Terpaksa Menikahi Tuan Muda Yang Angkuh

Terpaksa Menikahi Tuan Muda Yang Angkuh
Episode 42 muncul nya sosok alden leon wesly


__ADS_3

Tara terkejut melihat " dan membuka headset" kevin ada apa mengapa kau sangat cemas, tanya tara


"nyonya cepat kita pergi dari sini, kata kevin dengan dengan menarik tangan tara, di tangan nya memegang pistol


" Apa yang terjadi kevin , Tapi bagaimana dengan NAtthan, di mana dia tanya tara dengan cemas,


"Tuan NAtthan, saya tidak tahu nyonya, kata kevin dengan membuka pintu mobil,


" Apa!!! Aku akan mencari NAtthan kata tara dengan pelan


"Jangan nyonya sangat berbahaya, percaya lah tuan pasti baik-baik saja, kata kevin dengan pelan , menjalan kan. Mobil nya,


Tara mengambil ponsel nya menelepon NAtthan tapi tak di jawab


" Aku menelepon NAtthan tidak menjawab ini kevin, bagaimana ini, aku sangat khawatir, tentang dia kata tara dengan cemas


" Tenang nyonya muda, aku akan menelepon tuan kim jeha kata kevin dengan menjalani mobil nya


Sementara di tempat bioskop



Mereka berdua sudah berada di bioskop, mereka duduk sambil meminum coklat susu Mereka juga mengibrol bersama sebelum film di mulai.


“Kau tahu apa saat yang menyenangkan dari bioskop?” tanya Dokter Alice pada kim. Jeha


“Saat sebelum lampunya dipadamkan.”


Dan ini adalah saat yang paling menyenangkan dalam hidupku. Aku duduk bersama wanita cantik saat lampu itu akan dipadamkan.” Balas kim jeha merayunya.


“Bukannya aku ini, Orang tua" bagimu?”


“Oh iya! Aku mungkin salah liat karena lampu di sini redup sekali. Oh ya, sebelumnya kau selalu curiga padaku, 'kan?”


“Iya, kenapa?”


“Berapa umurmu? Kau pasti tahu umurku dari catatan kesehatanku.”


“Aku...Yang kemarin itu kan karena kau yang selalu membuatku marah.”



Oh, begitu, ya? Jadi, aku " Kakakdi sini?”



Tidak, kok. Aku lebih tua darimu.” dr Alice memberitahunya ia lebih tua tapi ia tidak memberitahu umurnya.


“Tidak mungkin. Coba mana KTP-mu. Mungkin saja kau yang lebih muda.” kim jeha tak percaya padanya.


Dokter Alice tertawa mendengar jawabannya, mereka tersenyum bersama.


Mengapa kau mengundurkan diri tanya dr Alice


" aku melanggar perintah, karena aku harus menolong arvind, dan aku tak mau team ku terkenak masalah maka nya aku mengundurkan diri kata kim jeha dengan pelan



Dengan menundukkan kepala nya


Tapi aku belum Memberi surat pengunduran diri ku pada ayah mu kata kim jeha dan ponsel nya berbunyi dia melihat layar hp nya dari kevin


Kemudian kim jeha menerima panggilan,


Tuan kim jeha terjadi keributan di taman permainan, saya melihat tuan NAtthan lagi di kejar dengan 2 polisi lalu lintas kata suara kevin


Baik lah aku akan kesana kau tunggu di sana kata kim jeha menutup telpon nya


Kim jeha memberitahu dokter Alice


Aku harus pergi kata kim jeha dengan menatap dr Alice


. apa terjadi sesuatu kau mau kemana tanya dr Alice


. Kim jeha meminta maaf pada dr Alice


Dokter alice terlihat kecewa.


“Apa aku ditinggalkan lagi?”


“Aku sungguh menyesal. Kita bisa nonton lain kali saja. Kita bisa pulang sekarang.”


“Tidak, tidak apa-apa. Aku bisa menonton sendiri, kau bisa pergi.”


“Jangan begitu, ayo.” aku benar minta maaf kata kim jeha


“Tidak apa-apa, kau bisa pergi.” Dokter alice terlihat kesal karena ia ditinggalkan lagi.


Kau lebih mementingkan tugas mu kata dr Alice




Aku akan meneleponmu nanti.” kim jeha pergi meninggalkannya.


Setelah dr kim jeha pergi, dokter Alice pun mendapat telepon.


Sementara di taman permainan.


