
"astaga rubah tuan itu menipu ku, dia hanya meletakkan petesan di bunga itu Kata alden masih memeluk tara melindungi tara dan kedua keponakan dari petasan itu
Di depan pintu ada natthan dan para bodyguard juga di belakang ada berapa wartawan
Natthan melihat alden memeluk tara
Para bodyguard dan para wartawan pada melihat mereka pun langsung memotret, ini berita yang sangat besar,
"alden, berani sekali kau memeluk istri ku teriak natthan dengan menarik kerah baju alden dan meninju nya
Tara terkejut mengenali suara itu terkejut lagi saat menoleh ke sumber suara melihat natthan dan berapa pengawal juga ada kevin menodong pistol
Alden memegang sudut bibir nya yang berdarah
“Dia sudah menikah. Apakah kau tidak tahu itu?. Berani sekali kau memeluk istri ku ”, ucap natthan dengan marah,
"tenang lah, seharus nya kau berterima kasih karena aku menolong istri dan kedua anak mu kata alden dengan kesal
Kevin langsung mengusir para wartawan dan meminta kaset kacemera itu, menghapus berapa file.
"apa kau bilang?? Menolong nya, bukan kah kau memeluk istri ku, aish jangan coba coba kau membodohi ku teriak natthan dengan mara
" sayang tenang lah kau salah paham, tuan alden menolong ku dan bayi kita , dari petasan yang di letakkan di bunga itu kata tara dengan memegang lengan natthan
“Aku tidak percaya ini. Aku kehabisan kata-kata”, sahut natthan dengan cemburu
, “Kenapa kau malah menyalahkan memukul nya, kalau tidak ada aku tak tau apa yang terjadi dengan ku anak kita sayang, ada pria di atas gedung jelas tara dengan membelai lengan natthan .
" Kevin periksa gedung rumah sakit ini perintah natthan
" baik tuan, Alex kau jaga tuan aku akan pergi memeriksa ke atas kegedung bisik kevin
Alden yang mengelap darah di sudut bibir nya dan berkata
"kau dengar sendiri bukan, aku menolong istri mu dan anak mu, aku sudah memperingati pada mu, jaga istri mu dan anak mu, balas alden dengan mengelap sudut bibir nya yang berdarah
"Kau tidak punya hak bicara", ucap natthan masih cemburu pada alden. ,
", Jangan bicara padaku. Memangnya kita berteman gitu ?" ingat kita musuh balas alden tak kalah jutek nya
"aku tak merasa begitu, dan aku tak lupa kau musuh ku kata natthan dengan sinis
Tara kesal pada natthan dan alden , bukannya berhenti malah berantem
, "Apa gunanya presdir dan punya banyak bodyguard, keselamatan istri mu dan anak tidak aman sindir alden dengan senyum sinis
Tara yang melihat natthan menahan emosi nya, sebelum terjadi apa apa,
" terimakasih tuan alden telah menyelamatkan aku dan kedua bayi ku kata tara dengan senyum
" tidak masalah, boleh aku mengendong putra mu ini nyonya tara tanya alden
"apa!! Tidak bo.. Natthan tidak menerus kan. Kata nya karena tara memotong perkataan nya
" tentu saja boleh kata tara dengan senyum
" aish Aku sudah bilang. Aku benci orang asing mengendong putra ku tara dengan kesal
“Aku benci jika kau bersikap begitu sayang ,” kata tara polos.
Haha…tebak siapa yang menang?
Natthan terdiam menarik napas membiar kan alden mengendong anak nya
“Ckckckck…kau sangat tampan , tapi aku berharap sikap mu tidak seperti ayah mu, yang pemarah, angkuh, sombong, dan kejam, aku ingin kau seperti ibu mu kata alden dengan senyum.
Tara hanya nyengir mendengar perkataan alden
", mwo! Aish mengapa kau begitu peduli dengan ku, bersikap lah, baik pada ku, masih mending aku mengizin mu mengendong putra ku kata nathan dengan kesal.
“ sudah lah sayang tuan alden dia hanya bercanda . Kata tara dengan menyentuh pundak natthan tara menatap natthan . Dengan senduh
Dan tebak siapa yang menang….lagi?
