Takdir Cinta Sang Hafidzah

Takdir Cinta Sang Hafidzah
Bab 35 Keberangkatan


__ADS_3

Tak terasa waktu berlalu begitu cepat, tibalah saatnya mereka semua akan berangkat keindonesia.


"Lan, kenapa nangis hmhm? "tanya Gres yang melihat kearah Lan.


"Entahlah Gres, aku begitu bahagia karena akhirnya sebentar lagi aku akan menginjakkan kaki di tanah kelahiran ummiku! tapi kenapa ya? raut wajah ummiku tidak seperti orang yang merindukan sesuatu, padahalkan kerabatnya semua masih disana! dan sebenarnya aku masih heran lho, kenapa tiba-tiba ummi menyetujui untuk pulang keindonesia! padahalkan sebelumnya beliau sangat emosi kalau kita menyinggung soal Indonesia hmhm, "jawabnya sembari menghela nafas panjang


Rani yang disamping Lan, langsung memeluk sahabatnya tersebut, "Ya sudahlah Lan! jangan lagi tumpahkan air mata kesedihan, yang penting kan sekarang kita semua sebentar lagi akan menginjakkan kaki di Indonesia.


"Betul, itu say! eyke makin tidak sabar sampai di Airport, trus kita cuss naik pesawat sampai deh akhirnya di Indonesia, kita kan sama. keturunan Indonesia tapi tidak pernah menginjakkan kaki diindonesia sekalipun, makanya karena akhirnya ada kesempatan jadi harus senang, jangan malah sedih oke, "sahut Wiwit mencoba menghibur.


"Benar Lan, hilangkan semua fikiran negatif yang ada, karena semua hanya akan membuatmu berfikir yang tidak-tidak dan akhirnya akan merugikan dirimu sendiri! kalau memang menurutmu ummimu menyembunyikan sesuatu, mungkin memang benar, tapi sekali lagi kamu harus bijak menanggapinya. dan kalaupun ada hubungannya denganmu, pasti beliau akan menceritakannya! mungkin beliau butuh waktu yang pas, jadi bersikaplah seperti biasa, insyaallah kalau saatnya tepat, semua pertanyaan yang ada dalam otak kamu pasti akan terjawab, jadi rileks oke! mau traveling kok sedih, "Sahut Rara panjang lebar


Sebenarnya mereka semua turut prihatin, dan ikut merasakan apa yang dirasakan sahabatnya tersebut, tapi mereka harus berusaha membuat Lan tetap ceria, bahagia, terutama fikirannya yang harus bersih atas segala masalah yang tidak dia tahu sedikitpun.


Ya, mereka semua tahu akan cerita masa lalu antara Ummi Nurul dan Papi William, karena Gres telah menceritakannya kepada mereka semua


"Alhamdulillah, tuhan mengirimkan saudara seperti kalian semua, terimakasih ya sayang-sayangku!


"Kembali kasih, "ucap mereka bersamaan


Yeyyy kita sampai, "sahut Acaa heboh



Dan disinilah mereka semua sekarang


Mereka langsung menuju ke ruang tunggu, mereka semua begitu takjub, bukan berarti mereka tidak pernah naik pesawat, malah pesawat seperti motor untuk mereka.

__ADS_1


Tapi selama ini mereka naik jet pribadi, yang mempunyai bandara khusus, jadi ini untuk pertama kalinya mereka semua berada di bandara yang sangat ramai berbaur dengan kyalayak ramai. itulah alasan mereka tidak memberi tahu keluarga mereka, karena bisa-bisa jet pribadi berjejer untuk mengantar mereka keindonesia, karena mereka semua benar-benar ingin menikmati kebersamaan dalam perjalanan.



Ada yang berbaur dengan orang-orang yang tengah menikmati channel TV



Ada yang langsung berbaring untuk sejenak, sembari menunggu jam keberangkatan


Disela-sela kegiatan mereka, panggilan keberangkatan akhirnya terdengar juga,



Pesawat akan take_of sebentar lagi, Mereka memohon keselamatan, lindungan, dan kesehatan kepada sang pemilik alam semesta, mereka menunduk sejenak sembari membaca


Subhaanalladzii sahkaraa lanaa wamaa kunnaa lahuu muqriniinaa wa innna ilaa rabbinaa lamunqalibuunn


(sunan abu Daud, al_jihad: 2235, Sunan at_tirmidzi, ad_da'awat 'an Rasulullah: 3368)



Dan mereka pun kini mengudara di atas ketinggian, karena perjalanan yang akan ditempuh terhitung lama, mereka memejamkan mata sejenak, tapi tidak dengan Lan, kristal bening terus saja membasahi pipi mulusnya, entah apa yang difikirkannya! diapun sebenarnya tidak tahu, apakah air mata yang keluar itu karena bahagia atau kesedihan diapun tidak tahu.


