
Rumah sakit senjaya
Pagi nya
Kedua mata natthan baru saja terbuka setelah malam yang panjang terlalui, natthan tersenyum lega melihat tara yang dicintainya masih tertidur pulas di pelukannya. Rambutnya sedikit berantakan karena ulahnya semalam, dengan hati-hati natthan merapikan rambut tara dan berusaha agar tidak membangunkannya. Ia terus menatapi wajah tara yang tertidur damai, tangannya tak bisa menahan diri untuk mengusap pipi tara yang hangat. Tara mengeliat pelan, tara membuka matanya perlahan dan mendapati natthan sedang tersenyum memandanginya.
“ selamat pagi ” Kecupan kembali mendarat di kening tara kata natthan dengan senyum
“pagi juga sayang ” balas tara , tara mengecup bibir natthan dan kembali memeluk pria itu lalu membenamkan kepalanya di dada bidang natthan
“Kau mau sarapan? Akan menyuruh Kevin membawa makanan buat mu kata natthan dengan senyum
“sebentar. tetaplah seperti ini” Pinta tara sembari memeluk tubuh natthan semakin erat seakan tak mau lagi membiarkan pria ini untuk pergi darinya. Natthan mengerti ia lalu mengusapi kepala tara dengan lembut dan mencium puncak nya. Tara melepaskan pelukannya dan menatapi wajah natthan lagi,
“ini bukan mimpi kan” Tanya tara dengan mata yang mulai berkaca-kaca
“ tidak sayang, kita sekarang sudah menjadi ibu dan ayah mempunyai bayi kembar cantik dan tampan anugerah terindah kata Nathan dengan senyum
“Aku selalu memimpikan saat ini” Lanjut tara air matanya mulai mengalir dan natthan segera menghapusnya
“aku juga tuhan mengabul kan doa kita sayang aku sangat bahagia kata natthan
tersenyum lalu mencium lagi pipi tara dan tak membiarkan tara untuk menangis.
Tara melihat ke arah jari manis kirinya yang tiba-tiba terpasang cincin disana, ia tersenyum memandangi cincin yang entah kapan disematkan oleh natthan disana.
“cantiknya cincin ini” bukan kah aku sudah mempunyai cincin pernikahan sayang gumam tara sembari menggerakan jemarinya
“ ini hadiah buat mu Karena kau memberi ku anak anak yang cantik dan tampan lagi ” kata nathan lalu menggenggam tangan tara dan kembali menatapinya
" terimakasih hadiah nya sayang , aku ingin melihat si kembar kata tara dengan senyum
“ si kembar lagi tidur sayang, ayo lah aku masih kangen pada mu kata natthan dengan menarik tangan tara
" benar kah kata tara dengan senyum
"iya aku mencintaimu” Ucap nathan memeluk tara
“aku juga mencintai mu oppa hehe kata tara dengan menggoda
membuat nathan semakin ingin kembali menyerangnya ketika mendengar imbuhan Oppa di belakang namanya. Nathan lalu memeluk tara dan kembali mencium bibir tara dan menindih lagi tubuhnya.
