Terbitnya Matahari

Terbitnya Matahari
eps. 15 ( Masa lalu pulau. )


__ADS_3

Aluna terus berajalan sambil mencoba menahan bau yang sangat menyengat itu.


Walaupun ia tahu, tak semua bau itu berasal dari mayat mayat tersebut.


Seiring dia berjalan, Ia melihat keanehan pada tempat itu. Seolah, banyak lambang atau simbol seperti yang digunakan sebuah kerajaan. Namun, ia bahkan tak mengenali lambang lambang tersebut.


Aluna sampai di sebuah tempat yang nampak seperti pasar. Walaupun, kini sudah tak berbentuk lagi.


Aluna terus merasa heran apa yang sebenarnya terjadi.


Hingga, pada ujung jalan tersebut, ia melihat seorang kakek tua yang tengah berjalan sangat lambat.


Aluna yang tak tega ingin membantunya.


Tapi, saat Aluna akan menyentuh tubuh si kakek untuk membantunya berjalan, Aluna mala menembus tubuh kakek itu.


Alun terkejut. Dan itu berarti, bahwa kakek itu bukan lah seorang manusia. Melainkan roh atau arwah sama seperti gadis yang tadi ia temui.


Aluna lalu menanyakan dengan perlahan pada roh kakek itu.


" Maaf sebelumnya. Tapi, mengapa kakek berada disini?" Tanya nya sopan.


 


" Lalu, mengapa dia juga ada disini?" Kakek itu balik bertanya sambil menunjuk ke arah Reno.


 


" Aku memiliki alasan kemari untuk mengusut beberapa kasus kematian. Yang, salah satu korbannya itu, aku." Jawab Reno menghembuskan nafas.


" Lalu? Bagaimana dengan kakek sendiri? " Tanya Aluna.


" Aku adalah orang asli sini. Disini adalah rumahku." Jawab Kakek itu.


" Tapi, bukankah roh seperti kakek ini, harus nya sudah berada di alam sana?"Tanya Aluna dengan lembut.


 


" Ada urusan juga yang belum ku selesaikan." Jawab Kakek itu.

__ADS_1


 


" Urusan. Urusan apa? " Tanya Aluna lembut.


 


" Urusan mengenai pulau yang malang ini."


 


" Maksudnya?" Tanya Reno.


Kakek itu mulai menceritakan kisah masa lalu dan sejarah asli pulau itu.


Sedangkan, diwaktu yang bersamaan.


Rian yang sedari tadi terus mengejar gadis itu kini telah kehilangan jejaknya.


Ia lalu melihat sekeliling. Yang rupanya, ternyata ia berada di puncak gunung di pulau tersebut.


Awalnya, Rian takut, kaget, dan merasa syok.


Seolah, tadi yang mengejar gadis itu bukanlah dirinya.


Sementara Rian menenangkan diri,


" Pulau ini setidaknya masih sebuah kerajaan yang aman, damai tentram, setidaknya 3 tahun yang lalu." Cerita kakek itu perlahan.


" Kerajaan? Kerajaan apa itu kek? Kenapa aku belum pernah mendengar itu sebelumnya?" Tanya Aluna.


" Oh ya, sebelum itu, aku ingin bertanya, kapan kakek meninggal?" Tanya Reno.


" Aku meninggal 10 tahun yang lalu."


" 10 tahun yang lalu, tempat ini mulai hancur. Hingga 6 tahun kemudian tempat ini benar benar hancur." Sambung nya.


" Tunggu, Lalu, apa kau kenal dengan gadis ini?" Tanya Aluna sambil menyodorkan sebuah catatan gadis tadi yang sengaja ia bawa.


 

__ADS_1


" iya, aku mengenalnya. Walaupun, aku tak yakin dia juga mengenalku." Jawab nya.


 


Belum sempat Aluna bertanya lagi kakek itu langsung menjawab. Seolah ia tahu apa yang akan ditanyakan Aluna.


" Dia mati 4 tahun yang lalu. Gadis yang malang."


" Akan Kuceritakan semuanya"


150 𝙩𝙖𝙝𝙪𝙣 𝙮𝙖𝙣𝙜 𝙡𝙖𝙡𝙪.


