
NAtthan yang lagi nelepon dia tidak tahu ada tali bola lampu di putus kan seorang
Andrew yang berada di samping tara yang baru selesai nelepon . Saat Andrew melihat ke atas, Andrew melihat seseorang memotong tali di atas loteng dan tali nya putus bola lampu jatuh tepat di atas kepala NAtthan yang lagi telepon
Tuan lihat di atas kata Andrew dengan cepat Andrew berlari ke arah NAtthan, menabrak tubuh NAtthan hingga jatuh ke lantai, NAtthan dan Andrew bergulingan guling.. Di lantai , dan lampu mendarat di lantai dan bruk terdengar bunyi para pengunjung pada melihat dan kaget sedang kan
Tara refleks menutup mulutnya karena kaget melihat bola lampu yang jatuh yang hampir mengenai suami nya NAtthan
Tara melihat NAtthan dan Andrew di lantai Andrew menindih NAtthan, membuat NAtthan dan Andrew saling padang,
Semua pengunjung mendekati,
NAtthan yang melihat di atas loteng, ada orang , dia bangkit menguar kan pistol mengejar,
Andrew lindungi istri ku, aku akan mengejar orang itu , kata NAtthan dengan keras dia menguar pistol menembak ke arah loteng mall
Orang berpakain hitam yang berlari
" Sialan., aku kehilangan jejak, siapa yang ingin membunuh ku bukan lah jemes dan. Jendral. Yan di penjara pikir NAtthan dengan kesal.
NAtthan kembali menemui tara dan Andrew yang lagi bersama tara.
Tara yang melihat NAtthan menghampiri nya,
Langsung memeluk,.
" Astaga kau tak apa apa kan sayang tanya tara dengan cemas
"Tenang lah , semua baik saja, ayo kita pulang kata NAtthan dengan pelan sambil merangkul pundak tara , mereka meninggalkan mall menujuh Mansion
Sementara itu di perusahaan
Seorang pemuda berjas dengan tinggi badan 181 cm, berberat badan ideal, memiliki tubuh proposional, dada bidang dengan perut six pad dan wajah tampan nyaris sempurna di mata para yeoja itu, tampak sedang asyik berdiri memandangi hiruk pikuk kemacetan di jantung kota negara melalui jendela ruang kantornya di lantai tertinggi gedung pencakar langit yang berlantai 40 itu…
Sebenarnya, dia sedang sibuk berpikir dengan keras , membalas dendam kepada musuh nya NAtthan Alvaro senjaya dan kim jeha yang menyebab kan. bagi kakak nya arya guna tewas perusahaan tuan lin paman tiri nya NAtthan perusahaan itu sekarang telah sah menjadi miliknya itu, setelah dia mengajak kerja sama tuan lin dan membeli semua saham tuan lin
Dan dia sengaja mengajak semua musuh musuh NAtthan. Membawa kerja sama untuk menghancurkan NAtthan Alvaro senjaya
Alden leon welys di Amerika lebih dikenal dengan julukan “Naga kecil dari negara A
Tentu saja julukan itu bisa didapatkannya karena perjuangan, jerih lelah serta kerja kerasnya sejak ia masih mengikuti program master degree-nya di Cambridge University di Inggris.
Dan hanya dalam waktu singkat saja sekarang ia sudah bergelar doctor di bidang hukum, politik dan ekonomi , dan dia juga mempunyai keahlian menyamar
Namun sudah banyak perusahaan menengah yang ‘hengkang’ akibat ‘ulah’ kecilnya itu.
Tapi sekarang fokus nya mengejar, perusahaan NAtthan Alvaro senjaya, perusahaan terbesar di negara A, bahkan NAtthan Alvaro mempunyai berapa perusahaan di negara lain dia ingin sekali mengahancur kan perusahaan NAtthan dan mengambil ahli nya
Namun di dalam ‘keheningannya ‘ itu tiba-tiba… saja pintu ruang kantornya terbuka dan masuklah seseorang yang sangat dikenalnya, bahkan dikenalnya sejak ia masih kecil.
“permisi Tuan muda alden , ada seorang tamu yang terus memaksa untuk bertemu dengan Anda dan ia sekarang sedang menuju ke tempat ini”
“Pak Jung sudah berapa lama anda ikut dengan saya tanya ”
“ehm… sejak sama tuan besar ,sampai sekarang sudah 20 tahun… tuan muda”
Alden pun mengangguk kan kepalanya… dan… “ehm… 20 tahun bekerja … namun Anda tidak bisa mengatasi seorang tamu untukku???
“Apakah anda lupa dengan pesan saya tadi pagi??!!!!?” tanyanya tanpa menoleh sedikitpun!