Dan semua itu tidak luput dari pandangan sang mommy, "Mudah-mudahan kamu menemukan kebahagiaan ketika menginjakkan kaki di Indonesia nak, semoga mereka semua menerimamu dengan suka cita aamiin, "batin Ummi Nurul penuh harap yang sebenarnya penuh kerisauan dalam hatinya.


Siang kini berganti senja ketika benda besi berkekuatan super menapakkan rodanya di hamparan luas tanah Indonesia

__ADS_1



"Wow OMG, ini beneran kan? bukan mimpi! kita benar-benar mendarat di Indonesia, "ucap Wiwit dengan suara khas bangun tidur tetapi berteriak


Sontak teriakan Wiwit berhasil membuat mereka semua tersadar dari alam mimpi


"Alhamdulillah, Masya Allah "ucap mereka semua terkecuali Gres


Ummi Nurul terlihat sedikit resah sebenarnya! tapi dia berusaha menutupi perasaannya, beliau menengadah ke atas berpasrah diri kepada sang pemilik kehidupan, yang mengatur segala alur takdir hambanya beliau kemudian berdoa


Allahumma inni, as_aluka khoiroha wa khairo ahliha wa khairo ma fiha wa a'uzubika min syarriha wa syarri ahliha wa syarri ma fiha


"Ya Allah, saya mohon kepadamu kebaikan tempat ini dan kebaikan penduduknya serta kebaikan yang ada didalamnya. saya berlindung kepadamu dari kejahatan negeri ini dan kejahatan penduduknya serta kejahatan yang ada didalamnya


"Jadi benar keluarga kalian tidak tahu menahu mengenai kepulangan kalian keindonesia? "tanya ummi Nurul kepada sahabat-sahabat anaknya ketika kemudian mereka menginjakkan kaki untuk pertama kalinya di bumi Pertiwi!


"Ummi fikir kami bisa senang-senang seperti tadi jika Deddy mengetahui keberangkatan kami ini! terlebih Abang Rezky, karena calon istrinya ada disini, "jawab Gres cengengesan karena dia yakin kalau ada Rara semua masalah pasti beres


"Jadi Rezky juga kamu tidak beritahu Ra?


"Kan belum jadi imam ummi! baru calon, jadi belum diwajibkan izin sama dia kalau ke mana-mana, hehe. lagipula kan Rara sama ummi, sama sahabat-sahabat semua, tidak kemana-mana dan tidak melakukan hal-hal yang tidak-tidak


"kalian ini ya, kalau di kasih tahu sama yang tua menjawab saja.


"Tapi tetap kami Gadis-gadis Sholehah bidadari dunia, "ucap Rani kemudian


"Aamiin, "ucap Acaa, Rara, dan Lan serentak

__ADS_1


"Iya, iya, anak-anak ummi yang cantik jelita, calon Ma'mun Sholehah insyaallah calon bidadari surga, karena kalian semua ingin memberi kejutan, jadi sekalian saja ya! kalian semua ikut pulang ke rumah ummi, kita beri kejutan kepada semua saat acara pengukuhan Tahfiz Tahfidzul Al-Qur'an di pondok pesantren pamannya Rara yang diadakan dua hari dari sekarang bagaimana?


"Setuju, Ucap Gres dan Wiwit bersamaan "lest go gays kita kerumah ummi Nurul, "ucap Gres yang sangat-sangat begitu antusias, bukan tanpa alasan, dia tahu kalau orang tua mereka semua akan hadir disana, dan bukan itu saja! kemungkinan hal-hal yang berkaitan dengan masa lalu para orang-orang terdekat mereka akan terungkap, dan lagi siapa tahu ada yang bertemu jodohnya disana! La tahzan


__ADS_2