Terbitnya Matahari

Terbitnya Matahari
eps.2


__ADS_3

 


*keesokan harinya*.


 


" Suster ayo kita pergi ke makam ayah dan ibu ku. " Ucap Aluna kepada sang suster.


" apa kamu sudah lebih baik hari ini? " tanya suster.


" iya, aku sudah lebih baik. ayo cepat kita ke makam orang tuaku. " sahut Aluna sambil menarik suster pergi.


dalam perjalan.


"Ayah, ibu, aku eh." ucap Aluna dalam hati.


" Aluna kamu harus kuat " kata sang suster.


"baiklah. aku janji aku tidak akan menangis lagi." jawab Aluna.


 


sesampainya dimakam, Aluna langsung berlari menuju makam orang tuanya.


" ayah, ibu Aluna sudah datang. Maaf aku baru datang hari ini. " ucap Aluna dgn mata berkaca kaca.


 


Tiba tiba datang beberapa polisi yg menghampiri Aluna.


" Apa kau yg mewakili anak ini? " tanya sang polisi pada suster yg merawat Aluna.


" iya benar memangnya ada apa pak? " sahut suster


" Begini setelah kami selidiki, ternyata kecelakaan yg menyebabkan kematian bpk. sumardi dan ibu linda ada sebuah unsur kesengajaan. " jawab pak polisi.


" Apa yg bapak maksud apakah ini sebuah pembunuhan berencana? " tanya Suster dengan sangat terkejut.


" iya lebih tepatnya begitu. " jawab pak polisi.


tiba tiba saja raut wajah Aluna berubah menjadi seperti sangat tertekan.


" hanya itu yg saya ingin katakan. kalau begitu saya pamit dulu." ucap pak polisi sambil meninggalkan Aluna dan suster nya.

__ADS_1


" Aluna, kamu tidak apa apa kan? "


" Soal orang tua mu, ....." ucap sang suster kepada Aluna.


" aku tau, orang tuaku mati bukan karena kecelakaan biasa tapi mereka mati karena ada orang yg benci padanya hingga orang jahat itu membunuh ayah dan ibuku. " kata Aluna memotong pembicaraan susternya.


" i itu " kata suster


Aluna seketika itu juga langsung berlari sambil menangis. Tanpa tau arah ia terus berlari.


" Aluna....,Aluna ...! " teriak suster mencari aluna.


Sedangkan Aluna kecil yg terus menangis dan berlari terpojok di sebuah jalan.


" hiks hiks hiks..." Aluna menangis


" Jangan menangis adik kecil.kau kenapa? "


tanya seseoranh yg misterius.


" kau siapa? " tanya Aluna


" aku bukan siapa siapa. " ucap org itu


"Ayah dan ibuku meninggal dunia karena kecelakaan. tapi setelah diselidiki, ternyata ada orang yg sengaja ingin mencelakai kami."


Jawab Aluna.


" kalau begitu, paman katakan sesuatu. kau jangan bersedih apa kau ingin ayah dan ibumu dialam sana menangis karena melihatmu? " ucap orang itu menghibur Aluna


" tidak! Aku tidak ingin ayah dan ibu menangis karena ku. " jawab Aluna dengan lantang.


" Baiklah kalau begitu. apakah paman boleh minta tolong?" ucap paman itu.


" minta tolong apa paman? " jawabnya


" aku pasti akan membantumu! " sambungnya.


tiba tiba


" Alunaaa..., Alunaaa...., " teriak sang suster memanggil Aluna.


Suster itu melihat Aluna sendirian. Tanpa pikir panjang ia langsung kari menghampiri Aluna.

__ADS_1


" Aluna apa yg kau lakukan disini? " Tanya sang suster pada Aluna.


" Aku tadi sedang berbicara pada seorang paman yg misterius." jawab Aluna.


" Sekarang dimana paman itu?" tanya sang suster.


" itu disana " jawab Aluna sambil menunjuk kearah belakang sang suster.


Suster itu langsung menengok kebelakang.


Alangkah terkejutnya ia saat melihat tidak ada siapa siapa dibelakangnya.


" Aluna, Apa kamu sedang bercanda?" tanya sang suster yg tak percaya.


" Aku tidak bercanda. Lihatlah itu dibelakang mu ada seseorang berdiri disana."


jawab Aluna sambil menunjuk ke arah belakang sang suster.


" Hah yasudah, ayo kita pulang. " ucap suster.


" pulang? kemana aku akan pulang? " jawab Aluna


" Jika aku pulang ke rumah tad ada siapa siapa disana." Sambungnya.


"Kau pulang bersamaku " jawab suster


" Dimana rumah suster? " Tanya Aluna.


" Rumah suster berada di Panti Asuhan. " jawab suster.


" suster tinggal di panti asuhan? memangnya kenapa? " tanya Aluna


" ya, suster sudah ditinggal oleh orang tua suster sejak suster masih bayi." jawabnya


" hmm, kalau panggil suster seperti tidak dekat. Bagaimana kal kamu panggil suster dengan sebutan kakak?" Sambung suster.


" Baiklah tapi, siapa nama kakak? " tanya Aluna.


" Nama Kakak Suci panggil saja kak suci" Jawabnya kak suci


" Baiklah "


*sesampainya di panti asuhan*.

__ADS_1


__ADS_2