Terpaksa Menikahi Tuan Muda Yang Angkuh

Terpaksa Menikahi Tuan Muda Yang Angkuh
Episode 29. Dendam 15 tahun yang lalu


__ADS_3

"Cepat kejar kevin , aku akan menembak berapa mobil kata NAtthan dengan perintah


Baik tuan kata kevin melaju kecepatan,


Sementara kim jeha yang. Melihat ke kaca spoin


Ada 8 mobil mengikuti,


" sial mau apa mereka mau main main dengan ku kata kim jeha dia melihat mobil NAtthan yang melajuh ke samping nya menembak berapa mobil,


" hai kakak ku sayang apa kau butuh bantuan teriak NAtthan sambil kepala keluar dari jendela menembak


Kim jeha menggeleng kepala. Menoleh kearah samping



" Aku bisa gila mempunyai adik seperti dia kata kim jeha dengan kesal


Dan. Kim. Jeha pun menghubungi yibo


" Hello kau di mana yibo, tanya kim. Jeha


"Aku ken, dan brian lagi di rumah sakit mengantar pencuri tadi siang ke rumah sakit ada apa kapten kata yibo dengan pelan


" cepat ke jalan besar, aku lagi di serang berapa orang kata kim jeha


Baik kapten kata yibo


Sementara itu di rumah sakit senjaya



" Ada apa tanya ken melihat wajah yibo tegang setelah menutup telpon


"Brian kau jaga gadis dan temani gadis ini kami mau menemui kapten telah terjadi suatu Kapten lagi di serang , ayo kita kesana kata yibo dengan pergi menuju mobil


Di tempat lain


.


Kim jeha melaju kecepatan dan membanting tang mobil nya ke arah samping dan mobil itu oleng menabrak sesuatu dan meledak


Tiba-tiba dijalanan mobil yang dikendarai NAtthan dan kevin diikuti oleh dua orang berjaket hitm yang sudah mengambil alih kendali mobil tersebut melalui akses smartphone , sehingga dalam jarak 20 meter mobil bisa dikendalikan oleh orang jaket tersebut parahnya mobil tadi tidak bisa dikurangi kecepatanya yang bisa hanyalah menambah kecepatan.


" kevin kita kedatangan tamu tak di undang , cepat kau tabrak mobil yang membawa pistol di depan mobil kim jeha , aku akan menembak dua orang pkai motor ini


" Baik tuan kata kevin membanting stir mobil ke kanan dan mobil tuh menghindar , dan orang itu mengeluarkan pistol, menembak arah kevin, pundak kevin tertembak , mobil oleng,.


Terjadi tembak menembak, antara NAtthan dan 2 orang bermoto



" Kevin apa kau baik baik saja, kau masih bisa mengemudi tanya NAtthan dengan khawatir


" Saya baik baik saja tuan., tak usah khawatir, kata kevin. Dengan wajah pucat pasti fokus mengemudi


Kim jeha dengan sekuat tenaga mengendalikan mobil dengan dipacu kencang dan menabrak mobil j hingga beberapa mobil lain.ikut tertabrak


NAtthan melihat mobil kim jeha menabrak mobil lain,


"Kevin mari kita berganti,posisi, aku akan mengemudi ,


.


" Ba.... Baik tuan NAtthan, kata kevin dengan mengeluar kan pistolnya,



pundak yang tertembak mengeluarkan darah


. "Apa yang terjadi, apa kau bodoh membA a


Wa mobil seperti itu teriak NAtthan pada kim jeha yang mobil nya oleng


“Kau bisa lihat dua orang bermotor itu lihat mereka menekan rute yang mereka arahkan adalah titik tepat untuk membuat sebuah kecelakaan palsu”


" Apa?! Jadi mobil mu seperti ada yang mengendalikan tanya NAtthan dengan berteriak,


" Iya jendela tak bisa di buka, dan rem nya tak berhenti kata kim. Jeha keras


“Berusahalah buka jendela mobil sampai bisa” aku akan menahan mobil mu supaya tak menambrak sesuatu kata NAtthan



.


Akhirnya setelah jendela mobil terbuka kim. Je Ha menembakan peluru untuk mengacaukan para pembunuh. NAtthan yang mengikuti kaget mendengar suara  ledakan pistol tersebut dan sudah meyakini jika ini adalah ulah kakak nya


Aksi kejar-kejaran masih berlanjut hingga pada akhirnya mobil tersebut sudah mulai panas dengan kecepatanya yang tinggi dan tak bisa direm lagi akhirnya mobil kim Je Ha mau menabrak proyek yang sedang dikerjakan oleh orang-orang di beberapa ruas jalan


"mobil ini sudah mulai panas dan melajuh tanpa bisa di kendali kan, di sana ada pembuatan proyek teriak kim jeha, kepada adik nya NAtthan


" Iya aku tahu, aku akan. Menghadang kata NAtthan dengan dingin


. NAtthan memotong mobil kim. Jeha hingga membuat Mobil Je Ha menambrak mobil nya NAtthan menahan, dengan mengerem


Kevin yang lagi menembak, hingga membuat berapa mobil menambrak satu dengan lain.