𝙱𝚎𝚛𝚍𝚒𝚛𝚒𝚕𝚊𝚑 𝚜𝚎𝚋𝚞𝚊𝚑 𝚔𝚎𝚛𝚊𝚓𝚊𝚊𝚗 𝚢𝚊𝚗𝚐 𝚜𝚊𝚗𝚐𝚊𝚝 𝚖𝚎𝚐𝚊𝚑. 𝚁𝚊𝚔𝚢𝚊𝚝𝚗𝚢𝚊 𝚑𝚒𝚍𝚞𝚙 𝚍𝚎𝚗𝚐𝚊𝚗 𝚍𝚊𝚖𝚊𝚒. 𝚃𝚊𝚔 𝚊𝚍𝚊 𝚖𝚞𝚜𝚞𝚑. 𝙺𝚎𝚛𝚊𝚓𝚊𝚊𝚗 𝚒𝚗𝚒 𝚙𝚞𝚗 𝚓𝚞𝚐𝚊 𝚝𝚎𝚛𝚜𝚎𝚖𝚋𝚞𝚗𝚢𝚒. 𝚃𝚊𝚔 𝚋𝚊𝚗𝚢𝚊𝚔 𝚢𝚊𝚗𝚐 𝚝𝚊𝚑𝚞.


120 𝚝𝚊𝚑𝚞𝚗 𝚔𝚎𝚖𝚞𝚍𝚒𝚊𝚗 𝚊𝚍𝚊 𝚜𝚎𝚜𝚎𝚘𝚛𝚊𝚗𝚐 𝚢𝚊𝚗𝚐 𝚍𝚊𝚝𝚊𝚗𝚐 𝚔𝚎𝚖𝚊𝚛𝚒. 𝙸𝚊 𝚖𝚞𝚕𝚊𝚒 𝚖𝚎𝚕𝚊𝚔𝚞𝚔𝚊𝚗 𝚊𝚔𝚜𝚒𝚗𝚢𝚊. 𝙱𝚎𝚛𝚜𝚒𝚔𝚊𝚙 𝚋𝚊𝚒𝚔 𝚙𝚊𝚍𝚊 𝚜𝚎𝚖𝚞𝚊 𝚘𝚛𝚊𝚗𝚐.


𝙷𝚒𝚗𝚐𝚐𝚊 6 𝚝𝚊𝚑𝚞𝚗 𝚔𝚎𝚖𝚞𝚍𝚒𝚊𝚗, 𝚗𝚒𝚊𝚝 𝚋𝚞𝚜𝚞𝚔 𝚖𝚎𝚛𝚎𝚔𝚊 𝚍𝚊𝚗 𝚊𝚊 𝚢𝚊𝚗𝚐 𝚜𝚎𝚕𝚊𝚖𝚊 𝚒𝚗𝚒 𝚝𝚎𝚕𝚊𝚑 𝚖𝚎𝚛𝚎𝚔𝚊 𝚕𝚊𝚔𝚞𝚔𝚊𝚗 𝚊𝚔𝚑𝚒𝚛𝚗𝚢𝚊 𝚝𝚎𝚛𝚋𝚘𝚗𝚐𝚔𝚊𝚛.


𝙼𝚎𝚛𝚎𝚔𝚊 𝚖𝚎𝚕𝚊𝚔𝚞𝚔𝚊𝚗 𝚙𝚎𝚛𝚕𝚊𝚠𝚊𝚗𝚊𝚗 𝚍𝚊𝚗 𝚖𝚎𝚗𝚓𝚎𝚋𝚊𝚔 𝚛𝚊𝚓𝚊. 𝙺𝚎𝚛𝚊𝚓𝚊𝚊𝚗 𝚒𝚗𝚒 𝚙𝚞𝚗 𝚋𝚎𝚛𝚑𝚊𝚜𝚒𝚕 𝚖𝚎𝚛𝚎𝚔𝚊 𝚝𝚊𝚔𝚕𝚞𝚔𝚊𝚗.


𝙼𝚎𝚛𝚎𝚔𝚊 𝚖𝚎𝚛𝚎𝚋𝚞𝚝 𝚍𝚊𝚗 𝚖𝚎𝚗𝚐𝚊𝚖𝚋𝚒𝚕 𝚊𝚕𝚒𝚑 𝚜𝚎𝚖𝚞𝚊 𝚔𝚎𝚔𝚞𝚊𝚜𝚊𝚊𝚗.


𝙳𝚎𝚗𝚐𝚊𝚗 𝚔𝚎𝚜𝚎𝚛𝚊𝚔𝚊𝚑𝚊𝚗 𝚖𝚎𝚛𝚎𝚔𝚊, 6𝚝𝚊𝚑𝚞𝚗 𝚔𝚎𝚖𝚞𝚍𝚒𝚊𝚗 𝚖𝚎𝚛𝚎𝚔𝚊 𝚖𝚎𝚛𝚎𝚔𝚊 𝚋𝚎𝚗𝚊𝚛 𝚋𝚎𝚗𝚊𝚛 𝚖𝚎𝚖𝚙𝚎𝚛𝚋𝚞𝚍𝚊𝚔 𝚜𝚎𝚖𝚞𝚊 𝚘𝚛𝚊𝚗𝚐 𝚢𝚊𝚗𝚐 𝚊𝚍𝚊 𝚍𝚒𝚜𝚒𝚗𝚒. 𝚃𝚎𝚖𝚙𝚊𝚝 𝚒𝚗𝚒 𝚍𝚒𝚓𝚊𝚍𝚒𝚔𝚊𝚗 𝚕𝚊𝚍𝚊𝚗𝚐 𝚑𝚊𝚛𝚊𝚖 𝚋𝚊𝚐𝚒 𝚖𝚎𝚛𝚎𝚔𝚊.


