Teman Kecilku

Teman Kecilku
BAB 31


__ADS_3

Bram pun berjalan menuju ruangan yang sudah disebutkan kak Vicky, sesampainya di depan ruangan tersebut Bram langsung masuk ke dalam.


Bram berjalan mendekat ke arah ranjang Selly, dilihatnya Selly masih belum tersadar. Bram pun duduk di sebelah Selly sambil memegang tangan Selly.


"Cepat sembuh Sell, aku sayang kamu" ucap Bram.


Saat Bram bicara seperti itu tangan Selly bergerak, tak lama kemudian pun Selly membuka matanya.


"Selly" ucap Bram sambil tersenyum.


"Bram, kamu tau dari mana aku disini?" jawab Selly.


"Dari papah kamu" ucap Bram.


"Aku sekarang lumpuh Bram" ucap Selly ia mulai meneteskan air matanya lagi.


"Iya aku sudah tau kok, aku yakin kamu bisa sembuh" ucap Bram sambil tersenyum.


"Kamu gak malu deket aku ? kamu gak mau batalin perjodohan kita ?" ucap Selly sambil menatap Bram.


"Tidak, aku tidak akan melakukan itu, aku sungguh tulus sayang ke kamu Sell" jawab Bram. "Kamu belum makan ya, sini aku suapin" ucap Bram saat melihat makanan dari perawat sama sekali belum disentuh oleh Selly.


Selly pun menganggukan kepalanya, Bram dengan ikhlas menyuapi Selly sedikit demi sedikit.


Setelah selesai makan Bram memberikan air meneral dan obat untuk Selly, lalu menyuruhnya untuk kembali istirahat.


"Kamu gak ke kantor Bram?" ucap Selly.


"Enggak, aku mau nemenin kamu" jawab Bram sambil tersenyum lembut.


"Makasih Bram" ucap Selly.


Saat Selly dan Bram sedang asik mengobrol ada rombongan datang yang menjenguk Selly, ternyata itu Fika,Vita dan Rio.


"Kalian kok bisa tau aku disini?" ucap Selly.


"Iya kak Vicky yang memberitahu ku Sell" jawab Vita.


"cepat sembuh ya Sell" ucap Rio.


"Iya, makasih ya kalian udah dateng jenguk aku"


"Iya sama-sama, oh ya kok kamu bisa sampe kecelakaan sih Sell?" ucap Fika.


Selly pun menceritakan kejadian ia bisa kecelakaan dari awal sampe ia terbangun sudah ada di rumah sakit.


"Makanya kalo ngantuk istirahat dulu" ucap Vita. " Kak Vicky mana?" lanjutnya.


"Gak tau, tadi aku bangun dia gak ada di ruangan" jawab Selly.


"Kak Vicky lagi nyari sarapan di kantin" jawab Bram.


"Kamu udah jadian Vit sama kak Vicky?" tanya Selly.


"Ada deh" jawab Vita sambil tersenyum.

__ADS_1


Saat mereka sedang mengobrol Vicky datang masuk ke ruangan Selly.


"Wiihh ramenya" ucapnya lalu duduk di sofa. " Sini duduk ngapain pada berdiri disitu" lanjutnya.


Fika, Vita, dan rio pun menuruti perintah kak Vicky mereka bertiga berjalan menuju ke soffa.


"Cie duduknya deketan" ucap Selly saat melihat Vita dan Kak Vicky duduk bersebelahan.


"Terserah dong orang pacar kakak ya hak dia kalo mau duduk deket kak" jawab Vicky dengan santai.


"Ha? jadi udah jadian nih?" ucap Selly terkejut. "Kok gak makan-makan?" lanjutnya.


"Nanti kalo dah sembuh makan di rumah hahaha" ucap Vicky sambil tertawa.


"Iissshh" Selly melirik Vicky dengan tatapan sinis.


Kini mereka mengobrol banyak hal sampai waktu menunjukan pukul 12.00 Vita, Fika dan rio pun berpamitan untuk pulang.


"Kita pulang dulu ya Sell, jangan lupa makan sama minum obat" ucap Rio.


"Iya, makasih ya kalian udah mau dateng kesini" jawab Selly sambil tersenyum.


"Iya sell, yaudah kita pulang ya" ucap Vita.


