
Kecuali, ada sebuah ruangan aneh yang seperti terkunci dari dalam.
Karena penasaran apa yang berada di dalam nya. Aluna pun mencoba masuk dengan merusak kuncinya.
Akhirnya ia berhasil membobol ruangan itu.
Ia mulai masuk, perlahan, Ia mulai merasa curiga tentang apa yang ada disana.
Sesuatu terjatuh di arah belakang Aluna. Ia yang terkejut kemudian langsung menyorot ke arah suara tersebut. Aluna menemukan sebuah lilin. Ia lalu mengambil korek yang memang sengaja ia bawa.
Ia mengambil nya di dalam tas nya kemudian menyalakan lilin itu, dan Aluna juga menemukan lebih banyak Lilin. Ia menyalakan hampir semua lilin yang ia temukan disana.
Dan sebagian, ia bawa untuk bekal.
cahaya dari lilin itu kemudian perlahan mulai menerangi Seluruh ruangan itu. Aluna terkejut. tak ada apapun disana kecuali sebuah kotak yang terkunci.
Aluna mencoba membuka nya namun, sayangnya hal itu tak berhasil ia lakukan. Kemudian Aluna memutuskan untuk mencari kunci dari kotak yang seperti berangkat usang tersebut.
Aluna mencari, berjalan menyusuri ruangan itu. Dilihatnya, ruangan itu ternyata cukup luas.
Ia kemudian melihat sebuah rak buku.
Aluna mencoba membaca ah satu buku tersebut.
Lalu ia penasaran, ada buku yang berjudul
" Perjalananku dan kisah pulau ini. "
Aluna beru saja akan mengambilnya. Tapi saat ia mencoba mengambil nya, rak buku itu tiba tiba terbuka. Aluna terkejut, karena ternyata itu adalah sebuah ruangan rahasia.
Pelan pelan, Aluna masuk ke dalam ruangan itu. Banyak sekali barang barang kuno dan antik disitu.
Disana, ia melihat begitu banyak foto foto yang terpajang. Yang salah satunya seperti pernah Aluna lihat.
Ternyata, ada sebuah foto yang sama persis dengan yang ditemukan Aluna dan Rian di bangunan tua yang sebelumnya.
Ia melihat foto itu, dan disebelah bingkai nya , saat mulai menyentuhnya, Ia merasakan ada sesuatu yang aneh.
Ternyata, ia malah menemukan sebuah kunci.
Diambilnya kunci itu, lalu kemudian langsung membuka brankas itu. Dan ternyata, benar saja. Kunci itu adalah kunci untuk membuka kotak tersebut.
Di dalam sana,Aluna menemukan sebuah amplop. Amplop yang nampak sudah sangat kusam.
Dibuka lah amplop itu oleh Aluna. Kemudian ia mendapati secarik kertas atau lebih tepat nya sebuah surat. Dan dalam amplop itu, terdapat juga sebuah foto seorang bayi perempuan yang a
sangat cantik.
__ADS_1
Aluna mulai membaca apa isi surat tersebut.
**Teruntuk, siapa saja yang menemukan surat ini.
Aku adalah ketua dari desa ini. Atau bisa dibilang aku adalah kepala desa di desa ini.
Ini kisah pulau ini. Ini juga kisah tentang desa ini.
Meskipun aku tak tahu pasti, siapa sebenarnya dalang dibalik semua ini.
Tapi aku pernah mendengar, seseorang dari salah satu yang bekerja bersama mereka mengatakan, ia adalah orang yang sangat kejam.
Ia rela membunuh siapa saja demi uang dan harta. Bahkan istri dan anak nya sendiri.
Awalnya, dia hanya orang miskin biasa. Sampai, ia mulai menghalalkan segala cara untuk mendapatkan uang.
Bahkan, ia juga sampai tega membunuh banyak orang yang tak bersalah. Jika kau menjadi salah satu dari keluarga yang ia bunuh. Maka tolong balaskan lah dendamku juga**.
Hanya itu isi surat yang ditemukan Aluna.
Aluna kecewa. Karena awalnya, ia akan mengira bahwa apa yang ia temukan akan membantunya untuk menemukan siapa pelaku dibalik semua kejahatan ini.
