
Dalam batin Selly ia sudah tidak sabar menunggu hari esok pergi bersama Bram ingin sekali ia teriak lalu memeluk Bram tapi ia menjaga sikapnya agar tidak memalukan di hadapan Bram.
Waktu sudah menunjukan pukul 21.30 Bram pun memutuskan untuk segera berpamitan dengan Selly agar Selly bisa cepat istiraht malam ini
"Aku pamit pulang dulu ya sudah malam salam buat om dan tante" ucap Bram
"Iya Bram, ayo aku antar ke depan"
Bram dan selly menuju ke depan rumah sesampainya di depan rumah Bram berpamitan lagi dengan Selly
"Aku pulang dulu segera istirahat dan jangan bergadang" ucap Bram lalu mencolek hidung Selly
"Baiklah hati-hati di jalan" ucap Selly lalu tersenyum
Bram pun segera masuk ke dalam mobil kemudian ia sedikit menurunkan kaca mobinya
"Daaa Sell sampai jumpa besok, selamat malam dan mimpi indah" ucap Bram dihiasi senyum manisnya
"Iya selamat malam juga dan mimpi indah" ucap Selly dan juga membalas senyum Bram
Lalu Bram menutup kembali kaca mobilnya kemudian ia segera melajukan mobilnya dengan kecepatan sedang.
Setelah Bram pergi Selly segera masuk ke dalam rumah dan menuju ke kamarnya, ia segera menganti baju dan membersihkan make up di wajahnya kemudian ia menuju ke tempat tidur membaringkan tubuhnya
'Aku tak menyangka kalo Bram akan benar-benar datang menemui ku, ku kira dia hanya bercanda tapi ternyata benar, dan soal perjodohan apakah Bram benar-benar setuju ya? apakah benar hati Bram sudah bukan untuk sinta?' gumam Selly
Selly terus melamun memikirkan Bram malam ini ada perasaan tak percaya dan perasaan senang di dalam hatinya hal yang selama ini ia tunggu yang ia kira sia-sia ternyata benar-benar datang, ia masih terus melamun berdiam diri sampe ia tak sadar ia sudah terlelap masuk ke dalam mimpinya
(Sedangkan di rumah Bram)
Bram sudah samai di depan rumah ia segera masuk ke dalam kemudian menuju ke kamar, sesampainya di kamar ia segera melepas sepatunya setelah itu ia menuju ke kamar mandi untuk menganti pakaian, setelah selesai Bram mengambil ponselnya dan mengirim pesan ke Selly
*Hallo Sell, sudah tidurkah? aku baru saja sampai, selamat tidur dan mimpi indah* isi pesan Bram
Kemudian Bram menuju ke tempat tidurnya dan membaringkan tubuhnya lalu ia segera memejamkan matanya
***
__ADS_1
Pagi hari di rumah Selly waktu menunjukan pukul 09.00 pagi alarm Selly sudah berbunyi ia segera mematikan alarm tersebut kemudian berusaha membuka matanya untuk mengimbangi dengan cahaya matahari yang masuk ke kamarnya melalui jendela.
Selly pun segera mengambil handuk dan masuk ke kamar mandi untuk mandi setelah selesai mandi Selly berdandan seperti biasa memoles wajahnya dengan sedikit make up karna hari ini ia akan ke kampus untuk latihan, setelah ia merasa semuanya sudah siap Selly pun segera keluar dari kamarnya dan menuruni anak tangga kemudian menuju ke meja makan
"Mbok mamah papah kerja?"ucap Selly sesampainya di meja makan melihat Simbok sedang membersihkan dapur, Selly pun segera menarik kursi dan mendudukinya kemudian ia mengambil selembar roti dan di olesi dengan coklat
"Iya non sudah berangkat dari tadi jam 7"jawab Simbok
Selly pun segera memakan sarapan paginya, tak lama kemudian ia sudah selesai sarapan Selly pun berpamitan dengan Simbok
"Mbok Selly ke kampus dulu ya"ucapnya
"Iya non hati-hati" jawab Simbok
Selly pun menuju ke luar rumah lalu menghampiri mobilnya, ia segera masuk ke dalam mobil dan langsung mengunakan sabuk pengaman setelah itu ia segera melajukan mobilnya dengan kecepatan sedang, tak butuh waktu lama ia pun sudah sampai di kampus dan segera menuju ke ruang latihan
***
Sedangkan Bram hari ini dia ada meeting di kantor papah Selly, ia sudah sampai d kantor papah Selly ia segera berjalan menuju ruangan papah Selly, sesampainya di ruangan papah Selly ia segera membahas visi misi kerja sama mereka, sekitar jam 12 pun meeting selesai Bram berpamitan ingin pulang sebelum ia pulang ia meminta izin dulu ke papah Selly untuk membawa Selly pergi
"Om saya mau minta izin nanti jam 1 ingin membawa Selly pergi sebentar" ucap Bram
"Baik om kalo begitu saya pamit dulu"
"Iya hati-hati di jalan"
Bram pun segera keluar dari kantor papah Selly dan menuju ke rumah Selly, sekitar 20 menit Bram sampe di rumah Selly Bram pun segera turun dari mobilnya dan berjalan menuju pintu utama
Tok..tok..tok
Simbok yang sedang membersihkan ruang tv mendengar ada bel pun segera berjalan menuju pintu utama
"Iya tuan, mencari siapa ya?"ucap Simbok
"Sellynya ada bik?" jawab Bram
"Non Selly belum pulang mungkin sebentar lagi, mari masuk dulu tuan"
__ADS_1
Bram pun mengikuti bibik masuk ke dalam rumah dan menuju ke ruang tamu
"Duduk dulu tuan saya buatkan minum dulu"ucap Simbok
"Iya bik makasih"
Simbok pun meninggalkan Bram dan segera menuju ke dapur untuk membuatkan minum dan sedikit cemilan
***
Sedangkan di kampus Selly latihan sudah selesai dari tadi tapi saat ia ingin pulang ia di tahan oleh Rio dan di tarik menuju taman
"Aduh Rio aku harus segera pulang aku sudah ada janji dengan teman ku pasti ia sudah menunggu ku di rumah" ucap Selly
"Sebentar saja Sell aku baru saja kluar dari rumah sakit temani aku sebentar menghirup udara segar di taman ini" jawab Rio memohon
"Maaf Rio aku harus pergi teman ku sudah menunggu" ucap Selly lalu ia berdiri
"Hmm yasudah baiklah ayo kita menuju ke parkiran bersama"
Selly dan Rio pun menuju ke parkiran mobil, setelah itu mereka berpisah karna Rio memarkirkan mobilnya jauh dari mobil Selly, Selly pun segera melajukan mobilnya dengan kecepatan lumayan ngebut karna ia tahu pasti Bram sudah menunggunya di rumah.
Waktu menunjukan pukul 13.30 Selly baru saja sampai di rumah sesampainya ia di rumah Selly sudah melihat mobil Bram terparkir di depan rumah nya, Selly pun segera masuk ke dalam rumah dan melihat Bram sedang duduk di sofa ruang tamu
"Bram?" ucap Selly memanggil Bram
Bram pun menoleh lalu berdiri dari duduknya
"Kemana saja katanya jam 12 sudah pulang dari kampus?" ucap Bram
"Maaf tadi saat aku mau pulang teman ku menahan ku"
"Cowok?"
Selly hanya diam dan menganggukan kepala
"Ya sudah kamu istirahat, lain kali saja kita perginya" ucap Bram lalu meninggalkan Selly
__ADS_1
"Bram tunggu"
Selly pun berlari mengejar Bram yang keluar dari rumahnya