Terpaksa Menikahi Tuan Muda Yang Angkuh

Terpaksa Menikahi Tuan Muda Yang Angkuh
Episode 16 identitas terungkap


__ADS_3

Tara masih tidur di pundak NAtthan


" wanita tukang tidur ini, benar benar, menguji kesabaran ku, gurutuk NAtthan dengan melirik tara yang lagi ngorok, membuat tuan kedutaan Perancis tersenyum" Your wife is Mr. Presdir, very unique and natural kata kedutaan Perancis NAtthan hanya tertwa sambil menoleh



"Oh Thank you tuan jemes kata NAtthan dia menggeser pundak nya membuat kepala tara yang tidur di pundak nya mengenai kursi "


"aduh kau ini kata tara mau marah tetapi NAtthan menginjak kaki nya, tara melotok kan mata ny, pada NAtthan yang memberi kode sambil melirik mata ke arah kedutaan prancis yang di samping NAtthan


" maaf ya sayang aku ketiduran kata tara dengan memeluk di pundak kaki nya membalas menginjak kaki NAtthan tersenyum kearah kedutaan prancis


NAtthan memaksa senyum memegang kaki yang di injak oleh tara ,


" Mari kita makan malam tuan presdir , ajak kedutaan Perancis dengan memandang NAtthan


" Oke lah tuan jemes kata NAtthan dengan bangkit dari duduk tara bangkit juga tetapi tangan memegang pinggang tara dan berbisik


" jaga sikap mu, jika kita ada restoran, ingat kau seorang istri presdir Awas saja kau buat ku malu, aku akan memaksa mu melayani ku seperti malam kemarin ancam NAtthan dengan tajam


" Apa benar malam kemarin waktu aku mabuk kita bercinta tanya tara berbisik di telinga, NAtthan


" iya , kau begitu ganas balas NAtthan dengan santai dan bicara dengan James


" apa aku benar benar sudah gila , mencium dan menggigit tubuh nya, dan hilang kesadaran pikir tara dengan kesal


NAtthan yang melihat Tara itu tersenyum, " " "sungguh menyenangkan lihat wajah tara lagi expresi masam dan termenung


Restoran dekat gedung musik klasik



" Silah kan tuan presdir kata James ramah


NAtthan tersenyum di ikuti tara yang duduk di samping nya


waitress mengantar kan makanan



Tara yang doyan makan , mata binar ini


"wow banyak kali makan nya, pasti enak semua kan sayang tidak di cicipi satu persatu pikir tara


Tara mengambil sup semua makanan dan di letak nya di piring, piring nya penuh dengan makan



NAtthan yang melihat itu, muka berubah menjadi dingin, menedang kaki tara , supaya berhenti mengambil makanan, tapi tara malah mencibir.. Dan .Menatap NAtthan kesal


" aish dasar gadis norak apa kau tidak lihat banyak wartawan, mereka akan berpikir aku tidak pernah memberi mu makan bisik nathan


Tara hanya cuek saja sambil memakan


Kedutaan Perancis hanya tersenyum melihat tingkah laku dua pasangan..unik ini***



NAtthan yang melihat jemes langsung


" maaf tuan jemes istri saya sedang hamil , maka nya dia banyak makan nya kata NAtthan asal jawab


Hamil, ??. Tara terbatuk. Batuk. Mendengar kata hamil


NAtthan tersenyum geli



lihat ekspresi wajah tara


" sayang pelan. Pelan makan kata NAtthan dengan menepuk punggung tara dengan kuat*


" Apa kau sudah gila menepuk pundak ku seperti mau membunuh ku bisik tara dengan kesal


apa dia sudah gila atau aku benar hamil gara semalam, aku harus menemui arvind meriksa nya setelah acara ini pikir tara


Tara mengambil donat mengambil satu donat dan memasukan ke dalam mulutnya. 


" si norak ini harus di hukuman, apa dia bodoh lihat para wartawan pada mengambil photo nya


" NAtthan cepat langsung menyambar dan menggigit donat yang ada di mulut tara Membuat tara terbelakak terkejut. "



Doughnut Kiss".


Nyam..nyam...dengan santainya NAtthan mengunyah potong donat yang ada dimulutnya, sembari memandang tara dengan tatapan "nakal". Tara terpaku sejenak menerima serangan dadakan. 


