
Aku masih sangat tertegun dengan pengakuan kenzie kepada kami berdua. Statusku yang seorang istri dan status Clara yang seorang pacar. Mereka belum menyelesaikan hubungan mereka.
Kenzie menatap ke arahku dan lalu menatap ke arah Clara. Suasana menjadi semakin canggung dan tegang. Clara sudah sangat emosi. sedangkan Kenzie terlihat begitu tenang. Memang orang bilang semakin dalam lautan, semakin tenang airnya. Kenzie memang mungkin baru berusia dua puluh tiga tahun. hanya saja dia memiliki sikap yang sangat dewasa terlihat dari caranya yang bisa menerima kenyataan perjodohan ini.
"Ken, aku enggak bisa terima semua ini. Aku cinta sama kamu dan kita juga saling cinta. Aku enggak rela kamu jadi milik orang lain." Clara melirikku dan tatapannya sangat tajam.
"Clara, duduk dulu. Aku akan bicara kepada kalian berdua." Ujar Kenzie.
__ADS_1
Aku tak tahu apa yang akan Kenzie bicarakan kepada kami berdua. hanya saja apa ini akan terjadi seperti di dalam drama? dia akan bicara kalau memilih Clara dan akan bersamanya setelah bercerai denganku? bukannya dia pernah bilang kalau kami cukup menikah enam bulan atau satu tahun saja?
Banyak sekali pertanyaan di otakku sambil menunggu Kenzie bicara. Pria itu masih diam mungkin sedang mengambil ancang-ancang sebelum mulai bicara. Jujur saja aku takut jika harus bercerai. Namun, apa aku harus mempertahankan pernikahanku yang tak didasari rasa cinta ini?
"Clara, aku tidak pernah lupa akan rasa cintaku kepadamu. aku juga tidak pernah bermaksud untuk mempermainkan mu. Aku tidak tahu kalau kakek punya rencana untuk menjodohkan kamu. Mentari juga tidak tahu akan hal itu. aku dan Mentari sama-sama memiliki pacar. Hanya aku tidak mau mengecewakan kakek yang sudah mengikat janji dengan sahabatnya." Jelas Kenzie
"Aku mengajak kamu kemari. karena aku tidak mau ada salah faham di mata orang lain. kalau kita bertemu bertiga seperti sekarang maka akan terhindar dari fitnah karena aku dan tari sudah menikah. baik pria maupun wanita tidak diperkenankan bersama dengan yang bukan muhrimnya di luar tanpa ada orang lain diantara mereka. karena akan menimbulkan fitnah."
__ADS_1
Aku tidak menyangka kalau kenzie akan bicara seperti itu. Aku tidak tahu kalau dia bukan hanya seorang pria yang menjaga sholat, tapi juga menjaga kehormatan dari pernikahan ini. Aku menjadi kagum kepadanya. bertambah satu poin untuknya dari ku.
"enggak. pokoknya aku enggak terima. aku mau kalian bercerai dan aku mau kamu menikahi aku. aku akan tinggalkan semua pekerjaanku di dunia modeling dan aku akan menikah denganmu." Clara tidak bisa menerima keadaan ini. jelas dari cara bicara dan tatapannya dia tak terima.
Aku juga merasakan hal yang sama jika diposisikan menjadi Clara. hati ini akan hancur tak tersisa dan akan penuh dengan rasa marah. aku sudah tahu dan sudah mengerti bagaimana rasanya diselingkuhi.
"Clara aku di sini bukan untuk berdebat. aku disini untuk kita selesaikan hubungan ini. aku tidak bisa menuruti permintaanmu untuk bercerai. pernikahan ini dah meski kami belum saling mengenal dan belum saling memiliki rasa. jika kamu bercerai maka keluarga kami akan sedih."
__ADS_1
rasanya aku tidak tahu alasan Kenzie. aku rasa ini hanya buang-buang waktu saja. kenapa jika dia ingin memutuskan Clara tidak lewat via telepon saja dan cukup bicara seadanya tanpa harus datang ke rumah. Aku tidak tahu apa rencana Kenzie sebenarnya.