
Alden berlutut dihadapan kuburan yang ia kira kuburan ibunya, matanya berkaca-kaca saat ia meminta maaf karena tidak datang lebih awal dan berterima kasih pada ibunya.
?
"Ibu aku sudah menemukan putri ibu, dia sangat cantik sama seperti ibu, maaf kan belum bisa membawa putri ibu menemui ibu kata alden dengan sedih
Dr Alice menelepon alden untuk menyuruhnya datang ke rumah sakit karena ada yang ingin dr Alice katakan pada alden
"baik lah, aku juga ingin kerumah sakit melihat tara dan kedua keponakan ku dan aku dengar nathan tertembak kata alden Dengan menutup. Telepon
Tiba tiba saja ponsel alden berbunyi dari asiten nya
" ada apa tanya alden dingin
"tuan saya sudah mendapat informasi tentang masa lalu ayah tuan. ketua Francisco mencintai Nyonya miran, ibu tuan, tetapi Nyonya mencintai ayah tuan, masalah ayah nya nathan , adalah teman dari ayah tuan. dan tuan Francisco adalah orang yang telah menghancurkan miran, ayah nathan tahu kebenarannya, tapi ayah nya nathan mengalami kecelakaan mobil . Francisco dan tuan lin, paman nya nathan melakukan hal yang sangat mengerikan pada tuan senjaya. Jelas asiten nya
"dasar brengsek Francisco dia membohongi ku kata alden dengan kesal
" tuan menerut mata mata kita tuan, Nyonya miran, masih hidup. , kata asisten nya
"apa!! Ibu ku masih hidup, di Mana ibu ku berada tanya alden kaget
" Ibu anda,?? Hmmm menurut informasi yang saya terima, ibu anda di Amerika tapi kami belum menemukan ke beradaan ibu anda tuan kata asisten pelan
"baik lah, kau terus selidiki apa yang terjadi dan temukan keberadaan ibu ku kata alden pelan
" baik tuan kata asisten nya
Alden pun menutup telepon nya dan pergi menuju rumah sakit
Sementara di rumah sakit
Dokter arvin menemui nathan
" apa kau baik baik saja tanya dr arvin
“ tentu saja aku baik-baik aku sudah selamat. Dan sekarang dia sudah dipindahkan ke kamar kata nathan dengan pelan
" mengapa kau selalu berada dalam bahaya apa kau memiliki banyak nyawa tanya dr arvin
“Maaf.
“Hanya itu. Penjelasannya? Kau tak ingin menjelaskannya? Apa kau tak ingin bertanya bagaimana dengan perasaanku? Hah, Cepat lah sembuh aku akan membunuhmu.” Kata dr arvin dengan kesal
"Aduh, dadaku sakit.” Kata nathan berpura-pura sakit dan ia akan berbaring tapi dokter menyuruhnya agar duduk yang tegap, nathan pun menurut.
“
“Aku akan ke sini lagi dalam 2 jam. Jangan bergerak sampai pengobatanmu selesai. Jangan coba-coba melarikan diri .” Dokter arvin mendapat telepon dan ia pergi keluar. Saat dokter arvin sudah pergi kakak nya melepaskan infusnya.
"aish ada apa dengan nya, apa dia lagi datang bulan omel. Nathan dengan kesal
" tara yang melihat itu hanya senyum dan mendekatkan diri nya pada nathan
" nathan syukur lah kau sudah sadar Aku ketakutan karena mu” ucap tara yang baru masuk bersama nala , nathan agak condong ketubuh tara dan menarik lengan tara mendekatkannya pada tubuhnya
“Maaf, tapi kita impas sekarang” ucap nathan. Tara memasang wajah bingung
“Kau menakuti ku dulu saat kau di culik dan saat kau terkena pneumonia” jelasnya
Tara melepaskan rangkulannya, semua tubuh nathan terluka.
