Terpaksa Menikahi Tuan Muda Yang Angkuh

Terpaksa Menikahi Tuan Muda Yang Angkuh
Episode 62 terungakap nya alden kakak nya tara


__ADS_3

Kim.jeha menarik napas nya dan mengacak rambut nya sedang kan Rosalina hanya terdiam


" apa yang harus aku lakukan , aku minta maaf kata Rosalina dengan pelan


Kim jeha mendekati rosalina


" kau tak perlu minta maaf, aku akan menjelaskan semua pada adik ku semua pasti baik-baik saja kata Kim jeha dengan menyentuh tangan rosalina


Rosalina hanya sedih


" sekarang kau istirahat, kata Kim. Jeha dengan membaring tubuh rosalina dengan mencium bibir rosalina


Rosalina kaget" yak, mengapa kau selalu mencuri mencium ku aish menyebal kan kata Rosalina dengan mendorong dada Kim jeha


Rosalina memandang jutek. Kepada Kim jeha



“Aku tidak ingin mendapat pandangan jutek seperti itu, aku tidak ingin mendapat mimpi buruk” ucap Kim jeha membuka suara


“Aku tidak peduli kau mimpi buruk atau mimpi indah” Kata Rosalina berusaha sejutek mungkin untuk mengendalikan perasaannya


“Arasseo, kalau begitu mari kita tidur” Kim jeha


berjalan menuju kasur baru saja dia duduk dikasurnya sebuah bantal tepat mengenai kepalanya.


“Awww” teriak Kim Jeha memegang kepala nya


“Jangan macam-macam denganku, ini rumah sakit, kau kembali ke ruangan mu ” ucap rosalina yang memegang bantal di tangannya


“Yaaa kau bisa mengatakannya tanpa harus dengan memukulku bantal dan aku juga tidak akan meminta lebih jika bukan kau yang ingin memberikannya” Kim jeha memegangi kepalanya yang sedikit sakit itu



“Kau memakai kekuatanmu dengan level berapa, ini benar-benar sakit” canda Kim jeha


“Aku hanya memakai level 5, jadi kalau kau macam-macam aku akan memakai sampai level 10” sekarang kembali lah ke ruangan mu balas rosalina cemberut


“Ini benar-benar sulit” gumam rosalina di dengar Kim jeha


“Tidurlah, aku kesini ingin menjaga mu dari orang orang yang ingin membunuh kita dan aku tak akan menyentuh lagian aku tak tertarik dengan tubuh mu ” ucap Kim jeha senyum


“Jika kau terus berbicara, aku semakin tidak bisa tidur maka kuncilah mulutmu” ucap rosalina ketus


"oke aku akan. Menutup mulut ku kata Kim jeha berbaring di samping rosalina ,


" yak mengapa kau tidur di ranjang ku kata Rosalina dengan kaget


Tapi Kim jeha yang memejam kan mata Tanpa peduli rosalina ,


" cih menyebal kan, omel rosalina, pelan pelan pelan dia membaring tubuh nya di samping Kim. Jeha


.


" Astaga aku bisa gila jika dia berada di samping ku pikir Kim jeha dengan pura-pura tidur



Sementara itu di ruang tara


Tara sudah siap siap untuk pulang ke mansion


Natthan dan tara saling berpelukan di balkon, rumah sakit


" aku Masih ingat saat kita pertama kali di lift , aku sangat beruntung mempunyai suami seperti mu sayang makasih ya sayang ?" kata tara dengan menoleh dan memberi ciuman pada natthan


"natthan membalas ciuman tara dengan lembut dan melepas kan ciuman nya


" seharus nya aku yang bilang seperti itu sayang, aku yang bahagia bisa memiliki kamu, kau sudah memberi ku putra dan putri yang tampan dan ganteng kata natthan memeluk tara



"kau tau sayang aku hidup sebatang kara. Aku besar di panti asuhan , tidak banyak cinta yang aku dapat kan aku juga tidak tau apa kah aku mempunyai saudara , dan. Tau seperti apa wajah orang tua ku kata tara dengan sedih


" hei jangan sedih, kau kan punya suami yang sangat mencintai mu , Berapa banyak cinta yang kau dapatkan dalam hidupmu, sama besarnya dengan yang didapatkan semua orang lainnya. Jika kau tidak dicintai oleh banyak orang. Maka kau akan mendapatkan banyak cinta dari satu orang" aku suami mu balas natthan dengan senyum


" tara tersenyum memeluk natthan mata berair terimakasih ya sayang


" jika tara tidak mendapatkan kasih kepada kedua orang mu aku janji akan menjadi ayah, dan aku akan memberi kejutan pada mu, aku akan memberikan pada mu kalau kakak mu sudah di temukan dia masih hidup dan aku akan selalu bersama mu tara selamanya. Kata hati natthan


Tara tidak pernah dicintai saat dia masih kecil karena itulah sekarang natthan akan memberikan banyak cinta untuk tara


Natthan berjanji akan selalu mencintai tara dan melindungi tara selamanya.


