Takdir Cinta Sang Hafidzah

Takdir Cinta Sang Hafidzah
Bab 42 Kenyataan 2


__ADS_3

Tante Miranda, ya nama Tante itu adalah Miranda!


Apa? jadi


"Coba katakan Nak Nisa, Nak Nisa ketemu Miranda dimana dan apa saja yang ia katakan, "tanya Deddy Jack begitu antusias


"Hmhm, Nisa waktu itu ada kajian dan pada saat kajian itu selesai Nisa tadinya ingin langsung pulang namun belum lagi Nisa membuka pintu mobil, seorang perempuan paruh baya bergaya bak sosialita bersama dengan dua orang wanita yang kira-kira seumuran dengan ka Rara dengan seorang pria yang kira-kira seumuran bang Yusuf, mereka semua menghampiri Nisa! dan mengatakan sesuatu yang membuat Nisa begitu sesak mendengarnya! tapi maaf, Nisa tidak bisa menceritakannya kepada kalian karena itu menyangkut kehidupan Nisa, dan yang terakhir mereka ucapkan adalah! bahwa Kak Aisyah bukan Kaka kandungku! mereka yang menitipkan kak Aisyah ditempat ini, dan katanya Tante Miranda itu adalah Tantenya kak Aisyah.


Sebenarnya Nisa berusaha untuk tidak percaya karena Nisa sama sekali belum pernah bertemu dengan mereka sebelumnya, namun Nisa juga sedikit membenarkan karena, pada saat ka Rezky datang untuk mengkhitbah Ka Rara Nisa dengar mereka menyebut nama Gisya saat melihat ka Aisyah.


"Kalian jangan pernah menutupi sesuatu dari Nisa, sudah cukup Nisa menangis karena hal ini, dan ALhamduLillah Allah SWT memberikan keikhlasan dihati Nisa, karena kalau memang benar seperti apa yang dikatakan Tante Miranda, ka Aisyah juga berhak atas keluarganya, berhak berkumpul dan bahagia bersamanya.


Tidak ada gunanya dong AL-QUR'AN dan Hadits didalam hati dan fikiranku kalau Nisa masih mengerjakan yang bertentangan dengannya.


Sahutnya panjang lebar, namun tetap dengan senyuman manisnya. ia berusaha untuk tidak menumpahkan kristal bening ke bumi walaupun sebenarnya kristal bening itu meronta ingin luruh.


Ia harus kuat, ia harus ikhlas, ia harus ridho, bukankah skenario hidup sudah diatur oleh sang pencipta kehidupan?


Seketika Aisyah dan Gres kompak memeluk Nisa, Gres dan bahkan semua orang yang ada ditempat yang sama dengan mereka tak kuasa untuk tidak menitikkan air mata, betapa gadis cantik yang sedari awal membuka mata untuk melihat dunia tidak pernah melihat sosok sang ummi, juga kakek nenek dari pihak ummi maupun Abi'nya karena mereka semua memang telah berpulang terlebih dulu


bisa bijak menerima kenyataan yang mana sangat bertentangan dengan keinginan hatinya.

__ADS_1


"Masya Allah, memang benar ya kata nenekku! kalau mencari perempuan itu yang faham AlQur'an, karena ia akan menjalani hidupnya sebagaimana tuntutan AlQur'an, dan ini benar-benar ciptaan Allah SWT yang hakiki! cantik, manis, pintar masak, umur masih belasan seorang Hafidzah pula, rasanya ingin aku menariknya langsung ke KUA untuk dihalalkan, "sahut Bryan dengan terus menatap ke arah Khairunnisa.


"Sontak ia mendapat pukulan telak dari tuan muda Altarna.


"AW, apa sih bro? ini sangat sakit


"Kalian bertiga lagi ribut apa di sana? "tanya Jony


"Ini situan muda kita yang sok cool katanya tidak tertarik dengan Nisa, e giliran aku yang mau mengajak ke KUA malah dia memukulku.


Sekali lagi pernyataan Bryan membuat pukulan kedua mendarat di lengannya.


Entah mengapa pernyataan ian membuat Nisa sedikit tidak senang, ada perasaan yang tidak ia mengerti seakan membuat hatinya perih kala mendengar stetment tuan muda tampan tersebut.


Nisa terus saja menatap ian, entahlah sepertinya ada yang mendorongnya untuk itu, sedetik kemudian ian pun menatap kearah yang sama! ian tersenyum namun tidak dengan Nisa, ia masih mengingat stetment Ian beberapa menit yang lalu, namun karena menyadari kalau senyum itu ibadah, Nisa kemudian membalas senyuman tersebut sembari menundukkan pandangannya. dan itu semakin membuat jantung ian berdegup kencang seakan ingin melompat keluar dari tempatnya.