Semua wartawan memofo berteriak, " wow sangat rommtis nya tuan presdir



Jemes sampai tercengang" yang dari tadi memperhatikan tara ,


" gadis ini sangat cantik, natural, unik dan apa ada nya, sayang nya istri presdir NAtthan pikir jemes


Tara tersadar lalu memukul lengan NAtthan dengan keras, "Kau mau mati?".


NAtthan memegangi lengannya NAtthan mengerang kesakitan



Menutup bibir melirik ke arah tara yang menatap kesal


"APA KAU INGIN MEMASUK penjara karena membunuh suami mu, orang no satu di negara ini ancam NAtthan sinis


" kau Selalu mencari kesempatan . Untuk mencium ku ..", ujar tara dengan kesal


Makan malam selesai


" Terimakasih atas undangan nya tuan jemes,saya sangat menik mati kata NAtthan dengan senyum


" Saya berharap, bisa bertemu lagi kata jemes mata nya tak lepas memandang tara, yang di samping NAtthan dari tadi menguap


Seorang cewek berambut panjang memberi bunga NAtthan


NAtthan mengambil bunga itu



dan tersenyum pada cewek itu, wartawan memofo, NAtthan langsung menarik pinggang tara ke dalam pelukan nya, " tara memandang kearah NAtthan, yang memasang wajah senyum



" akting nya luar biasa, gurutuk tara yang ingin melepaskan tangan NAtthan memeluk pinggang


".NAtthan berbisik "diam lah jika kau tak ingin mendapatkan hukuman dari ku, mandang lah ke depan dan senyum lah ke arah wartwan.


Tara menarik napas mendengar ancaman NAtthan


Tara memandang ke depan senyum di buatbuat


Sebuah mobil mewah berhenti dan kevin membuka pintu mobil " NAtthan masuk di dalam mobil dan tara juga


Menuju Mansion



Mobil berhenti di mansion itu, NAtthan melihat tara sudah tidur


," apa kau selalu tidur seperti ini, kau selalu membuat ku repot mengangkat tubuh mu yang berat mu kata NAtthan dengan mengangkat tubuh tara


Kamar yang indah



NAtthan membaring kan tubuh tara,


" apa kau harus mengenakan baju seperti ini tidur, apa aku harus membuka baju mu bisik NAtthan dengan goda


" Hmmm tara mengguman tangan nya menarik tubuh NAtthan dan memeluk seperti guling


" kau yang memaksa aku untuk mencari ke untung kata NAtthan dengan dingin,


"Dia mencium bibir tara dengan lembut, memain kan lidah nya, sangat lama, dia menghentikan ciuman nya" aku orang tak suka memanfaatkan keadaan tapi aku akan memberi tanda di bibir mu "


" *huh aku tak bisa menahan jika berada di dekat nya, aku bisa melakukan sesuatu pada nya jika seperti ini kata NAtthan dengan kesal.


Melinda panggil NAtthan dengan dingin*


"Iya ada apa tuan kata melinda dengan heran


" Ganti baju nona tara, jika besok pagi dia bertanya


" siapa yang mengganti baju nya bilang saja aku ya kata NAtthan dengan dingin


" Baik tuan muda kata melinda pelan


" aish tuan mengapa tidak tuan saja yang mengganti nya tuan kan suami nya kata hati Melinda


NAtthan keluar dan menunju ruang kerja


Di tempat lain


Villa kim jeha



Terdengar suara bunyi ponsel


"Siapa yang menelpon ku malam. Begini apa bosan hidup, kata kim jeha dengan bangkit



" Ada apa ken, apa kau tak bisa lihat jam menelpon ku kata kim jeha kesal


"Maaf kapten, saya hanya ingin melaporkan, pasukan dari prancis dan pasukan militer berada di rumah sakit senjaya


" Apa rumah sakit senjaya, kau harus melindungi dua dokter di sana ken, dr arvind dan dr Alice..


.