“maaf Tuan muda… saya mengerti” dia pun pergi
Tapi seorang cewek berambut panjang warna coklat masuk dengan pakai gaun seksi
Tiba-tiba…
“O… Ternyata Andalah yang bernama alden leon welys sungguh menyenangkan bisa ketemu dengan anda !” terdengar suara seorang wanita…
Alden membulatkan matanya dan dengan perlahan namun pasti ia membalikkan badannya.
Alden pun langsung memandang lurus ke arah sumber suara itu.
Alden menatap dingin sambil mengernyitkan alisnya tanpa kata. Di depan nya ada seorang cewek cantik berpakai seksi, belahan dada nya terlihat jelas oleh mata alden,
Wanita itu tampaknya mulai goyah dan terlihat jelas kegugupannya… namun terasa ia berusaha mengumpulkan sisa keberaniannya di depan mata alden yang dingin itu!
“Aku kesini menawar kan kerja sama musuh kita sama ” kata wanita itu dengan pelan
Alden tersenyum licik…
"apa salah nya dia bermain main dengan wanita di negara A, berapa bulan ini dia belum menyentuh wanita ini dia sibuk dengan balas dendam nya , ya mungkin ini saat nya dia menghilang rasa lelah nya pikir alden
ALDEN berbalik dari posisinya lalu duduk di kursi ‘kebesarannya’ itu dengan mengangkat kedua kakinya yang panjang lalu meletakkan sepasang sepatunya itu di ujung meja kerjanya. Sedangkan kedua telapak tangannya di letakannya dengan rapi di atas perutnya yang flat itu. Tanpa mengeluarkan satu kata pun.
Wanita itu menarik napas panjang untuk mengendalikan emosinya yang seakan-akan bisa meledak kapan saja!
ALDEN kembali tersenyum ‘mengejek’
… “KERJA SAMA , DALAM Hal APA NONA yang anda lakukan di kantorku ini menunjukkan status Anda dan sikap Anda yang …. ehm ‘tidak terdidik! Masuk tanpa mengetuk pintu ” jawab ALDEN asal sambil terus memandangi tubuh dan wajah wanita itu dari atas sampai bawah dengan tajam.
“terserah Anda! Anda bebas mengatakannya! Tapi saya datang ke tempat ini pagi ini hanya untuk ini untuk menawar kan kerja sama untuk menghancurkan NAtthan tetapi saya butuh bantuan anda !” kata wanita pelan
Alden terbelalak…
bantuan ku,? Apa tanya alden dengan dingin
“ ya bebas kan. Ayah ku dan jemes dari penjara, kata Angelina pelan.
Alden tersenyum sinis
"apa ke untungan aku dapat kan jika aku bisa menjamin membebas kan ayah mu tanya alden
" Kau akan dengan mudah menghancurkan NAtthan tapi jika kau tak mau ya sudah aku permisi terima kasih atas waktu anda kata Angelina dengan pergi
Namun sepertinya tidak semudah itu, bukan…?
Alden tersenyum Hanya dengan 1 tombol saja… pintu masuk ruangan itu terkunci secara otomatis!
Dan angelina itu sudah terjebak di dalamnya!
Angelina itu memutar kenop pintu itu namun pintu itu tidak bergerak sedikitpun, dicobanya lagi dan lagi… namun usahanya pun gagal.
Angelina pun sadar! Dan membalikkan tubuhnya!
Tampak cowok yang bernama alden itu sudah bangun dari kursinya untuk berdiri…
Dengan kaki yang sudah bergetar, wanita itu hanya bisa memandang ‘alden berjalan dengan tenang lurus menuju ke arahnya.
“tampaknya Anda mendapatkan kesulitan dengan pintu keluar itu…nona, biar aku melihatnya…”
Angelina itu bergidik mendengar kalimat yang diutarakannya itu… karena seakan terselip nada yang mengancam di dalamnya! Dia tahu kalau alden sudah merebut perusahaan tuan lin, sekutu ayah nya maka nya dia kesini
Dalam hitungan detik, alden pun sudah di sisinya… dan hanya berjarak tidak lebih dari 30 cm dari posisinya.merekapun saling menatap…
“ehm aku akan mempertimbangkan kata nona beberapa menit yang lalu menawar kan kerja sama Ehm…maka dengan ‘murah hati’ sepertinya aku bisa memberikan bantuan berupa solusi yang tepat untuk Anda.”kata alden sambil mengelus pelipis kanannya itu
Mata alden tak lepas dari belahan dada nya angalina
Wanita itu langsung terbelalak tidak percaya dengan apa yang di dengarnya itu, namun seketika juga ia segera sadar! Otak cerdasnya pun mulai bekerja dengan cepat… dan nalurinya mengingatkan dirinya, jika ada jebakan di dalamnya!
Namun sebagai wanita normal yang sedang terjepit di dalam sebuah masalah besar, tentu ia sangat penasaran dan ‘tergoda’ untuk mengetahui jenis bantuan apa yang sedang ditawarkannya itu!