“Aku tidak tertarik jadi berhentilah menjelaskan.”balas natthan dengan mengalah
"baik uncle pergi dulu ya, kapan kapan kita jumpa lagi kata alden dengan menyerah navendra pada tara
" apa!! Uncle, aish apa dia sudah gila menyebut diri nya paman pada kedua anak ku kata hati natthan dengan kesal
"aku permisi dulu, nyonya tara, jika kau membutuhkan jasa pengawal hubungi aku, kata alden menyodor kan kartu nama
" jangan coba coba kau hubungi nya sayang aku akan mematahkan tangan mu kata natthan
"patah kan lah tangan ini memilik. Mu, kata tara dengan menggoda natthan
" yak.. Cih menyebal kan omel. Natthan
" baik lah terima kasih balas tara dengan senyum
Alden menahan tawa melihat bos mafia kejam ini, hanya tunduk sama istri nya
Pergi meninggalkan tara dan natthan
"ada apa dengan mu mengapa seperti itu tanya tara mengendong navendra
, "Memangnya kenapa. Aku suka terobsesi dan kehilangan kontrol. Rasanya aku ingin membunuh siapapun yang menatapmu. Aku bahkan kesal kalau mereka memikirkan dirimu". Balas natthan dengan kesal
Tara tertawa,
" apa yang harus di takuti . Karena dia musuh mu sayang tanya tara heran
. Kau tak tau apa apa . Maksud dia menolong mu , aku tak mau kau terluka , "Semua laki-laki itu sama!. Kecuali aku".
"aigoo kau pencemburu dan poses if, padahal kau sudah menjadi seorang. Ayah balas tara dengan kesal
"Cintaku itu suci. Aku menyukaimu seumur hidup. Aku mempunyai hati yang bersih", ungkap natthan membanggakan diri.
"Suci?. Bagaimana kau membuktikannya. Kau akan mengeluarkan hatimu?", cibir Tara tidak percaya.
"Sudahlah. Aku kecewa padamu tara", natthan berbalik pergi meninggalkan tara menuju pintu
"aigoo, daddy ngambek sayang, bisik tara pada kedua bayi kembar nya
Giliran tara yang panik melihat natthan marah beneran, "Hei. Natthan !. Kau benar-benar pergi".
Tapi natthan terus jalan mengabaikan panggilan tara membuka pintu ruang inap
Tak berhasil menghentikan natthan , maka tara
"kapan kita pulang ke mansion sayang" tanya tara
"hari ini, aku akan menemui alvin dulu kata nathan dengan pelan sambil mengambil jas nya
"apa kau Masih marah pada ku tanya tara mengendong Nala
"Perkelahian sekarang ini tentang kita, bukan lagi karena situasi yan sedang kita hadapi. Tapi aku senang dengan suasananya. Aku benar-benar senang. Ayo kita berkelahi seperti ini setiap hari. Aku pergi". Kata tara mencium bibir tara
"aish pria ini sangat lucu desis tara dengan senyum geli melihat kepergian natthan
Sementara di perjalanan
Di pom bensin
Kim jeha yang sedang mengisi bahan bakar ke tangki mobil, melihat rosalina sedang melamun dan dia pun memesan es kirim
" apa yang sedang kau pikirkan tanya Kim. Jeha dengan bingung
" aku tak mengerti mengapa kau tidak menikah dengan dr Alice padahal kau hampir bertungan. tanya rosalina pelan
".Ayah angkat ku mengatakan tujuan dia menjadi polisi selama 30 tahun hanyalah 2, yaitu menjadi seorang komandan yang terhormat dan menjadi seorang ayah untuk putra yang polisi dan ayah Alice
. Tapi ia tidak ingin mempunyai menantu yang hanya berpangkat sersan mayor. Dan ayah Alice menginginkan aku berhenti menjadi polisi dan bekerja sebagai presdir di perusahaan , tapi aku sudah berjanji pada ayah angkat ku untuk mengabdi kan diri pada negara , kata Kim jeha sambil menyerah kan. Es krim pada rosalina
Rosalina mengambil es krim
"aku sangat menyukai es krim rasa vanila, kata Rosalina dengan senyum
Kim jeha tersenyum melihat rosalina yang tersenyum bahagia
" aku mengerti, tapi kau mencintai nya bukan lagian Dr Alice cerdas, baik dan berasal dari keluarga baik dan tubuhnya juga bagus. Balas rosalina dengan melahap. Es krim nya
“Apa aku harus berpacaran dengan semua wanita yang cantik dan berasal dari keluarga yang baik?”, tanya Kim. Jeha dengan datar
“Jadi, menurutmu dia cantik? Aku kan tidak bilang dia cantik,” gerutu Rosalina dengan kesal
. "apa kau cemburu goda Kim jeha dengan memperhatikan wajah rosalina, dan di sudut nya ada sisa es krim
" dasar bodoh makan saja belepotan, kata kim jeha mencium sudut bibir rosalina , yang ada sisah es krim
Rosalina terbelak terkejut.
"es crim rasa vanilla sangat enak ".bisik Kim jeha dengan senyum memandang rosalina dengan tatapan "nakal". Rosalina terpaku sejenak menerima serangan dadakan.
