
Duarrr
"sebelum kejadian bom meledak,
, tuan cepat keluar dari gedung ini, ada bom teriak Andrew dengan menarik tangan tuan nya
" narendra teriak nathan dengan keras, dia mau masuk menyelamatkan putra nya, tapi tangan nya di tarik oleh bodyguart nya
Air mata Nathan menetes membanjiri wajahnya. Ia menghela napas berat dan terisak pelan.
NAtthan jatuh bersimpuh, menangis memegangi dadanya yang sesak. Teramat sesak..dia benar benar kehilangan putra nya, bagaimana dengan tara, jika tau putra mereka telah tiada
Berapa para bodyguart nya tewas, yang lain masih hidup, mereka terdiam menunduk kepala, mereka melihat tuan mereka bersimpuh dengan menangis, sudah ketika kali mereka melihat tuan mereka menangis,
" narendra, maafin ayah.. Karena ayah tidak menyelamatkan mu, isak nathan dengan menangis
" Dasar bodoh! Bagaimana bisa narendra bisa di culik hingga aku harus kehilangan putra ku selama nya hah!”teriak?nathan pada para bodyguart yang menundukkan kepala nya
“Maaf tuan kami lalai menjaga tuan muda ke kecil ”ujar andre
“Maaf kau bilang sekarang putra ku telah tiada ! Dan kalian hanya bilang maaf. Cari sampai dapat pria yang bernama bruce yang mengaku adik dari brian ?”
“saya akan mencari informasi tentang bruce tuan ”
“Lalu bagaimana kerja kalian hah! Aku hanya meninggalkanya beberapa hari keluar negeri dan aku minta untuk kalian menjaganya. Pokoknya cari sampai dapat siapa pembunuh putra ku aku ingin kalian membawanya hidup2 kehadapanku.”
“Baik tuan.”kata andrew
"jika kalau tidak menemukan nya akan ku bunuh kalian satu persatu kata nathan dengan emosi
SEMUA ANAK BUAH NYA tak berani bicara mereka menudukan kepala, ..
" Nathan masih bersimpuh pun bangkit mata memerah, menahan marah, terlihat sekali wajah yang tampan penuh perasaan bersalah dan sedih mendalam
" tuan panggil andre dengan pelan
NAtthan hanya terpaku menatap bangunan yang hancur oleh bom, dia bangkit mendekati bangun bangun itu,..dan dia menemukan gelang kaki putra nya,
Tubuh nya meresot bersimpuh, air mata mengalir di pipi nya. " tara maafin aku tidak bisa menyelamatkan putra kita , aku tidak tau bagaimana aku menyampaikan nya pada mu , tentang kematian putra kita kata nathan dengan sedih.
".narendra teriak nathann dengan histeris tubuh bergetar hebat,
Tidak satu pun anak buah nya berani bergerak, Andrew menunduk kepala nya
" aaaaaaaaaaaagh teriak nathan
Namun sedahsyat pun dia melampiaskan kemarahanya putra tidak akan perna kembali, putra telah meninggal dunia akibat ledakan bom itu, untuk selama nya
Berita kematian narendra pun di dengar oleh, dr arvin, kim jeha, alden, alice dan rosalina, alden langsung melakukan penerbangan melalui jet pribadi nya., sedang kan tara belum mengetahui tentang kematian putranya.
Nathan turun dari mobil nya dengan wajah dinding dan kosong. Kim jeha yang sudah datang langsung menemui nathan
"maaf kan aku nathan, aku tidak bisa menjaga keponakan ku kata arvin dengan sedih
NAtthan memandang wajah adik nya dan menggeleng kepala nya, " tidak masalah, kalau saja aku tidak meninggal kan nya di sini
" tapi nathan aku, kalau saja aku tidak pergi
" hentikan hentikan, arvin jangan membuat ku marah, ini semua telah terjadi, kata nathan dengan pelan
Arvind menyentuh bahu kakak nya air mata mengalir di pipi
" tiba tiba saja suara seorang memanggil
" nathan" tara kehabisan kata dia melihat penampilan nathan kusut, wajah penuh dengan Matanya sembab dan bibirnya bergetar
"mana putra kita, kenapa kau tak bersama dia tanya tara dengan pelan
__ADS_1
" maafinkan aku.. Kata nathan dengan pelan
Tara tak kuasa menahan air mata nya yang mengalir di pipi
" kenapa meminta maaf, putra kita baik baik saja kan, kau bukan kah berjanji pada ku Suara menggelegar tara terdengar di telingan nathan , dirinya hanya bisa menunduk lemah.