Wanita itu menatap dengan tatapan yang sedikit ‘menantang’ pria yang ada di depannya itu! Seraya berkata “Apa yang akan Anda lakukan?!!!”
Alden tersenyum dingin berbalut kelicikan…
“ehm… tidak banyak… tapi mampu melepaskan ayah dan kekasih anda , asal kau mau!”
Sontak angelina membulatkan matanya… ‘sungguh aneh’ gumamnya kecil namun otaknya kembali berpikir keras!
Alden tersenyum lebar penuh kemenangan…
Lima menit berlalu…
“apa kau mau menerimanya???” tantang alden
“jelaskan dulu kepadaku…” jawab wanita itu dengan ‘keberaniannya’
“baiklah, jika itu maumu!” ujarnya dengan penuh kemenangan sambil mendekati tubuh wanita itu.
Seketika itu juga wanita itu berjalan mundur untuk tetap menjaga jarak…
namun sepertinya pria yang bernama alden itu terus menghampirinya!
Cukup hanya dengan 12 langkah tidak lebih …. wanita itu sudah terjepit terpenjara diantara dinding dan tubuh bidang pria tampak ‘diktaktor’ itu!
“apa yang akan anda lakukan, Tuan alden ???!!!!” rasa ketakutan terselip di dalam kalimatnya itu.
Alden perlahan mendekatkan kepalanya … “aku sedang mencoba untuk menjelaskannya kepadamu…”
“Apa ????” kembali wanita itu dibuatnya gundah di dalam ketakutannya.
“ !!!!” apa. Yang anda inginkan
Alden persis di samping telinga kiri wanita itu…”kau tahu nona? Jika kau ingin aku bantu membebas kan ayah mu dan kekasih mu kau harus menerima tantangan dari ku
Namun tangan kekar kanan pria itu berhasil menahan laju gerak tubuhnya!
“aku mau kau mengetahuinya, aku dengan sukarela menjelaskannya nona!”
Dan alden pun mulai ‘beraksi’
Tangan kanannya pun mulai merapikan rambut panjang terurai angelina itu dan mengangkatnya… sehingga tampaklah jelas leher jenjangnya yang putih itu di depan matanya!
Dan ia pun mulai menciumnya… menciumnya dengan butterfly kiss ‘poison’ yang bagi wanita seperti dirinya ini adalah ‘penaklukan total’ atas tubuhnya!
“sungguh sayang jika kau melewatinya dan tidak menikmatinya, nona!”
Dan pria itu melanjutkan ‘penjelasannya’ dengan kembali membasahi telinga, tengkuk, pundak wanita itu…dengan sangat perlahan…
“tubuhmu sangat wangi,… nona…”
Namun selama tangan kekar alden menahannya… apakah yang bisa dilakukannya????
Alden pun kembali melancarkan serangan-serangannya yang’menggoda!’ ia mengelus pipi, dagu hidung wanita itu dengan permukaan bibirnya
Angelina yang diam mematung
Alden pun mulai mencium lembut bibir atas wanita itu…
Angelina hanya diam saja tanpa membalas
Lalu di cium lagi bibir bawahnya dengan lembut…
Angelina itu pun terpaksa membuka mulutnya untuk bernapas…
Dan lidah alden pun langsung memasukinya serta mencium dengan cepat saat telapak tangan kiri alden meremas lembut dada kananya yang kenyal dan bulat padat itu!
Angelina tetap bertahan agar tak mendesah
Alden tidak melepaskan baik ******* bibirnya yang semakin berani dan memanas itu maupun telapak tangan kirinya yang gencar melaksanakan serangan beriramanya itu!
“kau hebat! Kau tidak mendesah sama sekali nona…” ujarnya ciuaman itu.
Angelina hanya tersenyum sinis
"jika aku menang kau harus bantu membebas kan ayah ku dan jemes di penjara kata Angelina
Membiar kan cowok itu meremas dada nya
Alden menurunkan tali gaun angelina,, terlihat jelas bra hitam dan. Dia menaikkan bra angelina, dan mengisap, menggigit dada angelina
Dengan lihai dan cepat telapak tangan itu sudah berada di balik pakaiannya dan mengelus bagian bawah tubuhnya!
Angelina pun akhirnya… “ mendesah
Alden terkekeh…!!!! ia telah memenangkan pertandingan itu dengan mutlak!
"Aku akan membantu mu, membebas kan ayah mu dan menerima tawaran mu asal kau memuas kan ku kata alden berbisik dan. Melepas kan gaun angelina yang pasrah...
