
Setelah kejadian Andra yang mengantar lili ke tempat kerjanya, hubungan mereka jadi lumayan ada kemajuan. Cara bicara Andra pun sudah tidak sepedas dulu, tapi dia tetap tidak mau jujur tentang perasaan nya. Kini Andra sedang berada di cafe bersama teman-teman nya.
Dia tadi chat Indri katanya lili ada live perform di cafe ini jam tujuh malam. Andra memang belum mempunyai nomor ponsel lili, jadi dia akan menghubungi adiknya untuk menanyakan tentang jadwal lili. Indri sendiri tidak keberatan karena dia jadi tahu kalau abangnya memang benar-benar menyukai lili, tapi dia tidak mau mengakuinya.
Saat lili berjalan kearah panggung kecil yang di sediakan oleh cafe ini, banyak kaum Adam yang langsung berdecak kagum melihat kecantikan lili malam hari ini.
"Selamat malam semuanya. bagaimana kabar kalian semua? kkkk hari ini ada yang request lagu dari negeri gingseng berjudul Love peom. Lagu ini di ciptakan oleh eonni jieun untuk mengenang sahabat baiknya. Lagu ini mempunyai arti yang begitu mendalam. Jadi maaf jika saya mengawali lagu ini dengan lagu yang mellow. kkkk selamat menyaksikan."
Suara piano mulai mengalun indah mengawali lagu yang akan lili nyanyikan, membuat siapapun yang mendengarnya ikut memejamkan mata menikmati setiap nada yang di ciptakan dari setiap tuts piano dan alat musik lainnya.
...🎶Nugureul wihae nugunga🎶...
...Gidohago issna bwa...
...Sumjugyeo sseun sarangsiga...
...najge deullineun deushae...
...Neoegero seonmyeonghi naraga...
...Neuji anhge jarie dahgireul...
...I'll be there hollo geotneun neoui Dwie...
...Singging till the end geuchiji anheul i norae...
...Aju jamsiman gwi giuryeo bwa...
...Yunanhi gin bameul geotneun neol wihae bureulge...
...Tto Han neon neoui sesange...
...Byeori Jigo issna bwa...
...Sumjugyeo samkin nunmuri...
...Yeogi heureuneun deushae...
...Hal mareul ilheo goyohan maeume...
...Gieokcheoreom deollyeooneun moksori...
...I'll be there hollo geotneun neoui dwie...
...Singging till the end geuchiji anheul i norae...
...Aju keodaran sumeul swieo bwa...
...Sori nae uneun beobeul ijeon neol wihae 🎶bureulge🎶...
Tepuk tangan meriah di berikan kepada lili atas penampilannya yang begitu memukau. Bahkan Andra ikut terhanyut dengan suara lili, dia tersenyum ketika netra mereka saling bertubrukan. Andra tidak bisa mengalihkan pandangannya dari keberadaan lili hari ini, membuat lili yang di pandang begitu intens oleh Andra berusaha semaksimal mungkin untuk bersikap santai.
"Bagaimana pembukaan lagu pertamanya, apakah kalian puas?" Tanya lili kepada semuanya.
__ADS_1
"Lagi...lagi...lagi....!" Koor para pengunjung kafe saat lili menanyakan penampilannya. Lili sampai ikut tersenyum melihat semangat pengunjung cafe disini.
"Waahhh kalian memang yang terbaik. Saya sangat berterimakasih kepada kalian semua, karena kalian saya menjadi lebih bersemangat lagi. kkkkk.... Untuk lagu kedua malam ini saya akan berduet dengan salah satu teman saya, kalian pasti tidak akan asing dengan orang ini. Dia adalah teman sekaligus manajerku sendiri, dia adalah partner mencari rupiah saya. Kkkkkk" Semua ikut tertawa mendengar cerita lili, Andra menjadi penasaran siapa orang tersebut. Apa orang yang sering dia lihat bersama lili apa bukan.
Saat Andra sibuk dengan pikirannya, sosok manajer yang sedang di bicarakan bangkit dari kursinya. Dia tersenyum malu menghampiri lili yang ada di atas panggung kecil, dia langsung menerima mic yang di berikan oleh lili kepadanya.
"Ini dia adalah Bumi, Berat banget kan nama dia...? Selama ini saya juga berfikir apa mamanya dulu waktu ngasih nama emang nggak kasihan sama anaknya. iya nggak?"
"Iya..."
"Saya sampai nanya langsung sama nyokap dia, kenapa memberi nama bumi? Tapi tau nggak apa jawaban nyokap nya?" Bumi hanya bisa cengengesan ketika sang sahabat menceritakan asal muasal orang tuanya memberi nama bumi.
"Apa kak...?"
"Katanya iseng aja. What....? saya dulu sampai terheran-heran mau bereaksi apa. Mau ketawa takut dosa, mau diem aja tapi kok ya mulut saya gatel banget pengin ketawa. Hahaha ..." Bumi hanya geleng-geleng kepala melihat lili yang sedang tertawa, dia hanya menepuk-nepuk pundak lili supaya tidak tersedak karena tertawa begitu semangat.
Sedangkan Andra yang melihat bumi mengusap pundak lili hanya bisa berdecih sebal. Dia langsung meminum ice coffee nya, mengabaikan temannya yang kini juga ikut tersenyum melihat lili.