"Kevin cepat kau keluar dari mobil ini, aku akan menahan mobil kakak ku supayah tak menambrak proyek itu perintah nathan


" Tapi tuan, tanya kevin yang terluka parah karena tertembak


"


" tak ada tapian cepat loncat, dan kau tak usah pikir aku , cepat selamat diri mu loncat teriak NAtthan lengan nya berdarah karena terkenak pecehan kaca jendela mobil


Kevin ragu, meloncat masih memikir kan tuan nya,


" aish apa kau mau mati, cepat keluar kata nathan mendorong tubuh kevin


terguling di tanah memegang dada dan sambil melihat mobil tuan nya


" tuan senjaya maaf kan saya tak bisa melindungi tuan muda l keluh kevin dan pingsan



Kim jeha yang melihat NAtthan menahan mobil nya supayah tak.. Menabrak proyek kim. Jeha menginjak rem mundur, supayah mobil nya tak menabrak mobil NAtthan,


" Tak ku biar kau terluka NAtthan, aku akan melindungi mu kata kim jeha dalam hati nya


" apa yang dia lakukan, **** makinNAtthan dengan melajuh kan mobil kearah kim jeha, tetapi NAtthan terlambat


Kim jeha menabrak mobil nya ke proyek karena itu jalan satu nya akhirnya mobil. tergelincir dan berbalik hingga membuat kim Je Ha terjepit . berdarah-darah


NAtthan yang melihat mobil kak nya terbalik teriak,


"oh.. Tuhan.. Kim jehaaaaa.. teriak nathan dengan menghentikan mobil nya,


Dengan sempoyongan NAtthan berusaha menyelamatkan kakak nya dari mobil yang sudah mulai terbakar


" astaga.. Ledakan itu, kita sudah terlambat nolong kapten.. Kata ken kaget


Yibo dan ken menganggap semua terlambat melihat mobil kim jeha sudah hampir meledak,seketika dianatara kobaran api itu muncul sesosok ganteng ehh sesosok pria yang baju putih berdarah . Semua terbelalak melihat mereka berdua masih hidup. Sekitar  satu meter dari mobil tersebut kevin terluka parah dan pingsan


"hyung bangun lah kau harus kuat jangan mati kata NAtthan dengan memangku kim jeha hujan pun turun



NAtthan menangis melihat keadaan kakak nya


Kim jeha membuka mata menatap adik nya


" Hei hei berhentilah menangisi , seolah olah aku sudah mati, aku belum mati bodoh kata kim jeha dengan canda


Tiba tiba saja ledakan mobilnya kim jeha memeluk adik nya melindungi supaya tak terkena hantamn ledekan mobil dan membuat kim. Jeha pingsan.


NAtthan berteriak, "lagi


kim jeha jangan jangan mati sambil mengoyang tubuh kakak nya


Yibo dan ken bersamaan anggota polisi mendekati, kapten kata ken dengan memeriksa denyut nadi,


Yibo memeriksa denyut nadi kevin


" Apa anda baik baik-baik saja tuan NAtthan tanya ken melihat NAtthan yang menangis


.


" Ya cepat bawa kakak ku kerumah sakit senjaya, kata NAtthan dengan khawatir.


Kevin kata NAtthan melihat kevin di angkat ke mobil


" Aku titip kakak ku dan asisten ku, aku harus pergi sebentar.


+


100 bodyguart pun datang, menghampiri nya


" apa anda baik baik saja tuan maaf kami terlambat kata Andrew cemas


"Aku baik-baik saja andrew kau kerumah sakit jaga kakak ku dan kevin , dan kalian sebagian di rumah sakit yang lain ikut aku. Kata NAtthan, dia menuju menujuh toko bunga


Teringat akan janji nya pada tara mau beli kan bunga


Sementara itu di mansion senjaya



Tara sendiri tidak bisa tidur di rumah Mansion


Menunggu NAtthan tak pulang pulang Karena tidak bisa tidur..tara keluar rumah sambil menunggu NAtthan pulang.


Tara duduk meringkuk di depan pintu rumah. Para bodyguart hanya diam saja melihat tara yang lagi duduk



Dan di depan pagar orang pengantar bunga datang


Tara bangkit dan memandang heran


Pengirim bunga : hallo!Kiriman bunga, Nona.


Tara Kiriman bunga? Tapi aku tak pesan.


Pengirim bunga melihat alamatnya.


Pengirim bunga :Ini kediamannya si beruang kan?


"Beruang ? Tapi aku tara . Bukan beruang Aish…


.


Tara nyengir dech sudah tahu pengirimnya siapa? Siapa lagi kalau bukan si cowok angkuh NAtthan Alvaro senjaya ? Hehehe….


Kagetnya belum hilang tara tambah kaget lagi karena tidak hanya1 buket di tangannya tapi masih ada banyak buket yang dikirim..semuanya bunga mawar.


Pengirim bunga :Mau diletakkan dimana?


disana? Saja kata tara dengan senyum


Para pengirim bunga membawa masuk semua bunga-bunga itu.


Tara akhirnya ada di tengah-tengah bunga dech!



So sweet..tara senyum dan terlihat bahagia


Dan tara menelepon NAtthan


Sementara itu tokoh bunga


NAtthan yang mau pergi ke rumah sakit ponsel berbunyi dan mengambil ponsel dari saku saku nya menerima panggilan dari tara


"Hallo , Banyak sekali bunganya? , Kau yang mengirimnya, kan? Kata tara


" Tidak, bukan aku.Kenapa aku mengirimkanmu bunga? Kata NAtthan sambil masuk ke mobil


Bukan kau? Tapi disana tertulis untuk


"Beruang ".Kau ini kenapa?Ada masalah?Atau salah makan?