“Kau kehilangan banya da..” tara tidak bisa menyelesaikan kata-katanya karena nathan menciumnya, dia ingin mengatakan pada tara bahwa istrinya itu sangat berarti baginya lewat ciuman itu
Setelah melepaskan ciuman itu, dia melihat wajah tara yang tersipu malu
“Jadi aku kehilangan banyak darah” ucap nathan
“Kau jadi terluka karena putri kita diculik, aku sangat mencemas kan mu kata tara
Nathan menghela nafas, dia membelai rambut tara dengan jarinya, “Kau harus tau dari sekarang, hmn.. kau tau dari sekarang aku akan menyelamatkan kedua anak kita dan kau , walaupun api dan air harus ku lewati.”balas nathan
“ nathan Oppa” ucap tara sambil menyentuh wajah nathan
“Berikan aku waktu dua atau tiga bulan lagi, dan aku akan sembuh seperti sedia kala” ucap nathan melihat tara dalam, “Kau tidak melakukan apapun, walaupun hal kecil kau tidak melakukan kesalahan apapun”
Tara menganggukkan kepalanya, dia agak kedinginan
“kau dingin?” Tanya nathan melihat tampilan tara agak menggigil, tara menggelengkan kepalanya
“Aku agak gemetaran”, balas tara
nathan menggeserkan sedikit tubuhnya agar memberikan tempat untuk tara berbaring,
“Kesini, berbaringlah” balas nathan
“tapi jika. Arvin datang…” ucap tara ragu
“Dia akan tau untuk tidak mengganggu kita” ucap nathan dengan sedikit tertawa melihat reaksi kikuk istrinya,
Tara mematikan lampunya, dan naik ke kasur, nathan merentangkan tangannya yang tidak sakit untuk merangkul tara
Tara merasa sangat aman dalam pelukan nathan seperti ini, dia memeluk pinggang nathan
Sementara di luar ruang inap
__ADS_1
Seorang pria dan wanita berjalan di kolidor rumah sakit
" aku harap nathan baik baik saja kata Kim jeha dengan cemas
" tenang lah, aku yakin nathan baik-baik saja kata rosalina dengan menyentuh tangan Kim jeha
Mereka sampai di ruangan rawat nathan
Dan pintu di buka , dr arvin keluar dan menatap kearah Kim jeha dan rosalina
“Kau sedang apa di sini?” tanya Dokter arvin dengan datar
“Sudah lama, ya kita tak jumpa ? Bagaimana kabarmu?” Kata Kim jeha
“Hariku sangat menyenang kan kemarin aku terkunci di ruang pendingin kau tak peduli . Apa kau mau menjenguk Si nathan ?” tanya dr arvin
“Ya. Maaf kan aku tapi kau tak mati, 'kan?” balas Kim jeha dengan pelan
“ apa kau menginginkan aku mati tapi sayang doa mu tak terkabul kata dr arvin nada tinggi
“ apaan cih kalian berdua kekanakan sekali kata rosalina dengan kesal dan pergi meninggalkan Kim jeha dan arvin
“
“
“Kejar dia bodoh mengapa kau diam saja kata dr arvin dengan kesal
" bagaimana dengan mu, jika kau menyukai nya aku akan mencerai kan nya kata Kim jeha
" aish apa kau sudah tak waras, pertengkaran kita tak ada hubungannya dengan rosalina, aku tak menyukai nya , balas dr arvin dengan kesal
Sementara di ruangan rawat nathan
“Siapa yang akan tau jika G-Dragon adalah pengecut dengan membawa senjata” dia lebih bicara begitu pada dirinya sendiri dari pada pada tara
“Kau selalu bertarung dengan kedua tangan dan kaki mu” Kata tara
“Ya, kami semua begitu” ucap nathan dengan senyuman
" baik lah aku akan keluar dulu ingin menemui kevin melihat nala. Dan narendra kaTa tara dengan mengambil jaket
" oh iya, aku sangat kangen sama putra dan putri kita sayang kata nathan dengan memberikan cium di kening tara
Sementara di luar rumah sakit
Sebuah mobil mewah berhenti di halaman seorang pria keluar di belakang ada berapa mobil
" kalian semua tunggu di sini, aku akan masuk menemui adik ku, awasi semua yang mencurigakan, aku tak ingin adik ku dan kedua keponakan ku keselamatan terancam kata alden dengan datar
" baik tuan alden kata para bodyguard nya
" apa kau baik baik saja tanya alden dengan memeluk tara
" ya aku baik-baik saja, apa yang terjadi mengapa kau menangis tanya tara
Alden menjawab pertanyaan tara dalam hatinya "tara , ibu kita masih hidup"
Alden hanya diam saja masih memeluk tara membuat tara bingung
"Apa sekarang kau baik-baik saja?" tanya tara
Setelah alden mengangguk mengiyakan pertanyaannya maka tara pun langsung meminta kakak nya untuk menceritakan apa yang sebenarnya telah terjadi sampai alden bersedih seperti itu.
