
Sebulan kemudian
Hari pernikahan Jenie dan Lukas diadakan. Undangan pun hanya segelintir orang. Itupun hanya keluarga dan rekan bisnis mereka. Tapi jangan ditanya pernikahan itu lebih pantas disebut royal wedding. Pernikahan termewah ditahun ini. Mereka memberi souvenir masing - masing sebuah mobil sport berwarna merah pada setiap undangan. Meriahnya acara tersebut tak menghentikan perang dingin diantara kedua pengantin itu. Jenie masih saja mendiamkan Lukas. Sedangkan Lukas sudah kehabisan cara untuk mendapatkan maaf dari jenie. Berulang kali jenie menginjak kaki Lukas karena terus saja memperhatikannya.Sebab jenie begitu risih apalagi saat ini mereka sedang jadi pusat perhatian.
"Auhhh, Sakit sayang!!" Ucap Lukas.
Jenie pun melotot mendengar kata sayang yang keluar dari mulut Lukas.
"Aku jijik kata itu bila keluar dari mulutmu!!" ketus jenie.
"Kita sudah sah jadi suami-istri, Lalu bagaimana aku memanggilmu? honey, baby,darling, cinta? " ucap Lukas santai.
jenie memutar bola matanya malas.
Bella hanya tersenyum melihat tingkah anak dan menantunya itu. Lukas yang terkenal sangat dingin pun berubah layaknya remaja yang sedang jatuh cinta. Sisi lain Lukas membuat tamu undangan terheran- heran.
Mempelai perempuan berdansa dengan ayahnya. Tak sadar air mata yohan berlinang. Ia tak menyangka gadis kecilnya sudah milik orang lain sekarang. Jenie tersenyum mengusap airmata daddynya itu.
"No...daddy.. Liatlah disana Mommy sedang tersenyum melihat kita" bisik jenie meletakkan kepalanya didada Yohan sambil terus berdansa.
Perasaan hangat memenuhi ruangan itu. hingga seorang gadis kecil menghampiri keduanya. Dia cemburu ayahnya hanya berdansa dengan sang kakak.
" Appa???" Luna merentangkan kedua tangannya. jenie begitu gemas dengan tingkah adiknya itu.
__ADS_1
"Maukah kau berdansa denganku? " seorang pria dengan sopan meminta ijin pada jenie.
jenie pun menyambut uluran tangan pria muda itu. Senyumnya tak hentinya merekah.
" Kau tau? aku begitu merindukanmu!!" tak hentinya jenie mencium pria yang masih menunduk itu.
Pria itu membalas dengan pelukan hangat. "Sejak kau hadir, aku langsung jatuh cinta padamu jen. Saat itu mommy menggendong mu. Kau begitu kecil dan cantik. Lalu mommy berkata bahwa aku adalah ksatria. Dan Tugas ksatria adalah menjaga tuan putri. Tapi kini tuan putri sudah bertemu dengan pangerannya"
"Kak Depa??" jenie berkaca-kaca mendengar ucapak kakaknya tersebut.
Hingga tak sadar acara akan segera usai. mobil-mobil mewah mulai meninggalkan rumah kediaman Lukas.
Lukas mengajak jenie untuk masuk kedalam kamar pengantin.
" Maafkan jenie juga kak, jenie terlalu egois karna sudah terluak dan kehilangan mommy" Kata jenie.
mereka saling memandang, memang ini bukan pertama kalinya bagi mereka. Tapi masih begitu canggung.
Lukas mencium bibir jenie. jenie yang masih begitu kaku mencoba mengimbangi permainan Lukas. mereka saling melepaskan ketika napas mereka hampir habis.
gaun pengantin sudah terlepas dari tubuh jenie. bukit kembar jadi sasaran pertama Lukas. "Sekarang sudah bertambah besar" batin Lukas.
Desahan keluar dari bibir jenie ketika lukas mengusap bibir yang berada dibawah perut jenie. Begitu basah dan masih sangat rapat.
__ADS_1
Hingga lukas tak sabar melakukan kegiatan ena- ena dengan istri sahnya tetsebut.
Hampir satu jam dua ronde sudah terjadi. Jenie sudah hampir pingsan tapi Lukas masih begitu segat dan berencana melakukan setidaknya dua - tiga ronde lagi. Terima kasih depa. Jamu mu sungguh luar biasa.
.
.
.
.
.
TAMAT
Terima kasih sudah membaca!!
baca novel ku yang lain ya
**judulnya
Salah Hati memilih
__ADS_1
gendre : Romantis**