𝚂𝚎𝚖𝚞𝚊 𝚘𝚛𝚊𝚗𝚐 𝚍𝚒𝚙𝚊𝚔𝚜𝚊 𝚔𝚎𝚛𝚓𝚊 𝚍𝚎𝚗𝚐𝚊𝚗 𝚙𝚊𝚔𝚜𝚊. 𝙳𝚊𝚗, 𝚢𝚊𝚗𝚐 𝚕𝚊𝚒𝚗𝚗𝚢𝚊 𝚖𝚎𝚛𝚎𝚔𝚊 𝚍𝚒𝚜𝚞𝚛𝚞𝚑 𝚞𝚗𝚝𝚞𝚔 𝚖𝚎𝚗𝚓𝚊𝚍𝚒 𝚔𝚎𝚕𝚒𝚗𝚌𝚒 𝚙𝚎𝚛𝚌𝚘𝚋𝚊𝚊𝚗. 10 𝚝𝚊𝚑𝚞𝚗 𝚖𝚎𝚛𝚎𝚔𝚊 𝚋𝚎𝚛𝚝𝚒𝚗𝚍𝚊𝚔. 𝚃𝚊𝚔 𝚊𝚍𝚊 𝚜𝚎𝚘𝚛𝚊𝚗𝚐 𝚙𝚞𝚗 𝚢𝚊𝚗𝚐 𝚝𝚊𝚑𝚞 𝚝𝚎𝚗𝚝𝚊𝚗𝚐 𝚑𝚊𝚕 𝚒𝚗𝚒. 𝙼𝚎𝚛𝚎𝚔𝚊 𝚖𝚎𝚗𝚐𝚎𝚍𝚊𝚛𝚔𝚊𝚗 𝚝𝚊𝚗𝚊𝚖𝚊𝚗 𝚑𝚊𝚛𝚊𝚖 𝚢𝚊𝚗𝚐 𝚝𝚎𝚕𝚊𝚑 𝚍𝚒𝚘𝚕𝚊𝚑 𝚒𝚝𝚞 𝚔𝚎 𝚜𝚎𝚕𝚞𝚛𝚞𝚑 𝚍𝚞𝚗𝚒𝚊 𝚍𝚎𝚗𝚐𝚊𝚗 𝚖𝚎𝚗𝚢𝚎𝚕𝚎𝚗𝚍𝚞𝚙𝚔𝚊𝚗.


𝙳𝚊𝚗 𝚜𝚊𝚊𝚝 𝚒𝚝𝚞 𝚓𝚞𝚐𝚊 𝚕𝚊𝚑 𝚐𝚊𝚍𝚒𝚜 𝚒𝚝𝚞 𝚖𝚎𝚗𝚓𝚊𝚍𝚒 𝚜𝚊𝚕𝚊𝚑 𝚜𝚊𝚝𝚞 𝚔𝚎𝚕𝚒𝚗𝚌𝚒 𝚙𝚎𝚛𝚌𝚘𝚋𝚊𝚊𝚗 𝚖𝚎𝚛𝚎𝚔𝚊 𝚍𝚊𝚗, 𝚢𝚊𝚗𝚐 𝚝𝚎𝚛𝚓𝚊𝚍𝚒 𝚒𝚊 𝚖𝚊𝚕𝚊𝚑 𝚖𝚎𝚗𝚒𝚗𝚐𝚐𝚊𝚕 𝚔𝚊𝚛𝚎𝚗𝚊 𝚝𝚊𝚔 𝚜𝚊𝚗𝚐𝚐𝚞𝚙.


𝙷𝚊𝚕 𝚒𝚝𝚞 𝚝𝚎𝚛𝚓𝚊𝚍𝚒 4 𝚝𝚊𝚑𝚞𝚗 𝚢𝚊𝚗𝚐 𝚕𝚊𝚕𝚞.


Cerita kakek itu.


" Tapi, bagaimana kau tahu tentang hal itu? Apa kau sudah setia itu? " Tanya Reno.


" ya, tentu saja. Semua orang disini memiliki umur yang panjang. Termasuk sang raja itu sendiri." Jawab Kakek itu lalu ia mulai berjalan menjauh.


" Yang itu berarti, kau adalah raja itu " Sahut Aluna.


Kakek itu hanya menoleh lalu tersenyum dan menghilang.

__ADS_1


__ADS_2