"Aku akan kesana kata kim jeha khawatir tentang adik nya


Mengapa kapten menyuruh aku melindungi dua dokter, pikir ken


Di rumah sakit senjaya



Tim pasukan militer dan Tim pasukan dr prancis saling menodongkan senjata. Kepala rumah sakit. Dr arvind delvano senjaya



mengatakan bahwa


" saya akan membawa pasien ke ruang operasi. Tenang lah turun kan sejanta kalian ini rumah sakit bukan Medan perang dr arvind dengan kesal


Pengawal dari prancis itu" mundur lah kalian ini peringatan terakhir. Menondong ke arvind


Ken berdiri di depan



arvind, menodong ke arah team pasukan Perancis. Ken bilang bahwa

__ADS_1


" mulai sekarang keselamatan tim medis dan pasien menjadi prioritas kamu, ken juga menyuruh agar pasukannya


Tunggu kapten kami akan datang kata ken


Rumah Sakit


Sebuah mobil mewah berhenti



Dan keluar dari mobil, mengeluar senjata menujuh kearah rumah sakit


"Ada apa ini, , melakukan penyerang di rumah sakit, itu melanggar hukum kata kapten kim jeha,


" Ken dan anggota lain NyA memberi hormat


Pada kim jeha


"Kau siapa tanya pengawal team prancis denga menodong ke arah kim jeha juga mengijinkan pasukannya menembak balik siapa saja yang mengancam keselamatan mereka.


" Dia kapten kami dari fbi Amerika kata ken


Dr Alice yang ada di situ bengong,


" jadi dia seorang kapten polisi , bukan mafia atau supir kata Alice dengan menatap cowok tampan di depan nya



Pengawal dari tim prancis itu memperingatkan


" Apa di sini ada yang nama presdir NAtthan tuan kami yang tertembak, kami harus menemui nya kata pengawal nya


Arvind langsung mengeluar kan ponsel menelpon NAtthan


Di Mansion senjaya



Di ruang kerja



NAtthan memeriksa laporan dan ponsel Nya berbunyi, " dan melihat panggilan.. Arvind


" Ya ada apa tanya NAtthan dengan datar,


Kau harus di rumah sakit, karena tuan James tertembak dan pasukan team praancis mencari mu kata arvind,


"Apa?? Kau harus keluar dari rumah sakit kata NAtthan pada adik nya


" Apa kau tak waraas aku seorang dokter, aku harus melakukan operasi pada tuan jemes , kau harus kesini, lihat lah rumah sakit ku


Ini seperti Medan perang, bagaimana nasib pesien ku kata arvind dengan kesal dengan mati hp tanpa mendengar kata NAtthan


"Sialan , dia mematikan hp tanpa mendengar perkataan. Diri ku kata nathan


" Kevin panggil NAtthan dengan keras


"Ya tuan ada apa kata kevin


" Siap kan mobil dan bawa 50 bodyguart kerumah sakit senjaya.


"Baik tuan kata kevin dengan tegas


NAtthan mengganti baju nya membawa pistol di masukan di jas


Menujuh kerumah sakit bersama 100 bodyguart



Mobil berhenti, kevin membuka pintu mobil " kevin kau berjaga di sini, aku akan masuk ke dalam


.


"Baik kapten .


.


" Ketika NAtthan Masuk" pengawal prancis mendekati NAtthan


" tuan presdir anda harus melindungi saya balas pengawal Perancis


NAtthan mengatakan pada pengawal itu agar tetap pada tugasnya NAtthan juga mengatakan


“Dokter akan tetap menyelamatkan pasiennya. Dan aku akan melindungi... apa yang harus kulindungi.”


Dokter arvind dan dr Alice bersama timnya membawa pasien ke ruang operasi. Sedangkan kedua tim tetap menodongkan senjata mereka masing-masing. Saat hendak masuk ke ruang operasi kim jeha menengok ke belakang melihat ke arah dokter Alice


Orang-orang di asia seperti orang yang ada di Blue House, , Kepala prof., dan Ketua Han tim asia melawan tim keamanan prancis dan mengetahui keputusan dokter arvind yang akan mengoperasinya. Profesor bilang secara medis dokter mengambil keputusan yang tepat. Tapi, dokter Han berkata itu bukan masalah medis karena pasien adalah presiden prancis jemaes dan bagaimana jika terjadi sesuatu. Jika terjadi sesuatu maka pemerintah akan mendapat serangan dari prancis


"Aku yang akan bertanggung jawab jika terjadi


Jemes itu rekan bisnis, kata NAtthan dengan dingin kepada ketuan han.


