan terhadap orang lain, maka akan kembali lagi kepada kalian aamiin


Dan ya! Saya sangat-sangat terharu kala membaca komentar dari teman-teman sekalian, tapi sekali lagi saya masih pemula yang kadang masih bingung harus memulai tulisan darimana? kalau kalian mau yang perfec cerita religius, pantengin karya teman-teman author,y😊😊😊 Syukron πŸ™πŸ™ jazakallah Khairan khatsiran wassaLam


πŸ‘‡πŸ‘‡πŸ‘‡πŸ‘‡πŸ‘‡πŸ‘‡πŸ‘‡





__ADS_1



__ADS_2