Teman Kecilku

Teman Kecilku
BAB 8


__ADS_3

Waktu menunjukan pukul 12.00 Rio pun mengajak Selly untuk mencari makan siang lagi pula di taman itu juga sudah mulai panas, Selly pun setuju dengan permintaan Rio akhirnya mereka berdua keluar meninggalkan taman lalu menuju ke tempat makan yang sudah mereka sepakati, tak butuh waktu lama akhirnya pun mereka berdua sampai di tempat tujuan.


Lalu Selly dan Rio pun segera masuk ke ke tempat makan tersebut dan menuju meja yang kosong


"Pelayan" ucap Rio memanggil seorang pelayan yang bekerja di tempat makan itu


"Iya tuan, silahkan dipilih menunya" ucap pelayan tersebut sambil memberikan buku menu


"Kamu mau makan apa Sell" Rio menawari Selly terlebih dahulu


"Beef steak sama lemon tea aja"


"Beef steak dua lemon tea dua ya mbak"ucap Rio menyamakan pesanannya dengan Selly


"Baik tuan tunggu sebentar ya, permisi"


Pelayan itu pun meninggalkan Selly dan Rio, kini Selly sedang sibuk bermain ponselnya sedang kan Rio sibuk memandangi Selly.


Selly pun yang dari tadi merasa Rio memperhatikannya kini ia pun menjadi salah tingkah


"kenapa melihat ku terus apa ada yang salah?" ucap Selly


"Iya ada" ucap Rio


"Apa salah ku?" tanya Selly ke Rio ia merasa bingung tidak tau apa salahnya kepada Rio


"Salah mu sudah membuat ku jatuh cinta"


"Ternyata kamu pandai dalam merayu wanita ya hahaha" ucap Selly lalu tertawa


"Aku serius Sell, beri aku kesempatan untuk membuktikannya" ucap Rio memohon


Sebelum Selly menjawab tiba-tiba seorang pelayan menghampiri mereka berdua dengan membawakan hidangan yang tadi di pesan


"Ini tuan nona pesanannya silahkan menikmati" ucap pelayan itu dengan ramah dan senyum


"Trimakasih mbak" ucap Selly


"Iya saya permisi dulu"


Pelayan tersebut pergi meninggalkan Selly dan Rio


"Sudah ayo makan dulu"ucap Selly


"Baiklah"


Mereka berdua pun menyantap makanannya tanpa ada suara sedikit pun, setelah selesai makan akhirnya mereka berdua memutuskan untuk pulang


"Rio makasih ya udah ngajak jalan"ucap Selly setelah sampai di depan rumahnya


"Iya sama-sama, lain kali kalau kamu suka aku ajak lagi kesana"

__ADS_1


"Oke deh, kamu gak mau masuk dulu?"


"Enggak aku langsung pulang aja ya lain kali aku mampir, salam buat mamah papah kamu"


"Iya nanti aku sampein, yaudah kamu hati-hati di jalan ya"


"Iya, aku duluan ya bye"


Rio pun melajukan mobilnya dengan kecepatan sedang meninggalkan rumah Selly, lalu Selly masuk ke dalam rumah sesampainya di dalam Selly menuju ke ruang tv ia menyalakan tv, saat dia sedang menikmati acara tv tiba-tiba ada panggilan dari Bram


'Bram, tumben sekali dia menelfonku ada apa ya' gumam Selly kemudian dia segera mengangkatnya


"Hallo nona cantik"ucap Bram dengan sedikit merayu


"Hmm iya ada apa?"ucap Selly dengan nada malas


"Kenapa seperti tidak bersemangat aku menelfon mu? apa kamu tidak suka jika aku menelfon mu?" jawab Bram dengan heran


"Bukan begitu hanya saja aku malas jika nanti Sinta marah kepadaku"


"Sinta? kamu tau Sinta darimana?"


