
Selly pun langsung menuju ke kamarnya lagi ia membaringkan tubuhnya lagi, lalu perlahan ia mulai memejamkan matanya.
Malam harinya pukul 07.00 Selly terbangun dari tidurnya karna mendengar suara mamahnya memanggil
"Sell bangun nak" ucap mamah Selly
"Iya mah sebentar lagi" jawab Selly masih memejamkan mata
"Itu keluarga Bram sudah datang untuk makan malam buruan mandi" ucap mamah Selly berusaha membangunkan Selly
"Hah ? kenapa mamah tidak bilang dari tadi" ucap Selly lalu terbangun dan langsung lari ke kamar mandi
Mamah Selly pun turun menuju ke ruang makan disana sudah ada mamah papah Bram dan Bram. Sedangkan Selly ia mempercepat mandinya dan kemudian ia berdandan sedikit lalu keluar dari kamarnya pas sekali bersamaan dengan vicky yang juga keluar dari kamarnya
"Om tante maaf Selly kelamaan" ucap Selly
"Iya tidak apa-apa Sell" ucap mamah Bram
"Loh Vick kapan kamu pulang?" ucap papah Selly
"Yaelah papah udah dari tadi lah tapi Vicky langsung tidur" ucap Vicky
"Yaudah sini kalian berdua duduk" ucap mamah Selly
"Kenalin nih jeng anak saya yang pertama, Vicky namanya" ucap mamah Selly memperkenalkan Vicky
"Hallo om tante saya Vicky" ucap Vicky dengan sopan
"Iya Vick kami kerabat mamah papah kamu" ucap papah Bram sedangkan mamah Bram hanya tersenyum
"Ya sudah ayo kita makan dulu, kita lanjut lagi nanti obrolannya" ucap papah Selly
Mereka semua pun akhirnya menyantap hidangan yang sudah di siapkan di meja. Setelah semuanya selesai makan papah Selly mengajak semua yang ada di meja untuk pindah ke ruang keluarga agar lebih nyaman kalo mau mengobrol semua pun mengikuti perintah papah Selly. Setelah semuanya duduk papah Bram langsung bicara tanpa basa basi maksut dan tujuannya datang ke rumah orang tua Selly
"Jadi begini kita sekeluarga kemari mau membahas tentang perjodohan anak kita yang sudah di rencanakan waktu itu" ucap papah Bram
"Perjodohan siapa pah?" tanya Vicky ke papahnya
"Perjodohan Selly dengan Bramlah, masak kamu dengan Bram" ucap papah Selly lalu di ikuti tawa yang ada di ruangan tersebut
__ADS_1
"Pah tapi Selly belum siap" ucap Selly
"Kalian pendekatan saja dulu, lagi pula kan kalian sudah mengenal dari kecil" ucap papah Selly
"Iya nak Selly kalian pendekatan saja dulu kalo kalian merasa cocok ya lanjutkan kalo tidak ya terserah kalian saja" ucap papah Bram
Selly hanya terdiam ia menatap Bram dan menatap vicky
"Lah ngapain natap kakak?" ucap Vicky yang terheran karna ditatap oleh adiknya
"Oh ya pah waktu itu kak Vicky bilang katanya dia gak mau dilangkahi sama aku, harus kak Vicky dulu yang nikah gitu kata kak vicky" ucap Selly mengarang cerita
"Hah ? kapan kakak bilang gitu?" ucap Vicky kebingungan
"Bram bagaimana setuju tidak kalo harus menunggu?" ucap papah Bram menanyakan ke Bram apakah ia akan setuju bila harus menunggu kakak Selly nikah dulu
"Setuju pah" ucap Bram dengan yakin
"Hah?" Selly terkejut dengan jawaban Bram ia kira Bram akan menolaknya
"Ya sudah lebih baik sambil nunggu Vicky nikah, kalian berdua pendekatan saja dulu" ucap mamah Bram
Selly hanya terdiam ia tidak tau harus bagaimana lagi mencari alasan ke kedua orang tuanya ia begitu terlihat pasrah. Sebenarnya Selly mau saja di jodohkan dengan Bram tapi karna ia baru saja bertemu Bram lagi setelah sekian lama ia tidak bertemu ia masih merasa belum yakin dengan Bram yang sekarang.
