
"Hei, fokus mina!!!" teriak jenie memegang erat sabuk pengamannya.
Kini mereka sudah 17th dan akan mendapatkan Sim. Jenie mengajari mina menyetir. "pakai matamu mina!! lihat kedepan" jenie menjerit sedangkan mina hanya tertawa terbahak.
"Hei jen, Dari mana kau bisa menyetir" tanya mina.
"Oh,,Dulu aku belajar dengan mobil kakekku, ketika dia tidur.Aku belajar mengendarainya. dan menabrak pohon" tipu jenie.
mina dan jenie terkekeh.
Dubrakkk!!!!
Tak sengaja mina menabrak seorang pria yang menggendarai motor besarnya.
"Mati kau mina" kata jenie
"Dia yang mati jen" mina panik.
"kita pembunuh jennnnnn!!!!" tangis mina
jenie melirik mina malas. karena sudah melihat orang yang ditabrak bangkit.
jenie dan mina keluar mobil.
"apa anda baik-baik saja tuan" tanya jenie.
"maafkan saya tuan, saya baru belajar". mina gugup
" Tak apa nona-nona, hanya motor saya yang rusak" jawab sang laki-laki.
Dibukanya helm fullface miliknya. Wajah yang tampan membuat mina tercenang. Tapi beda dengan jenie, dia tak menyangka orang didepannya adalah orang yang pernah menyakitinya.
"halo nona" melambaikan tangan tanganya di depan kedua gadis itu.
" ehh...iya.nanti akan saya ganti biaya perbaikan motor anda tuan" ucap mina.
Tampa memperdulikan mina, jenie meninggalkan kedua orang itu. Sang laki-laki mencoba menyusul jenie. Dipeluknya jenie dari belakang. jenie meronta menangis sejadi-jadinya.
" maaf" lirik laki-laki yang ternyata rega.
__ADS_1
" Aku mencarimu kemana-mana jen" ucap rega.
" Breng*sek, lepaskan aku!!" teriak jenie.
mina yang melihat keduanya tampak heran.
" apa mereka saling mengenal" batin mina.
"Maaf tuan, asisten ayahku akan segera kemari mengurus motor anda" ucap mina menarik jenie yang masih menangis tersedu.
"saya permisi tuan" mina membungkuk dan mulai menyetir mobilnya kembali kerumah.
"aku tak akan bertanya jen, tenangkan dirimu dulu". fokus mina.
" Turunkan aku disini mina" minta jenie.
" Baiklah, Kalau kau butuh teman bicara aku akan siap jen" ucap mina.
---
Dengan menggunakan taksi jenie pulang kerumahnya yang nampak sepi. Depa semakin sering dinas ke jepang bersama kakek. Ayahnya yang ke kantor cabag di luar kota, dan Ammanya kembali ke rumahnya merawat kakek Seo yang sedang sakit.
"Bang*sat, kenapa dia bisa di korea" umpat jenie.
---
keesokan paginya jenie berangkat ke sekolah. kali ini dia membawa mobil sendiri.mobil edisi terbatas yang hanya ada 10 didunia. Berwarna merah cerry, bervelg putih. berlambang kuda jingkrak itu.Hadiah dari Daddy saat ulang tahunya ke 17. Para murid terkaget melihat jenie yang selama ini mereka anggap orang miskin bermodal beasiswa untuk masuk ke STS.
Brummm...Brummm...
4 mobil Dibelakang mengikut jenie masuk ke parkir sekolah.
serentak mereka keluar dari mobil. Bagai Angin segar bagi murid lelaki.
"JMJ datang" teriak jisoo.
Geng jomblo tapi 3 diantara mereka sudah mulai berpacaran.
"Haishhh....penghianat" sindir jenie.
__ADS_1
"Cihhh....kalian bertiga terlaluuu" sambung mina.
"Maafkan aku, Dia terlalu manis untuk ditolak" kata jisoo
" kalo aku, Dia akan bunuh diri kalo aku menolaknya" alasan yeri.
" itu hanya alasan kalian!!" mina sebal.
Sedangkan umji tak bisa melawan, karena dia sudah dijodohkan oleh anak dari teman papanya. Tapi karena tampa umji pun tidak menolak.
" Baiklah, dengan ini aku bubarkan geng ini" teriak jenie.
" NOOOOOOO!!!!!" teriak mereka ber4 bersamaan.
"Kalian tenanglah, kita akan tetap berteman. Walaupun tampa geng" ucap jenie.
---
Bel masuk kelas berbunyi. Tiba-tiba kepala sekolah masuk kekelas untuk memperkenalkan guru baru.
" Pagi Anak-anak, perkenalkan Tuan Wong guru baru kalian". ucap kepsek.
Tak sengaja mata jenie dan pak wong bertemu. jenie membuang muka dan bergumam " penipu ".
" pagi anak-anak, Saya Lukas wong, saya harap kalian akan senang dengan cara mengajar saya" Lukas.
"jen, bukankah itu lelaki tampan yang kemarin? " tanya mina.
"hem, kenapa kemarin tak kau tabrak sampai mati sekalian!" ketus jenie menjawab.
"Dasar penipu! kenapa tak mati saja kau!!" jenie kesal.
.
.
.
.
__ADS_1
.
Bersambung