
Teman yang tak diundang datang ke meja makan Jerome. Dengan penampilan gaul dan wajah angkuh, Roy menyapa gerombolan good boy di sekolahannya. Sebenarnya ia terkesima kecantikan Ella dan penasaran wanita secantik dia bisa makan bareng anak anak cupu kayak Jerome, Ryno dan Zoy.
"Hei, anak baik. Kalian kok tumbenan nongkrong di cafe kayak gini?" sapa Roy dengan menyindir.
Jerome hanya menatap Roy dengan tatapan malas menanggapi. Perasaan itu juga dirasa Ryno dan Zoy.
"Wow , udah berani ngelawan ya mentang mentang ada cewek cantik bareng kalian ini?" tanya Roy agak kesal karena dicuekin.
Ella yang menatap Roy dengan pandangan acuh dan senyuman smirk, menyahuti sapaan bad boy dari Roy itu. Bagi wanita itu , melawan pria seperti Roy sudah jadi makanannya 3 tahun ini. Profesi yang ia sembunyikan dari Jerome belum ia beritaukan , karena menurut nya belum penting untuk diungkapkan. Lagian, setelah besok malam dengan membayar $5000 ke Mr Y, dia akan menjadi manta artis film blue dan berniat menata hidupnya.
"Hey, cowok tampan. Siapa namamu? Apakah kamu mengenal pacarku?" sapa Ella sambil mendekatkan kursinya dengan kursi Jerome disebelahnya lalu melakukan pendekatan yang tidak diduga oleh lelaki sebelahnya itu.
"Apa apaan dia? Mau ngapain?" batin Jerome yang menatap tajam arah Ella yang sudah memeluk tubuhnya dari samping. Ryno dan Zoy pun terkejut melihat pemandangan didepan mereka. Jerome dipeluk wanita! Hal langka dan mungkin pertama kali mereka lihat.
Roy sangat terlihat makin kesal melihat wanita cantik yang ingin ia dapatkan eh malah mengaku pacar dari pria culun.
"Whaat!!! Mana mungkin dia bisa pacaran sama kamu? Pasti kalian mempermainkan ku ya!" kesal Roy.
"Mana ada aku bohong soal beginian kan Jerome? Kamu gak cerita ke temen temenmu kalau aku pacarmu sejak beberapa bulan lalu? Katanya kamu akan bawa aku ke Prom Night kelulusanmu kan?" goda Ella sambil bergelayut manja di lengan Jerome membuat pria muda itu salah tingkah dan tiba tiba badannya bereaksi.
"**** ! Gerakan dia di lenganku bahaya banget buat si Bird. Tapi kalau aku menghindar, dia pasti akan dijadikan sasaran Roy. Aku harus bertahan" batin Jerome.
"Hmmm, aku memang belum cerita tentang kamu ke teman temanku sayang. Rencananya akan aku bawa ke Prom Night sekaligus memperkenalkanmu. Eh ternyata, Roy sudah tau duluan. It's okay, dia kenal kamu lebih dulu" ucap Jerome berusaha tegas dan menjadi lelaki seutuhnya.
"Keren juga nih anak. Langsung dapet cewek cantik ini" batin Roy.
"Oh gitu ya? Hahahaha, Jerome Jerome pasti kamu ingin mengerjai ku kan dan main drama sama wanita itu? Udah deh, gadis cantik sama aku aja. Aku bisa memuaskanmu dan membuatmu bahagia" ucap Roy angkuh.
Ella pun tersenyum menyeringai melihat keangkuhan pria yang tidak ia kenal itu. Tapi ia bisa yakin jika pria itu sering menganggu Jerome dkk.
__ADS_1
"Kamu mau bukti kalau aku pacarnya Jerome?" tantang Ella.
Ryno dan Zoy hanya menonton sebuah pertunjukan didepan mereka.
"Wanita ini sungguh keren" bisik Ryno pada Zoy.
"Shut. Kita lihat aja tontonan ini" balas bisik Zoy.
"Boleh. Aku mau bukti kalau kalian benar benar pacaran atau cuma bohongan. Aku kenal Jerome sudah bertahun tahun di sekolah yang sama dan aku yakin dia tidak berani menyentuh mu atau mencium mu kan. Aku lihat kamu seperti wanita yang butuu sentuhan, aku bisa memberikan mu itu" sahut Roy dengan pandangan meremehkan.
Jerome menatap Ella dengan tatapan tanya.
