Tentang Kita

Tentang Kita
Part 11.


__ADS_3

Vania keluar dari ruang kelas dengan wajah lesuh. Ia langsung bergegas menuju kantin, padahal waktu belum menunjukkan jam istirahat. Tapi siapa peduli? Perutnya sudah lapar, meronta-meronta meminta makanan. Bukannya Vania belum sarapan di rumah, tentu saja sudah. Tapi ulangan matematika di pagi hari saat jam pertama belajar menguras habis tenaga Vania. Entah siapa yang mengatur jadwal pelajaran di sekolahnya, menyebalkan sekali kalau jam belajar matematika harus selalu jam pertama.


Saat sampai di kantin, Vania bingung, ia harus membeli apa? Bakso tidak mengenyangkan di perut. Soto sudah bosan. Kentang goreng mah bagi Vania cuma buat camilan. Nasi plus lauk? Nggak ah, tadi kan Vania sudah sarapan, masa sarapan 2 kali. Mau jadi sebesar apa lemak di tubuhnya?


Ya sudah, lebih baik Vania beli minum terlebih dahulu. Kali ini Vani memilih membeli air mineral yang dingin saja. Ia tidak membeli es teh, padahal Vania cinta mati dengan es teh. Gara-gara Raina yang bilang bahwa es teh itu bisa bikin gendut. Katanya, es itu bikin badan tambah lebar ditambah teh manis udah pasti bikin gendut. Teh manis kan pakai gula, gula bisa menambah berat badan.


Emang bener ya?


"Bu, nih uangnya." Ucap Vani memberikan uang sebesar dua ribu rupiah sambil menunjukkan air mineral kemasannya.


Kayaknya Vania mau beli donat saja, deh. Seriusan, pas liat gorengan di Bu Bambang, saat itu Vania liat donat yang baru saja matang. Benar-benar menggugah selera. Apalagi di dalamnya ada mesis coklat yang, umm... lumer. Enak banget pokoknya.


"Bu, saya beli donat 2 ya. Tapi jangan pakai gula, saya udah manis soalnya." Kata Vania seraya menyerahnya 2 lembar uang dua ribuan. Emang jajanan di sini tuh murah-murah. Vania bersyukur, jadi bisa jajan terus.


Bu Bambang tertawa, seraya memasukkan 2 donat pesanan Vania ke dalam plastik dan menyerahkannya kepada Vania.

__ADS_1


"Makasih, Bu."


Vania langsung membalikkan badan, saat itu juga seseorang menyenggolnya membuat donat yang ada di genggamannya terjatuh. Vania menatap donat yang terjatuh itu dengan pandangan sedih, donat gue.


Vania mendongakkan kepalanya, di sanalah dia bisa melihat Gamma yang melihatnya dengan tatapan bersalah.


"Sorry, gue nggak sengaja." Ucap Gamma.


Vania bingung, dia sedih donatnya jatuh. Tapi juga dia senang bisa melihat kak Gamma. Nggak apa-apa deh donat jatuh, asal dia bisa melihat kak Gamma.


"Nggak apa-apa kok, kak." Melihat Gamma tak meresponnya Vania memilih untuk lebih dulu pergi. Kesehatan jantungnya tidak bagus kalau harus berlama-lama berdekatan dengan Gamma.


Vania segera berlalu dari hadapan Gamma. Dia menolehkan kepalanya sebentar saat sudah berada agak jauh dari tempat Gamma berada. Terlihat beberapa teman Gamma menghampiri cowok itu. Dan Vania memilih untuk segera kekelasnya.


Gadis itu setia memegangi dadanya yang terasa berdetak begitu cepat. Efek Gamma memang begitu menakjubkan. Jantungnya tidak berhenti berdentum setelah berdekatan dengan cowok itu.

__ADS_1


Vania langsung duduk di sebelah Tita yang sedang fokus dengan ponselnya. Sepertinya Tita tengah membaca sesuatu -novel mungkin? Zaman kan sudah canggih, novel saja bisa masuk ke dalam ponsel.


Tumben sekali melihat Tita santai membaca sesuatu di ponselnya, mengingat jam belum menunjukkan waktu istirahat, tapi untungnya guru mereka belum datang. Atau, memang malas datang ke kelasnya?


"Ta." Vania mencolek pelan bahu Tita membuat si empunya bahu menoleh.


"Kenapa?" Vania terlihat senang. Tita sudah tau jawabannya, pasti tidak jauh-jauh dari Gamma.


"Tadi kak Gamma jatohin donat gue masa, Ta." Wajah Vania masih menunjukkan aura-aura kebahagiaan. Sebenarnya Tita bingung, donatnya jatuh kenapa Vania bisa sebahagia ini?


"Terus kenapa lo seneng?"


"Ya, karena gue bisa deket-deketan sama kak Gamma lah. Pake nanya." Vania nyengir, memperlihatkan deretan gigi putihnya membuat Tita berdecak kesal.


Nggak usah pusing, Vania memang aneh.

__ADS_1


A/N : maapkan saya ya lama update yaaπŸ™πŸ™ tenang, cerita ini akan tetap update kok (walaupun lama 😁😁)


oh iya, makasih yang udah sempetin baca, like bahkan comment. it means a lot to me😊


__ADS_2