"Kau hanya perlu... memikirkanku saja" natthan menangis


Tara mengangguk senang dengan janji itu. Tara menghapus air mata natthan dan berjanji bahwa dia tidak akan pernah melepaskan natthan sampai dia mati. Tapi tara meminta natthan untuk tetap tidak melepaskannya bahkan setelah natthan mati. Natthan lalu mencium tara, tara membalas,


Tiba-tiba saja pintu di buka


Membuat Nathan melepas kan ciuman nya


“ ais berapa kali aku bilang, jangan menyelong masuk , apa kau tak bisa mengetuk pintu ku ….” natthan dengan kesal.


“ mengapa aku harus mengetuk pintu aku dokter, lagian mengapa kau selalu bermesrah di rumah sakit aish kata Arvin kesal


Dan duduk sopa dengan membaring diri


Tara dan natthan saling pandang,


"ada apa dengan nya tanya tara dengan heran


“ah mungkin saja sedang ada masalah dengan pacarnya.” Tebak natthan


Tara langsung berfikir keras di buatnya.


“.. “ya waeyo? sebenarnya ada apa dengan mu?” tanya natthan dengan duduk di samping Arvin


Arvin hanya menatap natthan



“yak…kau kenapa mengapa kau menatap ku seperti itu ?” tanya natthan dengan heran


" kau sudah tau kan kalau Kim jeha sudah menikah dengan rosalina kan tanya Arvin dengan tajam


" lalu tanya natthan dengan menarik napas


" mengapa kau tak mau memberi tahu pada ku, aku merasa seperti orang bodoh aku kecewa kata Arvin dengan kesal


Natthan pun terdiam, dia memikirkan sesuatu... Tentang perkataan Arvin


“yak…kau mendengarku atau tidak?” tanya Arvin sudah mulai kesal dengan sikap natthan yang diam tanpa respon


“yak…kenapa kau malah membentakku disaat kau lagi kecewa aish dasar aneh ?!” kata natthan nada sinis



“iisshhh… menyebalkan sekali….! Dasar penipu ! ! ” Kata Arvin


"aku juga baru tahu kalau, Kim jeha dan rosalina sudah menikah, terus apa masalah apa kah kau menyukai nya tanya natthan dengan mengganti baju nya dengan kemeja putih



" Aku masih bingung—“ Kalimat arvin terhenti, arvin mengalihkan pandangannya dari natthan yang menatap nya


“Soal apa?” tanya natthan dengan heran


“(perasaanku “Aku masih ragu apakah aku benar-benar menyukai nya , atau hanya untuk memanasin noami kata Arvin menatap di luar jendela.


" hmm baik lah, aku hanya ingatkan, sebagai kakak mu, jangan sampai hubungan mu dengan Kim jeha bermasalah, dia kakak kita , kau harus menerima pernikahannya mereka Arvin kata natthan dengan pelan


" aku tau itu kata Arvin dengan menarik napas


“ baik lah, aku dan tara akan pulang ke mansion kata natthan sambil menepuk pundak adik nya


Arvin hanya diam saja melihat kepergian natthan


Sementara di markas ke polisian



Di kantor polisi


Kenzo melaporkan pada kepala pemimpin kepolisian tuan indra


"Bagaimana kasus penyerangan kapten Kim jeha, apa kau sudah menemukan pelaku nya tanya tuan indra ,


" belum menerut saksi Kim jeha di kejar oleh orang orang yang terlatih, tapi orang itu bukan orang sini seperti orang Amerika


Kata Kenzo tegas


" lalu apa ada saksi yang melihat kejadian itu tanya tuan indra dengan menatap Kenzo



" pak Seorang penjaga memberitahu identitas orang bule telah dikonfirmasi. Mereka adalah pasukan militer untuk kedutaan Matagonian. Mereka di bayar untuk membunuh kapten Kim jeha jelas kenzo dengan menjelas kan


 


" Dan Penjaga itu menambahkan,negara A sia tak memiliki hak menghukum WNA. Menurut aku mereka hanya bisa menggali informasi dan Kim jeha sudah sadar pak kata kenzo


" hmm temui kapten Kim jeha cari informasi apa yang terjadi kata tuan indra


"siap pak. Kata kenzo dengan memberi hormat


Kenzo pun membuka pintu dan pergi


Sementara di luar kantor polisi


Sebuah mobil mewah berhenti di mansion


Seorang wanita keluar dari mobil


" Nona, anda sudah tiba? Syukurlah, pak komisaris sudah sangat khawatir.” Ujar seorang pria berwajah dingin yang menghampiri dr alice dengan penuh sikap hormat. Dr alice mengenali pria itu sebagai anggota ayah nya


“Kenapa meminta untuk bertemu di kantor polisi ? Kenapa tak di mansion saja?” Tanya dr alice tanpa sedikitpun mengurangi kecepatan langkahnya.


“maaf nona pak komisaris lagi banyak kasus jadi tak ada waktu .” mari nona pak komisaris sudah menunggu kata pria itu


Dr alice hanya mengangguk mengerti mendengar penjelasan dari pria yang kini berjalan dua langkah di belakangnya itu



“Tuan ada di dalam.” Kata anggota ayah nya membukakan pintu cokelat tua di hadapan dr alice menunggu Gadis itu masuk sebelum menutupnya kembali.