"Apa? Tanya NAtthan dengan pura pura kaget


" Maksudku, aku terkejut.Banyak sekali bunganya? Apa kau akan buka toko bunga kata tara dengan pelan


NAtthan menjawab : 2, 4...105. , dengan suara meringis nahan sakit, lengan berdarah


"Kenapa banyak sekali. Aku hanya minta satu bunga saja Tanya tara dengan heran


" Pasti salah kirim.Aku tak pesan sebanyak ini.


Kata NAtthan dengan senyum


"Kau ini kenapa sebenarnya?Untuk apa bunga ini?


Katamu kau suka dengan bunga kata NAtthan dengan melajuh mobil nya kerumah sakit, dan di belakang mobil para bodyguart mengikuti


" Aku suka bunga.Tapi ini terlalu banyak.Ini" untuk kesalahan selanjutnya.


Kesalahan?Oh begitu.Tapi kau ikhlas, kan? Tanya tara


"Tidak aku kangen , mau ciuman mu kata NAtthan dengan senyum


" Dasar mesum, kau di mana ? Mengapa kau tak pulang tanya tara dengan heran


Mungkin aku tak pulang malam ini, kau tidur lah jangan menunggu ku


"Baik lah, terima kasih bunga nya byeee muach.. Kata tara dengan memberi ciuman lewat hp nya


" Apa kau sedang menggoda ku tanya NAtthan dengan jahil


"tidak itu tanda terima kasih ku pada mu kata tara dengan senyum


NAtthan menutup telepon nya dan tersenyum, sedih, dia tak mau tara cemas dan khawatir tentang nya,


NAtthan melajuh cepat ke rumah sakit mencemas kan keadaan kakak dan kevin


Flash Back .


Di halaman perusahaan NAtthan Alvaro senjaya


.


Seorang cowok mengenakan topi dan kaca mata hitam mendekati mobil kim. Jeha dan memasang sesuatu di mobil nya seperti alat pengendali kan mobil



ponsel yang ada di kantong bajunya, ponselnya berdering.


"Apa kau sudah menjalan perintah mu, aku tak mau kau gagal untuk membunuh kim jeha


" Sudah aku sudah memasang nya, alat nya pasti orang mengira kecelakaan bukan percobaan pembunuhan. Tuan arya guna kata cowok itu, dia melihat kim jeha keluar dari perusahaan NAtthan dia pun masuk ke mobil di belakang nya ada 7 mobil


Kim jeha masuk ke mobil tanpa menyadari kalau ada 8 mobil mengawasi nya dan berapa menit kemudian NAtthan keluar bersama kevin mau membeli bunga untuk tara, dan NAtthan dan melihat mobil kim. Jeha melakukan aksi kejar kejaran, kevin dan. NAtthan mengejar nya juga


Flash end


Sementara itu di rumah sakit senjaya


Dr arvind tubuh sempoyang nya melihat



Keadaan kakak nya, mata ber kaca kaca


"Apa yang terjadi dengan kakak saya tanya arvind kepada ken dan yibo


" Aku juga tidak tau pasti kejadian nya, waktu kapten menelepon dia bilang lagi di serang hanya tuan NAtthan tau kata ken pelam


Arvind melihat kevin yang di dorong di blangkar


" astaga kevin apa yang terjadi Sekarang di mana NAtthan apa NAtthan terluka , tanya arvind dengan cemas arvind melihat, kevin juga terluka


" Tuan NAtthan lagi pergi, dia baik baik saja cuma lengan nya yang terluka kata yibo pelan


dr Alice yang keluar dari ruangan ketika melihat kim jeha refleks menutup mulutnya karena kaget melihat kim jeha tak sadarkan diri dengan lumuran darah di sekujur tubuhnya.


Kim jeha pun segera dibawa ke ruang UGD Airmata dr Alice terus mengalir melihat keadaan kim jeha


"Tolong buka mata mu dan tatap ku,


Kim jeha apa kau mendengar suara


Dr Alice frustasi melihat tidak ada respon dari kim jeha jangan.


" Jangan. Mati jeha . “Kenapa kau menemuiku dengan keadaan yang seperti


ini? Aku mohon buka matamu



Jantung kim Je Ha kembali berdetak dan Kepala Medis langsung menggunakan defibrillator untuk memaju detak jantung kim. Je Ha.


Di dalam ketidaksadarannya kim. , Je Ha sedang menikmati kebersamaan bersama kedua adik nya NAtthan dan arvind Mereke pergi ke sebuah cafe dan kemudian pergi piknik berdua. Mereka tertawa dan tersenyum bersama. Mereka juga bermain dan jalan-jalan di sebuah taman.


Sementara di luar rumah sakit


__ADS_1


NAtthan berlari masuk ke rumah sakit


Di sana ada ken dan yibo,


" Bagaimana keadaan kakak ku tanya NAtthan dengan khawatir


" Kapten lagi di periksa oleh dr arvind dan dr Alice kata yibo dengan pelan.


"Bagaimana dengan kevin tanya NAtthan dengan cemas


Kami belum tau keadaan nya masih di dalam ruang operasi.


Di dalam ruangan Unit Gawat Darurat (UGD)


Dr Alice terus berusaha menekan dada kim jeha memohon agar tak seperti ini padanya


.


" Bangun lah , kau ini mengapa jahat pada ku


Bangun kata ku bangun teriak dr Alice Akhirnya dr Alice berhenti menekan dada kim jeha dan menangis.


