
10 tahun yang lalu aluna masih bahagia dengan kehidupan nya bersama kedua orang tuanya. " ayah, ibu aku ingin pergi jalan jalan! "
kata aluna kecil. " Baiklah besok kita pergi jalan jalan. enak nya mau kemana? " jawab sang ayah. "Ha bagaimana kalau kita pergi ke kebun binatang saja? aluna nanti bisa sambil belajar." jawab sang ibu. "tidak mau.... aku bosan dengan kebun binatang! " sahut aluna
" yasudah, kita ke pantai saja bagaimana?" kata sang ayah dengan lembut.
"benarkah?" tanya Aluna.
" iya kamu mau? " jawab ayah
" tentu saja sudah lama sekali aku tidak ke pantai" kata aluna dengan penuh semangat.
" bagaimana dengan mu istriku?" tanya sang ayah kepada istrinya.
" asalkan aluna senang aku juga senang. aku akan mempersiapkan semua barang barang yg harus dibawa." jawab sang ibu.
keesokan harinya Aluna dan keluarganya berangkat menuju pantai.
Saat diperjalanan, tiba tiba saja ada mobil yg melaju kencang ke arah mobil aluna. seketika itu juga kedua mobil tersebut bertabrakan. mobil Aluna terpelangting dan terbakar.
sedangkan mobil orang itu menabrak pohon dan terbakar.
__ADS_1
Orang itu selamat namun mengalami luka yg cukup serius. orang orang yg melihat kejadian itu langsung menghubungi pihak berwajib serta ambulan.
masyarakat sekitar juga membantu proses evakuasi. Ayah dan ibu Aluna tewas di tempat sedangkan Aluna mengalami luka yg cukup serius hingga membuat nya koma. Sedangkan orang yang menabrak beserta rekannya juga sedang menjalani perawatan.
satu minggu Aluna kritis. tiba tiba ia tersadar
" Ayah, ibu..." kata Aluna dengan merintih.
suster yang ada yg merawat Aluna Aluna terkejut dan langsung memanggil dokter
" Dokter, dokterr...." teriak suster itu.
Dokter segera datang ke ruangannya dan memeriksa Aluna.
"Suster kau jaga dia baik baik, sepertinya dia merindukan orang tuanya. Sampai demam seperti ini. " Kata dokter
" katakan saja yang sebenarnya tapi, kau harus mengatakannya pelan pelan. Agar dia tidak syok. "
" baik dokter " jawab sang suster
kemudian dokter pun pergi meninggal kan ruangan Aluna.
Tak selang beberapa lama Aluna mulai tersadar. " ini, dimana? " tanya Aluna
" sekarang kau ini sedang berada di rumah sakit. " jawab sang suster yg menemani Aluna
__ADS_1
" Rumah sakit? " tanya Aluna lagi
" iya, seminggu yg lalu kau dibawa ke rumah sakit karena kecelakaan. Apa kau ingat? " sahut sang suster
" emmm, sekarang aku ingat! dimana ayah dan ibuku? " tanya aluna
" emm, mereka sudah meninggal satu minggu yg lalu. " jawab sang suster
" apa? " kata aluna dengan nada yg tidak percaya.
" Suster apa yg kau katakan barusan itu benar? " tanya aluna dengan mata berkaca dan tidak percaya.
" iya itu benar. Orang tuamu kini sudah pergi ke alam yg lain." jawab suster.
" mereka tewas di tempat kejadian perkara" sambung suster
"huaaa,,,,,, hiks hiks hiks..." aluna menangis.
"Sudah sudah, Aluna.. jangan menangis, kan ada suster " kata suster untuk menenangkan Aluna.
" memang suster itu siapa ku? " tanya aluna sambil terus menangis.
" aku memang bukan siapa siapa mu. tapi aku akan menjadi siapa siapa mu. besok kita menjenguk kedua orang tua mu di makam, mau tidak? " Kata sang suster sambil terus menenangkan Aluna.
" iya baik suster. aku mau ke makam ayah dan ibu."
__ADS_1
"Aluna kau anak yg pandai" ucap suster dalam hati