Rosalina tersadar lalu memukul lengan Kim jeha dengan keras,
"Kau mau mati?"..teriak rosalina dengan kesal.
Kim. Jeha memegangi lengannya. Sebelum Kim. Jeha mengerang kesakitan, rosalina mengancam lebih dulu,
"Jangan merengek!". Kau kan polisi bukan anak kecil "
"aish sakit sekali apa kau ingin membunuh suami mu kata Kim. Jeha bangkit
" kau mesum Kata Rosalina dengan kesal.
", ayo habis ka es krim mu, kita akan kerumah sakit kata Kim jeha membayar ke kasir karena minyak di mobil nya sudah penuh
Kim jeha men jalan kan mobil mewah nya tiba tiba saja, terdengar bunyi ban mobil nya kempes
"aish sial kata Kim jeha memukul stang mobil
" ada apa. Tanya rosalina dengan kaget
"entalah aku mau lihat dulu kata Kim. Jeha keluar dari mobil
" astaga, ban mobil bocor oleh paku, aish sial kata Kim. Jeha dengan mengambil. Rokok, lalu di letak di bibir nya
"apa!? Apa kau tak punya ban serep tanya rosalina dengan pelan
" punya, tapi memakan waktu untuk mengganti nya, balas Kim jeha
Tiba tiba saja, berapa mobil berhenti di depan mereka dan keluar lah 20 orang dari mobil , rosalina yang melihat itu langsung berlari mendekat Kim. Jeha bersembunyi di punggung Kim jeha
Kim. Jeha terkepung oleh 20 pria yang hampir smeuanya memegang senjata tajam.
“ aish siapa yang mengirim kaliaan huh berani kalian. Menghadang seorang kapten polisi ?” tanya Kim jeha itu memandang remeh ke 20
20 orang yang mengepung nya.
“Cuih … kau tak perlu tau … tugas kami hanya memastikan kau jatuh ke dalam neraka sekarang” kata pria yang seperti nya adalah bos ke-20 orang ini.
“ cihh …menghadang seorang polisi sudah melanggar hukum “ ucap Kim jeha sinis
“ YAK ! sombong sekali kau ! “ kata salah satu dari 20 orang itu.
__ADS_1
Kim jeha tersenyum sinis
emosi pria pria itu tersulut dan menyerangnya. Kim. Jeha, rosalina pun menepih dan bersembunyi di belakang
Kim. Jeha itu hanya tersenyum, dia tak bergerak dari tempat nya dan hanya meletakan kedua tangan nya di kantung celana nya
“ kaliaan tau … kaliaan telah membuang waktu ku yang berharga…” kata Kim jeha . sambil menatap tajam ke arah para pria yang menyerang nya itu dia menghindari serangan pria tapi itu dan hanya melawan mengunakna kaki nya.
Kim jeha terjadi lah perkelahian antara 20 orang
Rosalina langsung berlari menuju mobil orang berpakaian hitam itu , Kim. Jeha melakukan kemampuan bela dirinya dan dia menguar kan pistol hanya menembak ke bawah tanah
Kim jeha menembak kearah lawan keluar, tapi dua penjahat masih bisa berdiri dan menembak senjatanya.
Tiba-tiba mobil rosalina membawa mobil menabrak orang orang itu berjalan mundur sampai terjatuh karena terkejut. Rosalina memundurkan mobil, hampir saja menabrak Kim jeha yang mengambil pistol. Kim jeha masih sempat mengambil pistolnya lalu berlari mengejar mobil. Rosalina
"wowwwww ini sangat keren, ini pertama kali aku melakukan nya balas rosalina dengan senang
" aish apa kau tak tau, kau hampir saja menbrak ku tadi, aku hampir mati oleh mu kata Kim jeha dengan kesal
"aigooo aku pikir kau bisa menghindar bagaimana kau bisa jadi polisi dengan kemampuan seperti ini kata Rosalina dengan senyum mengejek
" astaga aku tak percaya ini, bagaimana kau bisa jadi wartawan dengan otak seperti itu. Balas Kim jeha dengan mengejek
Kim. Jeha dan melirik di kaca spoin ternyata orang orang tadi mengikuti Kim. Jeha dan rosalina
" Sepertinya nya kita kedatangan tamu kata Kim. Jeha
" apa maksud mu tanya rosalina dengan heran
"lihat lah ke samping nona kata Kim. Jeha
Dijalanan, penunggang motor yang mengejar mobil Kim jeha tengah memainkan tabletnya. Dia menangatur kecepatan mobil rosalina menggunakan tablet itu. Kim jeha keheranan melihat rosalina tiba – tiba ngebut..