Tiba-tiba. Terdengar suara kim. Jeha


" Astaga sakit sekali kau ini mau buat ku sadar atau ingin buat ku mati


tanya kim jeha dengan napas terengah-engah. Perawat memberitahu tekanannya kembali.


" Apa kau sudah sadar, apa kau sudah tau ada d mana kata dokter Alice



"Bagaimana dengan keadaan NAtthan adik ku tanya kim. Jeha


NAtthan dia baik baik saja tak perlu kau khawatir, kata dr Alice dengan pelan


" Kau kelihatan suatu doktet super cantik puji kim jehaDengan mengoda dr Alice


"Sst kau ini kata dr Alice senyum malu


Kim jeha pun tersenyum menyentuh tangan dr Alice


Sementara di ruang operasi


Dr arvind lagi sibuk mengeluarkan peluru di tubuh kevin operasi berjalan lancar.


Dr arvind merasa bersyukur karena jantung Pneumothorax dan detakan jantungnya normal. Dr arvind sudah mengeluarkan peluru dari tubuh kevin .


Tempat kejadian sudah diberi garis polisi.


"Kalau kapten kim jeha di serang setelah pulang dari perusahaan NAtthan dan melaporkan kalau. Tuan NAtthan ada di tempat kejadian terluka Menurut ken orang-orang itu bukan orang Amerika, sepertinya mereka orang prancis kata ken kepada komisaris. Polisi



.


"Orang prancis,? Mengapa mereka ingin membunuh kapten kim jeha tanya tuan indra


" Kalau masalah itu, saya belum tahu , mungkin saya akan. Ke rumah sakit pak pemimpin kata ken


NAtthan dan arvind, yibo menemui kim jeha yang sudah mengenakan baju pasien kim. Jeha menanykan mengenai operasi kevin.


“Dia sudah selamat. Dan sekarang dia sudah dipindahkan ke kamar inap. Dia masih belum sadar. Kata NAtthan


"Kau ini membuat ku khawatir kata arvind dengan kesal


" Hei hei aku kan tidak mati, kau tak perlu menangis gitu



Mengapa kalian. Berdua selalu membuat ku cemas, terus mengapa selalu berurusan dengan bahaya, apa kalian punya nyawa lebih tanya arvind yang mengobati luka lengan NAtthan


" cih Berhenti lah kau seperti seorang ibu , yang mencemas kan kedua putra nya Aku mau keruang kevin dulu kata NAtthan yang belum ganti baju masih dengan kemeja putih berdarah


" Kau benar kata kim. Jeha dengan senyum


Yibo dan brian tersenyum geli melihat tingkah laku ke tiga kakak beradik ini


NAtthan keluar dari ruangan perawatan kim jeha, menuju kamar kevin dan


Seorang cewek berpakai dokter


Dokter nana keluar dari ruangan kevin , saat sedang berjalan berpapasan dengan NAtthan


“kau cowok sombong di lift itu kan ? Kenapa kita bisa bertemu begini? Aku senang bisa bertemu denganmu.” Kata Dokter nana


“ apa itu penting buat ku tanya .” Kata NAtthan dingin


“Apa?” kata dr nana kaget



"Huh dasar cowok sombong memang ganteng cih tapi dingin banget sikap nya membuat aku makin. Ingin mengenal nya ternyata di rumah sakit ini banyak kata dr nana


Dia mencari bagian resepsionis rumah sakit



" Ada yang bisa saya bantu dokter


"Maaf apa saya bisa bertemu dengan kepala rumah sakit ini tanya dr kim nana


" Oh pak pemimpin , lagi di ruang pasien , dokter


Saya akan menelepon nya


Sampai nya di ruangan kevin


NAtthan melihat kevin lagi berbaring


NAtthan hanya menatap kevin


" maaf kan aku, selalu membuat mu dalam bahaya, kau bukan asisten bagi ku tetapi saudara, karena ayah ku sudah menggap mu sebagai anak nya kata NAtthan dalam. Hati nya.


Dan NAtthan menelepon bodyguar


" Andrew kau beli kan. Aku baju ganti , kata NAtthan dengan pelan


" Baik tuan kata Andrew patuh


Kevin sadar dan membuka mata nya memandang. Sekeliling di lihat tuan NAtthan yang lagi duduk


"Syukur lah kau sudah sadar kata NAtthan dengan senang


" Apa tuan baik baik saja bagaimana dengan tuan kim ne tanya kevin dengan cemas


"Aku baik baik saja kevin, kakak ku juga baik baik


Karena sudah melewati masa kritis kata NAtthan pelan.


Pintu ruangan inap kevin di ketuk


" Masuk kata NAtthan dengan datar


" Tuan ini baju yang tuan minta kata Andrew dengan sopan



NAtthan mengambil baju itu membuka kemeja yang penuh darah mengganti baju nya


"Aku akan pulang ke Mansion , dan kau Andrew "menggantikan kevin sementara kau siap kan semua berkas tentang penggelapan dan tuduhan penyerang ku, aku ingin besok pagi ada berita nya di tv kata NAtthan dengan senyum sinis


" Siap tuan NAtthan kata Andrew bodyguart paling setia setelah kevin


.


