Terjerat Godaan Tetangga

Terjerat Godaan Tetangga
Jebakan Mr Y


__ADS_3

Sudah jam 12 siang, Ella dan Jessi menikmati makan di restauran mewah sebelah apartemen. Awalnya Jessi menolak ajakan Ella yang memilih restauran mewah masakan jepang ini namun Ella berkata jika ia yang akan membayar sebagai tanda terima kasih Jessi sudah menjadi teman yang baik selama ini.


Tiba tiba hp Jessi berdering dan menampakan nomor Mr Y meneleponnya.


"Helloo Mr Y , ada apa?" tanya Jessi.


"Aku tidak bisa menemukan gadis itu, si*l! Padahal hari ini harus ada film blue baru soal wanita yang bersenang senang dengan dirinya" keluh Mr Y pada Jessi yang ia jadikan tangan kanannya kadang kadang juga sebagai teman ranjang.


"Hmm terus gimana? Yaudah pulang ke apartemen dulu saja, ada Ella yang datang. Ia ingin segera mengurus perjanjian dengan kamu" sahut Jessi tanpa kepikiran jelek kepada Ella , malah Mr Y yang menemukan ide untuk solusi hilangnya gadis baru itu.


"Oke. Setengah jaman lagi aku sampek apartemen" ucap Mr Y dengan senyum smirk.


"Dia memang wanita membawa keberuntungan. D memang terbaik jika disuruh main sendiri. Akan kubuat perpisahan kerjasama kita berkesan, Daniella" lirih Mr Y puas karena menemukan sasarannya.


Mr Y yang sudah memiliki pengganti gadis muda yang kabur itu langsung menuju apartemennya.


"Itu telepon dari Mr Y ya J?" tanya Ella.


"Iya. Gadis itu kabur, bikin Mr Y pusing sendiri. Dia mau balik ke apartemen. Kita balik juga yuk, takut moodnya makin berantakan kalau dia pulang terus gak ada kita" jawab Jessie dan mengajak Ella untuk kembali ke apartemen Mr Y sekaligus tempat produksi film blue kelas menengah hingga bawah karena modalnya tidak terlalu besar namun menguntungkan.


Ya siapa yang peduli kualitas baik atau buruk untuk melihat film blue, bagi lelaki yang hidung belang atau yg suka melampiaskan hasratnya hanya peduli tontonan 18+ ini. Tapi memang ada penggemar film blue yang paham kualitas film dan kebanyakan dari jenis penggemar ini tidak suka film yang diproduksi oleh Mr Y, namun ya mereka tonton aja buat selingan wkwkw.


"Firasatku tidak enak" batin Ella yang mau tidak mau mengikuti Jessie untuk kembali ke apartemen.


Setelah sampai apartemen, Jessie izin kebelakang untuk membuat minuman Mr Y, dirinya dan Ella. Sebagai tamu, ia juga berhak mendapat minuman dari penghuni rumah.


"Bentar ya, aku bikinin kita es dulu. Panas banget ya diluar" izin Jessie.


"Iya" jawab singkat Ella yang hatinya sudah tak tenang karena kaburnya artis baru film blue Mr Y kabur.


"Jangan sampai aku diperdaya lagi oleh Mr Y. Aku kesini untuk berhenti dan berpisah dari kehidupan ini. Tuhan bantu aku" batin Ella sudah mulai was was.


Seperti mengkhawatirkan minuman yang dibuat Jessi diberikan sesuatu untuknya, maka Ella diam diam berjalan mengendap endap menuju dapur dimana Jessie sudah mengaduk ketiga gela sirup berwarna merah bergantian.


Tanpa wanita itu duga, dibelakangnya sudah ada sosok lelaki dengan membawa sebuah kain lalu membekap mulut Ella dan menimbulkan suara perlawanan yang membuat Jessie yang tidak tau apa apa rencana Mr Y terkejut.


"Apa yang kamu lakukan Mr Y ?!" seru Jessie mendekat.


"Diam! Dia akan menggantikan gadis yang kabur itu untuk film blue hari ini hahahhaa" tawa Mr Y menggelegar di apartemennya dan Ella sudah tidak ada perlawanan lagi karena ternyata kain yang digunakan membekap mulut hingga hidungnya itu sudah diberikan cairan bius membuat ia tak sadarkan diri.


Jessie tak bisa menolong Ella kalau wanita itu sudah pingsan , apalagi tidak lama kemudian ada teman teman produksi film Mr Y datang dengan membawa kamera serta peralatan syuting lainnya.