"HEY apaan ini, apa kau ingin bunuh diri kata Kim jeha kepada rosalina
“Bukan aku yang melakukannya , siapa mereka .” Jawab rosalina kemudian menginjak rem.
" mana aku tau mengapa kau bertanya pada ku, jelas mereka menginginkan kematian ku kata Kim jeha menguar kan pistol
" astaga rem –nya tak berfungsi. Kita akan mati kata Rosalina dengan panik
Kim jeha memperhatikan gelagat penunggang motor, dia langsung bisa menebak kalau mobil yang di bawak sudah diretas. Ternyata semakin banyak saja orang yang menginginkan diri nya mati. Tapi siapa, apa musuh natthan atau musuh nya
Kim. Jeha bersiap menembakkan peluru pada pengendara motor dari dalam mobil. Ia mencoba menurunkan kaca mobilnya tapi tak berhasil. Kim. Jeha memutuskan untuk menembak dari balik kaca mobil.
"astaga mobil orang ini anti peluru kata Kim jeha
" apa yang kita lakukan sekarang, tanya rosalina dengan panik
"mari bertukar posisi aku, yang nyetir kata Kim jeha dengan pelan
Kim jeha mengemudikan mobilnya dengan kecepatan semakin tinggi. Dia menerobos mobil – mobil yang menghalangi jalannya.
" Astaga apa kau gila! Aku tak mau mati teriak rosalina
Kim jeha yakin dengan apa yang akan dia lakukan. Pengendali hanya berfungsi dalam jarak 20 meter, itulah sebabnya motor itu mengikuti mereka dari dekat. Mereka harus bergerak dengan jarak lebih dari 20 meter agar pengendalinya tak berfungsi lagi.
"tenang lah, semua pasti baik-baik saja kata Kim jeha dengan pelan
Kim jeha membuat kekacauan dijalan raya dan banyak mobil harus saling tubruk. Peretas mobil orang itu kehilangan sinyal. Rosalina berhasil membuka kaca mobil orang berpakaian hitam , Kim jeha menyuruh rosalina untuk bersiap dan memutar kemudi secara tiba – tiba.
Rem berdecit keras saat mobil berputar. Kim. Jeha mengarahkan pistolnya dan menembak motor si peretas.
Para polisi lalu lintas melihat, mobil saling kejar, polisi itu pun langsung mengejar.
Peretas masih bisa menggunakan motornya dan mengejar mereka. Dia mengatur kecepatan mobil nya menjadi 145 km/jam..
Kim Je Ha menginjak rem tapi tak berhasil, akhirnya dia pun harus menabrak pembatas jalan.
Peretas memutuskan untuk menghentikan pengejaran mereka dan membiarkan mobil Kim. Jeha menabrak pembatas jalan.
Kim. Jeha menabrak peretas itu tanpa ampun
Polisi lalu lintas pun. Berhenti, mereka melihat mobil terbalik ,
Kim. Jeha keluar dengan penuh darah, dan kemudian menguar kan rosalina yang penuh luka
" astaga rosalina, bertahan lah bisik kim jeha pelan
Melihat polisi datang Kim. Jeha pun pingsan
" kapten teriak polisi lalu lintas
Sementara di hotel alden.
Ada acara pertemuan dewan
Sebuah mobil mewah Berhenti di depan hotel itu
Alden pun membuka pintu mobil dengan wajah marah
Saat itulah tuan Francisco akhirnya melihat kehadiran alden yang sedang membicarakan sesuatu dengan putri nya
. Alden melirik sekilas ke arahnya lalu kembali mengalihkan perhatiannya pada putri nya alias adik angkat nya dengan senyum licik...
Tuan Francisco langsung curiga lalu cepat-cepat menghampiri mereka.
"Kalian sedang berbagi rahasia apa?" tanya ayah. Angkat nya alden
"ayah kami tidak punya rahasia apa pun kata adik angkat alden sambil mengedip kan mata nya lalu pergi
Setelah putri nya pergi,
" kau jangan sekali kali bicara dengan putri ku kata tuan Francisco dengan marah
"Kenapa tidak boleh, kau yang memulai nya, kau sudah membuat ku panik dengan petesan mu ?" kata alden dengan sinis
Dengan tenangnya alden mengingatkan tuan Francisco
"jauhi adik ku dan keponakan ku, jangan sentuh mereka, jika kau ingin rahasia mi aman pada ku balas alden nada sinis
"Oh iya, maaf aku lupa, pangeran. Tapi itu sama sekali tidak cukup bagimu untuk berada disini. Pergilah" kata tuan Francisco
"untuk apa aku pergi, bukan kah ini pesta ku juga, salam ibu kata alden dengan senyum licik pada ibu angkat nya
Wanita itu tersenyum membalas sapaan alden
Dalam konferensi pers peluncuran bukunya, istrinya tuan Francisco berkata kalau puisi-puisi dalam bukunya terinspirasi oleh suaminya. Istrinya Francisco memuji suaminya adalah orang yang baik, polos dan selalu membuatnya dan anak mereka tersenyum.