Siapa kalian berdua suruhan siapa? Jemes atau jendral yan ? Tanya NAtthan dengan datar


Tentu saja kedua polisi itu tak menjawab dan langsung ingin menggeledah NAtthan Namun tak mau, NAtthan smemberi pukulan pada kedua polisi, kemudian NAtthan melarikan diri dengan kencang.


Menyerah lah anda telah melakukan kekacauan dan pembunuh kata kedua polisi pelan


Mereka menyerang ku, siapa. Kalian tanya NAtthan dengan sinis dia melihat jalan buntu ada tembok yang tunggu


Anda tak bisa lari kemana mana lagi , menyerah lah ikut bersama kami kata cowok itu


Dan berapa 6 orang berpakaian hitam datang


NAtthan memandang sekeliling mencari celah


Untuk melarikan diri


. Tepat disaat itu, muncul mobil kevin , NAtthan pun naik ke atas tembok dan kemudian menggelinding meloncat, NAtthan berhasil kabur tersebut. Kedua polisi langsung terbakar emosi ketika melihat NAtthan berhasil melarikan Diapun mengejar membuka pagar langsung langsung menembak , punggung NAtthan


Melihat NAtthan tertembak dan berlari lemah


Orang itu dan kedua polisi itu langsung berlari mengejar NAtthan


Tepat disaat itu, kevin datang dengan mobilnya


Tuan cepat masuk. Ke mobil teriak kevin


NAtthan masuk ke mobil di dalam ada tara


NAtthan tersenyum dan langsung memeluk tubuh tara, , tara membalas pelukan. Dan menangis di pelukan NAtthan


"


syukur lah kau tak apa sayang, aku kira aku tak bisa melihat mu kata tara dengan memeluk NAtthan Dan tangan nya memegang yang basah di punggung NAtthan


" astaga kau terluka , ada darah di punggung mu kata tara dengan panik



Melihat Darah di tangan nya


Aku tak apa apa eh tenang lah, bukan kah kau sudah sering melihat ku terluka , kata NAtthan dengan menahan sakit nya , dia menenang kan tara, sambil memeluk tara


Kevin yang lagi nyetir melirik ke kaca spoin


"


Astaga tuan anda terluka, apa anda baik baik saja tanya kevin dengan panik


Aku baik baik saja kok kevin kata NAtthan meringis kesakitan


tuan ada dua polisi itu mengejar mereka kevin dengan melajuh kan mobil


, para polisi langsung mengejar mobil yang membawa NAtthan


Cepat kau hubungi kakak ku, dah para bodyguart memblokir jalan. Rombongan polisi itu, aku rasa ada orang dalam terlibat, kata NAtthan tangan nya masih memeluk tubuh


tara miskipun punggung terasa sakit dia akan tetap melindungi tara dan anak di dalam perut tara , karena mereka adalah harta yang tak ada nilai nya


Baik tuan kata kevin melajukecepatan tinggi


Mobil NAtthan dan rombongan polisi masih


kejar-kejaran.


Sementara di jalan



Kim jeha memandang sekeliling , mobil nya terus berjalan , ponselnya berbunyi , kim jeha menekan ponsel dan menggunakan headset earphone


Kau di mana kevin , apa semua baik baik saja tanya kim. Jeha dengan pelan


"Saya di jalan raya tuan, bersama tuan NAtthan, mobil kami lagi di kejar oleh polisi kata kevin dengan pelan


"Apa polisi??? Baik lah, kebetulan ku lagi di jalan raya,


"Iya aku melihat mobil kalian, aku akan memblokir mobil mereka suruh berapa para bodyguart mu, menghadang kata kim jeha


" Baik tuan kata kevin melaju dengan pelan


Kim jeha Ingin menghalangi para polisi mengejar NAtthan


Para yang berada di mobil berbeda langsung melintangkan mobilnya

__ADS_1



, sehingga para polisi itu tak bisa mengejar.


Mereka pun keluar dari mobil dan terkejut


"Apaan ini, mengebut ngebut di jalan kalian hampir saja membunuh ku, kata kim jeha "dengan pura pura kesal


" Hey siapa kau , kami lagi mengejar seorang, yang di duga melakukan kecauan


Jangan menghalangi kerja polisi kata polisi itu


Pada kim jeha


Kim jeha tersenyum, " kau tak mengenal ku, tugas bagian mana kau, atau polis gadungan kata kim jeha dengan sinis


" Hey jaga bicara mu, jangan bicara begitu pada polisi kata cowok itu


"Oh iya, kau benar tak tahu siapa aku, kata kim jeha menguar kan kartu pengenal nya


Kedua polisi, itu terdiam,


" Dari kesatuan mana kau, tanya kim jeha dengan tajam.


