
Jangan lupa Vote hari ini... jempolnya juga...terima kasih semoga banyak cinta hari ini untukmu
"Apa?? tinggal dengan daddy?" potong jenie terkejut.
"No..tak mungkin tuan micelle! daddy sudah punya keluarga baru disana" tukas depa menolak syarat surat wasiat sopie.
"Itu syarat mutlak yang telah dibuat oleh ibu anda tuan muda. Ayah anda pun tahu akan surat wasiat ini. Beliau juga setuju akan hal itu" jelas micelle.
-------
Sebenarnya depa dan jenie tahu alasan kedua orang tuanya berpisah. Kedua orang tuanya saling mencintai, akan tetapi keadaan yang memaksa.Perusahaan kim sedang pelik terambang kebangkrutan. Saat itu posisi CEO dipegang oleh kakek depa dan jenie. Kakek mencoba mencari bantuan ke perusahaan group SEO. Perusahaan terbesar nomor 4 di korea saat itu. Akan tetapi ada syarat dari group Seo. Seo Jong hanya mempunyai seorang putri bernama Seo Ry.Dia ingin putrinya menikah. Tuan besar kim sudah berusaha menjelaskan bahwa hanya punya Satu putra yang sudah memiliki 2 anak yaitu Kim Yohan.
Kim Yohan sebenarnya adalah pimpinan yang handal. perusahaan terombang ambil karena kalah tender yang di pegang oleh pamannya sendiri. Hingga group kim harus membayar ganti rugi yang besar.
Sang kakek putus asa, mencoba bicara pada sang menatu. Mendengar kesulitan sang mertua yang sungguh sangat menyayanginya. Akhirnya sopie meminta cerai dari Kim Yohan. Walaupun Kim yohan menolak untuk berpisah.
"Sayang, semoga kau bahagia?? " ucap sopie menangis saat pernikahan Kim Yohan dan Seo Ry
"Kenapa kau begitu jahat sopie??" lirih Kim Yohan memeluk Sopie erat.
Pernikahan itu terjadi sebulan setelah mereka berpisah.
Seo Ry pun sebenarnya tak tega. Ini semua juga karena paksaan yang ayah. Seo Ry tak kuasa menangis dan minta maaf pada Sopie.
"Maafkan aku nyonya Sopie, bukan maksudku merebut suamimu" dengan air mata bercucuran
"Jangan menangis nona Seo, ini adalah hari bahagiamu. Bagaimana seorang pengantin menangis dihari bahagianya?" ucap sopie tegar. Sopie meninggalkan acara pernikahan itu dan bergegas pergi ke Indonesia.
Sebagai kompensasi atas perceraianya Sopie mendapatkan 35% saham perusahaan. Walaupun Sopie menolak, sang mertua tetap memaksa untuk menebus rasa bersalahnya.
------
Mendengar penjelasan micelle, kakak beradik itu semakin terkejut. Karna kehidupan sederhana ibunya yang ternyata seorang milyuner itu. Semua berkas keperluan mereka tinggal di korea pun sudah di siapkan oleh sopie beberapa bulan yang lalu.
" Mommy, Terima kasih telah merawat jenie dan kakak. Semoga mommy bahagia disana." batin jenie
" Nona dan Tuan kim, saya undur diri sekarang. ini berkas yang harus anda bawa ke korea" ucap sang pengacara
"Terima kasih tuan Micelle, hati-hati dijalan" kim depa menyalami micelle dan mengantar sampai depan pintu.
Depa menghampiri jennie
"jen, segera berkemas. ini semua permintaan mommy. kita harus menurutinya agar mommy tak sedih lagi". kata depa sambil memeluk jenie
__ADS_1
" iya kak" jenie berlalu menuju ke kamar
Berkas sungguh lengkap, hingga sekolah adiknya pun sudah disiapkan ibunya.
"Mommy selalu sempurna, apalagi bila untuk anaknya". lirih depa menyeka air mata yang hendak menetes.
----
Korea
7 jam perjalanan membuat mereka lelah. sebelum keberangkatan mereka, Tuan micelle sudah menghubungi ayah mereka. Setibanya di bandara sudah ada laki-laki yang mengangkat poster yang ber tuliskan nama mereka.
Walaupun sudah lama tak menggunakan bahasa korea, kim depa dan kim jenie masih mengerti apa yang dikatakan oleh sopir yang menjemput mereka.