"kau lihat saja apa yang aku lakukan buat mu ayah balas alden dengan senyum
MC mengumumkan sekarang adalah saatnya acara tanya jawab dan alden langsung mengangkat tangannya.
Alden tersenyum manis kepada semua orang
" aku ingin menanyakan sesuatu tentang puisi mu Dalam puisi mu ibu , tuan Francisco karakter utamanya yang bernama Dong Ku dikatakan selalu tersenyum, pertanyaan aku adalah jika Dong Ku selalu tersenyum lalu kapan dia menangis.?
Pertanyaan itu langsung membuat Francisco menatap tajam alden tapi alden tetap menfokuskan perhatiannya pada ibu angkat nya
"aku tidak pernah melihat suami ku menangis tetapi dia menduga mungkin suaminya akan menangis jika terjadi sesuatu dengan keluarga tercintanya.
"Benar kah ?" cibir alden sambil menatap Francisco yang menahan marah
"tuan. Alden bisa kah anda menceritakan tantang tuan Francisco di kantor, apakah dia juga sama seperti Dong Ku dalam buku puisi nyonya lia istri nya tuan Francisco tanya wartawan itu
" baik lah aku akan memberitahu semua orang cerita indah tentang aku dan tuan Francisco Semua orang terutama Francisco langsung menatap alden
"Seperti yang kalian tahu bahwa saya adalah anak adopsi. Tapi sponsor yang selalu mendukung saya sampai sekarang adalah wakil ketua Brian " ujar alden senyum sinis ke arah Francisco
Francisco langsung menatap alden dengan marah tapi semua tepuk tangan kagum para penonton membuatnya terpaksa menahan diri dan tersenyum. Alden membalas tatapannya dengan senyum licik.
Setelah acara konferensi pers selesai, alden dan Francisco berpose bersama untuk para reporter sambil menampilkan senyum-senyum manis mereka masing-masing.
Setelah para direktur pergi, tuan Francisco langsung marah-marah pada alden
"kau berani nya bicara seperti itu di depan orang banyak kata tua Francisco mau memukul alden dengan tongkat
Tapi alden menangkap tongkat tua Francisco
"Tentu saja anda sudah bermain main dengan nyawa adik saya dan kedua keponakan saya . Anda adalah orang yang tidak akan bisa saya kalahkan kecuali jika saya gila" kata alden dengan sinis dan pergi meninggal kan tuan Francisco marah
Sementara di ruangan rapat
Dokter Alvin , dia akan rapat bersama para dokter dan suster
"kalian Tau mengapa saya mengumpul. Kan kalian di sini kata Arvin dengan pelan
Para dokter, dan suster saling pandang
" saya membahas tentang masalah rumah sakit kemeliteran mereka kekurangan tenaga kesehatan , jadi saya ingin mengutus berapa dokter di sana untuk mengatasi virus siapa di antara kalian yang suka rela untuk kesana kata Arvin dengan pelan
" Dokter alice saja, dia sangat ahli dan apa lagi di sana ada kapten Kim. Jeha sindir dr wanda rival nya dr Alice
" apa maksud mu, kau sengaja menyidir ku kan kata dr alice.
Mereka semua yang ada di situ saling padang melihat perdebatan dokter alice dengan dokter wanda
Tidak. Sepertinya kau sedang mencoba bersembunyi dari rasa malumu itu.” Kata Dokter wanda
“Urus saja urusanmu.” mengapa kau membahas masalah pribadi ku kata dr Alice
“? Ku dengar kau tak jadi pindah tugas Hebat juga, ya. Sebagai teman, aku mengucapkan selamat atas promosimu yang cepat ini. Kudengar kau menentang perubahan pemasok untuk Cosmo Farmasi?” kata dr wanda,
" dr arvin menarik napa dengan berat, melihat perdebatan itu semua yg ada di situ geleng geleng kepala
" Obat yang sekarang kan sudah murah dan juga bagus. Untuk apa diganti?” kata dr Alice .
“Nah, jika kita menggantinya, semua akan diuntungkan. Kau sedang menulis laporan untuk klinik sekarang, 'kan? Kenapa kau mau menyusahkan pekerjaan orang lain, sih?”
