Takut Jatuh Cinta "Lagi"

Takut Jatuh Cinta "Lagi"
3


__ADS_3

Semoga kalian selalu dalam lindungan Tuhan, Jangan lupa like dan vote kalian...gumawooo


Jenie membuka matanya, tak terasa hari sudah malam. Tubuhnya kecilnya terasa remuk beserta harga dirinya. Orang yang dia kagumi merusaknya. Bahkan meninggalkanya setelahnya. Diraihnya Telepon pintar bersimbol apel itu. Tak ada pesan ataupun panggilan. Dicobanya menghubungi rega, Sialnya tak anda jawaban. Sekali lagi dia hubungi ternyata sudah tak aktif lagi.


Semakin kalut hati jenie. Dibayangkan wajah mommy yang kecewa dengan apa yang telah dia perbuat.


"mom, maafkan jenie" lirih jenie. Air matanya jatuh membasahi pipi.


---


Ceklekkkk!!!!!


Suara pintu terbuka tak di perdulikan jenie. Dia hanya melamun meratapi nasipnya. Kim depa kembali tapi hanya sendiri. Biasanya kalau depa atau mommy nya pulang, jenie akan berlari dan langsung memeluknya.


"Mungkin mereka masih belajar". batin kim depa melangkah ke depan kamar jenie.


Depa mengetuk pintu dan membuka kamar adik kesayanganya itu. Melihat adiknya yang hanya terbungkus selimut, Depa terkejut dan langsung memeluk tubuh jenie.


Mendapat pelukan dari depa, jenie terisak menangis dalam pelukak kakaknya.


" Siapa yang membuatmu bengini jen? katakan pada kakak!!" tanya kim depa.


hanya tangisan jawaban jenie.


"Baji*ngan" umpat kim depa


"apakah rega yang melakukannya!!!" teriak kim depa. Jenie mengangguk.


"aku harus beritahu mommy" gumam depa.


mendengar kakaknya akan menghubungi mommynya.


Jenie berteriak " kak, ku mohon jangan beritahu momm

__ADS_1


y, aku tak mau mommy kecewa. jenie takut sakit mom kambuh".


"kemana si breng*sek itu!!" tanya depa


"Aku tak tahu kak!!!, Dia sudah pergi ketika aku terbangun". hiks...hikss jawab jenie.


" kubunuh kau tuan Gomes. Mulai saat ini dirimu hanya seorang Baji*ngan"


"lupakan dan bersikaplah seperti biasa, Atau mommy akan tahu hal ini!!" ancam depa.


Depa menghubungi seseorang, kemudian keluar mengendarai mobilnya. Tak lama kemudian kembali membawa dua bungkusan.


Diserahkan bungkusan pada jenie.


"Apa ini kak?" tanya jenie


"makanlah dulu, kemudian minumlah pil kontrasepsi itu 2 butir. Masa depanmu masih panjang jen, kakak tak mau kamu akan hamil anak si baji*ngan itu" jawab depa.


Setelah minum obatnya, jenie membersihkan diri. mencoba melupakan hari ini. Dia berjanji akan membenci laki-laki selain kakak dan daddy.


-----


Pagi hari,


mata panda menghiasi wajah cantik jenie. Dia bersiap untuk bertemu mommy nya. Tampa sarapan jenie dan depa menaiki mobilnya. Hanya keheningan selama perjalanan. keceriaan gadis kecil itu hilang. Mata yang sendu memancarkan kekecewaan dan kesedihan yang mendalam.


Mereka tiba di rumah sakit besar, khusus untuk pengobatan kanker. Jenie hanya mengira bahwa sang ibu mengadakan bakti sosial seperti waktu- waktu sebelumnya. Tapi di sebuah ruangan yang besar, jenie melihat sang ibu menggunakan seragam rumah sakit. Berbagai alat terpasang di beberapa bagian tubuh wanita paruh baya itu.


Jenie menangis " mom, apakah ini karena jenie? ini semua salah jenie, tapi kenapa tuhan menghukum mommy?? hiks...hiks..jenie sudah buat mommy sakit" jenie menyalahkan dirinya.


Sang ibu hanya mengecup puncak kepala jenie dan tersenyum lembut.


"No..no..no.. Anak mommy anak yang kuat dan penurut. Tak pernah mengecewakan mommy" sambil melirik depa yang sedari tadi diam.

__ADS_1


Mata depa hampir basah membendung air matanya. Baru saja kemarin mommy mengajaknya ke kota B untuk meninjau lokasi cafe baru yang akan dibuka. Tapi ternyata sang ibu mengajaknya ke rumah sakit kanker.


Bertapa terjekejutnya depa, setelah hasil pemeriksaan ibunya keluar.


Dalam keterangan bahwa kondisi sang ibu sudah sangat parah dan tak mungkin bisa disembuhkan. Bahkan sang dokter memprediksikan umur ibunya kurang dari 2 bulan. sang ibu ingin depa merahasiakan kondisinya pada jenie.


" mom? apakah sangat sakit?" tanya jenie


" mommy lebih sakit ketika melihat kalian bersedih" ucap sopie


Semenjak bercerai dari kim yohan, sopie bekerja keras tampa istirahat, bahkan disaat awal membangun usaha cafenya hingga kini ada puluhan cabang sopie masih terjun sendiri. Dibantu oleh chef Han, orang kepercayaan sang ibu.


"Berjanjilah nak, kau harus patuhi kakakmu, mungkin kalian harus ikut daddy bila mommy harus pergi". kata sopie


" Bila mommy sudah pergi, segera temui paman micelle (pengacara sopie)." titah sopie


"No mom, mommy pasti sembuh!!, berjuanglahhh!!!"" ucap jenie


" kak, mommy bohong kan kak??, ini hanya prank kan ??? mana kameranya kak? ini tak lucu!!! jenie tak percaya.


sang kakak hanya menggeleng.mengusap pundak adik gadisnya itu.


----


Waktu berlalu, keadaan sopie semakin memburuk,Tuhan memanggil sopie lebih cepat dari perkiraan dokter. Tepat dihari terakhir ujian jenie.


Tak ada tangisan di pemakaman sopie, hanya isakan kecil jenie mencoba tabah. kakak beradik itu sudah berjanji pada sopie, tak akan menangis sampai akhir dan saling menguatkan.


Micelle yang mengurus semuanya, dihari ketiga setelah pemakaman dia datang lagi membawa setumpuk berkas.


"Selamat pagi, tuan dan nona muda kim. Saya selaku pengacara nyonya sopie akan membacakan surat wasiat dari beliau" ucap micelle.


Dikatakan dalam surat wasiat itu, sopie mempunyai polis asuransi, surat berharga,Perhiasan,emas batangan,aset bergerak maupun tidak bergetak,dan puluhan cabang cafe atas nama sopie sendiri. Kagetnya lagi sopie mempunyai aset dan saham keluarga kim sebesar 35% dikorea.

__ADS_1


Semuanya akan dibagi rata untuk kedua anaknya dan beberapa persen akan di donasikan ke yayasan yang didirikan sopie.Tapi dengan syarat kedua anaknya harus pindah ke korea ikut dengan kim Yohan.


__ADS_2