Teman Kecilku

Teman Kecilku
BAB 23


__ADS_3

Selly pun membuka aplikasi pesan, ia bermaksut ingin mengirim pesan ke Vita.


*Vit besok jemput aku ya, mobil ku masih mogok* isi pesan Selly.


Tak lama kemudian Vita pun membalas pesan dari Selly.


*Ok, jam sembilan aku sudah di rumah mu ya* jawab Vita.


Selly tak membalas pesan Vita ia hanya membacanya setelah itu ia melempar ponselnya ke arah samping kanan. Karna Selly merasa sedang kesal ia pun memutuskan untuk tidur meskipun sedikit susah ia memejamkan mata karna ia selalu teringat Bram dan Sinta tapi ia tetap berusaha memejamkan matanya sampe benar-benar terlelap.


***


Pagi harinya waktu menunjukan pukul 08.00 Selly terbangun dari tidurnya, ia melihat sekeliling ruang kamarnya lalu merubah posisinya menjadi duduk, tak lama kemudian ia berdiri dan berjalan mengambil handuk lalu menuju ke kamar mandi.


Setelah selesai mandi dan sedikit berdandan Selly turun menuju ruang tamu karna tadi kak Vicky membertahunya kalo Vita sudah Sampai. Sesampainya di ruang tamu Selly melihat kak Vicky sedang mengobrol dengan Vita.


"Ehem" Selly datang dan tiba-tiba berdehem di depan Vicky dan Vita "Kak, Selly mau menginap di rumah Vita nanti tolong bilangin ke mamah papah ya, nanti Selly juga bakal kirim pesan ke papah kok" ucap Selly meminta izin ke Vicky.


"Yaudah tapi gak usah aneh-aneh" ucap Vicky.


"Iya kak" jawab Selly lalu menyalimi tangan Vicky. "Ayo Vit kita jalan" ucap Selly.


"Kita pergi dulu ya kak" ucap Vita kepada Vicky


"Iya hati-hati ya Vit bawa mobilnya" ucap Vicky dan Vita pun hanya tersenyum.


Selly dan Vita masuk ke dalam mobil, kemudian Vita segera melajukan mobilnya dengan kecepatan sedang.


Sesampainya di tempat perbelanjaan mereka menunggu Fika datang di parkiran. Tak lama pun Fika datang menghampiri mereka berdua.


"Maaf ya lama, macet banget jalanannya" ucap Fika.


"Iya gakpapa, yaudah ayo masuk" ucap Vita lalu mengandeng Fika dan Selly.


Mereka berdua pun masuk dan memilih belanjaan yang mereka butuhkan. Saat mereka sedang memilih cemilan tiba-tiba saja Bram datang menghampiri Selly.


"Sell" ucap Bram dan memegang pundak Selly dari belakang, Selly pun menoleh ke arah belakang.


"Bram?" ucap Selly terheran. "Kamu ngapain kesini?" ucap Selly bertanya kepada Bram.


"Aku mau belanja untuk kebutuhan ku" jawab Bram.


"Ehem" Vita dan Fika tiba-tiba saja berdehem.

__ADS_1


"Bram kenalin ini sahabat aku Fika dan ini Vita" ucap Selly memperkenalkan mereka berdua.


"Saya Bram" ucap Bram dengan senyum lembutnya.


"Saya Fika dan ini Vita" ucap Fika, Vita hanya tersenyum ke arah Bram.


"Ayo kita makan siang ini kan sudah hampir jam makan siang, nanti saya traktir kalian bebas mau makan apa aja" ucap Bram mengajak mereka bertiga.


"Wah ayo" ucap Fika dan Vita bersamaan dengan penuh semangat.


"Gak usah deh Bram kita udah mau pulang" ucap Selly menolak dengan halus.


"Loh kita kan tidak mau pulang, udah ayo Sell gak baik nolak rezeki" ucap Fika lalu menarik tangan Selly.


Bram dan Vita pun mengikuti arah Fika dan Selly berjalan. Mereka menuju ke restoran yang ada di pusat perbelanjaan tersebut.


"Ayo duduk disana saja" ucap Fika lalu menarik tangan Selly lagi, Vita dan dan Bram hanya mengikut saja dengan pilihan Fika.


Setelah mereka duduk, Fika segera memanggil pelayan.