Ruangan dengan banyak jendela besar itu merupakan ruangan ayahnya. Menghadap langsung pada indahnya pemandangan danau serta jajaran pepohonan rindang di belakang kantor polisi . Di samping salah satu jendela, dr alice melihat Sosok tinggi tegap sang ayah yang berdiri membelakanginya. Tanpa ada kata apapun, dia berjalan dan menempatkan diri disamping ayahnya.


“Kau lihat, danau itu banyak berubah. Dulu warnanya tak sekeruh itu.” Ujar sang ayah tanpa mengalihkan sedikitpun pandangannya.


“Dulu? Itu terdengar sudah lama sekali. Banyak hal berubah dalam waktu selama itu.” dr alice ikut menatap air danau yang memang telah berubah warna, pohon-pohon yang tumbuh di sekelilingnya pun terlihat semakin rapat.


“Apa kau bahagia tidak jadi pindah ?” tanya ayah nya


" tidak, ada apa mengapa ayah ingin bertemu dengan ku tanya dr alice pelan


Bagaimana? Perasaan mu saat kau tau kapten Kim jeha sudah menikah , apa kau masih menyukai Kim jeha tidak bisa kah kau melupakan nya dan menerima per jodohan mu dengan pilihan ayah tanya ?” tanya Komandan indra pada dr alice


"iya aku memang masih menyukai nya, dan aku tak ingin menikah dengan pilihan ayah kata dr alice dengan kesal


" jika kau tak ingin menikah dengan pria pilih ayah,lupa kan Kim jeha, kata tuan indra


"maaf ayah aku tak ada waktu membahas masalah ini, aku rasa pasien ku menunggu kata dr alice dengan pelan. Dan bergegas pergi ,


Dr alice membuka pintu ruangan ayah nya


Sementara di luar ruangan Kenzo


Tomy dan yibo lagi berbicara


" kau kalah taruhan kan sudah ku bilang kapten dengan dr alice hubungan pasti tak tahan lama kata yibo sambil mengambil uang Kenzo dan Tomy


" aku tidak menyukai dokter alice dia tidak cocok dengan kapten, apa lagi komondan indra ingin kapten mengundurkan diri dari kepolisian dan kerja sebagai presdir di perusahaan kata kenzo sambil membuka topi nya



" kenapa? Padahal dokter alice merupakan dokter dengan gaji yang tinggi dan cantik. Tidak cocok bagaimana aish kau ini apa kau sudah gila kata yibo dengan kesal


"aku merasa ada sesuatu yang di sembunyi oleh kapten, kata kenzo sambil memikirkan suatu


" maksud kau tanya yibo dan Tomy secara bersamaan


" kau ingat tidak waktu, ada seorang wanita yang di tahan kantor polisi , karena baratem dengan pegawai mini market kata kenzo dengan


"ya aku ingat Wartwan wanita, nama rosalina, terus apa hubungannya dengan Kapten tanya yibo

__ADS_1


" aish apa kau benar-benar bodoh, apa kau tak lihat saat pegawai mini market itu menarik rambut Wartwan wanita itu, kapten malah menahan tangan pegawai itu aku merasa kapten dan wanita itu mempunyai hubungan ah aku hampir lupa kalau aku harus menemui kapten jelas kenzo dengan bangkit


Yibo dan tomy saling pandang, mereka tergelam pikiran mereka


Sementara di rumah sakit



Para bodyguard berbaris di rumah sakit, dan berapa mobil mewah. Berbaris... Rumah sakit berapa hari ini penuh Wartwan


"kevin. Bagaimana dengan situasi di luar? Tanya natthan yang mengendong bayi kembar Nala dan tara mengendong bayi laki laki di kamar


" tuan mereka masih berkumpul di luar tuan, mereka ingin mengambil gambar tuan kecil dan nona kecil jelas kevin


" apa!! Aku tak ingin mereka memotret kedua anak ku, aku tak ingin musuh ku mengetahui wajah kedua anak ku kata natthan dengan tajam


"tuan tenang saja saya akan mengaman kan para wartwan itu , tapi mereka juga lagi menunggu konfirmasi tentang penyerangan tuan Kim jeha tuan kata kevin dengan pelan


" oh iya, jangan ada Wartwan masuk ke ruang inap kakak ku Kevin, suruh berapa orang menjaga nya perintah natthan,


" baik tuan, Wartwan itu teman nona rosalina Para wartawan melihat dengan curiga. Kenapa Kim jeha dan rosalina ada bersama saat terjadi penyerangan dan kecelakaan itu tuan jelas Kevin pelan


" kau urus para wartwan itu jangan sampai mereka memotret kedua bayi ku , aku akan menemui tara kata natthan dengan tegas


" tuan kata kevin dengan pergi


Natthan membuka pintu dan melihat tara lagi memberi asi kepada putra


" apa prosedur keluar dari rumah sakit sudah selesai, sayang tanya tara yang selesai menyusu kan putra nya sekarang giliran bayi perempuan nya