Tiba tiba saja terdengar suara ribut di luar kamar rumah sakit dan ketukan pintu kamar inap tara
"aish ini yang tidak aku sukai ada saja yang mengangguh kata natthan dengan menoleh
Tara tersenyum, dan bangkit menuju box si kembar
Nathan bangkit dan membuka pintu kamar inap
Di depan pintu sosok cowok berwajah tampan tanpa ekspresi
" ada apa tanya natthan dengan datar
" tuan di luar rumah sakit banyak wartawan sedang ingin bertemu dengan tuan, mereka ingin meliput kabar tentang kelahiran anak tuan dan Banyak papan ucapan dan bunga untuk tuan kata Kevin dengan pelan
" baik lah, kau perketat penjagaan di setiap. Rumah sakit, aku tak ingin satu orang masuk ke rumah sakit ini, melihat' bayi bayi ku , itu tidak aman buat mereka dan periksaan semua hadiah yang di kirim kata natthan dengan datar
Tiba tiba saja Andrew membawa perlengkapan bayi dan bunga
" tuan seorang mengirim nya, buat nyonya tara kata Andre dengan pelan
" letak di sopa, aku mau menemui wartawan dulu, dengar kalian berdua, jaga nyonya dan anak ku, jika terjadi apa apa aku akan membunuh kalian kata natthan dengan tegas
"baik tuan kata pengawal nya
Nathan pun pergi menuju halaman rumah sakit
Sementara di luar halaman. Rumah sakit
Rumah sakit senjaya penuh dengan wartawan yang ingin meliputi tentang kelahiran anak nya natthan ada yang ingin mengucap kan ucapan selamat. Pada bodyguard penuh berjaga halaman rumah sakit
Arvin lalu membawa beberapa reporter untuk berkeliling di rumah sakit
Arvin memberitahu mereka bahwa mereka membangun rumah sakit dengan memasang kaca di bagian atap untuk memberi kesan musim panas biar para pesien nyaman
"Kami adalah satu-satunya tempat di negara A yang mampu memberikan pelayanan dan perawatan yang baik , rumah sakit ini, hadiah dari kakak ku nathan" kata Arvin pelan
"ini sangat bagus tuan arvin, kami dengar, rumah sakit ini, melayani orang orang yang tak mampu kata reporter
" benar, kata Arvin dengan senyum
Salah seorang reporter Perancis bertanya pada
" oh iya tuan Arvin Kami dengar istri tuan natthan sudah melahir kan ya, tanya reporter itu
" iya memang benar, , kakak ipar ku sudah melahirkan bayi kembar, yang sehat lucu dan aku sangat bahagia kata Arvin
."apa jenis kelamin nya pak arvin tanya wartawan itu
" Laki laki dan perempuan , maaf saya harus pergi karena saya memeriksa kondisi pasien saya beri jalan untuk pertanyaan lain langsung saja kepada kakak ku terima kasih kata arvin dengan senyum
Para Repoter memberi jalan pada dr Arvin
Sementara di hotel alden
Seorang cowok berwajah tampan lagi duduk di ruangan nya
Terdengar suara pintu di ketuk
Tok tok
"masuk kata alden dengan pelan
" tuan saya, saya sudah menemukan pelaku pembakaran di restoran kemarin" kata asisten
" siapa!! Apa ayah angkat ku yang melakukan nya tanya alden
" dia tak mau mengakui nya tuan , dia bilang kalau dia mempunyai demdam dengan tuan natthan , kami berhasil menangkap Ny dia ada luar tuan kata asisten nya
"bAwa dia di hadapan ku kata alden dengan sinis
Asiten alden menepuk tangan nya., 2 orang berpakaian hitam membawa seorang laki laki wajah berdarah
" kata kan pada ku siapa yang melakukan itu tanya alden
" Aku yang memulai kebakaran itu, karena aku marah pada natthan yang sudah mengacaukannya dan menghacur bisnis ku kata pria itu
"oh benar kah,? Jika kau membenci natthan mengapa kau ingin mencelakan gadis itu , aku akan membuat kematian mu menyakit kan kata alden dengan menangkap kan pisau di pahak..
" Aaaaaaa ampun tuan jangan bunuh saya alden, teriak orang itu
" kau meminta aku mengampun kan mu? Cih Kau melakukan pembakaran padahal. Kau tau yang di sana ada gadis itu bukan natthan, kata alden dengan menedang muka cowok itu
" tu.. Tua.. Tuan mengapa kau peduli pada gadis itu "tanya pria itu terbata bata
" Karena kau bertanya pada ku, aku akan menjawab pertanyaan mu biar kau bisa mati dengan tenang? Kata alden dengan nada sinis.