__ADS_1


Mr Y gendong wanita cantik yang bernama Ella itu dan ia baringkan di tempat tidur berlatar belakang serba putih. Studio Mr Y untuk memproduksi film bluenya memang ada 2 jenis yaitu putih dan hitam. Itu juga menjadi ciri khas film yg ia hasilkan.


Mr Y menyuruh Jessie melepas baju Ella dan meninggalkan penutup kedua aset wanita itu. Setelah hampir polos, produser film blue Yanlep alias Mr Y memberikan minuman rangsangan dengan dosis normal hanya untuk meningkatkan gairah Ella. Ia pegang dagu Ella dan ia masukan dengan paksa minuman itu hingga tertelan.


Kru film pun bergerak cepat menyiapkan berbagai perlengkapan syuting.


"Gila lu Lep, gadis muda kabur malah dapet wanita bahenol kayak D!" seru salah satu kameran yang terpesona dengan kecantikan Ella.


"Haha, rejeki bro. Dia kesini mau mutusin hubungan kerja kita dan ngasih uang $5000 dollar. Ini uangnya udah aku ambil ditas yg ia bawa. Tapi karena aku baik dan memanfaatkan dirinya, aku nanti akan kembalikan uang ini dengan caraku hahaha" sahut Mr Y bahagia diatas penderitaan orang lain.


Apa yang dimaksud dengan caranya sendiri Mr Y sendiri ya? 🤔


30 menit persiapan studio film sudah siap, efek obat perangsang yg diminum Ella pun sudah mulai bereaksi. Mata Ella terbuka berlahan dan menyadari bahwa dia berada di studio putih dimana beberapa kali dia juga syutinh disitu.


"Selamat datang kembali D" sapa Mr Y tanpa merasa bersalah.


"Apa yang kamu lakukan? Kenapa badanku panas dan bergairah seperti ini? Jangan jangan kamu ngasih aku obat perangsang ya?" tanya Ella dengan lototan mata tajam kepada Mr Y disampingnya.


"Maaf, D. Aku butuh kamu gara gara gadis muda kurang ajar itu kabur padahal aku harus setor film baru hari ini. Please, bantu aku ya. Aku beneran janji setelah kamu bantu aku buat rilia film blue wanita bermain sendiri, aku akan melepaskanmu, beneran. Semua orang disini jadi saksi dan uang $5000 akan kukembalikan kepadamu dengan caraku. Biarkan kenangan terakhir ini menjadi kenangan kerjasama kita, D" rayu Mr Y tanpa beban sekalipun.


"Kurang ajar! Breng*** banget kamu Yanlep!" cacian Ella kepada Mr Y pun keluar.


"Pilihanmu cuma satu , bantu aku hari ini. Kamu akan bebas, gimana?" tanya Mr Y dengan senyum smirk.


"Aaaaaah!!!" seru Ella sambil memegang inti bawahnya dengan jarinya.


"Siala* kamu Yanlep! Awas aja setelah aku membantumu kali ini dan kamu tidak melepaskanku, aku akaan menghancurkan usahamu ini!" ancam Ella dengan murka diwajahnya namun mau tidak mau pun dengan kondisinya ia hanya bisa membantu Mr Y.


"Hahahaa, kamu bisa pegang janjiku" sahut Mr Y serius.


"Kamera siap! Roll action!!!" seru Mr Y kepada semua kru film untuk mulai menyorot Ella.


Berlahan tapi pasti, Ella mulai bergerak sesuai gairah dan hasrat pada dirinya. Wanita yanh sedang berada dipucak hasrat namun tidak ada lelaki yang bisa dibuat sebagai pelampiasan akhirnya ia harus menyelesaikan sendiri.


Kedua tangannya bertugas ditempat berbeda. Satu tangan di kedua aset kembarnya dan satu tangan yang lain berada di inti bawahnya. Ia meremas sumber susu bagi seorang bayi bergantian kanan kiri dan jari di bagian intinya ia gerakkan dengan pelan keluar dan masuk.


"Aaaaakh!!" desa**n pun keluar dengan suara merdu sehingga yang menonton pun ikut dibangkitkan hasratnya.


"Memang desa*** D terbaik dalam industri film blue ini" celetuk Mr Y yang dengan tatapan puas melihat tingkah yang dilakukan D didepannya.


