Terjerat Godaan Tetangga

Terjerat Godaan Tetangga
Buket bunga


__ADS_3

Kentucky yang dituju oleh Ella bersama Jerome untuk makan siang adalah KFC. Sesampainya di tempat makan itu, mereka turun dan berjalan beriringan masuk ke dalam restauran cepat saji tersebut.


Ella memesankan makanan untuk Jerome, sedangkan pria itu menunggu di kursi kosong di meja makan yang ia pilih dekat dengan jendela restauran.


Tidak lama Ella berdiri didepan kasir, ia sudah mendapatkan pesanannya dengan membawa nampan berjalan ke arah Jerome. Melihat Ella membawa nampan makanan mereka, pria itu inisiatif berdiri dan menghampiri wanita itu dan mengambil nampannya.


"Biar aku aja yang bawa. Kamu duduklah" ucap Jerome.


Ella tersenyum saja lalu ia berjalan menuju kursi meja makan pilihan Jerome tadi. Lalu Jerome pun mengikutinya dan menaruh nampan diatas meja.


"Aku pesan kan kamu ayam dada spicy, aku kira kamu suka makanan pedas, benar kan atau aku salah menebak seleramu?" tanya Ella.


"Hmm, kamu lihat saja ekspresiku ketika memakan ini" jawab Jerome dengan senyum.


"Mari kita makan siang" lanjut Jerome.


Ella tak memakan makanannya dulu karena takut ternyata Jerome tidak suka makanan pedas.


"Kenapa kamu lihat aku? Ayo makan" ajak Jerome yang menyadari tatapan Ella kepadanya.


"Kamu makan dulu aja, aku takut kamu gak suka pedas. Kalau memang gak suka pedas biar aku pesenkan baru untukmu yang original" sahut Ella.


"Santai, El. Aku akan memakan apapun makanan yang kamu pesankan" ujar Jerome.


Lalu pria itu memakan dengan lahap ayam spicy didepannya dan terlihat biasa. Akhirnya Ella pun bisa tersenyum lega dan mulai memakan pesanan yang sama dengan Jerome.


"Ternyata kamu suka pedas, benar kan tebakanku karena setiap makan malam bersamamu aku pasti melihat kamu menambahkan saus pedas untuk makanan kering dan jika kuah pasti masakan ibumu adalah kuah pedas" ujar Ella disela sela mengunyah makanannya.


"Betul. Kamu cukup memahami seleraku" sahut Jerome dengan senyum bangga.

__ADS_1


"Hihihi. Ya harus dong, tau selera makan orang yang kusukai itu wajib" ucap Ella spontan yang membuat Jerome tersedak dan batuk batuk.


"Uhuk..uhuk.." suara Jerome yang tersedak makanannya ketika mendengar pengakuan Ella menyukai dirinya.


"Eh, minum minum" sahut Ella sambil menyodorkan minumannya ke Jerome dan pria itu meminumnya karena panik.


"Terima kasih" ucap Jerome yang sudah mulai lega karena habis minum.


"Hati hati kalau makan, Jer" sela Ella.


"Hmm, kamu yang bikin aku tersedak dengan pengakuan mu tadi" sahut Jerome dengan sedikit kesal.


"Pengakuan kalau aku suka kamu? Kukira kamu udah tau kalau aku suka kamu mangkanya kita tetap berhubungan sampai sekarang" ujar Ella santai.


"Aku tidak mengira kamu memberikan pengakuan seperti ini sebelum aku yang mengakui jika aku juga menyukaimu. Biasanya cewek selalu gengsi untuk mengungkapkan perasaannya dan menunggu cowoknya yg bilang pertama kali" jelas Jerome.


Jerome menatap tajam Ella, ia memang bermaksud akan menyatakan rasa sukanya kepada wanita itu ketika prom night namun ia tidak tega jika wanita yang ia sukai menyatakan duluan dan dia tidak.


"Aku juga menyukaimu, Ella. Seharusnya kamu juga paham hal itu" ucap Jerome sambil tersenyum dan mata birunya berbinar.


Ella pun tersenyum lalu berdiri dari kursinya dan memajukan tubuhnya melewati meja makan dan menundukan wajahnya ketika sudah berada didepan Jerome.


Cup.


Ella mencium Jerome tanpa izin.


Jerome terkejut dengan perilaku wanita didepannya ini yang frontal sekali namun ia suka.


Ella kembali duduk dan menatap wajah malu Jerome.

__ADS_1


"Aku tau kamu menyukaiku. Mangkanya aku berani menyatakan suka padamu, Jerome" ucap Ella dengan senyuman puas.


Jerome pun tetap tersenyum dengan rasa groginya dan ia alihkan melanjutkan makan siangnya. Ella pun melakukan hal yang sama. Mereka menikmati KFC dengan perasaan berbunga bunga.


Setelah makan siang, Ella mengantar Jerome kembali ke sekolah untuk melakukan rapat evaluasi lalu wanita itu kembali pulang ke rumah.


.


Langit sudah gelap, namun Jerome belum juga datang ke rumahnya. Chat Ella belum dibalas oleh pria itu. Wanita itu memilih menunggu Jerome di kamarnya dan bisa melihat jika pria yang ia tunggu datang, pasti terlihat dari kamarnya karena berhadapan langsung dengan kamar pria itu.


Ella gunakan waktu menunggu itu dengan membaca buku tebal berjudul "Law in America" dimana hukum hukum di negara Paman Sam itu berkembang. Sekitar sejam kemudian karena terlalu asiknya membaca, Ella tak menyadari jika Jerome saat ini sudah masuk kamar dan berganti baju.


Pria itu memang sudah izin pulang telat kepada orang tuanya dan tidak ikut makan malam dirumah, namun tidak memberi tau Ella karena ia akan memberikan kejutan untuk wanita itu.


Setelah Jerome berganti baju, ia turun sambil membawa buket bunga yang akan ia berikan untuk Ella , karena hari ini mereka sudah menyatakan rasa suka.


Jerome pun dengan jeans pendek dan kaos berjalan menuju rumah sebelah lalu menekan bel.


"Oh itu pasti Jerome! Anak ini gak bilang dulu kalau udah pulang" seru Ella langsung beranjak turun ranjang dan berlari ke lantai 1 dan membukakan pintu rumah.


Tadaaaa, Ella melihat Jerome membawa buket beberapa bunga tulip dan baby breath dan didalamnya ada undangan prom night. Ella tersenyum lebar.


"Ini untuk kamu, maaf ya memang aku sengaja gak balas chat kamu buat ngasih kejutan ini" uca Jerome yang menampakan wajahnya diatas buket yang ia bawa.


"It's okay. Cantik banget bunga nya. Terima kasih ya Jerome" sahut Ella menerima buket bunga dari Jerome.


"My pleasure. Ini aku gak disuruh masuk?" sindir Jerome dengan senyuman smirk menggoda.


"Hahahaa, maaf. Aku terlalu fokus dengan bunga yang kamu berikan. Ayo masuk" ajak Ella lalu ia masuk rumah diikuti oleh Jerome.

__ADS_1


__ADS_2