Di ruang operasi, Dokter arvin dan dr Alice akan mulai operasi ia menyuruh suster untuk mengambilkan pisau bedah. Tim kapten mendapat intruksi dari pusat dari kepala pemimpin (ayah nya dr Alice ) agar menghentikan serangan. Tapi mereka tidak menghentikan serangan karena kim jeha tidak memerintahkannya


Pemimpin kepada polisi kesal karena baik kim jeha dan ken tak menjawabnya. Kim jeha tak menjawab karena alatnya di nonaktifkan.


Di pusat agen k (nama tempat kepala polisi ) seorang polisi memberi laporan pada kepala pimpin polis


apa yang dilakukan tim kim jeha , ia marah dan menyuruh polisi itu untuk menyiapkan mobil. Kemudia dia bicara kembali ke pasukan kim jeha


mengatakan dengan sangat marah bahwa


“Hei, pasukan bodoh. FPCON level 1 telah dikerahkan karena sikap bodoh kalian. Perang akan dimulai. Jika ada yang mendengarku sekarang, kalian harus memberitahu kim jeha untuk segera menghentikan operasi dan menyerahkan VIP ke dokternya. Jika tidak, aku akan menembak kalian semua karena telah membangkang.”Kata kepala polisi itu


Dokter Alice. sangat khawatir ia hendak menyuruh dokter arvind untuk menghentikan operasi tapi dokter arvind fokus pada pasien dan mendiagnosis keadaan pasien. Dokter Alice juga memperingatinya bahwa operasi ini berbahaya tidak hanya tim medis tapi bagi pasien dan para prajurit. Tapi, dokter arvind tetap akan mengoperasinya karena jika ia membiarkannya pasien akan meninggal dan sebagai dokter tak punya pilihan. Semua tim medis terdiam. Lalu, ia mulai mengoperasinya.


Sedangkan tim kim jeha dan tim keamanan Perancis masih menodongkan senjata mereka. Pimpinan pasukan prancis



mengatakan bahwa


"Turun kan senjata kalian semua, jangan salah kan aku jika menghabiskan kalian, ini rumah sakit ku, aku tak mau ada korban di rumah sakit ku bantak NAtthan dengan datar


Dan dia memanggil 100 bodyguart masuk ke rumah sakit



Kevin berdiri di depan NAtthan, 100 bodyguart menodong kan pistol kearah team kapten kim jeha dan team prancis


Pasukan team prancis, langsung menurunkan senjata, siapa yang tak kenal dengan NAtthan,


Presdir yang kejam dan di takuti


Kim jeha menyuruh anggota menurun kan senjata nya,


"Kim jeha, aku baru tahu kau seorang kapten dari kepolisian , selama ini kau menyembunyikan identitas mu pada ku?? Kata NAtthan dengan sinis


" Akhr nya kau mengetahui identitas ku, tuan presdir NAtthan kata kim. Jeha denga senyum datar


Mendekati NAtthan menatap NAtthan , NAtthan membalas menatap, " mata biru sangat FAMILIAR, aku perna melihat nya pikir NAtthan



" seandainya saja kau tahu, aku kakak mu, apa kau akan masih menggap ku musuh mu pikir kim jeha


Dokter arvind dan tim medisnya mengoperasi Presiden jemes Tiba-tiba tekanan darah pasien menurun dan terjadi pendarahan yang parah. Dokter arvind menyuruh agar suster menyiapkan darahnya. Dr John sangat khawatir karena jika pasien meninggal maka mereka semua juga akan meninggal dan ia juga berkata padahal ia sebentar lagi akan menjadi ayah.


Kembali ke kedua pasukan, Tim Keamanan prancis menyuruh tuan NAtthan agar bertanggung jawab jika terjadi sesuatu. mengatakan “. Kita serahkan pada yang Maha Kuasa saja.”


Kembali ke operasi, Dokter. Arvind dan Dokter Alice harus segera menghilangkan adhesi pasien karena tidak ada waktu lagi. Dokter arvind menyuruh agar mempercepat tranfusi darahnya. John masih khawatir, lalu Dokter arvind meminta ia agar tidak merengek dan menyuruh ia mengambil 10 bung RBC(sel darah merah).


Saat John keluar ia melihat kedua tim tersebut tidak menodongkan senjata,ia untuk mengambil RBC. Pemimpin pasukan bertanya mengenai keadaan pasien, menjawab masih menjalani operasi. Kapten tim prancis mendengar helikopter datang, mengatakan sepertinya dokter prancis telah tiba.