Pria itu menatap alden heran
" wanita itu adalah adik perempuan ku kata kan apa tuan Francisco yang menyuruh mu , kata alden dengan menepuk wajah pria itu
" ap apa .... Dia...dia.. Adik mu, saya tidak tau siapa tuan Francisco "kata pria itu ketakutan
" iya dia adik ku, jika terjadi apa pada adiku tadi mungkin aku tak akan memaaf kan mu, .. Aku bertanya pada mu sekali lagi siapa yang... Menyuruh mu, dan memberi mu uang" tanya alden
"Aku tidak mengetahui hal ini pasti karena orang yang memberinya uang itu tidak menjelaskan apapun pada ku tuan alden" kata pria tua itu
"Aku akan memberi waktu 3 hari. Pada mu "Jika kau tidak mau mengungkap siapa orang yang menyuruhmu melakukannya, maka aku akan membunuh mu kurung dia di gudang " perintah alden datar
"baik tuan kata ke dua bodyguard nya
" tuan ampuni saya, saya mohon lepas kan saya
"cih pukuli dia sampai dia mau mengakui siapa yang nyuruh dia kata alden
" jan.. Jangan tuan , maaf kan saya kata pria itu
Tiba tiba saja seorang cowok berpakai hitam datang, dan
Alden menatap kearah cowok itu
" bagaimana tugas terakhir yang ku berikan pada mu tanya alden dengan mencuci tangan nya yang penuh darah
"tuan, sewaktu saya sedang mengawasi tuan Francisco, tuan Francisco menyuruh salah satu pengawal nya memasang bom di sebuah bunga, dan bunga itu di kirim ke rumah sakit senjaya, atas nama tuan" kata orang kepercayaan
__ADS_1
"apa!! Teriak alden kaget tanpa pikir panjang lagi dia berlari menuju mobil, melihat alden pergi asisten nya pun mengikuti dengan para bodyguard nya
Sementara di hotel.Kim jeha
Sudah pukul 9 pagi ketika rosalina membuka kelopak mata yang masih terasa sangat berat.
"aish mengapa perut ku seperti ada yang nindih kata rosalina dengan menoleh
Kim. Jeha yang masih tidur tangan nya melingkarkan tangan kekarnya diatas perut nya
“ARRGRGGRGRGRGRGR!!! Apa. Yang kau lakukan mengapa kau memeluk ku !!” teriak rosalina pada Kim jeha sambil menendang
Membuat tubuh Kim. Jeha jatuh ke lantai
Buk.. " aduh.. Astaga.. Apa kau sudah gila. menendang suami mu sendiri omel. Kim jeha dengan menarik selimut
" dasar mesum, apa kau sudah melakukan sesuatu pada ku tanya rosalina dengan kesal. Sambil melempar bantal
“ melakukan apa, apa kau gila , apa tubuh mu itu cukup menarik buat ku ” kata kim Jeha menahan Tangan rosalina yang hendak memukulinya dengan bantal.