" Selamat datang di korea tuan dan nona.
silahkan panggil saya pak han. Saya akan jadi Sopir anda selama dikorea " ucap sang sopir
" Terima kasih pak han, Saya depa dan adik saya jenie. pasti pak han sudah tahu dari daddy kan??" balas depa
sang sopir hanya mengangguk.Dalam perjalanan hanya ada keheningan, Depa yang sibuk memilah-milah berkas, dan jenie yang sibuk dengan gadgetnya.
Mobil berhenti di rumah lama mereka. Tak banyak yang berubah. Rumah yang sangat besar berlantai 3 bercat putih.didalamnya terdapat puluhan kamar. Rumah ini nampak bak hotel bintang 5.
"wooohhhh....cucuku sudah besar-besar!!!" teriak sang kakek
Melihat sang kakek, jenie dan depa menghampiri serta memeluk kakeknya..kerinduan yang mendalam membuat sang kakek menangis.
" kakek sudah melupakan kami!!, tak pernah menghubungi kami lagi" ucap jenie merajuk
"Telpon ke luar negri itu mahal sayang" canda sang kakek
" Apakah kakek memilih uang daripada cucumu yang cantik ini" jenie menghentakkan kakinya
"Tentu, kakek akan pilih uang, dari pada cucu yang pemarah ini" sang kakek terkekeh sambi mencubit pipi jenie. jenie mengusap pipinya
Dari dalam kamar berlari gadis kecil berumur 2 tahun menghampiri jenie. Kim Luna, gadis kecil berbadan gembul, pipi bakpao, rambut dikuncir kecil diatas kepala, pantat mengembung karena diapres. Anak Kim Yohan dan Seo Ry Walaupun hanya saudara tiri, jenie dan depa sangat menyanyangi luna. Begitu juga Seo Ry sebagai ibu sambung yang tak pernah membedakan anak-anak Kim Yohan. Karena pada saat liburan mereka selalu mengunjungi ayah dan kakek. walupun hanya 2 minggu dalam setahun.
"Lunaaaaa!!!!" teriak jenie menciumi pipi gembul adiknya itu
Mendapat serangan mendadak luna menangis, meronta membuat jenie semakin gemas. Kim depa mengambil paksa luna dan digendongnya dan ternyata luna semakin keras menangis
"huuuwaaaaaaa!!!!!!!?" teriak luna. sang kakek hanya tersenyum.
__ADS_1
mendengar tangisan anaknya Seo Ry keluar kamar dan melihat kedua anak sambungnya.
Seo Ry mengambil luna dan diberikan ke pengasuhnya.
" Apa kabar Amma?" sapa jenie
"ohh, Anak Amma sudah besar" memeluk dan mencium jenie. Hal yang sam pun dilakukan pada depa.
"kalian istirahat dulu, kalian pilih kamar mana yang kalian inginkan. Sebentar lagi makan malam, daddy kalian akan pulang cepat.
----
Kim Yohan
Kim Yohan tak sabar untuk pulang, kedua anak yang dilahirkan orang yang di cintainya datang ke korea. Walaupun sudah menikah hati Kim Yohan hanya untuk sopie
" Billy, sisanya kau yang urus. Anak-anakku baru tiba dikorea" kim yohan segera melangkah keluar menuju lobi
" Baik tuan" ucap billy seraya mengikuti tuannya.
Ketika Kim Yohan tiba, semua anggota keluarga sedang duduk diruang makan, Luna kecil yang melihat ayahnya langsung memangkat tanganya lucu sambil mengoceh..papapappapapapa
"Hai, daddy"panggil jenie manja
"Hai, sweety" Yohan memeluk jenie,
Jenie terisak, seraya menceritakan hari-yang berat tampa kata- kata. Yohan pun mengerti.
"Daddy tahu sweety, daddy juga sedih ketika tahu mommymu pergi" Semakin mengeratkan pelukanya pada Anak gadisnya
"Hai, Son. kemarilah" mengkode depa agar mendekat
"Daddy tahu Son, bebanmu paling berat disini. kau telah menjaga ibu dan adikmu dengan baik. Berganti memeluk dan menepuk pundak sulungnya itu.
Depa menangis ucapan mendengar ucapan ayahnya. Seraya membalikkan fakta sebenarnya dia telah gagal, menjaga kedua wanita yang dicintainya. Mungkin baru kali ini depa menangis sepilu ini. beban yang berat dia tumpahkan kepada ayahnya.Semua anggota keluarga ikut tersentuh. hanya luna yg belum mengerti mengoceh tak jelas.
.
.
.
.
__ADS_1
Bersambung