Bram merasa bingung karna selama ini memang dia tidak pernah mengenalkan Sinta dengan Selly bahkan membahas tentang Sinta di depan Selly pun tidak pernah


"Iya kemarin dia mengirim pesan ke aku katanya aku mengganggu kalian berdua"


"Oh begitu, baiklah ku akhiri dulu telfonnya"


Selly langsung terkejut melihat Bram mematikan telfonnya begitu saja Selly fikir Bram takut jika nanti Sinta cemburu atau marah kepada Bram jadi Bram lebih memilih mematikan telfonnya


(sedangkan di rumah Bram)


'Aaarrgghh apa yang dilakukan wanita itu kepada Selly, pasti Selly sudah salah paham' gumam Bram


Sebenarnya hubungan Bram dengan Sinta sudah selesai tidak ada apa-apa lagi tapi Sinta masih saja mengejar Bram, hubungan Bram dan Sinta selesai pun bukan karna papah Bram melarang tapi karna ternyata selama ini Sinta berpacaran dengan Bram hanya untuk memata-matai perusahaan keluarga Bram.


Akhirnya Bram memutuskan untuk menelfon Sinta


"Hallo sayang ada apa menelfon ku apa kamu begitu menrindukan ku"ucap Sinta dengan suara manjanya


"Sudahlah Sin jangan memanggilku sayang, kamu bilang apa ke Selly tentang kita"ucap Bram dengan tegas tanpa basa basi


"Oh masalah itu aku tidak bilang apa-apa sayang aku hanya bilang jangan ganggu hubungan kita sudah begitu saja" Sinta menjelaskan seperti orang yang tidak bersalah


"Ingat ya Sin kita sudah tidak ada apa-apa lagi dan jangan pernah memanggil ku sayang"ucap Bram dengan nada tinggi


Tut...tut...tut


Bram langsung mematikan telfonya ia benar-benar sangat emosi dengan Sinta, saat Bram sedang diam duduk di sofa yang ada di kamarnya tiba-tiba ada yang mengetuk pintu kamarnya


Tok..tok..tok

__ADS_1


"Ini mamah Bram"ucap mamah Bram dari luar pintu


Bram pun segera keluar dari kamarnya


"Iya mah, ada apa?" tanya Bram


"Papah ingin bicara dengan mu segera turun papah menunggu mu di ruang keluarga"


"Baik mah, mamah duluan saja Bram ingin ganti baju dan cuci muka dulu"


Mamah Bram pun turun dan Bram segera mencuci muka lalu berganti pakaian, setelah itu menuju ke ruang keluarga


"Ada apa pah" tanya Bram kepada papahnya


"Duduklah dulu papah ingin bertanya" perintah papah Bram


"Emm baiklah, sudah lalu ada apa?"tanya Bram dengan ekspresi penasaran


"Bagaimana hubungan mu dengan Sinta?"tanya papah Bram langsung ke intinya


"Kenapa papah menanyakan hal itu?" Bram mulai kebingungan


"jawab saja dulu papah hanya bertanya"


"Bram sudah tidak ada apa-apa lagi dengan Sinta pah" ucap Bram mencoba menjelaskan


"Baguslah papah akan segera menjodohkan mu dengan Selly"


"Apa? Selly? Selly teman kecil ku pah?" tanya Bram dengan ekspresi terkejut


"Iyalah Selly siapa lagi kalau bukan dia dan kamu tidak boleh menolaknya"


"Hahaha mana mungkin Bram menolak kalo Selly yang di jodohkan dengan Bram" ucap Bram dengan gembira


"Ya sudah sana kembali ke kamar mu"


"Baik pah"


***


Malam harinya di Rumah Selly ia sedang melihat film korea dengan di temani cemilan, saat Selly sedang asik menikmati film korea tiba-tiba saja Lita datang duduk di sebelah Selly


"Kamu ini gak pernah permisi dulu selalu aja bikin orang kaget" gerutu Selly


"Kan kamu sendiri juga begitu kalo di rumah ku" ucap Lita tak ingin kalah


"Hmm ada apa?" ucap Selly menanyakan maksut kedatangan Lita


"Aku numpang makan ya mamah papah ku ke luar kota bibik juga pulang kampung jadi aku numpang makan sama numpang tidur aku takut sendirian" ucap Lita sambil berjalan menuju ruang makan


"Baiklah" ucap Selly sedikit keras karna sudah beda ruang dengan Lita, Lita di ruang makan sedangkan Selly masih asik menonton film korea sambil menikmati cemilannya

__ADS_1


15 menit kemudian Lita kembali menghampiri Selly setelah selesai makan lalu ikut bergabung menyaksikan drama korea


__ADS_2