“
“ YAK! mesum apa yang kau lakukan pada ku ha!” terik rosalina penuh amarah
. Kim Jeha mengaruk kepalanya yang tak gatal “ ya apalagi, kau bisa lihat sendiri, di Kamar, hotel apa ada baju berserakan, apa ada darah di tempat tidur dan kita berdua sama-sama mengenakan baju apa lagi huh bagaimana mungkin kau bisa jadi wartawan dengan otak seperti itu ?” tanya Kim Jeha balik pada rosalina
“ jadi kau tak mengambil ke suciaan ku” lagian apa hubungannya otak ku dengan ini kata rosalina dengan senyum dan memandang baju nya masih lengkap
"apa kau mengingin aku melakukan nya tanya Kim. Jeha dengan mendekati rosalina
" aish jangan harap, kata rosalina dengan bangkit menuju ke kamar mandi
Di kamar mandi
Rosalina menyalakan shower air hangat di dalam kamar mandi
, Rosalina mencium aroma sabun yang tadi Cermin di kamar mandinya pun masih penuh dengan uap . Rosalina mengusap cermin itu dan menatap dirinya disana . Dan terkejut melihat tubuh penuh bercak merah
“astaga mengapa. Dengan. Tubuh ku, mengapa merah semua., apa di kamar ini penuh serangga ” kata Rosalina kaget
, Rosalina menyentuh, leher nya yang merah kebiruan, dan di dada nya juga ada,
"aish sulit aku percaya, hotel sebesar ini, apa ada serangga ya, aku harus memberi tau cowok mesum itu kata Rosalina dengan mengenakan baju putih menuju pintu
" hei hei bodoh bangun di ranjang ada serangga teriak rosalina dengan menarik tangan Kim. Jeha
“ rosalina ! KAU BENAR-BENAR INGIN MATI HUH mengangguh ku tidur, !” teriak Kim Jeha dengan kesal lalu menarik selimut
" bangun bangun jeha, kau tau kamar hotel ini banyak serangga nya kata Rosalina dengan duduk. Di samping Kim jeha dan menggoyang kan tubuh Kim jeha
" ada apa lagi "tanya Kim jeha dengan kesal menatap gadis yang cantik di depan nya
" di kamar hotel ini ada serangga nya, cepat kau bangun, kau akan di gigit nanti kata Rosalina dengan menarik lengan Kim jeha
" apa serangga?? Yang benar saja balas kim jeha dengan kesal
" iya, lihat leher ku penuh gigit serangga, kau harus bilang pada pihak motel kalau di kamar ini penuh serangga kata Rosalina dengan tegas
Sambil menyibak rambut nya, memperlihat kan leher pada Kim jeha
Kim jeha pura pura kaget dan melangkah maju.. Tangan nya ingin menyentuh leher rosalina dan membuat rosalina mundur
,”Kau mau apa?Kita ada kontrak. Kata Rosalina dengan kaget
”Kontrak? Jangan berpikir berlebihan, aku hanya ingin memeriksa nya apa itu benar serangga atau bukan kata Kim jeha tersenyum geli
,”Jangan mendekat. Kata Rosalina dengan menahan dada Kim. Jeha
”Kenapa? Kau takut? Kalau aku melakukan suatu kata Kim jeha menakuti rosalina
,”Tidak, aku tak takut. Cuma.. Rosalina tidak menerus kan kata nya, karena kim jeha makin dekat, di wajah nya, rosalina pun menutup mata nya , dia menunggu apa kah Kim jeha akan mencium nya seperti kemarin
" aish mengapa kau menutup mata mu apa kau pikir aku akan mencium mu tanya Kim. Jeha dengan senyum dan ke kamar mandi
" aigoo apaan aish memalukan saja, mengapa aku harus menutup mata ku omel rosalina
Ya.sudah, kau bilang akan mentraktirku makanan mahal pergi ke bawah kau pesan setelah itu kita kerumah sakit mejenguk kedua keponakan ku ” Ucap Kim jeha dengan nada menyindir.
“ tidak tahun depan kata Kim jeha kesal.
“aish selalu saja memerintah ku, aku ini istri nya apa pelayan nya gurutu rosalina
Rosalina tidak keberatan,lagi pula gaji nya bulan ini sudah masuk ke atm nya meskipun bertanya-tanya. Apa motel ini mahal
.“aish , menu nya” Setelah duduk dengan perasaan gelisah, rosalina lalu membuka buku menu dengan perlahan.
Seorang waiters sudah berdiri disamping mereka, menyambut dengan ramah dan senyuman serta menantikan pesanan yang akan dibuat.
“astaga ? Makanan macam apa semahal ini? Harganya setengah dari gajiku? Berarti jika pesan 2 porsi gaji ku akan habis dalam sekejap? Aishhh bagaimana ini” Matanya kembali membulat saat melihat daftar harga yang tertera di menu. Makanan ala barat yang sama sekali ia tidak mengerti dan tidak tahu bentuknya seperti apa.