" Kevin ini pistol mu kata NAtthan dengan menyerah pistol kevin


Kevin menerima dan "


maaf kan aku tuan, karena aku tak bisa mengantar tuan ke Mansion


" Hei tenang lah, aku bisa pulang sama andrean kau istrihat lah kata NAtthan dengan datar


Sebelum pulang ke Mansion, NAtthan menemui kim. Jeha yang lagi bicara dengan dr Alice


Ketika NAtthan masuk ke ruangan inap kakak.


Dokter Alice dan kim jeha tak saling bicara


. Membuat NAtthan jadi salah tingkah


“Apa hanya aku yang merasa canggung sekarang? Kata NAtthan dengan Bingung


“Kau kan sudah punya istri , mengapa kau tak mengajak tara menjenguk ku ?” kim jeha


“ Aku tak mau membuat nya khawatir tentang ku kata NAtthan Santai


.


"Hei tidak usah aku hanya sebentar cuma mau pamit saja pada kakak ku kata NAtthan datar


" Aku rasa aku akan memeriksa pasien dulu kau bicara lah pada kakak mu kata dr alice


“Lalu, siapa yang menemaniku jika kalian berdua pergi?” kata kim jeha cemberut


" Ya dr Alice mengapa harus aku,!! aku harus pulang aku kangen pada tara kata NAtthan


Senyum


Kim jeha mencibir kearah NAtthan yang membuka pintu,


" kalian berdua jaga lah di depan ruang kamar tuan kim jeha dan para bodyguart yang lain jaga kamar kevin, jangan ada boleh masuk tanpa seizin ku. Mengerti kata NAtthan dengan dingin


NAtthan pergi menuju halaman rumah sakit di sana sudah menunggu Andrew


Andrew membuka pintu mobil


Sementara di mansion Senjaya



Di , kamar tara meregangkan badan dan akan tidur saat mendengar suara mobil NAtthan di luar. Tara mengintip dari balik jendela dan melihat NAtthan keluar dari mobil., tara langsung baring dan pura pura tidur


"Selamat malam tuan presdir kata para bodyguart


NAtthan hanya diam saja dan masuk ke dalam Mansion


" Selamat malam tuan apa tuan mau saya buat kan makan malam tanya melinda


Tidak!! Apa tara sudah tidur tanya NAtthan dengan datar


"Seperti sudah tuan , kata melinda


NAtthan menuju tangga dan melihat banyak bunga dan membuka pintu


Glek...


NAtthan melihat tara yang lagi tidur membuka dasi dan kancing kemeja nya


Dan duduk di tepi ranjang,


Memandang tara yang tertidur dan bangkit


Dan membuka baju kemejah nya dan masuk ke kamar mandi


Tara pun bangun dari tidur nya


" huh apa dia sudah gila membuka baju nya di depan ku, apa dia sudah tahu aku pura pura tidur, gurutuk tara


Ketika dengar suara pintu di buka


Tara baring pura pura tidur tanpa kain selimut karena kain selimut nya jatu ke lantai


NAtthan keluar dari kamar mandi dengan rambut yang basah mengenakan jubah handuk waran hitam melirik kearah ranjang melihat tara yang tidur tanpa selimut



"Kau tidak pintar berakting. Bangun. ".  NAtthan duduk di tepi ranjang


"Jika kau tidak bangun..... Aku akan mencium mu kata NAtthan dengan


" Ya ya aku akan bangun kata tara dengan duduk bersandar di dinding ranjang


“apa kita akan tidur seranjang malam. Ini atau aku akan tidur di sana tanya NAtthan dengan menunjuk sopa


“Untuk apa! Tidur saja di sini. Saja bukan kah kita sudah perna tidur seranjang balas tara dengan manyum kan bibir nya



NAtthan mengguman,


" apa kau akan se agresif seperti malam kemarin mencium ku dulu


“Apa yang kaubicarakan? Dan lagi aku tidak akan melakukannya (kiss),” tara membela diri. 


“Kau tidak bisa menjamin hal yang mungkin saja terjadi sekarang, malam. Kemarin kau mencium ku meninggal kan. Bekas di tubuh ku kata NAtthan dengan mengoda


“Aku tidak menjaminnya. Aku hanya mengatakan tidak akan mencium mu, lagian kemarin malam aku lakukan nya pengaruh oleh obat perangsang bela tara dengan muka merah merona


“Benarkah? Mari kita tidur bersama kata NAtthan dengan membaring kan tubuh nya di samping tara


Wajah tara memerah merona, jantung berdetak kencang, dia benar. Benar gugup, apa Ini nama cinta .., apa dia bentar jatuh cinta pada NAtthan


“Kenapa wajahmu jadi merah?” tanya NAtthan dengan sentuh wajah tara.


“Aku?”  kata tara dengan malu


“Kenapa telingamu merah?” Mwahahaha beneran merah!! Goda NAtthan dengan tertwa


“Karena aku kepanasan.”  kata tara dengan asal Jawab


“Kepanasan? Aku tidak merasa kepanasan, apa aku perlu membuka baju mu tanya NAtthan dengan mengoda


“Eh?” sahut tara dengan gugup


NAtthan yang lagi baring di samping tara . Lalu menepuk bantal di sampingnya.  Supaya tara berbaring di samping nya


Tara yang masih duduk. Hanya diam


“Apa kau tidak akan tidur?” tanyan NAtthan


“Tentu saja,” kata tara berbaring di tempat tidur dengan kaku. NAtthan langsung mengangkat tangan nya agar tara memeluk nya dan berbaring di dada NAtthan


Tara menatap NAtthan yang. Memejam kan mata melihat bibir NAtthan, dan mencium bibir NAtthan


" NAtthan membuka mata nya


" benar kan kau yang dulu mencium ku kata NAtthan dengan mempererat pelukan


"Ah itu hanya ciuman sebagai ucapan selamat tidur saja bela tara


" Hmmm kau sengaja menggoda ku kan. Kata NAtthan dengan senyum.