“Maafkan aku tara, putra kita telah tiada akibat ledakan bom kata nathan memeluk tara, air mata mengalir
Tara yang mendengar itu melepas pelukan nathan sambil menatap ,
Tangisan hebat terdengar dari bibir tara dan menjerit sejadinya.
Kim jeha, rosalina, arvind terdiam, melihat pemandangan yang membuat hati mereka semakin bersalah. Ia berjalan ke arah pintu
"tidak, tidak narendra tidak mati kan nathan, kau berbohong pada ku ini tidak benar kan kata tara menatap nathan
Nathan menatap tara sedih" maaf kan aku.. "
Tara berteriak histeris suara nya terdengar serak dan gemetar.." tidak mungkin .. Ini bohong kan nathan, aku mohon kata kan ini tidak benar, aku yakin narendra pasti hidup kan kata tara dengan menangis
Tangisan tara sangat menyedih kan dia tidak nyangka akan kehilangan bayi nya narendra putra nya , ucapan tara tidak terdengar lagi dada nya sesak pandangan gelap dia tak sadar kan diri
" tara , hey bangun lah kata nathan dengan cemas, kim jeha dah rosalina, arvin, alden dan dr alice terkejut,
Dr alice pun mendekati memeriksa tara," dia tidak apa cuma shock atas kematian narendra hingga membuat dia pingsan jelas dr alice
Nathan pun lega dia mengangkat tubuh tara ke kamar dan membaringkan nya di ranjang menyelimuti tara
" maafkan..aku sayang, aku berjanji akan mencari pembunuh putra kita, aku akan membuat dia membunuh nya kata nathan dengan amarah, dia pun mengecup bibir tara
" melinda panggil nathan dengan keras
"IYA TUAN KATA melinda yang mengendong nara
" baik tuan kata melinda dengan pelan
NAtthan berjalan menuruni tangga, kim jeha arvin, rosalina alden dan alice menatap kearah nya, tapi nathan berlalu dengan wajah dingin, datar,
" MAu kemana tanya kim jeha dengan pelan
" aku ada urusan, tolong jaga tara di sini kata nathan dengan datar..
Kim jeha menarik napas, dia tau adik nya, merasa kesedihan, semua yang ada disitu menatap
Kepergian nathan
Sementara di negara Inggris
"apa anda mendengar berita tentang kematian putra presdir Asia yang kejam itu tanya seorang pria
" ya aku mendengar semua berita tentang putra nathan Alvaro senjaya itu, itu yang membuat ku bahagia carles, demdam ku terbalas tapi itu belum seberapa, aku akan membunuh tapi tidak dengar tangan ku kata pria itu dengan tersenyum,
" apa rencana tuan tanya asiten nya
Pria itu tersenyum misterius dia tidak menjawab pertanyaan asiten nya
Sementara di gudang
Pria bertubuh kekar mempercepat langkah menujuh ruangan di sana begitu banyak orang berpakai hitam, dia mendengar asiten nya kevin tengah marah , dia melihat seorang pria terbaring di lantai dengan muka lebam semua
" jadi dia terlibat atas kematian putra ku tanya nathan dengan menatap tajam kearah pria itu
" iya tuan kata kevin menoleh melihat nathan mendekati nya
Nathan berjalan kearah pria itu dan mengangkat kepala nya
__ADS_1
" siapa yang membayar mu untuk membunuh anak ku tanya nathan
"sa.. Saya ti..tidak tau tu.. Tuan kata pria itu
" berapa banyak orang itu membayar mu hingga kau tidak mau memberikan tau kepada ku hah ? Tanya nathan dengan marah