Saat ia akan mengambil amplop yang tadi ditaruh nya didalam kotak, ia seperti melihat sisi lain di dalam kotak tersebut.
Ia lalu berusaha mencari cara untuk membuka. Tak membutuhkan waktu yang lama, Aluna berhasil menemukan bagian tersembunyi dari kotak tersebut.
Didalam nya, ada secarik kertas lagi. Yang ternyata, saat dibuka itu adalah sebuah peta dunia.
Apa maksud dari peta tersebut?
Dibalik peta itu, ia menemukan sebuah surat lagi yang bertuliskan,
***apa kau bingung? apa yang sebenarnya dapat kau lakukan dengan peta dunia tersebut?
Cobalah kau amati, lebih cermat lagi.
Apa kau tak juga menemukan keanehan?
Baiklah, akan kuberi tahu, Rahasia pulau ini.
Sebenarnya, pulau ini tak ada di dalam peta***.
Membaca surat itu, Aluna kamudian mencari cari dimana pulau yang sedang ia tempati ini.
__ADS_1
Tapi, memang di peta tak ada apa apa.
Tempat ini, sangat sulit dilacak. Bahkan, hanya sekedar untuk kemari, ia sampai harus menyusup ke sebuah kapal.
Karena Aluna sudah merasa kelelahan, Aluna pun kembali ke tempat nya semula di dekat Rian. Aluna tertidur.
Malam berganti pagi. Matahari telah terbit dari ujung timur. Aluna dan Rian langsung terbangun.
Mereka terdiam sejenak, mengumpulkan nyawa mereka terlebih dahulu. Lalu, datanglah Reno. Yang semalam, entah pergi kemana.
" Pagi semua, " sahutnya.
" Hei, semalam kau kemana? " Tanya Aluna ketus.
" Tentu saja, aku tidur di alam penantian sana. Disana jauh lebih enak daripada tidur disini. "Jawab Reno.
" Dasar! Kami tidur melewati malam yang dingin disini, kau malah enak enak an tidur siang alam mu sana." Sahut Aluna.
"Tentu tidaklah, aku bukanlah manusia lagi, aku tek terlalu utuh tidur. Semalam, aku menjelajahi pulau ini. Dan menelusuri lebih dalam. " Jawab Reno membantah.
" Lalu, apa yang kau temukan? " Tanya Aluna
" Aku tak menemukan apapun. Lagi pula, jika aku menemukan barang bukti, tak mungkin juga aku mengambil nya." Jawab Reno.
Aluna percaya dengan p yang dikatakan Reno. Karena, Apa yang bisa ditemukan hantu seperti Reno?.
Namun, sebenarnya ada yang di sembunyikan oleh Reno dari Aluna.
Aluna lalu bergegas memanggil Rian dan kini, mereka berdua akan segera pergi meninggalkan pulau ini. Awalnya mereka ragu, tapi untuk apa juga mereka terus berada disini.
Tapi sebelum itu, Aluna menunjukkan penemuannya semalam pada Aluna. Dan ia pun membawa Rian dan Reno ke tempat rahasia itu.
Sesampainya disana, Aluna Menyuruh Rian dan Reno masuk.
Pintu kemudian ditutupnya rapat rapat.
Aluna, Kemudian menyalakan senter yang ia bawa. Rian pun sama.
Ternyata, di dalam ruangan rahasia itu, terdapat seperti sebuah lorong yang panjang.
Aluna Rian dan Reno menyusuri tempat itu.
Alangkah terkejutnya mereka, si lorong itu, terdapat begitu banyak tong minyak.
Di ujung lorong itu, terdapat sebuah sungai.
Di pinggirnya, terdapat sebuah perahu yang cukup untuk dinaiki bahkan sampai 5 orang.
Mereka sebenarnya dapat kabur dengan mudah.
Tapi, Rian mengatakan masih ada orang-orang yang tak bersalah yang berada di pulau ini.
__ADS_1
Rian terus meyakinkan Aluna untuk menyelamatkan mereka terlebih dahulu.
Awalnya Aluna terus terus an menolak. Karena itu tentunya bukan lah sebuah misi yang mudah. Namun pada akhirnya, Aluna menuruti kata Rian. Ia pun mau diajak untuk menyelamatkan orang orang tak berdosa itu.