Dan membalas mencium tara dengan lembut


NAtthan mencium bibir tara , ciuman lembut , berubah ciuman mendalam. , NAtthan memperdalam ciuman nya memainkan lida nya


Melihat tara kehabisan napas , NAtthan melepas ciuman nya bibir menyelusuri leher tara yang putih menjilat dan menghisap dengan lembut meninggal kan tanda kissmark


"Eh tunggu mati kan lampu nya kata tara dengan menahan Ingin membuka kancing baju nya


" Kau saja sana mati kan lampu nya kata NAtthan dengan senyum


Tara bangkit dan mematikan lampu,


Dan NAtthan menepuk tilam di samping nya supaya tara tidur lagi


Tara berbaring menunggu apa. Yang terjadi tetapi NAtthan tak melakukan dia hanya memeluk tara sambil memejam kan mata


"Apa kita tak bercinta lagi tanya tara berbisik sambil menoleh kearah NAtthan


“Wanita seperti apa yang begitu blak-blakkan dan suka memaksa. Jangan melakukan itu di tempat lain, mengerti?!”  canda NAtthan dengan senyum geli


" Ayolah kita lakukan kata tara pelan


“Melakukan apa?”  tanya NAtthan pura pura tidak tahu


“Apa yang baru saja kaulakukan.” 


“Apa yang baru saja kulakukan? Wanita seperti apa yang dengan tidak tahu malu…aish .”kata NAtthan dengan pura pura marah


Tapi NAtthan mencium bibir tara dan aduh lengan ku sakit kata NAtthan , karena tersengol kepala tara


"Ada apa tanya tara dengan melihat NAtthan


Kesakitan dan menaiki lengan baju nya


" Apa yang terjadi dengan lengan mu tanya tara dengan cemas


"Waktu aku mau beli bunga untuk mu, aku melihat kakak ku di ikuti 8 mobil, aku dan kevin menolong nya


Kata NAtthan dengan pelan


" Apa!! Terus apa yang terjadi , karena itu kau tak pulang kan tanya tara dengan membetul perban NAtthan.


"Iya rencana aku tak mau pulang, mau nginap.dirumah sakit, tapi aku kangen pada mu kata NAtthan dengan memeluk tara


Tara membalas pelukan NAtthan

__ADS_1


" Mengapa kau selalu di ambang kematian, aku sangat takut, aku akan kehilangan mu kata tara dalam hati nya


NAtthan dan tara tidur dengan berpelukan


Sementara di negara Amerika


Di Mansion



" Tuan orang kita gagal membunuh kim jeha, tapi berhasil membuat dia masuk ke rumah sakit kata seorang asisten nya


" Aku akan ke negara A menemui NAtthan kau siap kan helikoper ku , kata cowok berwajah ganteng


Baik tuan kata bodyguart nya


Sementara di rumah sakit senjaya



Ponsel dr arvind delvano Senjaya


Arvind menerima telpon " ya ada apa tanya arvind


"Maaf pak pemimpin dokter magang ingin bertemu dengan anda


" Oh iya suruh dia keruangan ku kata arvind dengan ramah


"Huh meleleh kan sekalih jam berapa ini, kata arvind dengan mengeliat badan nya dia memandang jam dinding sudah menunjuk jam 22:00


Pintu di ketuk


Tok


tok


Tok


Masuk kata arvind dengan masih memegang ponsel nya


Seorang cewek berambut panjang masuk


Maaf saya mengganggu istirahat pak pemimpin


Kata cewek itu


Arvind menoleh dan


" apa kau dokter magang tanya dr arvind


" Iya pak pemimpin , saya nana kata dr nana. Sambil menatap arvind,


" astaga aku kira pemimpin rumah sakit ini, tua usia nya dan, gendut jelek tapi masih muda dan tampan. Aku tak nyangka di rumah sakit senjaya banyak cowok ganteng kata dr nana dalam hati nya


Arvind mendehem" apa anda sudah puas menatap wajah saya dr nana tanya arvind dengan datar


"Eh ma_maaf kan saya pak. Pemimpin kata dr nana salah tingkah


" Kalau begitu selamat bergabung di rumah sakit senjaya, jika ada apa-apa, anda bisa bertanya dengan asisten saya kata arvind dengan pelan


"Ya terima kasih ya pak kalau begitu saya permisi kata dr nana dengan sopan


Arvind hanya diam dan menguap dan tertidur di meja nya.


Pagi nya di rumah sakit senjaya


Jam. 19.00


" Berapa mobil berhenti di halaman rumah sakit


Dan berapa orang keluar dari mobil mengenakan pakain hitam dan letnan wira



Letnan wira menyuruh para penjaga dengan jas hitam itu untuk minggir tapi mereka tidak mau karena mereka diperintah untuk menjaga tuan kim jeha


"Maaf tuan, saya hanya di perintah kan menjaga tuan kim jeha, oleh tuan saya kata bodyguart menolak minggir


Letna wira kesal " siapa tuan kalian, apa kalian tidak tau siapa aku


"Tuan NAtthan Alvaro senjaya , jadi maaf kan kami, kami hanya menjalan kan perintah dari tuan kami


" Oh iya, panggil kepala rumah sakit ini, aku ingin bicara kata Letnan wira yang bersama Sersan Leo , ken, yibo dan brian


Cepat kau cari kepala rumah sakit ini , seharusnya dia yang bertanggung jawab dengan pasien Ini perintah letnan wira pada


Ken.