Para bodyguart NAtthan yang ada di situ


"memandang ke arah orang berpakai polisi,5


Sebuah mobil hitam. Berhenti dan. Menguar senjata,


8, orang para bodyguart NAtthan langsung keluar senjata, sambil nembak kearah orang berpakaian


" Kim jeha langsung menarik anggota polisi itu


"Apa kalian bodoh, cepat lindungi diri kalian kata kim jeha dengan perintah


Kedua polisi itu berlindung menembak.. Kim jeha, menelpon ken dan brian menyuruh mereka kesini


Kim. Jeha meloncat dari mobil dan terjadi lah perkelahian



Para bodyguart NAtthan menembak berapa orang dan terdengar suara di telinga


Hello apa yang terjadi kalian di mana tanya kevin dengan pelan


"Kami sudah berhasil blokir tetapi kami di serang berapa orang berpakaian hitam kata suara para bodyguart itu menembak salah seorang yang berpakai hitam


Apa?? Berhati hati lah, kata kevin dengan pelan


Sementara di mobil NAtthan


NAtthan meringis kesakitan " kau tak apa sayang, kata tara dengan menyentuh punggung NAtthan yang berdarah dan menekan pundak NAtthan dengan kain


Tenang lah aku tak apa apa, kevin cepat ke Mansion telepon arvind kata NAtthan dengan pelan darah segar keluar dari mulut NAtthan


"Baik tuan kata kevin dengan melihat tuan dari kaca spoin


Sementara itu di lapangan


Di negara A


Sebuah helikoper mendarat seorang cowok berwajah tampan turun menujuh mobil di belakang para bodyguart nya


Selamat datang tuan alden leon welys di negara A kata seorang dengan pelan mengelur kan tangan. Nya.


Cowok berwajah ganteng dan dingin hanya senyum, tetapi wajah begitu angker



"Apa kau sudah mempersiapkan Semua apa yang aku butuh kan tanya alden dengan datar


" Sudah tuan kata cowok berpakai jas hitam. Dengan membuka pintu mobil


Alden. Masuk ke mobilnya


"saat membalas dendam kematian arya guna , NAtthan dan. Kau kim. Jeha. Kalian tunggu saja pembalasan ku, kata alden dengan sinis


Alden tampak senang sekarang, alden sudah mendapatkan semuanya, perusahaan milik tun lin paman nya NAtthan dan berkerja Sama dengan tuan lin


“malam ini kita akan ke club malam aku ingin melihat suasana negara A ini .” Ujar alden pada anak buahnya yang ada di depannya sekarang.


“ iya tuan.”


“pergilah! Ingat kau terus Awasin cewek bernama tara ” suruh alden dengan. Sinis


“ ya tuan permisi”


“tunggu saja kejutan ku NAtthan dan kim jeha ” Gumam alden dengan seringaiannya


Sementara di mansion senjaya



Sebuah mobil mewah berhenti di halamam mansion


NAtthan keluar dari mobil tangan melingkar di leher tara


"Tuan Apa yang terjadi tanya Andrew dengan panik


" Aku tertembak Andrew, perkertat penjagaan di mansion ini kata NAtthan dengan pelan


"Baik tuan, semua aman kata Andrew dengan panik


Kevin dan tara membawa NAtthan masuk ke kamar


Dan NAtthan pun duduk di ranjang


Kevin telepon arvind suruh dia ke Mansion kata NAtthan dengan wajah yang pucat


Tara yang melihat, dia mengambil kain dan menekan darah yang keluar dari mobil punggung NAtthan


"Mengapa kau selalu terluka Kau bilang, kau melakukan pekerjaan buruh. Tapi, kau juga memiliki luka tembak... itu artinya kau sudah tertembak. Jadi, apa kau juga melakukan penembakan? Dan juga itu artinya... Kau bisa membunuh... ataupun terbunuh. Itu adalah pekerjaanmu, 'kan? Apa kau hanya akan melawan orang-orang yang jahat? Mengapa kau tak mikir perasan ku, bagaimana anak yang aku kandung tak punya ayah omel tara dengan kesal


"Aigooo mengapa kau begitu cerewet sayang aku tak apa apa, aku melakukan itu untuk melindungi mu dan anak kita kata NAtthan dengan lembut


"