"Gila ni cewek kayaknya gokil banget. Kira-kira dia udah punya cowo belum yah? Kalau dia belum punya gue mau daftar lah." Celetuk Eza
"Lo mau kemanain cewe Lo yang sekarang ogeb. Lagian mana mau lili sama Lo?" jawab Riki sambil melemparkan kentang goreng nya kepada Eza.
"kalau masalah itu mah gampang. Yang penting lili mau dulu sama gue, baru gue putusin cewek gue, gampang kan?"
"Dasar Lo buaya darat. huuuhhhh" Teman-teman Andra menyoraki Eza yang kini hanya bisa mengelak dari lemparan kentang goreng terhadapnya, sedangkan Andra sendiri hanya melirik sini kepada Eza. Dia tahu sepak terjang temannya semua, mereka itu udah kaya singa kelaparan kalau ada cecan lewat di depan mereka. Tapi herannya kenapa si Andra kok ya mau-mau aja temenan sama modelan kayak mereka.
"Oke oke oke... dari pada nunggu lama lebih baik kita bernyanyi bersama. Bagaimana setuju?" Ucap lili membuat semua orang yang tadinya sibuk dengan mereka sendiri jadi kembali fokus dengan keberadaan lili lagi.
"Setuju.!!" koor para pengunjung.
Bumi memposisikan duduknya menjadi lebih dekat dengan lili, dia membisikkan sesuatu kepada lili dan di balas acungan jempol oleh lili. Musik mulai mengawali lagu yang akan mereka bawakan.
Bumi mulai melantunkan lagu nya sambil tersenyum menatap area sekitar kemudian kembali menatap lili yang kini sedang menatapnya.
...Makan di resto terenak ...
...membaca di sudut paling tenang ...
...menonton pertunjukan musik ...
...telusuri jalanan dari malam hingga pagi ...
...kita pernah lama bersama ...
...semua titik di kota ini adalah kita ...
...walau kau putuskan untuk pergi ...
...cerita kita tetap kan abadi...
...percayalah sayang berpisah itu mudah...
...tak ada kamu di hidupku aku mampu...
__ADS_1
...namun menghapus kan semua kenangan kita...
...adalah hal yang paling menyulitkan untuk ku...
...simpan baju kesayangan tutup ...
...album fotoku rapat-rapat ...
...buang buku-buku puisi...
... mengganti semua dekorasi...
...Semua halnya mencoba lupakan ...
...selalu berujung padamu...
...semua tentang aku dan kamu ...
...selalu ada kamu...
...kamu lagi kamu kamu lagi...
...kamu lagi...
...Percayalah sayang berpisah itu mudah...
... tak ada kamu di hidupku aku mampu ...
...namun menghapus kan semua kenangan kita adalah hal yang paling menyulitkan ...
...adalah hal yang paling menyebalkan untuk ku...
👏Tepuk tangan meriah di berikan kepada lili dan bumi yang kini sedang berhigh five sambil tertawa bersama.
"Thanks yah mas bro udah mau duet bareng saya, Nggak nyangka gue ternyata sahabat gue ini bisa di ajak nyanyi juga Lo bro. Mau lanjut lagi nggak nih duetnya?"
"Hahaha kelengar kan Lo denger gue nyanyi. Jangan-jangan Lo langsung klepek-klepek lagi dengar gue nyanyi?"
"Idih sih Abang tukang bakso percaya diri sangat. Maaf yah bung situ terlalu ganteng buat gue yang hanya remahan biskuit roma.kkkk"
Para laki-laki yang ada di sana langsung menjawab tidak saat lili mengatakan bahwa dia hanya remahan biskuit Roma.
"Kalian para ciwi-ciwi nggak usah patah hati, tenang saja ini cowok satu masih belum laku kok, kalau kalian mau daftar jadi istrinya bisa lah konsultasi dulu sama saya. Hahaha." Pengunjung wanita yang datang langsung bersemangat setelag mendengar kalau bumi masih single , bahkan ada yang sampai memekik kecil saking bahagianya. Lili yang melihat itu ikut tertawa, dia bahkan langsung memukul pundak bumi yang kini sedang pasrah karena di promosikan oleh lili.
"Oke oke kita lanjut lagi ke lagu yang selanjutnya, tadi kan kita sudah mendengarkan lagu-lagu yang galau sekarang kita dengarkan lagu yang happy aja yah."
"Oh iya mas ganteng sini aja, nemenin Eneng yang sedang jomblo ini. Bagaimana mau kan?" Lili menaik turunkan alisnya berkali-kali kepada bumi, bumi hanya bisa mengangguk sambil tersenyum. Mereka melupakan seseorang yang sedang terbakar oleh api cemburu di kursinya. Dia adalah Andra, dia berkali-kali menaham emosinya untuk tidak meninggalkan cafe sekarang juga.
Apa dia sengaja melakukan ini untuk membuatku cemburu? Awas saja kamu Li , aku nggak akan menyerah buat dapetin hati kamu. Karena kamu adalah milik Andra seorang.
TBC
jiaaaaahhh ada yang sedang kepanasan nih. Hayooo ramaikan lah, biar saya tabah semangat up nya. Dan makasih juga buat kalian para pembaca setia ceritaku.
Salam cinta dari bang Andra dan neng lili. 🥰🥰🥰🥰😘😘😘😘
__ADS_1