" tara aku ingin memberitahukan pada mu kalau ibu masih hidup, asisten lagi mencari keberadaan nya kata alden dengan senang
" apa!! Ib..bu masih hidup, apa kau bercanda tanya tara
"aku tak bercanda tara, ibu masih hidup dia berada di negara Amerika kata alden
" benar kah tanya tara dengan pelan
"iya kita akan menemukan ibu tara kata alden dengan menatap adik nya
Tara hanya diam saja..dengan pikiran , apa kah dia akan senang mendengar berita ini atau tidak
Alden pun pergi meninggalkan rumah sakit menemui ayah angkat nya
Di ruangan dr Alice
Dokter wanda , Dokter Lee Chi dan seorang suster sedang membicarakan mengenai presdir nathan. itu dan berapa mobil mewah dan orang berpakaian hitam di depan rumah sakit
"aku dengar tuan presdir tertembak karena menyelamatkan istri dan bayi kembar mereka kata dokter Lee
" oh begitu, kalian tau tidak istri nya tuan nathan, itu mempunyai saudara yang mempunyai hotel terbesar di negara ini , nama tuan alden, aku tak menyangka, nyonya tara mempunyai kakak setampan dan presdir di hotel kata dr wanda
Tiba-tiba saja dokter Alice datang
Dokter Lee sudah di dekat Dokter Alice bertanya pada dokter Alice .
“Kudengar, kau akan bertunangan dengan seorang presdir apa itu benar ? Di Koridor tadi dipenuhi dengan pria berjas hitam. Bagaimana kau bisa bertunangan dengannya? Dia itu siapa, sih?” tanya Dokter Lee
“Kau bertanya padaku? Aku saja tak tahu siapa sebenarnya dia itu , .” Kata Dokter alie. Dengan cuek
Lalu dokter Alice pergi karena ingin menemui alden
Tapi sayang nya dr Alice tidak menemukan alden
Sementara itu di hotel
__ADS_1
Seorang pria lagi duduk, sambil menatap ke luar jendela
" tuan panggil seorang pria
" ada apa, tanya tuan Francisco
"tuan nathan telah melewati masa masa krisis, dia sudah baik baik saja tuan, kata asisten
" apa!! Aku ingin kau membunuh nathan, jangan sampai gagal lagi , jika gagal aku akan membunuh mengerti kata Francisco dengan nada tinggi
" mengerti tuan kata seorang berpakaian hitam
" mengapa kau membohongi ku, ibu ku masih hidup bukan kata alden dengan berteriak membuat Francisco kaget, semua yang ada di situ menoleh
Presdir Francisco membawa alden keluar halaman hotel mereka menunjukkan pada alden kalau ini lah hasil jerih payahnya hotel dan alden yang besar. ia mengawali nya dengan bisnis batu bara dan melakukan apapun untuk membesarkan hotel ini sampai sebesar sekarang. jika ada sebuah hambatan ia akan langsung menghancurkannya tidak peduli apapun itu.
: "aku tidak bisa memberikanmu kasih sayang sebagai seorang ayah. aku mengakui bahwa aku memperlakukanmu dengan keras tapi itu karna aku ingin kau menjadi pewaris yang kompeten. jangan membuat banyak janji yang gegabah padaku. jika kau memiliki banyak keraguan untuk mengambil alih hotel ini akan di ambil oleh nathan maka menyerahlah dari sekarang."
" benar kah, kau hanya memanfaat kan aku saja, kau sudah membohongi ku , bos preman itu tidak mati, di tembak oleh ku aku menembaknya di kaki jadi selama beberapa waktu dia tidak bisa jalan kata alden dengan sinis
"Dia tidak... mati?" tanya Francisco pura pura terkejut
" aku begitu bodoh mengira bos preman mati. ternyata bos preman masih hidup. Kau membodohi ku kata alden dengan kesal.