" saya.. Hanya di suruh menculik anak tuan, oleh pria mengenakan topeng, dan dia memberi saya uang, karena saya memang lagi butuh uang tuan, saya tidak tau kalau dia akan membunuh bayi anda, ampuni saya tuan kata pria tua itu
" ck sepertinya bajingan itu membayar banyak hingga kau tidak berani membuka mulut busuk mu itu kata nathan dengan nada marah
Pria itu mendencih membenar kan, perkataan nathan kalau pria bertopeng itu membayar mahal untuk menculik putra nathan, dan pria bertopeng berjanji akan melindungi keluarga nya dari pria kejam bernama nathan
"Oh, apa dia berjanji akan merawat putri tercinta mu itu tanya nathan dengan nada meremeh kan
" dari mana kau tau kata pria tua itu, dengan kaget
"kenapa tidak kau tanya kan pada pria yang membayar untuk membuhitu, cibr nathan mata menatap dengan tatapam membunuh
" seharus nya kau lebih pintar dan tau mengapa pria itu menawar kan merawat Putri mu jika tidak ada keuntungan, sekarang putri mu berkerja bisnis prostitusi,
" apa?? Kata pria itu dengan kaget
NAtthan hanya menatap pria itu tanpa ekspresi, dan menjauhi pria itu, dia menguarkan korek api, di kantung nya, dan menyalah kan korek api itu,
" selamat tinggal, saat nya menyusul putra ku.. Kata nathan dengan melempar kan korek api itu ke tubuh pria tua itu yang baju nya penuh dengan bensin
" Ahhhhhhhhh "kobaran api mengenai tubuh pria tua itu
Nathan memerintah anak buah nya untuk pergi meninggalkan gudang
" kevin bakar gudang ini semua barang bukti ini, dan biar orang ini murni kecelakan, cari informasi, tentang putri bram, kata nathan dengan marah
" baik tuan kata kevin dengan datar
Nathan pun kembali mansion mengurus pemakaman putra nya...
Kim jeha jongkok , tangan merangkul pundak nathan yang menangis, air mata nya mengalir di pipi, dia sangat kehilangan putra nya, penerus nya, sedang kan tara tidak datang karena kondisi nya sangat prihatin kan., dia masih tak sadar kan diri, dia benar shock atas kematian putra nya, baru saja dia ingin ketemu dengan kedua bayi kembar nya tapi takdir berkata laen
Alden , Alvin sangat terpukul atas kematian keponakan nya dia berdiri
Di negara Inggris
Seorang pria berwajah tampan bertubuh kekar dia menatap pemandangan di luar jendela
" tuan panggil seorang dengan pelan
" hmm ada apa carlos tanya pria itu datar
" bram tewas tuan kata orang percayaan nya
Pria itu pun terkejut dia menoleh kearah pria berjas hitam itu
" apa nathan yang membunuh nya, tanya pria berwajah tampan itu,.
" saya rasa bukan tuan, bram tewas dalam kebakaran, gudang tempat dia berkerja menerut informasi saya dapat jelas pria hitam..
Pria itu tersenyum misterius,
"bagus lah pria itu mati, jadi rencana ku berjalan mulus , sebelum dendam ku terbalas, aku akan membuat nathan mati di tangan putra nya sendiri, itu atau dia yang membunuh putra nya sendiri pasti menyakit kan bukan hahahah? Kata pria
" saya rasa rencana tuan pasti akan berjalan sesuai rencana tuan kata asiten nya
" iya, kau buat berita tentang kematian putra nathan benar benat nyata balas pria itu
"iya, tuan semua saya siap kan kata pria itu
" selamat datang di kehidupan kehancuran nathan Alvaro senjaya
Bersambung saksikan episode selanjut
__ADS_1