Takdir Menyatukan Kita

Takdir Menyatukan Kita
Chapter 24


__ADS_3

Chapter 24



Shera dan Zen berciuman sangat lama.. Seakan menikmati ciuman mereka berdua.. Ciuman tanpa adanya kekerasan dan pemaksaan kehendak salah satu.. Ciuman itu lembut bahkan sangat lembut dan penuh dengan cinta.. Itu adalah ciuman pertama Shera begitu juga dengan Zen, itu adalah ciuman pertamanya..



Zen teringat dengan janji mereka dulu pun langsung melepaskan ciuman itu..


Zen : "Ma-maaf.. Aku aku.. Klewat batas.. " sambil menggaruk tengkuk lehernya yang tidak gatal kemudian berlalu pergi keluar kamar..



Shera pun tampak kebingungan dengan sikap Zen karena dia memang tidak ingat dengan perjanjian mereka sebelum menikah.. Shera memilih mengemasi barang-barang yang akan mereka bawa ke Indonesia..



***



Pagi hari mereka semua sarapan bersama, Zen dan Shera tampak canggung karena ciuman mereka semalam.. Shera dan Zen tampak diam tidak berbicara apa pun sejak tadi malam. Ayah Shera memulai pembicaraan pada meja yang telihat sangat sepi..



Ayah Shera : "Ehemm.. Nanti kalian berdua berangkat ke bandara jam 1 siang ya.. Pesawat kalian jam 2 siang.. Ini tiketnya.." ucap Ayah Shera sambil menyodorkan 2 tiket pesawat kelas VIP..


Zen : "Iyha ayah.. Terima kasih.." ucap Zen sambil menerima 2 tiket tersebut..


Ayah Shera : "Oh iyha Zen.. Jangan lupa besuk ada meeting dengan kolega di perusahaan Ayah.. Nanti biar ayah telfon sekertaris ayah.. Jadwal ada di dia semuanya.." ucap Ayah sambil memakan nasi goreng..


__ADS_1


***



Setelah selesai sarapan pagi.. Mereka berdua menuju ke kamar mereka berdua.. Shera terlihat sibuk mengecek bawaan mereka berdua.. Sedangkan Zen sibuk menotak atik laptop miliknya karena urusan pekerjaan.. Zen memberanikan diri untuk bertanya kepada Shera..



Zen : "Umm.. Bawaan mu sudah semua.?" tanya Zen pada Shera yang masih terlihat mengecek semua barang bawaannya..


Shera : "Ummm.. Sudah.. Mau aku buatkan kopi.?" ucap Shera pada Zen yang masih terlihat sibuk mengotak atik laptop di atas ranjang king sizenya..



'Hah..?? Shera mau buatkan aku kopi.?? Dia ngga marah samaa aku gara-gara tadi malam..??' batin Zen sambil memandang ke arah Shera.. Shera yang terus di pandangi pun berjalan mendekati Zen yang berada di ranjang..



Shera : "Hey.. Kok malah bengong sih.?" sambil menepuk bahu milik Zen..


Shera : "Jadi ngga mau nih..??" tanya Shera sambil melihat layar laptop milik Zen..


Zen : "Jadi lah.. Terima kasih yaa.." ucap Zen pada Shera..


Shera : "Umm.. Sama-sama.." Shera pun berlalu pergi untuk membuatkan Zen kopi..



***



Skip bandara

__ADS_1



Papa, Mama, Ayah dan Bunda mereka mengenatarkan Zen dan Shera.. Mereka menunggu sampai pesawat Zen dan Shera terbang ke Indonesia..



Zen : "Shera.. Kau mau duduk dimana..??" ucap Zen


Shera : "Umm.. Boleh kah aku duduk di dekat jendela..??" jawab Shera sambil menunjuk kursi yang berada di dekat jendela..


Zen : "Baiklah.. Kau duluan.." jawab Zen..



Shera pun berjalan melewati Zen dan kemudian di susul oleh Zen yang duduk di sampingnya.. Zen dan Shera hanya diam mereka sibuk dengan pikiran mereka masing-masing.. Zen tampak sangat serius menatap layar laptop sedari tadi.. Shera tampak sangat penasaran dan sedikit tidak suka dengan apa yang di kerjakan Zen..



Shera : "Sebenarnya apa sih yang kamu kerjakan.. Sampai aku tidak kau ajak biacara..? Aku bosan..!" ucap Shera sambil cemberut karena kesal pada Zen..


Zen : "Umm.. Apa kau sedang cemburu..?" ucap Zen sambil menggoda Shera dan langsung menutup laptop miliknya..


Shera : "Umm.. Tidak.." ucap Shera sambil mengalihkan pandangannya ke arah jendela..


Zen : "Jujurlah.. Aku senang jika kau cemburu.. Tapi.. Masa dengan pekerjaan ku kau juga cemburu.." ucap Zen sambil mencolek dagu milik Shera..



Zen mendekatkan wajahnya ke wajah Shera yang masih melihat ke luar jendela.. Shera tidak sengaja menoleh ke samping dan wajah mereka sangat dekat.. Sangat dekat bahkan bibir mereka sudah sedikit bergoresan satu sama lain.. Sehingga memberikan kesan kepada mereka berdua bahwa dua insan tersebut sedang berciuman..



Author

__ADS_1


Maaf ya gaes.. HP hilang pas habis lebaran kemaren.. Jadi hilang semua cerita yang udah aku bikin.. 😢 aku janji sama kalian semua buat up banyak.. Maaf ya teman-teman.. Aku harus putar otak lagi dan ganti cerita.. 😣 Maaf ya semua.. Ini salah aku.. 😩


__ADS_2