“Siapa yang disusahkan?”tanya Dr alice
“Aku. Apa kau yang membayarnya? Jika kau punya masalah urusan percintaan mu, kau putus kan dengan kapten kepolisian itu kan, aku rasa wajar saja dia meninggal kan mu kata dr wanda
“APA kalian sudah selesai debat nya, sekarang giliran aku bicara, kalian berdua akan di tugas di rumah sakit meliter itu rapat selesai kata dr arvin dengan kesal
Sementara di luar rumah sakit
Seorang pria berwajah tampan lagi berjalan menuju ruangan arvin
"bagaimana keadaan Andrew , apa luka tembak nya parah tanya natthan dengan khawatir
" andrew baik-baik saja tuan, peluru nya sudah di keluar kan kata Kevin dengan pelan
" oh syukur lah, apa kau sudah mendapatkan informasi tentang Francisco si rubah tanya natthan
"tuan, menerut informasi yang saya terima Francisco sekarang lagi mengadakan konferensi puisi puisi istri nya , di sana ada alden, anak angkat nya kata Kevin dengan menjelas kan.
" aku ingin kau mengawasi dan mencari tau masa lalu alden, jangan ada yang terlewat kan, aku penasaran mengapa dia menyelamatkan tara untuk ke dua kali nya, dia tau tara istri musuh, nya apa tujuan kata nathan dengan pelan
" Baik tuan, orang orang kita sedang menyelidiki alden kata Kevin mengikuti natthan
" bagaimana persiapan acara perayaan untuk kelahiran putra dan putri ku kevin tanya natthan
"semua sudah siap tuan , saya sudah menyuruh berapa pegawai dan pelayan hotel n, menepersiap kan untuk besok, semuanya tamu penting. Akan hadir tuan kata kevin dengan pelan
" bagus, kau perketaan penjaga setiap hotel n, aku tak mau keselamatan mereka terancam kata natthan menuju
Ruangan resepsonis
Natthan terkejut bukan main ketika.melewati bagian resepsonis salah staf rumah sakit lagi menyalakan televisi tengah menayangkan berita kecelakaan mobil yang terjadi 2 jam yang lalu tersebut.
__ADS_1
“Polisi masih menyelidiki kasus ini, seperti yang dilaporkan sebelumnya ada 2 korban disini yaitu seorang kapten polisi dan di samping nya seorang wanita , seorang wartawan —“
"astaga Kim jeha teriak natthan dengan panik dan kaget
Kevin melihat juga kaget mengikuti natthan,
" dengar kalian semua jaga nyonya tara, di ruangan nya, tidak ada yang boleh mendekat nyonya dan tuan muda kecil dan nona kecil. Teriak Kevin Tajam.
Semua yang ada di rumah sakit pada kaget memperhatikan , natthan yang berlari lari
“astaga aku harap dia baik-baik saja” Tanpa disadari air mata natthan mulai keluar, jantungnya berdebar dengan sangat kencang dan seluruh tubuhnya menjadi lemas. Ia terus mengepalkan tangannya dan berdoa, berharap kakak nya akan baik-baik saja dan tidak terjadi hal buruk apapun padanya.
Sementara di tempat kejadian
Garis polisi masih terpasang di tempat kejadian beberapa orang masih ramai berkerumun terutama wartawan dan reporter yang tengah mengambil berita.
Mobil polisi berhenti dan seorang cowok
Pun turun, dari mobil
"astaga kapten teriak Kenzo mendekati Kim. Jeha yang sudah berbaring di tandu
di samping nya seorang wanita terluka juga, pingsan
Kepala polisi tuan indra, mendekati Kim. Jeha memeriksa kondisi nya
Kenzo memberi hormat pada kepala polisi
" apa kalian sudah menemukan, penyabab. Nya tanya tuan indra
" menerut para pekerja ada berapa mobil mengikuti kapten Kim jeha dan mobil kapten. Menabrak kata Kenzo dengan pelan
Sebuah mobil mewah berhenti di tempat kejadian dan di belakang di ikuti berapa pengawal nya
Semua yang ada di situ memandang kearah natthan
Kaki natthan melangkah dengan lemas menuju tempat kejadian
“ maaf tuan natthan kau tidak boleh masuk” Ucap salah seorang polisi yang tengah berjaga di dekat garis
" aku adik nya, aku mau lihat kakak ku kata nathan dengan datar
Para polisi itu mempersilah kan masuk , natthan memasuki garis polisi
" astaga Kim. Jeha apa yang terjadi dengan mu kata natthan dengan memegang wajah Kim jeha
Dan melirik di samping kakak nya ada rosalina yang terluka juga
Mobil ambulan pun datang, para medis
Datang langsung saja natthan marah
Semua orang yang ada di situ pada diam saja tak berani bicara,
"cepat bawa ke mobil, apa yang kalian tunggu,, mau menunggu kakak ku mati teriak natthan dengan marah
Para medis, itu langsung membawa Kim jeha dan rosalina ke rumah sakit, natthan tanpa permisi, dia naik ke ambulan ,.