Di ruang operasi mereka berhasil Aneurisma-nya sudah hilang (Aneurisma: kelainan pembuluh darah otak) dan tekanan darahnya juga sudah stabil. Dokter arvind melihat ke arah kim jeha kim jeha juga sedang melihatnya. Dokter arvind " seperti nya kami akan melakukan tahap akhir dan menjahit pembuluh darahnya.


Presiden masih belum sadar. Kita berdoa saja dan harapan tenang, jangan ada keributan di rumah sakit ku kata arvind


“Sepertinya oerasinya berjalan dengan lancar.”


“Dia akan memiliki bekas operasi. Tapi, hasilnya akan jauh lebih baik jika aku melihat catatan medis aslinya.” kata arvind dengan datar


“Tapi, pasien harus sadar agar operasi ini bisa disebut dengan operasi yang sukses. Tapi, jika aku jadi kau, aku pasti sangat khawatir.”


“Jika aku diam dan hanya terus khawatir dan tak melakukan apa-apa, kau hanya akan melihat jasad saja sekarang.” kata arvind dengan sinis


“Tapi, kemungkinannya kecil.” Dokter prancis itu lalu pergi


“Aku juga tahu itu.” Kata Dokter arvind setelah dokter prancis itu pergi. Ia lalu duduk bersila di


Lantai


Dr Alice bertanya " apa kau baik saja pak dokter


. Dokter arvind mengatakan" aku hanya lapar, kata arvind


"Kalian makan lah dulu dr Alice dan dr John


Aku akan menjaga nya. John bertanya bagaimana jika pasien meninggal, Dokter arvind menjawab


“Kita akan mendapatkan laporan kasus aneurisma arteri hepatika. Dan sejarah dunia mungkin akan sedikit berubah.”


" Aku yang akan bertanggung jawab nya, aku yang akan mengurus nya sahut seorang cowok berwajah tampan


Arvind, Alice dan john menoleh


" Wow dia ganteng sekali ujur dr Alice


Arvind



hanya senyum


"dia kakak ku kata arvind


" Aku pernah lihat kakak mu di tv, dia seorang presdir bukan tanya Alice


"Iya, sebaik nya kau tak usah dekat kakak ku, dia sangat berbahaya kata arvind menujuh ke arah NAtthan


Arvind mencibir, kepada NAtthan


" apa kau ingin jadi pahlawan buat ku, aku tak butuh kata arvind dengan cuek


" siapa bilang aku mau jadi pahlawan buat mu NAtthan dengan santai


Kim jeha yang melihat, kedua adik nya hanya senyum,


"seadai nya saja aku bisa bilang pada mereka kalau aku kakak mereka aku senang banget ingin rasa aku memeluk mereka pikir kim jeha dengan sedih


Hai sapa dokter Alice dengan senyum



" Maaf kan kesalah paham kemarin aku mengira kau , seorang gaster dan supir taksi kata Alice


" Tidak masalah, aku sudah melupakan itu Kata kim jeha dengan senyum.


"APA KAU PUNYA WAKTU LUANG tanya alice dengan menatap cowok di depan nya


" Mungkin hari minggu kata kim jeha datar


"Aku ingin menaktir mu karena kemarin kau menolong ku dan permintaan maaf ku bagaimana apa kau bisa tanya Alice

__ADS_1


Kim jeha tersenyum baik lah kata kim jeha


Pagi nya


Di Mansion**



Seorang cewek berambut panjang warna coklat ikal. Mengeliat dan melihat baju sudah di ganti


" astaga aku yakin si mesum itu pasti sudah mengambil ke untung dari pasti dia yang menganti kan baju ku


" apa mungkin aku bercinta lagi dengan nya "Oh tidak... Teriak tara dengan mengacak rambut nya


Aku harus kerumah sakit menemui arvind,


aku meriksa apa aku benar. Benar hamil. Kata tara


Dia bangkit dari tempat tidur dan. Menuju kamar mandi dan kaget melihat


Bibir nya bengkat dan merah" kenapa dengan bibir ku, astaga pasti dia mencium bibir ku " dasar cowok mesum maki. Maki tara dia kamar mandi


Selesai mandi dia mengambil baju" aku harus menutup. Bibir ku.. Yang merah. Bengkak dengan masker



Aku harus menemui arvind , dan " Hey ini ponsel mengapa ada di sini kata tara tanpa memeriksa ponsel nya dia menujuh pintu keluar


" Selamat pagi nyonya kata bodyguart memberi salam dia memperhatikan nyonya mengapa menggunakan masker..