“Ya, setiap hari malah. Prosedur check out-mu sudah selesai. Ayo ke tempat parkir. Hari ini, akan ada konferensi kelahiran anak kita ” dan aku akan memberi kejutan buat mu sayang kata natthan dengan mencium bibir tara


Tara pun membalas ciuman natthan,


“Wow, benarkah? Aku jadi bahagia. Ayo!” kata tara dengan senyum



"iya sayang kata natthan dengan senyum mengendong bayi perempuan nya , sementara tara menggendong bayi laki laki nya di samping nya Andrew dan Kevin mareka menuju pakiran para bodyguard menghadang para wartwan


Sementara itu di villa



Seorang laki separuh baya lagi marah


“Kenapa kalian bisa sebodoh itu hah?,” suara ayah nya alden terdengar tenang, tetapi intensitas kemarahannya membuat bulu kuduk dua anak buahnya berdiri.


tuan lin dan boby Tee hanya diam saja, mereka ketakutan karena para bodyguard natthan lagi mencari mereka ,


" aku sudah bilang jangan gegabah, tapi kalian tak mendengar nya , kalian melakukan penyerangan pada kakak nya natthan kata tuan Francisco


" terus apa yang harus kami lakukan, tanya tuan lin


"kalian tetap bersembunyi di villa ku, dan kau boby menyamar lah sebagai dokter di rumah sakit senjaya, aku dengar Kim jeha lagi di rawat bunuh dia jangan sampai kau gagal , aku akan membunuh mu ancam tuan Francisco


Tuan lin dan boby Tee dan Para pengawal itu saling bertatapan mencoba berkata-kata, tetapi tak bisa. Mereka sangat takut


Sementara di hotel


Seorang cowok berwajah tampan lagi duduk


Sambil memandangi laptop nya



Dia memandang laptop penuh dengan gambar seorang wanita, dan gambar bayi kembar, dia pun tersenyum memperhatikan gambar gambar tara adik perempuan nya, yang di kirim oleh orang kepercayaan, yang di tugas kan oleh nya untuk melindungi adik nya dan kedua keponakan nya


Tiba terdengar suara pintu ,


"masuk lah kata alden dengan datar


Seorang pria berpakai hitam menyerahkan setumpuk berkas lagi, mengalihkan perhatian alden


“Sepertinya dugaan Anda benar Tuan penyerangan tuan Kim jeha itu melibat ayah angkat anda yang berkerja sama dengan tuan lin. Dan boby Tee dan saya mendapat informasi dan identitas boby Tee


Ini tuan kata asisten nya dengan menyerah dokumen


Alden mengambil dan melihat


Propil boby tee, Dia lulusan jenius dari kedokteran, kehidupannya sangat misterius, dan menurut desas desus, ibunya meninggal karena bunuh diri. Dia baru masuk mendaftar ke rumah sakit ini dua bulan yang lalu, dan ketika kami melakukan pengecekan terhadap masa lalunya, semuanya kosong, tidak ada satupun data tentangnya, seolah semuanya dihapus” Jelas asisten alden


" kau terus awasi boby tee, dia seorang pembunuhan bayaran yang tak pernah gagal , membunuh target nya, aku tak ingin terjadi apa pun pada adik ku dan kedua keponakan ku Roy kata alden dengan tegas


" baik tuan kata Roy dengan takut


Sementara di rumah sakit senjaya


Kim jeha tak bisa tidur, karena dia sangat dekat dengan rosalina yang tertidur pulas


Tiba-tiba saja rosalina menarik Kim jeha ke arahnya lalu mencium Kim jeha dengan mata terpejam . Kim jeha terkejut. Lalu membalas ciuman rosalina,


Rosalina membuka mata karena dia terkejut


“Kau gila,” gumam Kim jeha


“Kim jeha , itu…” rosalina hendak menjelaskan.


“Ssst…,” Kim jeha menaruh jarinya di bibir rosalina


"ada apa bisik rosalina dengan kaget,


" Di luar seperti nya ada orang, kata Kim jeha dengan menarik tubuh rosalina ke dalam pelukan nya, dan bersembunyi di balik sopa


" kau tunggu di sini, jangan keluar oke, aku akan melihat siapa di luar Kata Kim jeha dengan pelan.


Kim jeha lalu keluar dari kamar. Ia mendengar percakapan dua orang pria dan ia berhenti untuk mendengar kelanjutannya.


“Berakhir dengan baik,” kata seseorang dari mereka.


“Tidak ada yang melihat?”


“Iya.”