"Baik letnan kata ken


Pintu kamar inap kim jeha terbuka


Kim jeha keluar " letnan wira, mari masuk kata kim jeha dengan senyum menatap cowok itu


"Apa yang terjadi mengapa kau sampai terluka siapa yang menyerang mu, dan mengapa para bodyguart itu berdiri di depan pintu mu


" Aku tidak tau siapa yang. Menyerang ku, mereka bodyguart tuan NAtthan yang lagi mengawasi ku kata kim jeha berbohong


Letnan wira sedikit kesal.


" Aku dapat informasi penyerangan mu di lakukan oleh tuan NAtthan dan aku sudah membuat laporan tentang kasus pembunuhan


Dan surat penangkapan


Kim jeha agak terkejut " mengapa kau betindak tanpa bicara pada ku tanya kim jeha


"info macan apa itu, mana mungkin adik nya ingin membunuh nya ada yang mem jebak NAtthan aku harus menyelediki nya pikir kim jeha


" Kau harus bicara dengan asisten tuan NAtthan kata Letnan wira


"Baik lah kata kim jeha dengan datar


Sersan leon menyerahkan barang-barang milik kevin pada letnan kolonel.


Mereka semua sedang di ruangan untuk mendengarkan percakapan Kapten. Kim jeha dan kevin yang ruangan mereka telah disadap.


Di sana ada Letnan wira , yibo dan brian


Di ruang kevin


Kevin yang belum bangun dari tidur , dia terkejut dia kira ada orang yang ingin membunuh nya sambil menodong pistol



Ketika melihat kim jeha,


" maaf tuan kim. Jeha saya kira ada yang ingin membunuh saya kata kevin dengan menurun pistol


" Apa kau tau membuat makan shunsi tanya kim jeha


Apa.!?? Tanya kevin dengan bingung


Kim jeha tangan nya menulis suatu dan melihat kan kepada kevin


" ikuti permainan ku, ruangan ini sudah di sadap oleh polisi


Kevin membaca dan mengerti


" tuan anda bisa melihat resep nya di google kata kevin dengan sopan


"Apa yang. Mereka bicara kan., apa kim jeha sudah bertanya pada asisten NAtthan tanya Letnan wira dengan penasaran


" Letnan mereka sedang bicara tentang makanan dan berbagi resep jawab Sersan leon


" apa mereka pikir ini lomba memasak, aku bisa gila kalau seperti ini


Maki letnan wira dengan marah


Ponsel nya berbunyi dan dia menerima telepon



Sementara itu di ruangan arvind


.


Ken mengetuk pintu


Tok


Tok


Tok


Membuat arvind terbangun dari tidur nya


"Ya ampun aku ke tiduran ,


" Masuk kata arvind dengan pelan


Kau,?. ada apa,? Apa terjadi sesuatu kepada kakak ku tanya kevin dengan seledik


"Tidak, letna wira ingin bertemu dengan mu dokter


" Oh iya, letna wira ya kemarin. Itu kan mau apa dia mencari ku tanya arvind dengan kesal


Ken hanya mengangkat bahu


Dan membuka pintu menuju ruangan kevin


Sampai di ruangan inap kevin


Dokter arvind sedang memeriksa kevin Kemudian berbicara pada kim jeha yang lagi duduk


“Sebenarnya aku tak mau membahasnya, tapi, kau ingat team prancis dan team mu saling . menodong pistol dirumah sakit ku ?” tanya dokter arvind pada Kakak nya


“Siapa maksudmu?” tanya kim jeha dengan tak mengerti


“Kau pasti tahu, pria yang memarahiku karena mengoperasi VIP. Tuan jemes , kedutaan prncis teman NAtthan Pria jelek yang telah menghukummu. Dia mendapatangi pegawai ku dan memeriksa semua obat-obat kami. Memangnya dia siapa? Beraninya dia memperlakukan kami- memang nya rumah sakit ku ini tidak berkualitas obat nya “ kata arvind yang dimaksudnya adlah Letnan kolonel wira . Yibo brian dan Sersan leon yang ada di dalam ruangan untuk mendengarkan mereka mendengarnya.


Belum selesai bicara arvind lalu kim jeha berdiri dan menutup mulut adik nya kim jeha lalu memberitahui arvind bahwa ruangan ini di sadap dengan menuliskannya di tangannya.


Di ruangan yibo, ken. Brian juga sersan leon melirik ke letnan kolonel wira dan menahan tawanya..


Kim jeha bicara isyarat pada adik nya " berhenti lah mengatain Letnan wira


“Yang aku maksud tadi itu adalah, Apa kau melihatnya? Aku sangat bahagia bisa bertemu dengannya. Aku hampir memeluknya tadi.” Kata Dokter arvind salah tingkah


“Dia pasti sudah



tahu itu. Dia adalah pria yang hebat.” Kata kim. Jeha dengan senyum geli melihat ekspresi wajah adik nya


Kevin yang ada di situ, menahan tawa melihat arvind


“Ya, kau benar sekali.”