“Kim jeha , bisakah kita pergi ke tempat lain? Aku tahu tempat yang lebih bagus” rosalina berbisik pada Kim jeha yang duduk di hadapannya, berhati-hati agar waiters itu tidak mendengarnya
“wae ? Kau tidak suka tempatnya?” Tanya Kim jeha dengan lantang
Membuat waiters itu menatap nya
“t.. Tidak tidak aku sangat suka” rosalina segera menggelengkan kepalanya dan menunjukan senyuman nya.
“Ya. sudah, aku mau Wisky dan Pasta penne creamy tuna” kata kim.jeha
Mata rosalina segera mencari nama menu yang disebutkan oleh Kim. Jeha , ia hampir saja mengumpat karena mahalnya kedua menu tersebut.
“Dibuat dua porsi saja ya” rosalina memaksakan senyumannya pada waiters yang sudah menuliskan menu mereka. Yang tersisa hanya rasa jengkel, pikiran rosalina penuh dengan pertimbangan harga dan soal bagaimana setelah ini ia akan menjalani hari-harinya karena Gaji nya akan terkuras dalam waktu beberapa jam saja.
"aish.. Habis lah gaji ku, gurutu rosalina pelan
" apa kau mengatakan sesuatu tanya Kim. Jeha menang tawa, senang sekali dia membuat gadis itu kesal. Dan panik
"tidak balas rosalina dengan senyum.memaksa
“Saat di Amerika aku merindukan masakan Asia , tapi karena sudah biasa makan makanan khas sana jadi lidahku seperti merindukan makanan America . Tidak apa-apakan?” Kata Kim jeha cuek
“Ahh tidak apa apa ,kau pasti sangat merindukan America ” rosalina masih mencoba untuk tersenyum meskipun pikirannya kalut.
“Pasti sangat senang ya, terlahir di keluarga yang kaya raya—“ kata Rosalina
“Siapa?” Kim jeha memotong kalimat rosalina
“Kau, mana mungkin aku hahaha” rosalina tertawa dengan paksa, mencoba membenarkan posisi duduknya.
“Aku tidak menikmati harta orang tuaku, waktu itu aku di besar di panti asuhan dah di adopsi 'oleh keluarga kaya kata Kim jeha menyenderkan punggungnya pada kursi
" apa! maaf kan aku ?” Kata Rosalina dengan kagt
“Di Amerika , aku masuk pendidikan kepolisian, karena ayah angkat ku seorang polisi . Di sela-sela aku menyempatkan mencari kedua adik ku, dan karena aku selalu berhasil memecah kasus maka nya aku di pindah kan ke negara ini ” Lanjut kata Kim. Jeha
“oh iya, aku pernah dengar cerita dari arvin kata Rosalina dengan pelan
“eoh, oh iya setelah itu aku mencari kedua adik ku, waktu itu aku, arvin dan natthan tidak pernah tau kalau kami saudara ,kedua orang tua ku berpisah, aku ikut ibu ku dan kedua adik ku ayah ku ” setelah selesai pendidikan aku, mencari ayah ku dan adik 2 ku, tetapi aku dengar ayah. Ku telah tewas kecelakaan, aku tak sempat bertemu dengan ayah ku kata Kim. Jeha dengn pelan
Rosalina terdiam mendengarkan cerita Kim jeha . Hal itu membuat hatinya sedikit terenyuh,
“Kau sendiri bagaimana?” Giliran Kim. Jeha yang bertanya
“Aku? Soal apa?” tanya Rosalina kaget
“Keluargamu, ceritakan padaku soal keluargamu” Pinta kim jeha senyum.