Kim jeha mengintip dan melihat seorang orang berpakain dokter sedang berbicara dengan seorang


“sial kemana Kim jeha , kita tak menemukan dia di ruangan rawat nya



Kim. Jeha Tepat di lantai dua belas rombongan orang itu Kim Je Ha melihat pistol yang di bawa orang itu dan dia langsung mengambilnya. Je Ha mengalahkan tiga pengawal dan satu orang itu dalam waktu sekejap. Dia menembak mereka dibagian kaki dan tangan



"siapa yang menyuruh mu untuk membunuh ku tanya Kim jeha dengan menodongkan pistolnya pada orang berpakai hitam itu


“ Kau harus mati . Aku harus menyelesaikan misiku.” Kata orang berpakai hitam itu


" cih baik lah jika itu mau mu, kata Kim jeha dengan menembak berapa orang itu


Rosalina yang lagi sembunyi ketakutan, menutup telinga nya , Kim jeha pun langsung menarik tangan rosalina untuk mengikuti nya, Kim jeha menembak berapa orang


, berapa para bodyguard natthan yang mendengar yang berjaga di halaman pakiran langsung berlari sambil menguar kan pistol menuju ke ruangan Kim jeha


"tuan apa anda baik-baik saja tanya Alex ketua bodyguard


" iya aku baik saja kata Kim jeha sambil memegang tangan rosalina


"periksa semua lorong rumah sakit , temukan mereka perintah Alex


" Baik tuan . Kata Alex dengan pelan


" tenang semua baik saja, aku akan melindungi mu ayo kita pulang kata Kim jeha dengan menyentuh tangan rosalina


.


Rosalina karena masih takut karena peristiwa tadi, Kim jeha langsung mengambil selimut dan menutupi badanya dan badan rosalina dari rasa ketakutan


Mereka berjalan dibawah selimut yang mendekatkan wajah mereka satu sama lain hingga bisa saling menatap, namun tiba-tiba suara perut rosalina memecah situasi tersebut menjadi lebih santai.


“Apa kau ingin ramen?” Tanya Kim jeha


“tidak terima kasih”Kata Rosalina agak canggung..


Semua yang ada rumah sakit memperhatikan Kim jeha dan rosalina yang di bawah selimut


Kim jeha terus memperhatikan jalan menuju pintu keluar rumah sakit


Menunjuh pakiran


" apakah kau sudah lebih merasakan tenang karena sudah di mobil tanya Kim jeha


Rosalina hanya menatap Kim jeha, Kim jeha mendekati bibir nya ke bibir rosalina dengan lembut mencium nya, rosalina hanya diam saja memejam kan mata nya


Dan Kim jeha melepas kan ciuman nya dan membuka pintu mobil, rosalina pun masuk ke dalam mobil


Semua nya yang ada di rumah sakit menyaksikan mereka yang berdiri tertutup selimut dikepalanya sudah menduga jika mereka sedang berciuman.


Sementara di hotel n



Sebuah mobil mewah berhenti di hotel n di sana sudah di keliling, para bodyguard yang menjaga setiap sudut,


" para bodyguard membuka pintu mobil


Natthan pun keluar dari mobil sambil menggendong bayi perempuan nya, di belakang nya ada berapa pelayan yang angkat menjaga dan merawat kedua anak. Nya di samping nya tara yang menggendong bayi laki laki narendra


Semua para bodyguard melihat kedatangan natthan , mereka memberi hormat


"Bagaimana dengan persiapan untuk acara perayaan kelahiran kedua anak kembar ku tanya Nathan dengan tajam


" Semua siap tuan, kata bodyguard


" bagus , aku ingin penjagaan di perketaan , aku tak ingin mengambil resiko tentang keselamatan istri dan kedua anak ku kata Nathan dengan dingin


"tenang saja tuan saya sudah meminta petugas security yang berjaga 24 jam dan polisi yang mengawasi dan. Tidak lupa memasang CCTV yang pasang di setiap sudut hotel kata kevin dengan pelan


" aku hanya ingin memastikan keamanan istri dan anakku. Aku tidak ingin mengambil resiko dan aku tetap menempatkan kau Andrew untuk menjaga hotel selama berlangsung acara konferensi ini dan suruh . Mereka menyamar sebagai tukang kebun, juru masak, dan pelayan hotel . Jangan sampai ada yang tau dan kau kevin kau tetap menjaga tara dan kedua anak ku kata Nathan dengan tegas


"siap tuan kata para pengawal nya


Seorang direktur menghampiri Nathan, sambil membungkuk kan badan nya


" selamat pagi tuan presdir, kata direktur itu


"Bagaimana persiapaan nya tanya natthan dengan datar yang menggendong bayi perempuan nya


"Semua sudah siap tuan kata direktur dengan pelan


" baik lah, kevin aku serah kan semua pada mu kata Nathan sambil menyentuh pundak tara mengajak tara masuk ke lift


Kevin mengangguk kan kepala nya,


Sementara di Mansion Kim jeha



Sebuah mobil berhenti di mansion ,


Kim jeha membuka pintu mobil, rosalina pun keluar dari mobil


" apa kau baik-baik tanya Kim jeha dengan menatap rosalina


" iya aku baik-baik kata Rosalina dengan menahan jantung berdebar , jika dia mengingatkan ciuman di rumah sakit


Aish kenapa dia melakukan itu apa dia menyukai ku ” kata Rosalina dengan bingung


“Apa aku mulai menyukai nya rosalina apa kau sudah gila, mana mungkin aku menyukai nya dan dia juga tak mungkin menyukai ku , ?” Pikir rosalina seraya sambil mengikuti Kim jeha masuk ke mansion


"Kim jeha pun berhenti, hingga membuat rosalina menabrak tubuh Kim jeha


" ada apa dengan mu apa kau bodoh , !” teriak Kim Jeha


Rosalina terkejut, saat melihat Kim jeha berdiri di hadapannya dengan tatapan tajam


“Kenapa kau tidak punya mata ?” Tanya Kim jeha dengan menatap tajam


“ne? mana mungkin, Kau berhenti dan menghalangi ku jalan ” Kata Rosalina dengan kesal .