"Apa yang harus aku lakukan kalau kamu ngomong nantang Roy kayak gitu?" bisik Jerome yang mendekatkan bibirnya dengan telinga Ella.
Ella pun mendongakkan kepalanya keatas dan menatap wajah grogi Jerome yang lucu untukknya.
"Ikuti aku saja" lirih Ella sambil tersenyum lalu langsung menyambar bibir Jerome tanpa izin.
Ryno dan Zoy kompak menutup mulutnya agar tidak berteriak karena syok, sahabat pintar mereka dicium oleh wanita yang baru tadi malam dikenalnya. Dan tak menyangka Jerome bisa seaktif itu untuk lelaki yang tidak pernah dekat atau pacaran dengan wanita.
Roy merasa kepanasan melihat ciuman Jerome dan Ella yang semakin memanas dan terlihat pergulatan antar lidah didepan matanya.
"Sial** Jerome!" seru Roy marah lalu pergi dari hadapan Jerome dan yang lainnya.
Setelah Roy pergi, Jerome langsung mendorong pundak Ella agar melepaskan ciuman mereka. Dengan nafas tersenggal senggal dan wajah yang sangat merah, Jerome langsung berdiri dan berlari menuju kamar mandi yang berbeda arah dengan posisi Roy dan gengnya.
Ella tersenyum puas mengingat ciuman Jerome yang tidak terlalu buruk untuk pemula. Ryno dan Zoy melihat Ella dengan tatapan bengong dan sekaligus tak percaya wanita didepannya ini bisa mendapatkan ciuman pertama dari Jerome.
"Keren kamu, El. Itu adalah ciuman pertama Jerome!" celetuk Ryno yg masih menatap Ella dengan tatapan kagum.
__ADS_1
"Kamu ternyata berani melawan Roy ya" sahut Zoy yang juga masih menatap Ella dengan tatapan tak percaya atas apa yang telah terjadi beberapa saat lalu.
Ella pun entah kenapa tersipu malu mendengar perkataan teman teman Jerome. Ia merasa sudah mendapatkan prestasi karena apa yang telah ia perbuat.
Wanita itu pun mengambil minumnya di meja dan langsung ia habis kan untuk menetralkan rasa gugup dan panas dalam tubuhnya karena ia pun mendapatkan gairah berciuman dengan Jerome.
Sedangkan Jerome saat ini masih bengong di toilet dan membayangkan kembali apa yang telah ia lakukan dengan wanita pirang yang ia sukai pada pandangan pertama. Ia merasakan tubuhnya bergairah hebat namun ia tahan agar si Bird bisa tenang kembali setelah ia tadi mengeras sebentar karena tak tahan godaan.
Jerome merileksakan tubuhnya dan menteralkan perasaannya sekitar 15 menit di kamar mandi. Lalu ia keluar dan menghampiri Ella dan kedua sahabatnya.
"Woww, si pemberani keluar nih!" celetuk Ryno.
"Apaan sih!" sahut Jerome terlihat malu.
"Hahaha, beruntung banget kamu kalau beneran pacaran sama Ella , dia wanita super keren" lanjut Ryno menggoda sahabatnya itu.
"Diam No. aku mau lanjutin makan" ucap Jeromw berusaha acuh terhadap keberadaan Ella disebelahnya yang menatap dia dan melanjutkan memakan pesanannya tadi.
Ryno dan Zoy sudah selesai makan. Mereka ternyata memiliki rencana untuk meninggalkan Ella dan Jeromw berdua saja di cafe agar mereka bisa langsung pulang bersama.
Mereka pun berdiri dan langsung pamit.
"Thank you makan siangnya brooo, kita pulang dulu" seru Ryno.
"Thank you Jer, sampai ketemu besok" sahut Zoy lalu mereka berdua pergi daei hadapan Jerome yang hampir tersedak melihat kedua sahabatnya kabur dari hadapannya.
Seperti perkataan orang 'habis dikasih makan langsung pulang' , cocok untuk Ryno dan Zoy saat ini.
Ella tertawa kecil melihat interaksi pria pria muda beberapa tahun dibawahnya itu. Lalu ia menatap Jerome lagi yang masih sibuk menghabiskan makannya.
__ADS_1
"Nikmati makannya, aku tidak akan mengganggumu lagi" ucap Ella dengan senyum manis.
Jerome makin grogi disenyumin gitu sama Ella, tapi ia tahan dengan serius memakan makanannya yang tinggal beberapa sendok lagi.