Interaksi tersebut tidak luput dari perhatian kyai Abd.Rasyid, papi William, ustadz Yusuf, Bram dan juga Bryan


"Itu artinya nyonya Miranda bertemu dengan Nona Nisa setelah bertemu dengan kita di gedung Altarna! Ya, sesuai dengan perkataannya tempo hari, bahwa ia akan tetap menjalankan rencananya walaupun dengan nyawanya sendiri taruhannya. dan dia benar-benar melakukannya bahkan kepada seseorang yang justru kita tidak pernah menduganya.


Prok, prok, prok, benar-benar hebat dan niat untuk menyakiti anda tuan-tuan! tapi sekali lagi dia tidak cukup pintar untuk melihat apakah orang di provokasinya itu bisa memuluskan rencananya atau tidak.

__ADS_1


Dan sepertinya hanya nyonya Sharen yang bisa menghentikannya, "Ucap Jony sang orang kepercayaan dengan senyum sinisnya.


Sontak stetment Jony benar-benar mengena pas di posisi mommy sharen kini, keringat dingin mulai membasahi tubuhnya, seandainya diruangan itu ada pintu menuju segitiga Bermuda mungkin mommy sharen lebih memilihnya daripada harus berada ditengah-tengah mereka semua.


Kepanikan Mommy Sharen tidak luput dari perhatian ummi Nurul, dan itu cukup membuatnya senang. bukannya jahat atau apa! ummi Nurul senang karena sepertinya Miranda sudah muncul untuk membongkar semuanya, dan sepertinya mommy Sharen tidak akan berani lagi menyakiti putrinya.


Ummi Nurul tidak ada fikiran dan Niat sama sekali untuk Membalas orang-orang yang telah menyakitinya dimasalalu, baginya janji Allah SWT didalam Al-Qur'an sudah sangat jelas tentang ganjaran orang-orang yang menyakiti sesamanya manusia.


Namun yang dikhawatirkannya hanyalah putri semata wayangnya,


"Mungkin dengan memberitahu William yang sebenarnya tentang Lhan bisa membuatnya mengerahkan orang-orangnya untuk menjaga putrinya, baik ketika berada di Indonesia maupun ketika berada di Amerika, dan tentunya dengan mengatakan yang sebenarnya tentang ia dan putrinya tentu akan membuat mommy sharen tersiksa batin. karena terkadang menghadapi musuh bukan selalu dengan kekerasan fisik namun tekanan batin itulah yang lebih menyiksa, karena terlalu terobsesi ingin memiliki William ya jadilah seperti ini, kamu sendiri yang akan menyiksa dirimu sendiri! semoga kamu bisa menerima kehadiran Lhan, dan semoga hatimu diikhlaskan, semoga hidayah menghampirimu, karena aku sudah mengikhlaskan semua yang telah kalian lakukan padaku dimasa lalu, dan aku sudah memaafkanmu tanpa kamu memintanya. "Batin ummi Nurul sembari melihat kearah mereka semua.


Karena hanya ummi Khadijah dan Nisa yang mengetahui keberadaannya jadi tidak ada yang terlalu memperhatikannya.


Sementara mommy sharen hanya diam menunduk sembari terus menangis, mau bagaimana pun kejadian itu sudah terjadi, mau menyesalinya pun tidak ada gunanya lagi, dan kini hanya menunggu penghakiman dari orang-orang sekitarnya terutama Anak dan suaminya, yang membuatnya sangat ketakutan karena ayah dan anak tersebut terkenal sadis jika menyangkut pengkhianatan, dan tidak pandang bulu dalam mengeksekusi apakah laki-laki atau perempuan, keluarga atau bukan, semua sama.


πŸ‚πŸ‚πŸ‚


*Sesungguhnya umatku yang bangkrut adalah: yang pada hari kiamat datang dengan sholat, puasa, dan zakat, tetapi ia selalu mencaci maki, menuduh, dan makan harta orang lain serta membunuh dan menyakiti orang lain. setelah itu, pahalanya diambil untuk diberikan kepada setiap orang dari mereka hingga pahalanya habis, sementara tuntutan mereka banyak yang belum terpenuhi. selanjutnya, sebagian dosa dari setiap orang dari mereka diambil untuk dibebankan kepada orang tersebut, hingga akhirnya ia dilemparkan ke neraka. "HR Muslim


Dan orang-orang yang menyakiti orang-orang mukmin laki-laki dan perempuan tanpa kesalahan yang mereka perbuat, maka sesungguhnya mereka telah memikul kebohongan dan dosa yang nyata. "QS Al_Ahzab : 58

__ADS_1


__ADS_2