" alden sayang aku tak pernah membohongi mu , ibu mu sudah mati, dan aku tak tau kalau bos preman itu masih hidup kata Francisco
" berhenti lah kau membohongi di mana ibu ku, terakhir dia di Amerika sekarang di mana dia Francisco kata alden dengan marah
" ya benar ibu mu masih hidup, selama ini aku berbohong pada mu, tapi kau harus melakukan sesuatu jika kau ingin tau di mana ibu mu alden kata Francisco dengan sinis
" melakukan sesuatu!! Jangan mencoba mengancam ku, aku akan membunuh mu kata alden menguar kan pistol
" hahahaha kau ingin menembak ayah yang membesar kan mu, yang merawat mu dari kecil , lakukan lah, jika aku mati kau tak akan mengetahui di mana ibu mu alden kata Francisco dengan sinis
" alden pun menurun kan pistol nya dan berteriak
"apa yang kau inginkan dari ku Francisco kata alden dengan mata berair
" bunuh nathan? Lakukan itu alden , aku akan memberikan tahu di mana ibu mu bukan kah kau sangat merindukan ibu mu kata dr Francisco dengan senyum licik
" apa!! Membunuh nathan,?? Apa kau mencoba mengancam ku , aku akan membunuh mu kata alden
"benar kah!! Kau akan membunuh ku, lakukan jika kau tidak ingin mengetahui keberadaan ibu mu ayo tembak aku tantang Francisco dengan senyum sinis
" alden hanya diam saja,
"pikir kan lah alden, keselamatan ibu mu ada di tangan mu, pilih bunuh nathan atau kau kan kehilangan ibu untuk selamanya kata Francisco dengan senyum kemenangan
Alden hanya diam terpaku menahan amarah
" brengsek kau Francisco teriak. Alden dengan marah
Sementara di Hotel
Seorang lagi duduk menatap di luar jendela dia lagi galau antara ibu dan suami adek nya
Tiba tiba saja terdengar pintu di ketuk,
"maaf tuan saya ganggu kata seorang pria
" ada apa tanya alden datar
"saya sudah menemukan Buku-buku diary itu adalah buku-buku diary milik tuan Francisco yang dia tulis selama 20 tahun, dimana di buku-buku diary itu pasti tertulis segala kejadian yang terjadi di Ciel. Kata asiten nya
Sambil menyerah sebuah koper
" alden bangkit dan memegang nya
" ini diary ayah angkat ku, hmm apa isi nya tanya alden dengan tajam
"tentang kejahatan tuan Francisco tuan, dan menerut. Informasi saya terima tuan Francisco bekerja sama dengan seorang untuk membunuh tuan senjaya ayah nathan tuan kata asiten nya
" pria rubah itu selalu membuat ku susah, siapa?? Aku akan membuat dia membayar semua nya kata alden
Di ruangan komandan indra
“Ini adalah misi 3 bulan. Karena masih belum ada yang bisa mengisi posisimu, aku akan memerintahmu untuk melakukan misi ini. Ataukah, kau bisa langsung menandatangani pengunduran dirimu. Kau akan pilih yang mana?” kata Komandan indra menatap calon menantu nya tak jadi
“ seperti nya aku tak jadi pergi komandan .” Jawab Kapten Kim jeha
“ mengapa . Pergilah dan tetap kembali. Karena kondisi agen. K tak memungkinkan sekarang, pengunduran dirimu akan diterima setelah aku menemukan penggantimu. Kita bisa melakukannya dengan cara ini. Aku juga tak tahu kapan penggantimu akan ditentukan.” balas komandan indra
“Maaf. Saya tidak jadi pergi komondan ..” tanya kim. Jeha
“kau tinggal pilih mau pergi atau di berhenti kan dari kesatuan kata indra
“
Kim jeha terdiam termenung
" tapi.. Kom tidak menerus kan kata kimjeha karena tuan memotong nya
“Jadwalnya pukul 21:00. Jangan terlambat. Kembalilah dengan selamat. Walau pun kau dan alice tak jadi nikah, aku sudah menggap mu putra ku ” kata komandan indra dengan tegas
“kapten Kim jeha akan kembali dengan selamat. Hormat.” Kim jeha lalu pergi untuk bersiap-siap.
Kim jeha bingung pergi atau mungundur kan diri
Bersambung saksikan episode selanjutnya
__ADS_1
Terima kasih banyak sudah memberi dukungan dan vote, episode kali ini agak pendek dan membahas alden dan tara