“Jelas tadi kau jalan melamun. ,apa yang kau pikirkan aku mau mandi karena kita akan pergi ke acara Nathan kelahiran kedua keponakan ku ” Kim jeha mulai ngomel dan pergi ke kamar mandi


“aish menyebalkan! Sudah cukup kau itu ngatai aku bodoh sudah sangat menyebalkan . Kenapa harus semakin menyebalkan?” omel rosalina dengan kesal


Suara gemercik air tedengar dari Shower kamar mandi yang sudah di tempati Kim jeha dan kamar nya dia juga

__ADS_1


Rosalina masih berusaha mengatur detak jantungnya. Pandanganya terus menuju ke arah pintu kamar mandi, entah kenapa ia merasa begitu gelisah tak bisa diam di tempat, apalagi ketika suara gemercik air itu berhenti.


Rosalina segera mengambil posisi duduk di tepian ranjang ukuran king Size, ia lalu berpura-pura sibuk dengan ponselnya.



“Kau tidak akan mandi?” Tanya Kim jeha dengan santai, setelah keluar dari kamar mandi dengan mengusap kepalanya menggunakan handuk. Tetesan air terlihat mengalir dan membuat rosalina tak bisa mengedipkan matanya


“iya nanti aku akan mandi ” Jawab rosalina dengan gugup,ia lalu menaruh ponselny


“Bukannya kau mau mandi?” kata Kim jeha


“Iya?” Kata Rosalina dengan mencari handuk nya


“Tapi, kau masih pakai baju, tuh. Kata Kim jeha dengan cengir


“Apa karena itu kau menyuruh ku mandi dasar mesum! Aku baru mau buka baju saat kau pergi .” Kata Rosalina kesal


.“oh iya apa kau malu pada suami mu, aku juga pernah melihat dan menyentuh nya t kata Kim jeha lalu berjalan menghampiri rosalina dan membuat jantungnya hampir copot aroma tubuhnya tercium, wangi


"apa! kata Rosalina dengan gugup muka nya memerah karena malu


"Bagaimana kabar Ibumu dan juga adikmu?” Tanya Kim jeha dengan mengelap rambut nya



“mereka baik-baik saja,?”Kata Rosalina gugup


“Syukurlah, kapan kapan aku akan. Mengunjungi orang tuan mu .kata Kim jeha dengan menatap


" apa!! Kata Rosalina dengan kaget


“ aku bilang, aku akan mengunjungi orang tua mu kata Kim jeha dengan menyentuh tangan rosalina


"tapi , untuk apa tanya rosalina dengan heran


" aish kau bodoh atau apa, mengapa aku bisa menikahi wanita seperti mu omel Kim jeha dengan pelan


"Aigoo apa aku meminta mu untuk menikahi ku kata Rosalina dengan kaget



" ya aku yang ingin menikahi mu kata Kim jeha dengan pelan


“Ada banyak hal yang ingin aku tanyakan” Ucap rosalina ia mulai memberanikan diri untuk menatapi Kim jeha yang duduk disebelahnya


“eoh , aku juga— banyak hal yang ingin aku sampaikan”, kata Kim jeha dengan menatap gadis di depan nya


“Tapi , nanti hari ini kita akan. Menghadiri perayaan kelahiran anak natthan dan aku juga mau mandi kata Rosalina bangkit mau menuju kamar mandi


Kim jeha beranjak dari duduknya ia lalu menarik tangan rosalina dan tidak membiarkannya untuk pergi, rosalina menatapi pergelangan tangannya yang genggam oleh Kim jeha


“W-waeyo?” tanya rosalina jantung berdebar


“jangan pergi masih ada waktu buat kita Pinta Kim jeha dengan lembut


“ak.. Aku kata Rosalina tak menerus kan kata nya


Kim jeha Seakan tak membiarkan rosalina untuk melanjutkan kalimatnya, Kim jeha segera membuat rosalina berhenti bicara dengan mengecup bibirnya. Rosalina membelalakan matanya karena terkejut,Sementara Kim jeha hanya tersenyum ia kembali mencium bibir rosalina kali ini dengan memejamkan matanya. Rosalina tak dapat menolak untung sekian kali nya, tanpa sadar , tangannya dengan otomatis melingkar pada pinggang Kim jeha dan memeluknya dengan erat. Lidah mereka saling berpagutan satu sama lain, Kim jeha menghisap bibir bawah rosalina dengan sedikit kuat hingga membuat rosalina meringis Kim jeha itu tidak peduli dan semakin membuat ciumannya lebih dalam.