"Pagi juga, apa tuan NAtthan sudah pergi ke kantor tanya tara dengan pelan


" Maaf nyonya, tuan mudah dari tadi malam sudah pergi nya, dan belum pulang sama sekali



"Oh apa kau tau kemana tuan NAtthan pergi tanya tara


" Saya tidak tahu nyonya, tuan pergi membawa 100 bodyguart kata kepala pelayan rumah


Tara hanya diam saja ketika dia melihat melinda


" melinda panggil. Tara dengan ringan


Iya nyonya ada apa tanya melinda membungkuk badan


Hmmm siapa yang mengganti baju ku apa kau tanya tara berbisik


Bu. Bukan nyonya, tuan yang mengganti baju nyonya kata melinda berbohong


Tara terdiam sudah 2 kali cowok mesum itu melihat tubuh nya, entah apa dia lakukan kan tadi malam huh mengapa aku tidur seperti orang mati, jadi aku tidak sadar , astaga aku bisa gila mikirin semua nya pikir tara


"Oh aku akan pergi kata tara dengan kesal


Di rumah sakit senjaya,


Presdir dr Perancis, jemes udah melewati masa kritis.. Di ruang 3 bodyguart berjaga di depan ruang vip


Di ruangan kepala pemimpin arvind delvano senjaya


Arvind lagi main ponsel


Di sopa. Ada NAtthan dan kim jeha


Lagi sindiran..


"Kau harus memberitahu aku kau ini siapa", tanya NAtthan dengan datar



" bukan kah kau seorang presdir mengapa kau tak cari info tentang ku ?", tanya kim jeha , ken yang berdiri di samping kapten nya hanya diam saja,


" apa kau bercanda, semua akses tentang mu di tutup, di Internet? Kau harus memberi tahu apa tujuan berkerja sama dengan ku, kau hanya ingin memata matai ku kan kata NAtthan dengan sinis



" Aku seorang Intelijen, dari fbi Amerika, untuk menyelediki kasus kecelakakan 20 tahun yang lalu , aku memberi tahu pada mu kalau aku seorang polisi karena kau rekan bisnis ku kata


Kim jeha dengan sinis


" Kasus kecelakaan 20 tahun?. Kata NAtthan dengan pelan,


"Iya seorang pengusaha sukses bernama senjaya kecelakaan mobil, kasus nya sudah lama di tutup. Aku yang membuka nya lagi kata kim jeha


" Kecelakaan 20 tahun itu, ayah ku kata NAtthan dengan pelan.


Arvind yang tadi main ponsel bangkit dan duduk dekat NAtthan


" Bagaimana bisa terjadi kecelakaan itu, tanya kim jeha


"Waktu itu usia ku, sekitar 11tahun dan arvind 9 , aku tidak punya kedudukan yang kuat, mereka menutup kasus ayah menggap itu kecelakaan tapi aku yakin itu kecelakaan di rencana oleh soarang. Sampai sekarang aku masih mencari info tentang kecelakaan itu


Sekaligus mencari info tentang kk ku kata NAtthan dengan pelan


Kim jeha melihat dan memperhatikan kedua. Adek nya yang duduk di depan nya.


" huh dasar NAtthan bodoh, aku lah kakak mu, yang duduk di depan mu, kau seorang mafia kejam masak tidak bisa mencari informasi ku,


Sementara itu di depan rumah, sakit


" Ada apa ini mengapa rumah sakit banyak orang berpakai serba hitam,


Tara masuk dan berhenti diruang



" Ada yang bisa bantu nyonya tanya perawat


"Aku ingin bertemu dengan dr arvind kata tara dengan pelan, dia masih pakai masker


" Apa nyonya sudah ada janji tanya perawat


Dengan tenang


"Sudah balas tara dengan berbohong


" Oh Silah kan saja dr arvind ada di dalam kata perawat itu dengan menunjukkan ruangann


"Ya terima kasih kata tara dengan ramah


Tara menujuh dan membuka pintu


" tapi tak jadi masuk dia melihat ada NAtthan arvin, kevin dan 2 cowok tara mengintip. Dan mendengar apa yang di bicara


