
Vote...vote...dan vote ya??? Likenya jangan ketinggalan. semoga sehat selalu untuk kalian
Seorang gadis cantik berkebaya warna salem dengan dada model kutu baru, rok jarik setinggi lutut memperlihatkan kaki jenjangnya. Rambut disanggul modern dengan sedikit rambut depan menjuntai elegan. Kebaya semakin memperindah lekuk tubuh sang pemakai.Dada yang padat dan pingang yang ramping terjiplak begitu sempurna. Jenie memakai gaun kebanggaan negara asal mommynya. Orang-orang begitu takjub dengan jenie yang digandeng Daniel mesra. Kedua pengantin telah usai mengikat janji suci. buket dilempar diperebutkan para jomblowati.
"Selamat ya kak Depa, kak Elea?" ucap jenie memeluk pengantin baru itu.
"kapan giliranmu jen?" Depa kelepasan.
"Kakak laknat".pelotot jenie.
"Sudah-sudah. terima kasih jenie sayang" Elea mencoba mencairkan suasana.
"iya kak, siksa kak Depa, kalau bosan buang ke laut saja". jenie tertawa girang.
" Dasar adik durhaka!! apakah kau senang kakakmu di makan hiu!!".teriak depa.
"Hiu pun takkan mau makan tukang marah sepertimu kak. Hahahahahaha" jenie begitu puas mengoda kakaknya.
Kehanggatan menyelimuti kedua keluarga baru itu. Daniel yang tak punya keluarga utuh begitu terharu.
" Sini nak, bergabunglah" Ajak Kim Yohan agar mendekati keluarganya yang sedang berkumpul.
"Kau sekarang bagian dari kami juga nak?" sambung Seo Ry mengelus punggung depa lembut.
"Baik tante" jawab Daniel.
"panggil.Amma nak?seperti jenie dan depa." ucap Seo Ry
"iya A-Amma" ucap Daniel kikuk.
"niel???" panggil jenie manja menarik daniel ke meja tempat makanan.
__ADS_1
Jenie mengambil makanan yang khusus dimasak oleh chef dari cafe jenie. Dan tak ada yang tahu kalau itu pernikahan itu jenie sebagai W.O bayangan.
Jenie mengambil, Sate, Nasi goreng, dan pempek ikan. Beberapa tamu menganggap menu yang aneh dalam pernikahan. Bahkan masih ada beberapa menu lagi. Spesialnya lagi ada Durian di situ. Semua makanan adalah kesukaan jenie dan Depa. Bahkan jenie sampai kalap.
"Anugrah atau kutukan itu jen? makanmu sebanyak ini tapi tubuhmu tetap kurus!" daniel terheran.
"Tak usah pikirkan itu niel!! makan ini" menyuapkan nasi goreng ke mulut niel.
Baru pertama kali niel makan nasi goreng.
"Enak sekaliii" batin daniel.
Dimulutnya seperti ada kembang api meletup-letup. Ditambah dengan kesegaran acarnya.
Daniel merebut piring milik jenie dan menguasainya sendiri.
"Heiii" teriak jenie namun kembali memakan sate dan diselingi zupa soup yang creamy.
Saat chef menambah makanan yang hampir habis di meja. Jenie memberikan dua jempolnya. Dan dibalas sang chef dengan senyuman.
Ketika akan makan pempek, Daniel akan menuang cuko dari mangkok kecil ke piring tempat yang terdapat pempek yang sudah dipotong - potong.
" Stop!!" cegah jenie.
"kenapa jen?" daniel heran.
"Begini niel, kalau kau makan pempek ada teknik yang akan membuat pempek ini lebih enak" jenie mengambil potongan pempek lalu dia makan kemudian baru meminum cuko dari mangkok kecil tersebut.
"Nah, begitu niel!! cobalah mulut akan terasa lebih segar dan Rasa amis ikan juga akan ternetralisir oleh cuko. Serta satu lagi kuah cuko tak akan mengotori baju bila diseruput seperti ini". sambung jenie.
Daniel pun melakukan hal yang sama.
__ADS_1
" Daebak!!! Mantul" teriak daniel tak menyangka beda teknik makan beda sensasi rasanya.
Kemudian jenie mengambil menu penutup air jahe hangat yang terdapat bola-bola manis berisi tumbukan kacang dan gula seperti mochi. kacang tanah sangrai, dan kolang-kaling yang diiris tipis.
"Sluuuupppp, ahhhhh" segar dan menghangatkan" batin jenie.
"Makan apa kamu jen??" Daniel terheran.
"Ini namanya wedang ronde niel, minuman herbal yang mampu menghangatkan serta mencegah flu" jelas jenie.
Daniel menyeruput wedang ronde itu, sensasi hangat serta kres ketika ada kacang yang tergigit olehnya. Mochi warna merah diambilnya dikunyah dan membuatnya sangat terkejut ada isinya meledak dimulut.
Begitu senangnya layaknya bocah yang mendapatkan hadiah kejutan.
"Ahhh...enak sekali jen??? setelah makan yang berlemak tadi, Ronde ini seperti penetral yang menghilangkan rasa eneg. Dari mana Asal makanan ini?" tanya daniel.
"Indonesia, ini hanya sebagian kecil makanan yang berasal dari sana" jawab jenie.
Seperti Ibunya dulu, ketika ada acara keluarga ataupun pesta, Sopie secara khusus selalu memasakkan makanan indonesia. Dia begitu bangga akan negara Asalnya. Memperkenalkan salah satu identitas Negaranya.
.
.
.
.
.
.
__ADS_1
Bersambung