
Selly pun segera berlari menuju ruangan yang disebutkan oleh suster tadi dan akhirnya dia menemukannya.
Ia mendekat ke Rio ia terkejut melihat tangan kaki dan kepala Rio di perban dan sepertinya tangannya patah tulang.
'Ya ampun Rio apa yang terjadi dengan mu kenapa bisa begini' gumam Selly
Rio sedang tidur Selly tidak tega membangunkannya akhirnya ia pun duduk di sofa menunggu Rio bangun sambil bermain ponsel, tak berapa lama kemudian Rio terbangun.
"Selly kamu sudah datang"ucap Rio
"Sudah" jawab Selly lalu menghampiri Rio
"Sejak kapan? kenapa tidak membangunkan ku?"ucap Rio sambil mencoba bangun
"Sudah jangan banyak gerak istirahat saja dulu, tidak terlalu lama kok aku disini"
"Maaf ya sudah malam tapi aku menyuruh mu kesini"
"Iya tidak apa-apa, sebenarya apa yang terjadi dengan mu kenapa bisa sampe seperti ini, dan ini tangan mu patah?" ucap Selly
"Iya tangan ku patah"jawab Rio dengan nada lemas
" Ya ampun kenapa bisa begini?" tanya Sellu penasaran
"Jadi tadi saat aku ingin mencari makan tiba-tiba saja ada anak kecil sedang menyebrang karna aku melaju dengan kecepatan tinggi jadi aku tidak sempat mengerem mobilnya lalu aku belokkan ke arah kiri kemudian menabrak pohon sudah setelah itu aku tidak tau apa yang terjadi sampai aku ada disini" Rio menjelaskan kejadian tersebut
"Makanya kalo naik mobil itu pelan-pelan, yaudah makan dulu nih bubur dari perawat"
"Suapin" ucap Rio dengan nada manja
"Hmm baiklah"
Selly pun menyuapi Rio dan Rio dengan semangat melahapnya karna orang yang dicintainya begitu peduli. Selesai menyuapi Rio Selly menyuruh Rio tidur dan Selly berpamitan untuk pulang
"Aku pulang dulu biar nanti kamu di temani oleh perawat aku akan bilang sama perawat yang ada disini kalo ada apa-apa telfon saja"
"Baiklah, hati-hati dijalan sekali lagi terimakasih"
"Iya sama-sama, yaudah tidur gih"
Selly pun keluar dari ruangan Rio lalu mencari perawat untuk menitipkan Rio saat Selly pulang.
Kini Selly sudah berada di rumah sesampainya ia di rumah ternyata mamah papahnya belum tidur
"Darimana saja kamu jam segini baru pulang?"tanya papah Selly
__ADS_1
"Dari rumah sakit pah"ucap Selly sedikit takut karna ini sudah jam 11 malam ia takut papahnya akan marah
"Siapa yang sakit?" tanya papah Selly kembali
"Rio pah"
"Hah nak Rio memangnya ada apa dengan nak Rio?" ucap mamah Selly dengan nada sedikit khawatir
"Rio kecelakaan"
"Bagaimana bisa?"tanya mamah Selly pun penasaran
Selly menceritakan sesuai apa yang di ceritakan oleh Rio
"Yasudah segera mandi dan tidur sana ini sudah mulai larut malam"
"Iya pah"
Selly pun segera menuju ke kamarnya lalu segera membersihkan diri kemudian ia langsung terlelap tidur karna hari ini ia merasa sangat capek
(Pagi hari di kediaman rumah Bram)
Kini Bram dan kedua orang tuanya sedang bersiap untuk datang ke acara wisuda Bram
"Bram kamu besok jadi pindah ke kota kita dulu?"tanya papah Bram
"Papah akan mempersiapkan penerbangan untuk mu besok"
"Trimakasih pah"
"Pah Bram ayo berangkat nanti kita terlambat"ucap mamah Bram
"Iya ayo Bram segera berangkat" tambah papah Bram
"Iya pah"
Mereka pun segera berjalan keluar dari rumah dan melajukan mobilnya, di perjalan tiba-tiba saja Bram memikirkan Selly