" Kau melindungi ku melalui kematian mu aku sangat takut NAtthan, aku takut kau akan tiada kata tara dengan menangis


“Aku adalah seorang presdir . Presdir harus melindungi negara dan orang orang yang dia sayangi . Terkadang apa yang aku anggap baik itu tak dianggap baik oleh orang lain. Tenang lah sayang aku akan selalu melindungi mu ,anak kita, arvind dan kakak ku kata NAtthan dengan memeluk tara



Sementara di rumah sakit senjaya


Seorang cowok berwajah tampan lagi memeriksa pasien yang baru datang


Tiba tiba seorang cewek berambut panjang warna coklat


Dia menceritakan kan ada dr arvind tentang sakit nya


Kurasa aku rasa aku ingin. muntah. Aku demam tinggi. Jika kutekan bagian perut yang ini, rasa sakit menyerang,” ujar kata seorang cewek sambil menekan perut nya


“Bila aku lepaskan, rasanya semakin sakit. Kurasa ini radang usus buntu.” Kata pasien itu dengan pelan


Dokter arvind bengong menatap pasien itu



Dia belum sama sekali memeriksa pasien ini, tapi pasien ini malah menjelaskan penyakit nya


“Apa yang kaulakukan? Kau dokter baru kan? Beritahu kepala ahli bedah dan siapkan operasi,” ujar pasien tegas


Aku heran yang dokter siapa , aku atau dia seenak nya dia memerintahkan ku gurutu dr arvind dengan kesal


"Ya baik lah anda bisa berbaring di sini kata dr arvind dengan agk kesal


Ponsel berbunyi. Dr arvind mengambil ponsel nya di jas putih nya


Dia melihat layar ponsel nya.. Kevin


Hello ada apa mengapa kau hubungi ku, apa. Kau bosan jadi asisten. Kakak ku yang kejam. Itu tanya dr arvind dengan canda


Oh tidak tuan, Saya mau ngabarin. Kalau tuan NAtthan tertembak tuan arvind kata kevin dengan pelan


Apa!! Di mana dia sekarang tanya dr arvind


Di Mansion tuan kata kevin pelan


"Aku akan kesana kata dr arvind


Suster Anna, kau panggil bagian. Medis dan pembedahan operasi, pasien ini karena dia mengalami usus buntu kata dr arvind


" Baik pak kepala kata arvind dengan pelan


Dr arvind langsung keluar dari rumah sakit, menuju halaman tiba tiba saja,


Arvind kata panggil seorang cewek


Arvind menoleh, dah menatap cewek berambut panjang warna coklat


" Ada apa kau menemui ku tanya dr arvind dengan cuek


" Aku mau bicara dengan mu tanya rosalina dengan pelan


Apa!!! Aku tak punya cukup waktu aku mau ke Mansion karena ada urusan kata dr arvind dengan ketus.


"Aku dengan kakak mu kim jeha tidak ada terjadi apa apa, kami tidak melakukan apa-apa , kata rosalina dengan pelan


" Kau pikir aku peduli apa yang terjadi dengan mu dan kakak ku, kalian sudah tidur seranjang, itu sudah apa kurang cukup jangan temui aku karena aku tak mau terjadi salah paham aku dan kakak ku


Kata dr arvind dengan pelan masuk kedalaman mobil

__ADS_1


Rosalina hanya diam saja menatap kepergian dr arvind,


Apa mungkin dia sudah melakukan dengan kim "jeha pikir rosalina dalam ke adaan ragu


Sementara di mansion senjaya



Sayang apa luka tembakan itu sakit , Wajah mu begitu pucat kata tara melihat NAtthan yang membuka baju nya, terlihat punggung berdarah


Aku gak apa-apa sayang tenang lah, Cepat kau "ambil peralatan alat si arvind Sayang kata NAtthan dengan pelan


:apa? Kau mau apa sayang tanya tara



" Aku mau menguar kan peluru di punggung ku ," sayang kata NAtthan dengan pelan


" Apa?!. Menguarkan peluru kau gila sayang kata tara dengan kaget


" Cepat lah ambil kan sayang, beserta obat nya, aku bisa mati nungguin arvind kata NAtthan dengan membuka semua baju, cuma mengenakan celana kain nya,


"Baik lah kata tara dengan pelan dengan panik


Mengambil baskom, lilin gunting,


Ini sayang alat nya kata tara dengan pelan



" Apa kau bisa menguarkan peluru ini sayang tanya tara berbisik


"Kau yang mengeluarkan peluru, Lakukan kan sayang, keluar kan peluru dari tubuh ku kata NAtthan dengan meringis kesakitan,