" cepat kau hubungi NAtthan, jangan biar kan dia menjenguk ku kata kim jeha dengan menulis di tangan adik nya


Dokter arvind keluar dari ruangan kevin saat sedang berjalan berpapasan dengan letnan kolonel.wira


“Letnan Kolonel? Kenapa kita bisa bertemu begini? Aku senang bisa bertemu denganmu.” Kata Dokter arvind salah tingkah


“Anggap saja kau sudah memelukku.” sidir letnan kolonel. Wira



“Apa?” kata arvind dengan muka merah karena malu


“Kita selalu saja bertemu saat terjadi masalah nasional.”


“Benar juga, sih. Aku permisi kata arvind


Dengan pergi menuju ke ruangan


Sementara di mansion senjaya


NAtthan mengeliat tangan mencari tara di samping nya tidak ada


" apa dia sudah bangun kata NAtthan dengan bangkit, menuju ke kamar mandi


Dan mengena kan kemeja putih dan jas hitam


Dia mau kerumah sakit bersama tara


Tiba tiba saja ponselnya berbunyi dari arvind


" Hello, kata NAtthan dengan santai


"Hallo NAtthan gAwat teriak arvind dengan keras


Membuat NAtthan menjauhi kan ponsel nya ke telinga .


" Astaga apa kau ini dokter atau tarzan ?? Mengapa kau berteriak begitu membuat telinga ku sakit tanya NAtthan dengan dingin


"Eh aku merasa khawatir, sebaik nya kau jangan ke rumah sakit, di sini banyak polisi, apa kau tau cowok jelek. Yang memarahiku karena mengoperasi tuan jemas , Letnan wira menuduh mu penyerang terhadap kakak jeha jelas arvind


NAtthan tersenyum misterius


" kau tenang saja, aku sudah mempunyai rencana.. Tenang lah kata NAtthan menutup telpon nya


Membuka pintu kamar dan. Menuju ruang makan melihat tara yang menyiap kan serapan


NAtthan mendekati dan memeluk tara dari belakang, memberi kecupan pundak tara


Membuat tara, kaget


" mengapa kau selalu membuat ku kaget , apa kau akan pergi tanya tara dengan senyum


" Iya, mau ke kantor, baru ke rumah sakit kata NAtthan yang Masih memeluk tara dari belangkang dagu nya di di benam kan. Di pundakan tara.


"Hei apa kau tak bisa melepas kan pelukan mu, bagaimana aku mau masak kata tara dengan kesal


Tiba saja ponselnya NAtthan berbunyi


NAtthan melepas kan pelukan nya mengambil ponsel dari saku nya. Dan melihat di layar ponsel nya panggilan dari arya guna


"Ya ada apa tanya NAtthan dengan datar


" Aku sekarang ada di negaraA apa aku bisa ktemu dengan mu tanya arya guna


"Ya temui aku ke kantor ku balas NAtthan dengan senyum sinis


. Saat nya memerani kan peran , kata NAtthan .menutup telpon nya


" Apa kau akan kerumah sakit, aku ikut ya mau melihat kakak mu kata tara


"Aku mau ke kantor dulu, ada hal yang perlu ku kerja kan, kata NAtthan dengan pelan


" Kalau begitu aku akan minta John mengatar ku Kata tara dengan cemberut


"Ya baik lah, kau harus pergi menggunakan pkai tertutup ya, aku tak mau orang. Memperhatikan tubuh mu kata NAtthan dengan dan cup memberi ciuman di pipi tara


Andrew yang masuk menemui NAtthan, melihat tuan nya lagi mencium nyonya nya


Dia membalik kan badan menghadap ke belakang


"Tuan mobil nya sudah siap kata Andrew bicara tanpa membelakangi NAtthan


" Apa kau melihat nya tanya NAtthan dengan datar


"Eh. Ti_tidak tuan kata Andrew dengan terbata bata


" Tenang lah aku cuman bertanya tidak usah takut, ayo kita ke kantor. Kata NAtthan dengan senyum dingin


Andrew membuka pintu mobil dan mobil mewah itu menuju perushaan senjaya


Perusahaan sanjaya group



Sampai di perusahaan senjaya n


Andrew membuka pintu mobil NAtthan keluar mobil dan masuk kedalaman perusahaan yang mega


Di sana sudah menunggu seorang cowok berwajah tampan dengan 12 para bodyguart nya


NAtthan menatap cowok itu


" kapan kau datang tanya NAtthan dengan dingin


" Aku kesini meminta bantuan mu kata arga guna.


"Meminta bantuan ku dalam hal apa tanya NAtthan dengan datar menatap kearah arya guna


Arya guna berkata:


“Selama 15 tahun ini, aku tidak pernah melupakan dendam kepada kim jeha. Aku ingin kau membantu membunuh kim. Jeha, dia dan ayah nya tuan xavier telah menyebab kan kematian ayah kita kata arya guna


NAtthan menatap tajam kearah arya guna dan menyinggung senyum penuh arti


“Balas dendam yang kejam yang mengharuskan menjadi aku sebagai pelapisan dendam mu untuk menembak kakak kandungku, kau pikir apa aku bisa melakukannya kau lihat saja rencana apa yang akan ku buat untuk mu arya guna. Pikir NAtthan



Bersambung


Saksikan episode selanjutnya

__ADS_1


#Rencana apa yang akan di buat oleh NAtthan untuk arya guna


Terima kasih sudah membaca dan memberikan like


__ADS_2