'Andai saja hari ini kamu datang di acara wisuda ku Sel aku pasti akan sangat bahagia, arrgghh sabar Bram besok kamu akan segera bertemu dengan Selly, bagaimana ya dia sekarang pasti makin cantik' batin Bram
Tak lama kemudian keluarga Bram sampe di kampus Bram dan segera menuju ke aula menyaksikan wisuda Bram dengan lancar tanpa ada gangguan sama sekali
Selesai acara wisuda Bram dan orang tuanya segera menuju mobil untuk pulang tapi saat sedang berjalan tiba-tiba saja Sinta datang menghampiri Bram dan orang tuanya
"Hallo Bram om tante" ucap Sinta menyapa Bram dan kedua orang tuanya
__ADS_1
"Bram papah mamah tunggu di parkiran mobil segera selesaikan urusanmu" ucap papah Bram dengan ketus lalu pergi
"Ada apa lagi sin?"ucap Bram dengan nada malas tanpa menatap Sinta
"Kenapa kamu begitu dingin? apa kamu benar -benar sudah tidak mencintaiku lagi?" ucap Sinta dengan sandiwara tangisnya
"Sudahlah Sin jika tidak ada yang penting aku mau pulang, aku harus bersiap-siap untuk besok kembali ke kota ku semasa kecil" ucap Bram mulai melangkahkan kakinya
Tapi sinta tetap saja mengikuti Bram
"Apa kamu yakin mau meninggalkan ku? apa ini karna wanita itu?" ucap Sinta sedikit emosi
Bram pun mengehentikan langkahnya
"Wanita mana yang kamu maksut?" ucap Bram kini ia menatap Sinta dengan serius
"Selly"jawab Sinta dengan membalas tatapan Bram
"Ini semua tidak ada hubungannya dengan Selly, dia tidak salah apa-apa kamu sendiri yang membuat ku meninggalkan mu lalu untuk apa kamu menahanku?" ucap Bram dengan tegas
" Aku sungguh mencintai mu Bram"
"Ah sudah lah mamah papah ku sudah menunggu ku"ucap Bram kemudian meninggalkan Sinta
Kini keluarga Bram sudah pulang dan Bram mempersiapkan semua barang yang menurut ia akan ia perlukan nanti ketika tinggal sendiri
(Sedangkan di rumah Selly)
Selly selesai memasak bubur karna hari ini ia akan menjenguk Rio ia tahu pasti Rio tidak suka dengan bubur yang dari rumah sakit terlihat sekali dari ekspresi wajah Rio saat memakan bubur semalam.
Selly pun segera mandi dan berdandan sedikit dia hanya mengunakan celana panjang berwarna hitam baju lengan panjang berwarna pink dan rambut panjang yang di ikat ke belakang tak lupa juga make up yang tipis karna dia tidak suka make up yang begitu tebal.
Selly segera melajukan mobilnya dengan kecepatan sedang sebelum sampai di rumah sakit kini ia berhenti dulu di toko buah membeli beberapa buah untuk Rio setelah itu segera melanjutkan perjalanannya lagi menuju rumah sakit. Sekitar 15 menit Selly sudah sampai di rumah sakit ia segera masuk kemudian menuju lift, Sesampainya di lantai 3 dia segera menuju ke ruangan Rio, Selly langsung masuk begitu saja tanpa mengetuk pintu dan ternyata di situ sudah ada orang tua Rio
"Siang om tante Rio"ucap Selly
"Siang" ucap mamah papah Rio
"Mah pah ini temen kuliah Rio namanya Selly"
"Hallo om Tante saya Selly" ucap Selly dengan sopan lalu menyalimi kedua orang tua Rio
"Hallo Selly cantiknya" ucap mamah Rio
"yasudah kamu temani Rio dulu ya om dan tante mau kluar sebentar" ucap papah Rio
__ADS_1
Kemudian orang tua Rio pun keluar meninggalkan Rio dan Selly kini tinggal mereka berdua saja yang ada di dalam Rio menatap lembut Selly dan Selly pun menjadi salah tingkah karna Rio menatapnya terus