Rosalina merasakan jantungnya semakin berdebar kencang Saat tubuh Kim jeha menindih tubuhnya. Untuk mengambil nafas, rosalina sejenak melepaskan ciumanya ia memandangi wajah rosalina dengan senyuman


" mengapa kau memandangi aku seperti itu tanya rosalina dengan malu


" kau sangat cantik puji Kim jeha dengan senyum Bibirnya kembali mendarat di kening rosalina , Kim jeha bahkan menciumi pipi rosalina , lalu beralih pada mata kiri dan kanan nya. Tak lupa dengan hidung rosalina dan juga dagunya, seakan tak membiarkan satu inchi pun untuk terlewat. Dengan lembut Kim jeha kembali mengecup bibir rosalina, Kim jeha mencium leher, rosalina


"stop berhenti menciumi ku — ” kata Rosalina mencoba menjauhkan dari lehernya, Kim jeha lalu menatapnya dan memicingkan matanya


" Aku akan pergi.” Jawab Kim. Jeha dengan pelan


"kemana tanya rosalina dengan heran


" ada misi dari agen fbi Amerika aku akan menetap di Amerika kata Kim jeha dengan pelan


"apa!! Kata Rosalina dengan kaget


Kim jeha kembali menciumi rosalina


“Ehmmmm” Mendengar suara yang dikeluarkan rosalina membuat Kim. Jeha menjadi lebih bersemangat, tangannya lalu mengusap kaki rosalina bhingga ke paha nya, perlahan-lahan dengan bergriliya telapak tangan Kim jeha menyusup ke balik baju menyentuh dada rosalina


Kim jeha melepaskan ciumannya, ia kembali menciumi leher rosalina dengan tangan kirinya yang mulai menurun tali gaun yang digunakan rosalina


“Mwoyaa, kau mau apa kita ke akan pergi menghadiri pesta ” rosalina menahan tangan Kim jeha yang menurun kan gaun nya


“wae? Andwae?” Kim jeha menghentikan tangannya dan menatapi rosalina


"aish baik lah sekarang kau pergi mandi aku akan siap siap kata Kim jeha dengan mencium bibir rosalina


Rosalina menarik napas,jantung berdetak kencang dan dia pun ke kamar mandi


Sementara hotel n



Dua hari telah berlalu, hari ini adalah hari rabu tanggal 22 september. Terlihat kesibukan yang cukup berarti di sebuah hotel mewah. Tepatnya di Hotel n terlihat beberapa pekerja sedang mempersiapkan ballroom ruangan untuk sebuah acara yang resmi. Disediakan meja panjang, lengkap dengan 6 microphone dan 6 cangkir gelas berisi air putih diatas sebuah panggung. Tepat jam 7.00 p.m, setengah jam sebelum acara dimulai terlihat para wartawan sudah terkumpul rapih di ballroom ruangan itu. Ya, tidak salah kalian pasti sudah menduganya, malam ini akan ada konferensi pers dari perayaan kelahiran bayi seorang presdir di perusahaan terbesar


orang-orang yang menamai dirinya sebagai berbondong-bondong di luar hotel. Mereka hanya dapat menyaksikan natthan dan tara yang berjalan masuk ke dalam ruangan. Ya, karena yang masuk kedalam ruangan hanya wartawan saja.


"natthan bersama para bodyguard nya dan berapa pelayan yang menggendong bayi nya dengan di kawal Kevin Nathan mengenalkan. Jas hitam di keliling para



Bodyguard nya, di samping nya tara yang berjalan dengan anggun nya


“ perketaan penjagaan di kedua anak ku kevin, jangan ada yang boleh menyentuh nya ?”. Kata nathan dengan pelan


"baik tuan, semua sesuai rencana kata kevin dengan tegas


" bagus kata natthan dengan menujuh ruangan hotel itu


Tara dan Nathan berjalan beriringan di susul kevin , dan para bodyguard juga pelayan , acara belum di mulai karena. Natthan menunggu Kedatangan Kim jeha dan Arvin adek nya .


Dan ini hanya acara konferensi tentang kedua anak nya


Natthan dan tara duduk bersama di samping mereka ada kevin dan asisten Alex


“Ye terimakasih kepada semua para wartawan yang telah hadir disini. Kali ini kami akan melakukan konferensi pers mengenai gambar tentang pelukan nyonya tara dengan tuan alden Ucap kevin membuka sesi konferensi pers.


Jeprat..jepret.. para cameramen mengambil foto mereka. Semua wartawan serius


" ya kami ingin tau tentang kejadian di rumah sakit, apa tuan alden dan istri anda punya hubungan tanya Wartwan itu


Natthan tersenyum dan memegang tangan tara,


" tidak!! Itu hanya salah paham., dia hanya ingin melindungi istri ku, dari petesan kata natthan dengan senyum


Tara tersenyum dan membalas gangaman tangan natthan



Acara konferensi pers terbilang lancara, kecanggungan natthan dan tara mencair seiring dengan terbangunnya atmosfer positif antara mereka dengan rekan media, sesekali terjadi perbincangan ringan.