"Daaa Sell" ucap Fika.


Mereka bertiga pun keluar dari ruangan Selly, kini hanya tinggal kak Vicky dan Bram yang menemani Selly.


"Kamu gak pulang sekalian Bram?" tanya kak Vicky.


"Enggak aku mau nemenin Selly" jawab Bram.


"Yaudah aku mau cari makan siang dulu di kantin nanti aku kesini lagi, kak ikut gak?"


"Aku nanti aja, kita gantian jaga Selly" jawab kak Vicky.


"Yaudah bentar ya kak, Sell" ucap Bram lalu keluar ruangan.


"Tidur dek, banyakin istirahat" ucap Vicky.


"Iya kak" jawab Selly dengan singkat.


Selly pun berusaha untuk memejamkan matanya agar bisa istirahat.


***


Waktu sudah menunjukan pukul 15.00 Selly terbangun dari tidurnya. Dilihatnya kak Vicky dan Bram sedang tertidur di soffa.


'kasihan sekali mereka pasti kecapekan karna jaga aku, apalagi kak Vicky dari semalem nemenin aku' batin Selly sambil terus menatap ke arah Vicky dan Bram.


Saat Selly sedang menatap mereka berdua, Bram perlahan mulai membuka matanya.


"Kamu udah bangun Sell?" ucap Bram lalu menghampiri Selly.


"Iya Bram" jawab Selly.

__ADS_1


"Mau minum?" ucap Bram menawari Selly minum, Selly pun hanya menganggukan kepalanya.


Bram segera meraih air mineral yang ada di meja sebelah ranjang Selly lalu ia berikan ke Selly, setelah Selly selesai minum ia pun menaruh kembali air mineral tersebut.


"Makasih" ucap Selly sambil tersenyum.


"Iya sama-sama" jawab Bram dengan lembut.


Tak lama kemudian pun Vicky juga terbangun dari tidurnya.


"Bram aku mandi dulu ya, nanti abis aku mandi kamu pulang aja ini kan udah sore" ucap Vicky.


"Iya kak" jawab Bram dengan singkat.


Vicky pun berjalan menuju ke kamar mandi. Setelah Vicky selesai mandi Bram pun berpamitan untuk pulang ke rumah.


"Sell, aku pamit pulang dulu ya, kamu disini baik-baik jangan lupa makan" ucap Bram sambil mengelus kepala Selly.


"Iya Bram makasih ya seharian udah nemenin aku disini" jawab Selly.


"Iya sama-sama, yaudah aku pulang dulu" ucap Bram. "Kak aku pulang dulu ya" lanjutnya.


"Iya hati-hati" jawab kak Vicky.


Bram berjalan keluar ruangan ia menuju ke parkiran, saat ia mau masuk ke dalam mobil ada suara yang memanggilnya.


"Bram" ucap orang tersebut.


"Farhan, ngapain disini?" ucap Bram menanyai Farhan yang juga berada di rumah sakit.


"Aku menjenguk paman ku yang sedang sakit, kamu sendiri?" jawab Farhan.


"Aku menjenguk putrinya pak Zen yang abis kecelakaan"


"Oh, Bram aku menginap di rumah mu ya" ucap Farhan.


"Yaudah ayo, kamu bawa mobil tidak?"


"Bawa kok, yaudah aku ke mobil dulu " jawab Farhan.


Bram pun segera masuk ke dalam mobil lalu menyalakan mesinnya dan segera pergi dari rumah sakit.


Sesampainya di rumah, Bram dan Farhan nyampai bersamaan mereka pun langsung masuk ke dalam rumah.


"Hallo om,tante" ucap Farhan menyapa kedua orang tua Bram yang sedang duduk di ruang televisi.


"Tumben Han kesini?" ucap papah Bram.


"Iya om, mau menginap malam ini, boleh ya om?" ucap Farhan dengan sopan.


"Iya boleh kok" ucap papah Bram.


"Yaudah sana kalian berdua makan dulu" ucap mamah Bram.


"Iya tante makasih" jawab Farhan.

__ADS_1


Bram dan Farhan pun berjalan menuju ke ruang makan.


"Bram kamu deket ya sama anaknya pak Zen?" ucap Farhan sambil mengambil lauk yang ada di meja.


__ADS_2