
SEKOLAH TINGGI SEO GROUP (STS)
Tahun ajaran baru sudah dimulai. Semua sekolah sibuk melakukan penyambutan siswa didiknya yang baru,termasuk STS.
STS setara dengan SMA di indonesia. Disana terkenal akan kualitas pendidikan terbaik di seantero korea. Bahkan di STS pada siswanya adalah anak-anak para pengusaha, pejabat, dan Orang-orang kaya. Tapi standart yang tinggi menyaring anak-anak ber IQ di atas rata-rata yang di terima di STS. Walaupun Di sekolah tersebut tidak memandang status kekayaan dari orang tua muridnya. Gelar sekolah elit sudah turun temurun tersohor ke penjuru negeri.
Ting...tong...teng
Bel akan dilaksanakan penyambutan siswa baru telah berbunyi.pada siswa menuju ke dalam aula.
Sambutan diberikan oleh kepala sekolah dan ketua yayasan Seo. Siapa lagi kalau bukan Seo Ry.
Selesai acara murid-murid masuk ke dalam kelas masing-masing. Ramai saling berkenalan..bertukar nomor kontak ataupun id Line.
Sejak dari dalam Aula jenie jadi pusat perhatian dari teman seangkatan ataupun senior laki-laki. Wajah cantik yang dingin, pendiam misterius.
" Hai...aku mina, Jang mina " ucap seorang gadis yang duduk disebelah jenie
" aku jenie" balas jenie singkat.
"Boleh kita berteman" mina sambil mengambil buku dalam tas.
"Tentu" jawab jenie singkat.
Seharian ini hanya ada sesi saling mengenal.
Jenie mempunyai beberapa teman yang dia rasa cocok dengannya. yaitu jisoo, yeri, umji.
5 gadis yang nantinya akan jadi pengacau, pembuat keributan, biang kerok dan jadi the most wanted di STS.
Kecantikan mereka yang diatas rata-rata, latar belakang orang tua, kekayaan yang berlimpah. Menjadi incara pada pria untuk dijadikan pacar, kecuali jenie.Identitas jenie masih jadi misteri. Yang orang lain tau jenie masuk STS karena beasiswa. Dan menganggap jenie dari kalangan biasa.
"Pagi gaes" sapa jiso,dia paling berisik.
sejak semalaman mereka saling chat via Line. membentuk group JMJ (jomblo meet jomblo).
Bagi siswa STS pendidikan adalah nomor satu. Cita-cita Lulus dari STS yang sudah diakui korea, bahkan perguruan tinggi luar negri mengakui bakat alumni STS.
Mata pelajaran pun berjalan tertib dah khidmat.
__ADS_1
Pelajaran usai, geng JMJ menuju ke kantin sekolahan. Duduk di sudut kantin dekat pintu masuk. tak ayal geng JMJ selalu di goda siswa laki-laki.
"Hai...Boleh gabung?" ucap kelas kelas bernama Park young. Park young..pewaris utama Park corp. keluarganya memiliki bisnis waralaba yang tersebar di selutuh dunia. Salah satu usahanya yg paling berhasil mini market yang mengedepankan self servise.
Park young yang selalu dipanggil jungkook nya STS. Tampan, Kaya, pintar, tapi sayang playboy...
" No....girl only". ketus jenie.
keempat temanya yang sedari tadi terpesona. terkulai lemas kecewa.
"Ohhh...pangeranku....senyummu bikin klepe-klepek" ucap jisooo
" Ya tuhan mimpi apa aku semalam" sahut mina.
sedangakan yeri dan umji hanya membisu terpesona park young.
"Whatever"jenie malas melihat teman-temannya. pergi menjauh ke taman belakang sekolahnya.
Dia duduk di pinggir mancur.
"cup"
Jenie menoleh ketika ada tangan menyentuh pundaknya. Tak sengaja mencium seseorang disampingnya. Tampa disadar jenie menampar dan meninju perut laki-laki itu. Berlari sambil menangis.
Berlari kearah kamar mandi jenie terus menangis. Untung saja keadaan mulai sepi karena jam istirahat hampir berakhir.
" shi*t, kenapa aku menangis" umpat jenie. Dia tersadar bahwa yang salah itu dirinya sendiri. Saat hendak melihat jam, jenie tersadar bahwa handphonenya tak ada di saku.
Dengan langkah lunglai kembali ke dalam kelas. Untung saja Guru belom masuk ke dalam kelas.
"jenie!!!" mina menyeret jenie dari depan kelas menuju meja mereka.
"Dari mana saja??". menyerahkan handphone jenie.
" kenapa bisa kamu yang bawa mina??" tanya jenie
"Saat bel berbunyi kami tak melihatmu. karna cemas aku vc kamu. Tapi yang menjawabnya laki-laki tamvan" jawab mina
" katanya dia mau memberikan handphonemu tapi kamu malah lari" kata mina kembali.
__ADS_1
"Aku kebelet poop" tukas jenie melapkan tangan kirinya ke baju mina.
"ihhhhhh.....jorokkkkk" mina bergidik.sedangkan jenie terkekehh.
jenie masih penasaran siapa laki-laki yang dia cium tadi, sambil meraba bibirnya. wajahnya memerah. melihat wajah temannya merona ada ide jahil mina
"cie...ciee...jangan-jangan kamu ada hubungan dengan si tampan" goda mina.
"emm...no...tidak...tidak.. " jawab jenie
"kenapa jawabmu gugup, aku semakin curiga" mina sambil menaik turunkan kedua alisnya.
Semua jadi dia ketika guru datang. semua memperhatika hingga kelas usai.
-----
Pulang sekolah
Tak seperti biasanya, Jenie minta dijemput sopir. Tentu saja disaat sekolah sudah sepi.
jenie menuju ke kawasan pertokoan dekat kampus. kawasan yang sangat ramai. Jenie ingin membuka cafe. Sebelum meninggal momminya mempunyai angan-angan membuka cafe di korea.
Saat melihat-lihat ada satu ruko yang kosong. Letaknya sangat strategis. Tampa menunggu lama dia menghubungi agen proprerti untuk menyewa ruko tersebut. Saat itu juga mereka bertemu. Sang Agen tak percaya yang menyewa rukonya adalah anak SMA. Jenie membayar lunas deposit dan sewa selama setahun penuh.
Beruntungnya jenie..ruko tersebut dulunya adalah bekas cafe juga. Pemilihnya bangkrut dan jenie berniat membeli seluruh peralatan serta perabotan cafe.
Jenie dari kecil sudah belajar mengurus cafe milik ibunya. Jadi dia tahu apa yang selebihnya dia butuhkan.
.
.
.
.
.
.
__ADS_1
.
Bersambung