“Hmmmm, aku biasa saja. Orang tua dan keluarga ku tinggal di daegu Ibu ku hanya seorang ibu rumah tangga dan punya usaha kecil-kecilan seperti toko kue. Ayah ku sudah pensiun, dulunya pegawai di kantor pemerintahan dan itu aku lulus kuliah aku melamar menjadi wartawan
“oh, bagaimana kalau kedua orang tua mu tau kau menikah tanpa memberitahukan kepada orang tua mu ”balas Kim. Jeha
“ aku tak tau, kita kan hanya nikah kontrak , tapi sudah Eiiiy kau harus pergi kesana, ada pantai yang saaaaangat bagus. Saat aku merasa setress dengan sekolah ku dulu, aku selalu pergi kesana” rosalina begitu antusias menceritakan soal kampung halamannya seakan lupa dengan harga mahal yang harus ia bayar. Diam-diam Kim. Jeha tersenyum kecil melihat rosalina yang terus bercerita soal ini dan itu.
" pertemu kan aku dengan kedua orang tua mu kata Kim. Jeha dengan pelan
" Mwo tanya Rosalina
"ah lupa kan saja kata Kim jeha
“Ah Kim jeha , boleh aku bertanya sesuatu? Ini sedikit pribadi, tapi tidak apa-apa jika kau tidak mau menjawabnya” rosalina menatap Kim jeha dengan ragu-ragu
“Mwo?” tanya Kim. Jeha
“Soal dr Alice , mengapa kau putus dengan Alice padahal kau mencintai nya ?” rosalina bersiap menantikan jawaban yang akan diberikan Kim jeha . Waiters lalu datang dengan makanan yang telah di pesan, ia menata hidangan di atas meja setelah mempersilahkan Waiters itu kembali pergi. Kim jeha lalu meneguk Wisky miliknya sebelum menjawab pertanyaan rosalina
“eoh, hubungan kami tidak restui oleh ayah nya dan aku harus memilih negara atau dia ” Jawab Kim. Jeha dengan datar
__ADS_1
“Aaaah, apa kau baik-baik saja?” tanya rosalina
“Memangnya aku kenapa?” aku sudah berjanji pada ayah angkat ku, untuk melindungi negara dan orang-orang dari kejahatan
“ maksudku apakah kau tidak merasa sakit hati atau semacamnya?”
“Awalanya memang sedikit sakit, tapi ya. sudah aku tidak mau berlama-lama sakit hati. Bukankah hidup harus terus berjalan? Aku tidak mau meratapi yang sudah pergi” Kim. Jeha lalu mulai memakan Pasta creamy tuna nya.
Rosalina mengangguk pelan, mengerti maskud yang disampaikan oleh Kim jeha
“Coba pasta nya, kau pasti akan suka” Ucap Kim jeha setelah melihat rosalina hanya berdiam diri.
Rosalina kemudian mencicipi pasta yang ada di depannya.
“eoh! Enak sekali, pantas saja harga nya mahal” Celetuk rosalina tanpa sadar
“Harga segini belum seberapa, kau ini ada ada saja haha”
Tiba-tiba Kim. Jeha mengacak puncak kepala rosalina . Mereka lalu sama-sama membeku, Kim. Jeha. melihat tangannya sudah berada di atas kepala rosalina . Untuk beberapa saat mereka diam dalam hening, dan Rosalina mulai merasakan jantung nya berdebar dengan cepat saat merasakan ada sesuatu yang mendarat di kepalanya.
“Lanjutkan makannya” Dengan cepat Kim. Jeha menarik kembali tangannya, rosalina lalu mengangguk pelan dan kembali menyuapkan pasta ke dalam mulutnya.
“apa-apaan tadi? Kenapa dia melakukan itu? Apa maksudnya?” pikir rosalina
Setelah makan malam selesai, rosalina bergegas pergi ke toilet dengan perasan resah sembari mengecek saldo uang di Atm nya. Ia kembali menghitung jumlah transaksi yang harus dilakukan malam ini.