" bertahan lah Kim. Jeha, kau janji pada ayah akan menjaga ku dan Arvin kata natthan dengan menangis, baju yang putih penuh darah
“sementara di rumah sakit
Sebuah mobil mewah dan mobil a bulan berhenti di rumah sakit
Natthan membawa Kim ke dalam rumah sakit. Nathan membawanya sambil mata berair , natthan sangat mengkhawatirkan kakak nya
Semua para perawat dan para dokter menghampiri
Karena mereka sudah selesai rapat,
"apa yang terjadi mengapa para bodyguard kakak ku ramai , apa telah terjadi suatu dengan tara atau natthan pikir Arvin,
Dr Alice juga penasaran , dia mengikuti dr Arvin
Sampai di Luar
Dr Alice dan Dr Arvin sama smaa refleks menutup mulutnya karena kaget melihat kim jeha dan di pansien satu nya lagi tak lain rosalina tak sadarkan diri juga dengan lumuran darah di sekujur tubuhnya.
Rosalina dan Kim jeha pun segera dibawa ke ruang IGD.
Airmata dr Alice terus mengalir melihat Kim. Jeha
“astaga apa yang terjadi . Lihat aku. Aku mohon, lihat aku! Apa kau bisa mendengar suaraku? Kenapa kau menemuiku dengan keadaan yang seperti ini? Aku mohon buka matamu!” kata Dokter Alice
"ya ampun Kim jeha dan rosalina apa yang terjadi mengapa mereka seperti ini kata dr Arvin dengan menangis
" HEY, hey tenang lah, kau dokter, berbuat lah sesuatu, mengapa kau menangis teriak natthan panik melihat keadaan Kim Jeha
"cepat bawa keruangan operasi perintah dr Arvin dengan panik
Natthan terduduk di kursi, rumah sakit
Kevin bersama para bodyguard datang, menghampiri natthan
" ada apa tanya natthan dengan datar
" tuan saya sudah menemukan, penyebab tejadi nya kecelakaan pada tuan Kim jeha dan nona rosalina kata Kevin dengan berbisik
"apa penyebab nya, apa kau menemukan pelaku nya, tanya natthan dengan pelan
" menerut ctv yang saya dapat kan, kakak tuan di kejar 20orang, berpakai hitam, dan pelaku nya musuh tuan, suruhan tuan alden, itu belum tau kebenaran nya kata Kevin dengan tegas
" alden , brengsek berani nya dia mencari masalah dengan ku , mengapa rosalina bisa terluka apa dia bersama kakak ku tanya natthan dengan datar
" iya tuan, nona rosalina ada bersama dengan tuan Kim. Jeha dan kami menemukan ini tuan , kata kevin dengan menyerah kan buku
" apa ini, kata Nathan dengan membuka
"ini surat keterangan pernikahan tuan Kim. Jeha dan nona rosalina, mereka sudah menikah tuan jelas kevin dengan pelan
" apa! Benar kah,?? Nathan dengan kaget
"iya tuan coba tuan lihat kata Kevin dengan pelan
Natthan membuka file dan melihat
" apaan ini, mengapa kakak ku tak memberitahukan pernikahan nya dengan rosalina cih menyebal kan, kata Nathan dengan kesal
Tiba tiba saja terdengar suara
“APA yang terjadi ? Kau terluka? Mengapa baju mu penuh darah tanya ” tara dengan mengendong bayi nya dan satu bayi bersama perawt yang gendong
Tara memeriksa seluruh tubuh natthan dari ujung kepala hingga ujung kaki.
“eoh, aku tidak apa-apa kakak ku yang terluka kata natthan dengan pelan
"apa Kim jeha terluka, apa yang terjadi sayang, tanya tara yang Masih mengendong Nala
" aku juga tidak tau pasti, mengapa kau membawa si kembar ke sini tanya natthan dengan cemas
“Ba-bagaimana keadaan Kim jeha ?” Tanya Tara
“Dia masih menjalani operasi, depan ruang operasi Kajja kata natthan
" kevin simpan ini, jangan ada yang tahu kau siap kan aku baju ganti kata natthan sambil. Melihat kemeja nya penuh darah
" baik tuan kata kevin
Dr alice keluar dari ruang operasi
"bagaimana keadaan kakak ku tanya natthan dengan panik
“Kondisi Kim jeha semakin kritis ia terus mengeluarkan banyak darah” Jelas dokter alice itu, air mata dr alice semakin deras mengalir meski tanpa suara.