"Apa kau sesudah menemukan petunjuk tentang kecelakaan ayah mu tanya kim jeha


Menerut info dari asiten mu kevin ayah ku mempunyai banyaknya musuh salah satu nya tuan yan , sayang nya aku belum punya bukti kata NAtthan Dengan santai


Kim jeha menarik napas " maksud kamu jendral yan,


Iya kata NAtthan


Sementara itu "


"Huh mereka membicara kan apa cih, aku tak mendengar nya kata tara dengan menempel. Kan telinga di dinding pintu dan " tubuh nya oleng hingga membuat di menambrak pintu dan tersungkur di lantai


Semua yang ada di situ memandang kearah pintu seorang wanita pakai masker lagi duduk di lantai


" tara pun bangkit dan " maaf kan aku.. Dengan malu


Kim jeha, kevin ken arvind hanya menatap sajaberpikir " siapa gadis itu .. Karena tara mengenakan. Masker .


" mau apa kau kesini , apa kau kangen padaku tanya NAtthan dengan mendekati tara


"Huh jangan geer, aku mau menemui arvind kata tara dengan tatapan kesal


" Oh iya, mengapa kau mengenakan masker begitu tanya NAtthan mau membuka masker tara


*hahaha sungguh konyol menutup bibir nya yang yang bengkak oleh akibat ciuman. Ku


Pikir NAtthan


Arvind* menghampiri tara


" ada apa kau mencari ku, tanya arvind yang memperhatikan penampilan tara pakai masker dan jaket tebal.


" Mengapa penampilan mu seperti ini, apa kau sedang sakit tanya arvind bingung


Tara menarik. Tangan arvind dan berbisik"


"Aku mau periksa tubuh ku, apa kau bisa membantu ku tanya tara berbisik


" Periksa tubuh mu? Apa kau sedang sakit tanya arvind keras


"Iya, aku sperti nya perut ku sering mual, kepala ku pusing, dan halangan ku juga telat , mungkin aku lagu hamil kata tara


Arvind, kenzo, kim jeha, dan kevin tercengan dan terkejut


Beda dengan NAtthan " ekspresi tampak bahagia a dan menahan tawa"


NAtthan mendekati dan membuka masker tara


"Apa kau sudah gila meminta arvind memeriksa tubuh mu, cukup aku saja yang memeriksa tubuh mu dan menyentuh tubuhmu balas nathan dengan kesal


Tara menatap NAtthan dengan kesal



Arvind, ken, kim. Jeha dan kevin memelihat


Bibir tara merah


Tara menutup nya dengan tangan " kau ini, kembali kan masker ku kata tara mau mengambil " apa kau malu, pada mereka melihat bibir mu yang bengkak tanya NAtthan dengan mengoda


"Aku tak nyangka hubungan mu dan NAtthan sedekat ini, ada kemajuan , sungut arvind menatap kedua nya


" Kau salah paham., ini tidak kau pikir kita akan kan, kakak mu mengambil kesempatan saat aku mabuk kata tara dengan kesal


NAtthan berusaha menahan. Tawa nya mendengar ucapan tara ," dan mendekati arvind


.


" berani kau memeriksa dan menyentuh tubuh tara , aku akan tutup rumah sakit ini kata NAtthan dengan datar


, Apa aku sudah gila menyentuh dan memeriksa istri mu, bukan aku yang memeriksa nya dr Alice? Kata arvind dengan kesal


NAtthan hanya senyum dan menatap. Tara "jika kau benar2 memeriksa tubuh mu kau hanya mempermalukan diri mu saja sayang kata NAtthan dan cup mencium pipi tara dengan pergi menujuh pintu dan di ikuti kevin


" kau dasar mesum, selalu mencari kesempatan untuk mencium ku kata tara membuka sepatuh nya melempar ke arah


NAtthan APA YANG AKAN TERJADI


APA KAH SEPATU TARA MENGENAI NATTHAN ATAU BUKAN


Arvind, kim jeha, kenzo melihat tara melempar sepatu terkejut..


IKUTI TERUS KISAH KISAH MEREKA


NATTHAN VS TARA


KIM. JEHA VS DR ALICE


ARVIND VS ROSALINA ATAU AKAN ADA GADIS LAIN


BAGAIMANA DENAGAN ANGELINA, AKAN LAH DIA BISA MEREBUT NATTHAN DARI TANGAN TARA ANANTASIA

__ADS_1


BERSAMBUNG


__ADS_2