“Aish mahal sekali, aaiiish menyebalkan” rosalina mengeluh lagi, ia lalu menarik nafas dalam-dalam dan memasukan ponselnya ke dalam tas. Lalu berjalan keluar dari toilet, melihat Kim. Jeha sudah tidak berada di meja makan yang tadi.
“Aku tunggu di mobil karena mobil ku sudah di perbaiki ”
Satu pesan lalu masuk ke dalam ponselnya, Soeun segera berjalan menuju meja kasir.
“maaf , aku mau membayar tagihan untuk meja 12” Ucap rosalina pada petugas kasir itu
“ oh iya ? tagihannya sudah di bayar” Ucap petugas kasir itu
“Sudah di bayar?”tanya rosalina
“ iya pacarmu yang tampan itu membayarnya dia bahkan memberikan ku tip yang besar” Petugas kasir itu tersenyum sambil menunjukan bukti transaksi nya.
Rosalina menggaruk tengkuknya karena berhasil dibuat kebingungan oleh sikap Kim jeha , kadang menyebal kan, kadang baik, kadang usil, kadang mesum
“Ah, dia bukan pacar ku” Ucap rosalina dengan senyum
“apa ? suami mu?” tanya kasir itu
“iya balas rosalina dengan kaku
“ kau sangat beruntung punya suami seperti dia, ganteng dan baik, dia sangat mencintai mu ya ”
“Eiy sudah lah kenapa malah bergosip, yasudah kalau begitu terimakasih ya” rosalina terburu-buru berjalan menuju Kim. Jeha yang sudah menunggu di mobilnya.
"mengapa kau lama sekali, apa kau pikir aku tak punya kerjaan menunggu mu tanya Kim. Jeha
Dengan menatap rosalina sambil memegang minum nya, dia pun. Masuk ke mobil.
" cih mulai lagi sikap nya yang menyebal kan? Omel rosalina dengan kesal
"apa kau akan berdiri di situ sampai malam tanya Kim. Jeha dengan kesal
" iya aku masuk kenapa kau malah membayarnya? Kan aku sudah berjanji akan mentraktirmu makan malam” Kata Rosalina baru saja masuk ke dalam mobil dan langsung bicara panjang lebar.
Kim jeha lalu menyalakan mesin mobilnya, Ia menoleh pada rosalina dan segera memakaikan Seatbelt nya lagi-lagi rosalina dibuat membeku dan tidak bisa bergerak saat jarak mereka begitu dekat.
“Aku tidak suka melihat wajah resahmu” Lanjut Kim. Jeha setelah memakaikan rosalina seatbelt nya.
“A-aku? Kapan? Biasa saja, wajahku memang begini” rosalina merutuki dirinya merasa malu karena Kim. Jeha menyadari bahwa sedari tadi ia terlihat sangat gelisah dan khawatir.
“Kapan-kapan saja, kau bisa mentraktirku” Kali ini giliran rosalina yang memakai seatbelt nya. Ia kemudian menjalankan mobilnya dengan hati-hati. Menuju rumah sakit , sedang kan Perasaan rosalina mulai bercampur aduk, ia terus menatapi Wajah Kim jeha dari samping dan mencoba untuk mengatur debaran jantungnya saat ini.
Sementara di rumah sakit senjaya
Di halaman rumah sakit,
.natthan sudah dikerumuni oleh para reporter dan wartawan yang meminta penjelasan tentang kelahiran bayi kembar nya
Kevin dan para bodyguard langsung mengelilingi natthan. Berjaga jaga
Reporter bertanya,”tuan Nathan katakan tentang kelahiran bayi kembar anda ?