Natthan Dan tara melihat dr alice.
“dia butuh transfuse darah, apakah disini ada orang yang memiliki golongan darah AB? Sayangnya dokter Arvin lagi tidak enak badan. yang membutuhkan tranfusi”
“! (aku akan melakukannya)” Kata natthan mengangkat tangannya, ia memiliki golongan darah yang sama dengan kakak nya Matanya lalu beralih pada tara dan mengangguk pelan.
“Aku akan melakukanya, jadi jangan khawatir” Kata natthan dengan pelan
"mari tuan natthan kata dr Alice dengan pelan
" kau kembali ke ruangan mu bawa si kembar , pergi lah sama kevin, kata Nathan dengan lembut menyentuh kepala tara
"kevin jaga tara dan anak ku kata natthan dengan pelan
" baik tuan kata Kevin dengan pelan
“mari nyonya , kita kembali ke ruangan nyonya, di sini tak aman buat si tuan kecil dan nona kecil kata kevin
"tara hanya diam saja memandang kepergian natthan
” aku harap Kim jeha Baik baik saja Kata tara .
“Tuan Kim jeha pasti baik-baik saja, tuan natthan sudah menolongnya”
“Aku harap begitu, kevin, aku tak mau natthan sedih, kata tara dengan pelan
Di ruang operasi
Natthan berbaring melakukan transfuse darah,buat kakak nya, dia sangat menyayangi kakak nya dan Arvin,
Cuma mereka yang dia punya dan dia sudah berjanji pada ayah nya akan melindungi saudara saudara nya
Tubuh Kim. Jeha terbaring tak berdaya di ranjang rumah sakit, berbagai alat bantu pernafasan juga infusan terpasang pada tubuhnya. Suara dari alat pendeteksi jantungpun terdengar nyaring, Dokter Arvin bilang Kim. Jeha sudah melewati masa kritisnya hanya tinggal menunggu Kim. Jeha untuk sadar. Dr alice tak bisa berhenti menangis menatap Kim jeha yang terluka sepert ini, ia lalu menggenggam tangan Kim jeha dan kembali berdoa agar Kim. Jahe bisa segera siuman.
“Kim. Jeha —“ Panggil dr alie dengan suara nya yang parau
“bangunla” Dadanya semakin sesak, ia tak bisa melihat Kim. Jeha terluka seperti ini
“Kim jeha —“ dr Alice kembali memanggil Kim jeha berharap pria itu dapat mendengar suaranya, dr Alice menundukan kepalanya dan kembali menangis terisak dengan tangan yang masih menggenggam tangan Kim jeha
“rosalina ” desis Kim. Jeha pelan di sudut mata nya berair
"dr Alice mendengar Kim jeha memanggil nama rosalina.
" mengapa. Kau memanggil nama. Rosalina, apa. Kau sudah melupakan ku kenangan kita, aku dokter alice. Bisik dr alice
Tiba tiba dia teringat atas kenangan bersama Kim. Jeha saat itu Kim. Jeha menggenggam tangan ny a dengan hangat, dia menggenggamnya dengan erat seakan tak ingin melepaskanku dan membiarkan ku pergi. Aku tidak lagi melihat senyumannya, senyuman yang biasa ia tunjukan padaku. Senyuman yang selalu berhasil mencuri perhatianku, senyuman yang selalu berhasil membuat jantungku berdebar tidak beraturan.
Kemana senyuman itu pergi?
Kali ini, aku melihatnya menangis dan menitikan air mata. Apakah aku penyebabnya? Apakah aku yang membuat dia terluka seperti itu?
Maafkan aku, Kim jeha
Di kamar mandi rumah sakit
Berkali- kali dr alice membasuh wajahnya, ia mematikan air dari westafel toilet rumah sakit. Matanya terlihat sangat sembab karena menangis terus menerus. Ia sudah jauh lebih tenang sekarang, dr alice menatap dirinya di cermin lalu mengambil Tissue dan mengusap wajahnya. Ia kembali berjalan menuju ruangan tempat
Bersambung Saksikan episode selanjutnya
1 bagaimana keadaan rosalina apa kah dia akan. Melewati masa krisis seperti Kim jeha?
Bagaimana reaksi Kim. Jeha kalau natthan sudah tau tentang pernikahan nya dengan rosalina
3 dapat kah natthan menemukan rahasia masa lalu alden
Terima kasih sudah setia membaca dan menunggu nya jangan lupa vote 😘😘
__ADS_1