"Mas" ucap Fika memanggil pelayan.


"Iya mbak, silahkan ini buku menunya" ucap pelayan tersebut dengan ramah.


Fika memesan banyak sekali menu makanan yang spesial di restoran tersebut. Selly,Bram dan Vita hanya terdiam melihat Fika yang begitu banyak pesan makanan.


"Iya mbak tunggu sebentar." ucap pelayan itu lalu pergi meninggalkan mereka berempat.


"Gila kamu pesan segitu banyaknya memangnya bisa habis" ucap Vita.


"Bisa, nanti kita bungkus kalo tidak habis" jawab Fika.


Selly hanya mengelengkan kepala mendengarkan obrolan Vita dan Fika.


"Sell aku mau bicara, kita bisa duduk disana sebentar?" ucap Bram menunjuk bangku yang kosong.


"Iya baiklah, aku tinggal dulu bentar ya Vit,Fik" ucap Selly kepada kedua sahabatnya dan mereka pun hanya membalas dengan anggukan.


Selly dan Bram berjalan ke arah bangku yang di tunjuk tadi, Selly duduk berhadapan dengan Bram ia menundukan kepalanya sedangkan Bram terus menatap ke arah Selly.


"Kamu marah Sell?" ucap Bram dengan masih terus menatap Selly.


"Untuk apa marah?" jawab Selly pura-pura tidak tau maksut Bram.

__ADS_1


"Karna kemarin aku pergi dengan Sinta" ucap Bram tatpannya tak pernah lepas dari Selly.


"Tidak aku tidak marah, lagi pula itu hak kalian berdua" ucap Selly " Sudahlah ayo kembali ke meja tadi, makanan kita sudah datang" lanjutnya lalu berdiri dari duduknya dan menuju ke meja Fika dan Vita.


Mereka semua pun segera memakan makanan yang ada di meja sebelum semuanya dingin. Setelah selesai makan Selly dan kedua sahabatnya ingin berpamitan pulang kepada Bram.


"Kak makasih ya traktirannya" ucap Vita.


"Iya sama-sama, panggil saja Bram kita seumuran kok" ucap Bram dengan ramah.


"Oh ok" jawab Vita.


"Bram kita pulang dulu ya,makasih makan siangnya" ucap Selly.


"Kalian tidak mau bermain game permainan yang ada disini?" ucap Bram menawari Fika dan Vita.


"Mauuu" ucap Vita dan Fika bersamaan lalu berlari menuju tempat permainan game.


"Bram ih aku ingin pulang" ucap Selly dengan kesal.


"Yaudah sana pulang, lagian kan aku cuma mengajak Fika dan Vita" ucap Bram sambil menahan senyum.


"Ya sudah aku pulang sendiri" ucap Selly lalu berjalan.


"Eh tunggu Sell" ucap Bram sambil menarik tangan Selly agar selly berhenti berjalan.


Selly pun berhenti dan menghadap ke arah Bram.


"Apa lagi?" ucap Selly dengan nada yang masih kesal.


"Kamu kenapa sih ? seperti orang yang sedang menghindar begitu." ucap Bram ia menatap Selly dengan sangat serius.


"Aku hanya capek, sudahlah aku mau pulang" ucap Selly lalu meninggalkan Bram tapi Bram masih tetap berjalan di belakang Selly.


Selly pun berjalan menuju ke arah Vita dan Fika berada.


"Kalian mau pulang tidak ? kalau tidak aku pulang sendiri acara kita batal" ucap Selly lalu pergi.


"Eh tunggu Sell" ucap Vita, Vita dan Fika pun langsung mengejar Selly tanpa berpamitan dengan Bram.


Vita dan Selly sudah sampai di parkiran sedangkan Fika memakirkan mobilnya jauh dari mobil Vita. Mereka berdua pun masuk ke dalam mobil dan segera melajukan mobilnya menuju rumah Vita.


"Tadi siapa sih Sell? kok sepertinya kamu kesal sekali dengan dia" ucap Vita sambil terus fokus menyetir.

__ADS_1


"Dia cuma sahabat ku" ucap Selly.


"Terus kamu ada masalah apa sama dia?" ucap Vita bertanya tentang Selly dan Bram karna ia melihat dari sikap Selly saat ada Bram seperti orang yang sedang marah.


__ADS_2