,” aku akan mengadakan jumpa pers untuk menjelaskan segalanya. Sebaiknya kalian pergi dari sini kata natthan dengan senyum
. nyala blit kamera yang tiada henti dan para reporter
"tuan natthan satu pertanya boleh kami tau siapa nama bayi kembar tuan, biar kami bisa memuat untuk halaman depan kata reporter
"nala Edward senjaya dan. Narendra Smith senjaya balas jawab natthan
" maaf aku harus pergi, istriku pasti mencari ku, kata nathan dengan senyum , bersama Kevin dan para pengawal nya menuju ruang rawat tara
Sementara sebuah mobil berhenti. Di depan
Tiba tiba nya ponsel berbunyi dari ayah angkat nya
" ada apa kau menelepon ku tanya Alden yang masih di dalam. Mobil
Terdengar suara tawa.. Tuan Francisco
" aku dengar adik perempuan mu, telah melahirkan bayi kembar yang lucu, aku hanya ingin mengucap kan selamat saja pada mu "kata Francisco
" jangan coba coba kau menganggu mereka, aku akan tidak segan mengatakan bisnis mu kepada pihak berwajib dan mengatakan pada dunia pada saat pertemuan nanti ancam Alden
"mwo, aku lupa. Mengatakan pada mu, kalau aku sudah memberi sebuah hadiah buat adik mu, seharusnya kau berterima kasih pada ku kata suara Francisco dengan senyum
" kali ini apa yang kau rencana kan tanya Alden dengan marah
"dari pada kau marah marah pada ku, sebaik nya kau cari tau, waktu mu tak Banyak... Sewaktu waktu bom..itu akan meledak, mungkin saja bom itu sekarang ada di bersama adik mu dan kedua keponakan mu Leon sayang kata ayah angkat nya dengan tertawa
" brengsek" kata Alden langsung berlari pergi dengan panik. Menuju ruangan tara
Sementara di ruang inap tara,
Tara lagi mengendong bayi kembar nya
" Kesayangan ibu ….ayahmu benar-benar tidak mengerti. Huh, kemana dia pagi pagi begini meninggal kan kita, tanpa pamit sama ibu, mungkin ayah mu tak sayang lagi sama ibu, kata tara lagi bicara pada bayi kembar nya
Tara tersenyum menatap narenda dan Nala , yang tertidur di box tara melihat ada sebuah perlengkapan bayi dan bunga
" wow sangat indah dari siapa ini, apa natthan membeli nya kata tara sambil memegang bunga
Sementara alden masuk ke rumah sakit secara diam diam dan dia melihat ada orang berpakaian hitam,
Alden langsung mengejarnya,
Orang itu berlari, dan alden. Pun di hadang oleh Andrew bodyguard tara
"apa yang sedang kau lakukan di sini tuan alden kata Andrew sambil menguar pistol ,
" aku tak punya waktu untuk meladeni mu, menyingkirkan lah , kata alden dengan kesal
Terjadi perkelahian , Andrew pun, tertembak di kaki nya
Nathan Kevin yang mendengar suara tembak. Langsung berlari bersama para bodyguard nya, natthan berlari panik, sambil menguar pistol reporter pun ada halaman langsung mengikuti natthan dan Kevin
Tara yang mendengar suara tembak itu. Kaget dia pun mengendong si kembar, yang satu narenda di letak di kereta dorong mau mendekati pintu
Alden memasuk keruang tara, dengan wajah panik, dia melihat sebuah bunga , dan melempar bunga dan menembak lalu memeluk tara untuk melindungi tara dan kedua keponakan nya
Pelukan itu langsung membuat tara kaget
Nathan yang sampai ke pintu langsung sambil menodong pistol kearah alden
Nathan menatap tajam melihat adegan pelukan alden kepada tara , mata natthan menahan amarah
semua orang terkejut dan para reporter langsung memotret adegan pelukan mereka.
Bersambung Saksikan episode selanjutnya
1apakah Nathan cemburu melihat alden memeluk. Tara
2 semua wartawan memotre nya, karena ini berita sangat penting
3 bagaimana kisah Kim. Jeha dan rosalina
Terima kasih sudah membaca dan setia selalu jangan lupa vote ya 😘😘
__ADS_1