" saya dan alden tidak mempunyai hubungan, dan saya tidak selingkuh, saya sangat mencintai suami saya, dan kami sudah mempunyai dua bayi kembar , tapi saya juga tidak ingin kehilangan sesuatu yang teramat berharga di dunia ini yang pernah aku temui. Suami yang benar-benar melengkapi hidupku. Natthan , aku telah menjatuhkan pilihanku kepada pria yang yang jadi suami ku sekarang ”. Ucap tara , tara memandang tersenyum pada natthan


“Aku pun sama. Aku sangat mencintai istri ku ”. Jawab natthan tersenyum dan mencium bibir tara


. jeprat..jepret.. kembali mereka difoto.


Wartwan tersenyum dan bersorak


"boleh kami mengetahui siapa nama bayi kembar kalian tanya Wartwan


" nerenda dan nala kata nathan dengan mengendong bayi kembar nya


Wartwan pun memotret



Perayaan kelahiran bayi kembar presdir natthan Alvaro senjaya , sangat meriah Perayaan itu, karena dilaksanakan dengan gaya natthan menjadi sebuah pesta perayaan sangat yang luar biasamewah.


Segalanya yang terbaik. Gaun tara didatangkan langsung dari Perancis, makanannya yang paling enak, langsung dari restoran hotel sendiri


. Perempuan-perempuan menatapnya iri pada tara yang mengenakan gaun yang sangat indah


para lelaki memuji kecantikan tara


perempuan pasti memimpikan mempunyai suami seperti natthan dan mereka mempunyai putra dan putri tampan dan. Cantik


" Bagaimana perasaan anda tuan memiliki bayi kembar yang lucu dan tampan dan cantik kata Wartwan itu, tanya Wartwan itu


" sangat bahagia, ini anugra yang terindah terimakasih sayang kata natthan dengan senyum sambil melirik Kevin


"Konferensi cukup di sini, silah kan menikmati pesta nya kata kevin dengan pelan


Natthan bangkit sambil mengulur kan tangan nya, ke arah tara


Tara menyambut nya, dengan senyum box bayi kembar di bawa nya,


" kesayangan ibu, lapar ya, waktu nya minum susu kata tara dengan tersenyum pada kedua bayi nya


" sayang istirahat ke kamar, aku harus menemui tamu ku dulu kata natthan pada tara


Tara mengangguk kepala 20 pelayan membawa, Melinda pun mengendong nona kecil dan Andrew mengawal tara


" kevinn aku titip tara dan kedua anak ku jaga mereka jangan sampai terjadi apa dengan mereka Andrew kau ikut aku , kata Nathan


" baik tuan kata kevin dengan patuh


Sementara di itu di atap


Seorang berpakai hitam memperhatikan tara , dan kevin


" mari nyonya kita ke kamar kata kevin


Tara mengikuti Kevin tiba-tiba saja, seorang tak sengaja menyenggol nya


" nyonya apa anda baik-baik saja tanya kevin


"iya aku baik-baik saja kata tara dengan senyum dan melihat sebuah kertas


Tara mengambil kertas itu tanpa sepengatahuan kevin


"Melinda aku mau ke kamar mandi dulu, tolong jaga si kembar kata Tara dengan pelan


" baik nyonya kata melinda menggendong bayi tara


Tara ke kamar mandi hotel


, tara membaca surat itu, yang berisi


“aku yakin kau juga ingin mengingatnya Kenapa kau bisa menjadi yatim piatu…dulu kau tinggal dimana…


bagaimana penampilan orang tua mu


dan apakah aku memang punya keluarga atau tidak. Kau tak ingat semuanya kan ”


“nama mu tasia, kau mempunyai saudara nama leon, kau mempunyai seorang kakak


Kakak mu tinggal Di sebuah gang kumuh di Amerika, beberapa anak-anak dipaksa untuk mengemis oleh sindikat pengemis. Diantara anak-anak itu ada kakak mu yang tertua leon . Walaupun udara sangat dingin tapi anak-anak itu tetap dipaksa untuk mengemis. 


Jika kau ingin tau tentang kakak mu temui aku


Tara yang membaca isi surat itu dia menangis bahagia,


"aku mempunyai seorang kakak, aku kira aku tak punya Saudra kata tara dia membuka amplop dan melihat


hasil DNA ya menyatakan kalau dia dan alden kakak dan adik kandung .



Tara pun terkejut melihat hasil DNA ada gambar alden musuh suami nya, itu kakak Nya


Tiba-tiba saja, seorang membuka pintu kamar mandi nya


Saksi episode selanjutnya


1siapa kah yang membuka pintu kamar mandi hotel?


2siapa yang memberikan tau tentang masa lalu alden. Dan tara


Terimakasih sudah setia membaca dan menunggu, maaf baru up masalah ada musibah Saudra saya meninggal dunia


😔


Jangan lupa vote dan like. Nya

__ADS_1


.


__ADS_2