Terjerat Godaan Tetangga

Terjerat Godaan Tetangga
Let's Go!


__ADS_3

Sesuai kesepakatan, Ella dan Jerome tidak saling bertemu dengan sengaja beberapa hari ini. Mungkin hanya berpapasan ketika mereka tidak sengaja keluar rumah bersamaan namun hanya saling melempar senyum dan melanjutkan tujuan masing2.


Hingga Alex dan Phila mengira putranya sedang bertengkar dengan Ella namun mereka hanya diam saja, biasa anak muda.


Nah, hari ini hari dimana Jerome dan para panitia kelulusan melaksanakan acara besar mereka. Acara wisuda kelulusan SMA Brooklyn Tahun 2016 akhirnya bisa terlaksana dengan baik. Semua berkat kerja keras panitianya.


Di Aula besar SMA Brooklyn itu sudah berkumpul siswa siswi yang akan lulus hari ini dari bangku sekolah menengah atas dan akan melanjutkan ke jenjang per kuliahan tinggi bagi mereka yang lanjut pendidikan. Kelulusan mereka ini juga dihadiri oleh orang tua sehingga, ruang besar itu padat dengan manusia namun dengan fasilitas yang memadai seperti ada 12 Stand AC alias blower yang mendinginkan ruangan.


Namanya juga sekolah di luar negeri ya pastilah beda dengan indo 🤭


Nama setiap siswa dipanggil satu persatu untuk mendapatkan ucapan selamat dari kepala sekolah dan pembagian ijazah. Jerome pun tak tertinggal, namanya dipanggil pertama sebagai ketua angkatan dan membuat Alex dan Phila bangga dengan putra semata wayangnya itu.


Setelah semua nama dipanggil, akhirnya untuk mewakili ucapan terima kasih kepada sekolah, Jerome berdiri si podium untuk memberikan sambutan.


"Selamat siang, semua hadirin. Selamat atas kelulusan kita semua! Perkenalkan saya, Jerome Mattew, perwakilan angkatan untuk mengucapkan rasa terima kasih kepada SMA Brooklyn karena sudah mendidik kamu selama 3 tahun hingga bisa lulus dengan baik. Saya juga mengucapkan terima kasih kepada orang tua kita semua yang berada disini karena bisa menyekolahkan di sekolah internasional Brooklyn yang begitu luar biasa. Untuk para guru yang saya hormati, terima kasih banyak atas dedikasi kalian kepada kami. Semoga dimasa depan, kamu bisa membanggakan sekolah ini. Jangan lupa untuk teman - teman ku semuanya, nanti malam adalah puncak acara kita, sehingga jangan lupa untuk datang di Prom Night. Terima kasih" ucap Jerome dengan percaya diri.


Entah kenapa setelah mengenal Ella dan semua temannya memandang dengan berbeda, Jerome menjadi percaya diri, tidak culun atau lugu. Dia terlihat semakin keren dengan kepintaran dan keaktifannya menjadi ketua angkatan.


Hiruk pikuk aula menjadi jadi ketika acara sudah di tutup oleh kepala sekolah dan membuat para orang tua mencari anak mereka masing masing seperti halnya dengan anaknya yang mencari dimana orang tuanya. Di luar aula sudah ada 5 tempat foto untuk lulusan bersama orang tua atau keluarga.


Acara wisuda itu benar benar berakhir di jam 3 sore dan undangan prom night yang hanya dihadiri siswa siswi dengan guru yang bersedia hadir pada jam 7 malam.


Setelah foto keluarga, Jerome pulang bersama ayah dan ibunya karena tadi pagi ia dijemput Roy untuk mempersiapkan acara wisuda lebih awal di sekolah.


Sesampainya dirumah, ia langsung membersihkan diri karena ia harus kembali terlebih dulu ke sekolah sebelum prom night berlangsung. Namanya juga ketua, harus siap sedia mengatur acara.


Ketika akan keluar rumahnya lagi dengan pakaian santai, ia melihat jendela kamarnya yang menembus pandangan ke kamar Ella dan wanita itu juga sedang melihat kearahnya dengan senyum.

__ADS_1


"Tunggu aku, El. Nanti malam kita akan bertemu" lirih Jerome membalas senyuman Ella lalu keluar kamar. Ia pun langsung mengendarai mobilnya menuju sekolah.


