
Setelah sampai di rumah Shera turun dari mobil mewah miliknya dan bergegas masuk ke rumah menemui Ayah dan bundanya.. Seperti biasa di meja makan terdapat berbagai aneka macam hidangan lezat.. Bunda Shera bernama Istida Kumalasari dan Ayah Shera bernama Wildan Habibie..
Tidak seperti biasa Bunda Shera menyuruhnya untuk mandi terlebih dahulu.. Selesai mandi, berpakaian dan sedikit berdandan Shera pun menuju meja makan.. Langkahnya terhenti melihat seorang laki-laki tampan menatap kearahnya.. Dia bergegas duduk di dekat bunyanya yaitu pas di depan laki-laki tersebut..
Shera melihat ke arah dua orang yang ada di samping kanan dan kiri laki-laki tampan tadi.. 'Oh iya, mereka berdua adalah paman Bayu Kusuma dan tante Suci Yuliastuti.. Apakah itu Zen? Zen Davin Alfarezi? Kurasa itu memang dia.. Sudah lama aku tidak melihat Zen hampir 5 tahun lamanya..' gumam Shera dalam hati..
__ADS_1
Mereka berbincang-bincang dengan bahagianya, tidak heran itu terjadi karena mereka baru bertemu setelah 5 tahun lamanya karena keluarga Zen pindah ke Amerika urusan Bisnis keluarga..
"Bayu, apakah kau masih ingat dengan janji kita dulu..?" Ayah Shera bertanya sambil tersenyum..
"Kenapa kalian terlihat begitu bahagia ketika membicarakan janji itu?" Tanya Mama Zen sambil senyam senyum..
__ADS_1
"Itu karena janji dua orang sahabat yang tidak pernah berpisah sejak kecil.." jawab bunda Shera sambil melihat ke arah Shera dan Zen..
Mereka terawa dengan lepas dan bahagianya..
"Apa janji Ayah dengan paman Wildan? Kenapa kalian terlihat bersemangat sekali membicarakan ini?" tanya Zen
"Janji ayah dengan paman mu ini adalah jika ayah memiliki anak laki-laki maka akan ayah jodohkan dengan anak perempuan paman Wildan.. Jika ayah memiliki anak perempuan maka akan ayah jodohkan dengan anak laki-laki paman Wildan.." jawab ayah Zen sambil sesekali tertawa..
__ADS_1
Itu membuat Shera dan Zen terkejut setengah mati..