"Pah Selly ke taman belakang dulu ya" ucap Selly
"Nak Bram tolong temani Selly ya" ucap papah Selly meminta tolong ke Bram
"Pah ini kan cuma di taman belakang" ucap Selly lagi dengan nada kesal
"Ya gak papa dong katanya kalian mau pendekatan dulu nah sekalian pendekatan kan" ucap Papah Selly
"huft, ayo Bram" ucap Selly mengajak Bram
Bram dan Selly pun menuju ke taman belakang rumah mereka duduk berhadapan
"Kamu tidak suka ya di jodohin sama aku?" ucap Bram bertanya ke Selly karna Bram merasa Selly menolak perjodohan mereka
"Bukan begitu aku cuma masih belum yakin saja, pernikahan itu bukan hal yang bisa di mainin, lagi pula kamu masih ada Sinta kan?" ucap Selly
__ADS_1
"Kan aku sudah bilang Sinta hanya masa lalu ku Sell" ucap Bram menjelaskan lagi bahwa Sinta hanya masa lalunya
"masa lalu tapi masih aja berduaan di rumah" ucap Selly lalu memalingkan muka
"Hahaha kamu cemburu ya?" ucap Bram sambil tertawa
"Tidak, untuk apa cemburu?"ucap Selly mengelak
"Sell, dengerin aku ya, aku sama Sinta udah gak ada hubungan apa-apa dan aku akan tetap menyetujui perjodohan kita meskipun kamu masih menolaknya, karna menurut ku cinta itu layak untuk di perjuangin" ucap Bram
"Jadi maksut kamu kamu cinta sama aku?" jawab Selly
"Iya aku cinta sama kamu, kamu cinta pertama aku. Aku akan tetap perjuangin kamu bagaimana pun halangannya meskipun juga ada Rio di sisi kamu" ucap Bram dengan serius
"Rio hanya teman ku" ucap Selly dengan menatap tajam Bram
"Temen tapi jalan terus" ucap Bram
"Hahaha kamu cemburu kan?" ucap Selly meledek Bram
"Iyalah kamu punya ku, kamu yang akan aku miliki nantinya masak aku gak cemburu" ucap Bram
Selly hanya tertawa geli mendengar jawaban Bram, Bram pun juga tertawa saat melihat Selly tertawa.
Kini jam menunjukan pukul 21.30 mamah Bram menghampiri Bram dan Selly berniat ingin mengajak Bram pulang
"Bram ayo pulang sudah malam" ucap mamah Bram
"Bram masih kangen mah sama Selly"jawab Bram dengan senyum manisnya
Selly yang mendengar jawaban Bram hanya bisa menundukan wajahnya karna ia sangat malu
"Besok lagi kalian ketemu kan bisa" ucap mamah Bram
"Iyaudah deh, Sell aku balik dulu ya inget jangan bergadang" ucap Bram kepada Selly
" Iya iya" jawab Selly
Selly pun menghantar mamah Bram dan Bram menuju ruang keluarga lagi, disana dia lihat papah Bram juga bersiap untuk pulang, Selly pun segera menyalimi kedua orang tua Bram begitu pun dengan Bram ia menyalimi kedua orang tua Selly dan kak Vicky lalu mereka semua keluar rumah mengantar keluarga Bram, setelah keluarga Bram pulang kak Vicky menuju ke kamar sedangkan Selly ia di tahan oleh kedua orang tuanya ia disuruh duduk di ruang tv bersama mamah papahnya
__ADS_1
"Sell kamu jangan membuat papah mamah malu, terimalah Bram lagi pula kalian sudah saling kenal dari kecilkan" ucap papah Selly
"Iya pah, tapi Selly masih mau bebas sama mau pendekatan dulu kan Selly sama Bram udah lama gak bareng"ucap Selly menjelaskan ke papahnya