Jerome masuk ke sebuah ruangan pertemuan disekolahnya namun memang tak sebesar aula sekolah tadi, ruangan yang dijadikan dilaksanakannya prom night. Bernuansa gelap dan lampur remang remang, memang konsep kali ini "Great Gatsby" yang glamor dengan nuansa gelap namun indah.


Ketik masuk, ketua angkatan itu puas dengan kinerja panitianya. Dua sahabatnya yang tidak ikut panitia saja , bersedia membantu untuk menata screen raksasa dimana nanti ada kamera yang menyorot acara.


Ryno yang memang memiliki kemampuan videografi dan Zoy yang memiliki kemampuan untuk melihat situasi, memilih membantu di balik layar.


Sekitar 2 jam Jerome berada di ruangan prom night hingga sudah siap 99% dan menyuruh panitia yang berasal dari angkatannya untuk pulang karena merekapun harus menyiapkan diri hadir sebagai tamu. Jadi acara prom night ketika berjalan , akan diambil oleh panitia OSIS dari adik kelas.


Jam 6 sore, Jerome sampai dirumahnya dan langsung masuk kamar mandi untuk menyegarkan diri. Setelah terlihat segar dengan rambut yang masih sedikit basah, ia segara memakai baju untuk acara prom night.


Tiba tiba saat dia berusaha memakai dasi kupu kupu di kemejanya, terdengar suara ketukan dari pintu kamarnya.


Tok..tok...tok...


"Ella?" kaget Jerome melihat wanita yang ia sukai tampil cantik dan mempesona dengan rambut pirangnya serta gaun hitam sexy yang dipakai.


"Hai, Jerome. Karena hari sudah gelap, maka sesuai kesepakatan kita bisa bertemu" sapa Ella dengan senyum mengembang di bibirnya.


Jeroma masih terpana dengan penampilan Ella hingga ia tidak fokus mendengarkan sapaan wanita itu.


"Jerome, kamu mendengarku?" tanya Ella yang menyadari jika pria didepannya ini sedang melamun menatapnya.


Jerome pun tersadar dari lamunanya dan menjadi gugup.


"Eh, iya aku mendengarmu" jawab Jerome malu.

__ADS_1


"Ayo buruan udah jam set7 nih. Undangannya jam 7 malam kan?" tanya Ella memastikan.


"Iya, jam 7 malam. Sebentar, aku kesulitan memasang dasi kupu kupu ini" jawab Jerome.


"Sini aku bantu" sahut Ella lalu mengambil dasi kupu kupa yang dipegang Jerome dan memasangkannya di kemeja pria itu.


Posisi mereka saat ini sangat dekat. Jerome pun bisa mencium bau wangi dari rambut Ella.


"Tahan tahaan" batin Jerome sambil mengeratkan tangannya di celana yang ia pakai.


"Done! Tampan sekali, Jerome" puji Ella setelah memasangkan dasi kupu kupu pria tampan didepannya ini dengan rapi.


Tanpa aba aba , Ella memberikan kecupan singkat di bibir Jerome hingga membuat pria itu berdiri kaku.


"Cepetan! Aku tunggu di mobilku. Kita pakai mobilku saya" seru Ella yang sudah kabur setelah mencuri kecupan dari Jerome.


"Nanti malam, aku tidak akan melepaskanmu, Daniella" lirih Jerome dengan senyuman smirk.


Pria itu pun melanjutkan memakasi jas berwarna hitam lalu merapikan rambutnya dengan pomade. Tadaaaa, akhirnya Jerome sudah siap datang ke prom night bersama wanita cantik yang saat ini sudah menunggunya di mobil.


Alex dan Phila sedang keluar sehingga Jerome pamit melalui chat kepada ayah dan ibunya di grup keluarga. Setelah itu, ia buru buru turun dari kamarnya dan keluar rumah menuju mobil Ella.


"Hi, tampan. Udah siap berangkat?" goda Ella yang sudah duduk di kursi pengemudi.


"Siap. Tapi aku yang nyetir ya, biarin aku yg bawa mobilnya" minta Jerome yang masih berdiri diluar mobil disisi kursi penumpang.


"Okay" sahut Ella lalu ia keluar mobil dan berjalan melewati depan mobilnya menuju kursi penumpang samping pengemudi. Jerome pun membukakan pintu penumpang untuk Ella dan memastikan wanita itu sudah duduk di dalam mobil. Lalu ia berlari kecil menuju sisi driver.

__ADS_1


"Let's Go!" seru Ella ketika mobilnya mulai dijalankan oleh Jerome.


__ADS_2