" ak.. Aku..?. Yang benar saja Tapi aku bukan dokter NAtthan kata tara dengan pelan


"Ayo lah sayang .. Cepat lakukan aku tak kuat lagi kata NAtthan dengan pelan


Tara yang melihat NAtthan meringis kesakitan


" Baik lah pertama aku harus apa sayang tanya tara dengan gemetar


Tekan darah ku pakai kain, terus ambil alat seperti gunting, terus pisau panas di lilin, dan cari jalan. Keluar peluru yang masuk sayang kata NAtthan dengan pelan ..


Satu jam lebih


tara menguar kan peluru di punggung NAtthan, dengan ber keringat


NAtthan tengkurap , menahan rasa sakit nya , wajah nya pucat, dia menggigit kain supayah tidak berteriak keras


akhr nya peluru keluar, dan tara mengambil kain menekan darah,


Tara menangis melihat NAtthan meringis kesakitan, wajah nya pucat,


Tara memeriksa suhu tubuh NAtthan dan khawatir karena tubuh NAtthan terasa dingin.


Jangan NAtthan … jangan… sayang . jangan mati.” tara benar-benar panik menekan darah nya pakai kain., supayah darah nya terhenti


Tara menangis melihat NAtthan tak sadarkan diri dengan wajah pucat. Dia bertanya kenapa NAtthan bisa luka parah seperti itu. Tara memegang wajah NAtthan dan menangis sambil berkata, “sayang . Sakit sekali, ya? Kau kesakitan, kan? Oh tidak! Apa yang akan kita lakukan sekarang, NAtthan ? Apa yang akan kita lakukan? NAtthan Kau mendengarku? Kau tidak boleh meninggal. Kau tidak boleh, NAtthan Kau harus tetap hidup, okay ingat anak kita NAtthan, kau kan udah berjanji akan melindungi kami, kalau kau tak ada siapa yang melindungi ku dan anak kita, apa kau senang melihat anak yang ada perut ku. Tanpa. Seorang Ayah ?” ucap tara dan mencium bibir NAtthan


“ NAtthan Aku mencintaimu. Aku mencintaimu. Kau tidak boleh meninggal,” ungkap tara lagi. Menangis


NAtthan membuka mata nya "kau sangat berisik sayang, berhenti lah. Menangisi ku seolah olah aku sudah mati kata NAtthan dengan bangkit, dari tengkurap. Nya


" Apa yang kaulakukan?” tanya nya. Tara dengan kaget


“Hal paling egois yang bisa kulakukan padamu.”


Kata NAtthan dengan tajam


NAtthan mencium tara Untuk sejenak tara memejamkan matanya, larut dalam ciuman itu.


Namun tara segera sadar dan mendorong NAtthan dengan marah.


“ tuan NAtthan Alvaro senjaya , benar-benar tidak ada hal yang tidak bisa kaulakukan. Kau benar-benar hebat,” dalam luka parah begini kau sempat mencium ku kata tara dengan kesal


"Aduh punggung ku kata NAtthan dengan meringis karena akibat dorongan tara.


" Astaga maaf kan aku sayang, apa masih sakit, tanya Tara memberi perban pada punggung NAtthan


Memasang kan. Baju tidur NAtthan,


"Sebaiknya nya kau tidur istirahat, aku sangat cemas tadi aku kira kau akan meninggal kata tara dengan pelan


" Aku tak akan mati, karena sebelum menikah dengan mu kehidupan ku keras , sadis, kejam sayang, tak takut mati, sekarang aku takut karena ada kau dan anak yang di perut mu yang harus aku lindungi kata NAtthan dengan mengelus perut tara dan mencium nya


"Janji lah pada ku dan anak di dalam Perut ku "kau tak akan pergi meninggalkan aku kata tara dengan membelai rambut NAtthan ,


" Memangnya aku akan pergi ke mana?” sini dekat pada ku aku ingin tidur di pelukan mu


..