Karena sudah tidak tahan panasnya, Ella melepaskan pengait bra dipunggungnya hingga menampakkan kedua aset kembarnya tanpa pembungkus apapun. Semua lelaki yang berada dis studio terperangah melihat keindahan tubuh didepan mereka. Namun karena mereka pun sudah biasa bekerja di industri ini, menahan hasrat ketik syuting sudah menjadi kewajiban.

__ADS_1


Ella memegang payu**ra yang polos itu dan meremas pelan hingga suara erangan darinya pun lolos berkali kali. Apalagu jari dibawah intinya tidak berhenti untuk bergerak hingga ia merasakan ada lendir di jarinya.


Ia keluarkan jari yang berlendir itu dan ia tunjukkan kedepan kamera lalu ia masukkan ke mulut seperti memakan ice cream.


"****! D terlalu hebat dalam melakukan ini!" celetuk salah satu kru yang sudah tidak tahan melihat D karena membangkitkan bird nya. Ia pun memilih keluar studio dan menuju kamar mandi apartemen Mr Y dan menyelesaikan hasratnya sendiri.


Ella tetap melakukan aksinya. Ia melepaskan cd berlahan hingga terlepas dari kakinya dan ia masukkan jari yang sudah ia keluarkan dari mulutnya kembali ke lubang inti wanitanya.


"Maafkan aku, D" lirih Jessie yang sudah tidak tahan melihat aksi temannya itu. J memilih untuk keluar dan menunggu di ruang tamu.


10 menit kemudian, Ella sudah menyelesaikan hasratnya ketika ada banyak cairan keluar dari intinya yang menandakan ia sudah ******* dan hasratnya pun tersalurkan.


Setelah itu, Ella merebahkan tubuhnya diatas ranjang dengan tatapan kosong tak bertenaga melihat kamera menyorot wajahnya saja sebagai penutup film.


Prok... Prooook... Prooook...


Tepuk tangan dari beberapa penonton yang semuanya lelaki terdengar bergema di studio itu menandakan mereka sangat puas dengan aksi Ella bermain sendiri.


"Film ini akan booming dan memberikan kita banyak uang! Hahaha" seru Mr Y sambil tertawa lepas. Lalu ia ingat uang $5000 dari Ella.


"Hey wait, nyalakan kameranya lagi dan sorot center. Aku ingin mengembalikan uang ini ke tubuhnya" minta Mr Y lalu berjalan mendekat ke ranjang dimana Ella masih berbaring disitu.


"Jangan sorot tubuhku atau wajahku ya. Uang ini akan aku lempar di tubuhnya. Kalian ambil moment ini dengan baik" ucap Mr Y sebagai produsen yang mengatur isi film.


"Baik bos" sahut kameramen.


Satu.. dua.. tiga...


Uang yang dipegang Mr Y, ia lemparkan ke atas tubuh Ella lalu membiarkan uang itu berjatuhan ditubuh wanita yang tak berdaya itu.


"Awas saja kau Yanlep. Aku akan membalas perbuatan mu ini!" batin Ella yang masih diam saja dengan berbaring dan merasakan uang kertas menyentuh tubuhnya dari atas dan bawah.


"Cut! Film selesai" seru Mr Y puas.


Lalu mereka pun membiarkan Ella berbaring di studio sendiri sedangkan Mr Y dan anak buahnya keluar menuju ruangan editing di apartemen itu. Giliran Jessie yang masuk studio dan mendekat ke Ella yang lagi lagi terlihat tak berdaya.


"Maafkan aku, D. Aku tidak tau apa apa soal ini" ucap Jessie merasa bersalah.


Ella pun tau jika J tidak tau hal ini karena sebelum pingsan, ia mendengar teriakan temannya yang berniat ingin menolong tapi tidak sempat. Keburu ia pingsan dan dibawa Mr Y.


"Gapapa, J. Setelah ini , dia sudah berjanji akan melepaskanku. Aku pun akan membalas perbuatan pemaksaan ini" sahut Ella dengan lemah.

__ADS_1


"Maafkan aku. Huhuhuhuhu" ujar Jessie yang tak henti hentinya minta maaf hingga menangis karena merasa bersalah, lalu ia peluk tubuh Ella dengan uang yang lengket dengan kulit wanita itu.


Jessie terisak di pelukannya. Ella hanya bisa menahan tangisnya namun semakin mendengar isakan J , ia pun tak kuasa menahan air matanya.


__ADS_2