Tentang Kita

Tentang Kita
Salah Paham


__ADS_3

Anin...persiapkan dirimu, sebentar lagi kita akan meeting dengan klien dari Kota M.


Aku harap proposal yang kamu buat bisa kamu deskripsikan dengan baik, Ini akan menjadi kesempatanmu naik jabatan. kamu harus berusaha membuat klien menanda tangani kontrak kerja sama. bu cintya CEO Oxy Fashion.


Baik bu...


Ayo berangkat sekarang...


Anin mengikuti langkah kaki bu cintya yang tampaknya sedang menuju ruang meeting.


ohya Nin, tolong sekalian kamu siapkan minum untuk menjamu klien kita.


Baik bu, silahkan ibu duluan saja..


Anin menyiapkan minuman dan snack untuk menjamu klien..


Sedangkan di dalam ruang meeting sudah ada Asisten roy dan Faiz.


Benar sekali, klien yang di maksud bu cintya adalah Faiz syailendra. Ceo Syailendra Grup.

__ADS_1


Anin membawa nampan berisi minuman dan snack, ia belum menyadari siapa yang sedang duduk menatapnya.


Silahkan di nikmati pak.. Anin menundukkan wajahnya, seperti sedang memberi hormat, kemudian ia segera mengangkat wajahnya, betapa terkejutnya saat pandangan matanya bertemu dengan Faiz yang memang sedari tadi sudah menatap anin.


Mereka saling terdiam, hanya tatapan mata yang berbicara, entah itu menyalurkan rasa rindu atau hanya sekedar rasa terkejut karna kembali di pertemukan oleh takdir.


Roy yang sebenarnya sudah mengetahui bahwa anin yang bekerja menjadi asisten di oxy fashion memilih merahasiakannya dari faiz, ia berniat memberi kejutan untuk sahabatnya sekaligus Tuan mudanya.


Faiz memutuskan pandangannya dan segera membaca proposal, ia pura pura menyibukkan diri untuk mengalihkan rasa gugupnya bertemu dengan Anin.


Namun ada raut kecewa pada wajah anin. ia seolah kecewa, faiz seperti tidak mengenalinya.


Perkenalkan Tuan, ini asisten saya Anindya Farzana, ia akan segera menjelaska poin penting tentang penawaran kerja sama kita.


Faiz hanya menganggukkan kepalanya, seolah memberi isyarat mempersilahkan Anin untuk memulai presentasi.


Anin yang terkejut melihat sikap faiz hanya bisa menghela nafasnya. "Baiklah, mungkin memang kamu sudah melupakan semua tentang kita, mungkin kamu sudah menyadari bahwa aku memang tidak pantas untuk orang sempurna sepertimu" batin anin


Anin berdiri, ia mempresentasikan poin penting dan juga berusaha menawarkan keuntungan apa saja yang akan di dapatkan kliennya jika bekerja sama dengan perusahaan oxy Fashion.

__ADS_1


Faiz yang sedari tadi memperhartikan anin berbicara, Ia tidak mendengarkan apa yang dijelaskan oleh anin, ia hanya fokus pada bibir ranum anin.


"Sial, kenapa aku malah semakin ingin mencium bibir ranum anin" batin faiz.


Jantungnya berdetak kencang, Perasaan cintanya sama sekali tidak berubah, namun ia hanya menjaga jarak dari anin, karna faiz pikir anin telah kembali pada cinta masa kecilnya.


"Aku akan tetap menunggu cintamu kembali kepadaku nin" Puaskanlah dirimu berkelana, tapi yang aku pastikan, Hanya akulah rumah tempat ternyamanmu untuk pulang. dan jika kamu sudah kembali padaku, tidakkan kubiarkan siapapun lagi memisahkan kita".


Bagaimana tuan, apakah anda berkenan untuk bekerja sama dengan perusahaan kami. Bu cintya membuyarkan pikiran faiz.


Faiz hanya diam, ia tidak menyadari presentasi yang dilakukan anin sudah selesai, ia masih sibuk dengan hati dan pikirannya.


Tuan..bagaimana? roy berusaha mengembalikan fokus faiz


Faiz tersadar..ia salah tingkah namun secepat mungkin mengontrol dirinya...


Baiklah, saya akan menerima tawaran kerja sama ini, Mana berkasnya, saya akan tanda tangan sekarang.


Senyum mengembang dari raut wajah bu cintya, impiannya bekerja sama dengan perushaan terbesar no 1 se asia, "Syailendra grup" sudah menjadi kenyataan dan itu berkat kemampuan anin.

__ADS_1


Berbeda dengan anin, ia tampaknya kecewa, ia memandang wajah faiz seolah mencari jawaban disana...


__ADS_2