“Rasanya seperti kau akan pergi. ” Kata tara dengan pelan mendekati NAtthan dan berbaring di samping NAtthan tangan nya memeluk NAtthan yang meletak wajah nya di dada tara , dia tidur di dalam pelukan tara


“Aku tidak akan pergi. Aku tidak akan pergi meninggalkanmu. Aku tidak akan tinggal. Mu dan anak ku guman NAtthan dengan pelan pelan NAtthan mejam kan mata nya , tara pelan pelan juga memejam kan mata nya


Sementara itu


Di markas fb



Informasi tentang apa yang terjadi sudah sampai ke telinga Kepala Polisi. Tentang penyerang NAtthan di taman permainan,


Dan berapa polisi melakukan pengejaran kepada presdir NAtthan,


"apa kalian sudah buta, mengejar seorang presdir menuduh kalau dia melakukan pembunuhan, dia pasti akan melakukan penyerang tuduhan. Pencemaran nama baik siapa yang menembak nya tanya kata kepala polisi dengan kesal


" Saya pak, kami benar benar hanya menjalankan perintah kata salah satu polisi


Siapa yang memerintahkan mu tanya tuan indra tanya tuan indra


Kami tidak tahu, pak, karena melalui telepon kata cowok itu


Mansion jemes



Jemes menonton berita yang sama. Mengetahui hal tersebut, jemes pun hendak menggunakan kesempatan itu untuk menyerang perushaan senjaya yang besar dengan tuduhan mereka sudah melakukan kejahatan.


Setelah mendapat ide itu, jemes langsung menelpon kepala polisi dan menyuruhnya ke perusahaan senjaya lalu mengambil semua aset Ternyata saat menelpon Kepala Polisi, tidak sendiri dia bersama jendral yan , ayah angelina yang ternyata sudah bebas


“Aku akan kirim beberapa ahli, jadi pergilah sendiri ke sana dan dapatkan semua informasi rahasia yang NAtthan miliki. Dan hapus semua data di penggelapan dana. Pajak yang di tuduh kan kepada tuan jendral yan perintah jemes dan menutup telepon.


Saat nya kehancuran tuan presdir NAtthan, aku akan menjadi presdir no satu, orang terkaya di negara A , dan merebut tara dari NAtthan, apa pun. Yang di miliki NAtthan, aku harus memiliki nya kata jemes dengan main ponsel nya



Sementara di tempat lain


Dokter arvind dalam perjalanan. Menuju ke Mansion


"astaga aku tak tahu kabar NAtthan, apa dia masih baik-baik saja, dengan tubuh peluru kata arvind dengan membawa mobil nya di belakang nya 4 mobil. Mengikuti nya


Dr arvind. Melihat dari kaca spoin ,


"


siapa mereka mengapa mereka mengikuti ku, apa mereka salah satu musuh NAtthan, Aissss aku bisa gila dengan situasi seperti kata dr arvind dengan melajuh kecepatan mobil nya


4 mobil itu melihat target sudah tahu di ikuti langsung saja mengejar


"dengar semua kalian jangan sampai target lolos, kita bisa mati terbunuh semua kata salah satu orang berpakai hitam



Kami mengerti tuan kata mereka


Terjadi lah kejaran kejaran, mobil arvind dan 4 mobil Orang berpakain hitam itu


Arvind melajuh kecepatan tinggi, dia mau membelok Tiba-tiba ada truk melintang arvind hampir saja menabrak tetapi , arvind berhasil menghindarinya tapi arvind malah keluar dari jalan mobilnya menuju ke arah jurang. Mobilnya tepat berada di tepi jurang.


Dokter arvind terkejut , keringat dingin arvind


Mengambil ponsel nya di saku jas dokter nya


Dengan hati dia tak bergerak , Karena mobil nya tepat di tepi jurang dan. Menggantung di tebing


"Aigooo, apa yang aku harus lakukan meloncat atau mengahadap merek


, aku harus menelepon NAtthan kata dr arvind bicara sendiri


4 mobil itu berhenti di jurang, berapa orang keluar dari mobilnya



Melihat ke tepi jurang


" Cepat turun ke bawah tangkap dia kata ketua orang berpakai hitam.


Arvind yang di dalam mobil mendengar perkataan para orang orang berpakai hitam


" aigooo ayo lah angkat kata arvind dengan pelan kata arvind yang menelpon NAtthan tapi tak di di jawab oleh NAtthan,


20 orang berpakai itu sudah mendekati mobil. Arvind


Bersambung Saksikan episode selanjutnya


Apakah arvind selamat dari orang orang berpakai hitam


Perusahaan senjaya di geledak.. Apa yang di lakukan NAtthan


Siapa yang menolong arvind

__ADS_1


4 siapa dalang penyerangan. NAtthan di taman.


Jangan lupa like dan terimakasih sudah mendukung novel ini 😘😘😘


__ADS_2