Demi balas dendam nya dan kebebasan ayah nya dan jemes dia pun harus melayani cowok bernama alden tak ada rugi bercinta apa lagi cowok ini sangat ganteng
Dan kemudian. alden melepas kan jas dan kemeja nya, mereka pun bercinta di kantor
Sementara di mansion
Sebuah mobil mewah berhenti di halaman
Para bodyguart membuka pintu mobil, tara dan NAtthan keluar dari mobil
. Tara masuk ke dalam mansion pelayan melinda membantu membawa Belanja
" nyonya mengapa belanja anda banyak apa ada acara tanya melinda
Iya , merayakan hari pernikahan aku dengan tuan mu, nanti malam ada kim jeha, dr Alice, arvind dan rosalina kata tara dengan senyum
Dia meletakkan belanjaan nya
Tara dan melinda dan para pelayan lagi masak
Membuat makanan,
Kita buat apa nyonya tanya melinda kimbap
Tara memberikan instruksi bahan-bahan apa saja yang digunakan dan takaran nya
200 gram itu seberapa?nyonya tanya melinda
Segini, kau belum tahu juga? Bagaimana mungkin suami Ku membayar mu sebanyak begitu kata tara dengan kesal
Tara memberikan semua bahan nya
Bahan. Kepada Melinda
Satu mangkuk nasi panas.1/2 sdt garam.1 1/2 sdt minyak wijen.1 sdt Olive Oil.Wijen disangrai sesuai selera.5 lembar Nori.Mayonaise sesuai selera.Bahan Isian:1 buah wortel.1 buah timun.1 butir telur ayam.Crab stick.Daun bayam secukupnya, sesuai selera.Mentega untuk tumis.. Kata tara dengan pelan dan melanjutkan
__ADS_1
Cara Membuat: Kau Siapkan semangkuk kecil nasi panas.Campurkan nasi dengan garam dan minyak wijen.Campurkan nasi tersebut dengan olive oil dan wijen yang sudah disangrai.Aduk rata. Sisihkan.Untuk bahan isiannya siapkan wortel yang dibelah memanjang menjadi 4 bagian dengan bagian tengah yang dibuang.Ambil timun dan belah
Melinda mulai memotong sayur tapi menurut tara salah. Akhirnya tara mencontohkan cara memotong sayur yang benar.
Saat memasak, tara yang memberi bumbunya. Walaupun agak bingung tara berusaha tidak menampakkannya.
Akhir nya siap
Mahakarya.Coba dulu, melinda kata tara dengan senyum
Kenpa saya nyonya, nyonya saja yang duluan. Tolak melinda
Aissss baiklah aku heran yang nyonya nya dia atau aku sih gurutu tara dengan mencoba
Tara mencoba mengunyah dan terdiam.
Bagaimana nyonya, enak ga tanya melinda dengan pelan mata
Rasanya sedikit aneh apa aku salah memberi bumbu ya
Kalau begini, pasti akan membuat NAtthan malu dan pasti tak mau makan.
Melinda pun mencoba "ya rasa nya aneh sih nyonya bagaimana kalau kita buat yang lain saja kata melinda
Ya deh kalau begitu, aku mau pergi mandi dulu kau siap kan semua makan nya
Baik nyonya mudah kata melinda
Sementara di rumah sakit senjaya
Seorang cowok lagi menunggu pasien bernama dr nana,
Apa yang terjadi dengan tuan NAtthan, aku belum sempat memberikan tahu kalau dokter nana sudah sadar, aku mendengar suara benda jatuh dan teriakan Andrew apa aku telepon lagi ya pikir kevin dengan pelan
Kevin menghubungi tuan nya tapi tak di angkat
Dia pun melihat dr Alice menunjuh kearah nya
Kevin menghampiri dr Alice
“Sepertinya operasi nya berjalan dengan lancar.” dr Alice,
apa dr nana sudah sadar taya kevin tajam
“Dia akan memiliki bekas operasi. Tapi, hasilnya akan jauh lebih baik jika aku melihat catatan medis aslinya.” dan dia sudah sadar luka tembak nya sudah di jahit kau tak perlu khawatir kata dr Alice dengan senyum
“ syukur lah, aku sangat senang mendengar nya, kata kevin
Apa yang terjadi mengapa dokter nana bisa tertembak, tanya dr Alice
"Saya kurang tahu masalah itu dokter, kami menemukan didalam. Keadaan tertembak kata kevin dengan pelan , dia tak mau memberikan kejadian sebenar nya
Dr Alice tersenyum
" Baik lah aku permisi karena aku harus menemui dokter arvind kata dr Alice
Baik dr Alice kata kevin
Kevin menelpon NAtthan kembali
Sementara di mansion senjaya
Seorang cewek berambut panjang ikal keluar dari kamar mandi dengan gaun seksi
Tara berdandan dan setelah selesai dia keluar mau mencek makanan yang dia buat para pelayan nya
NAtthan yang berada di ruang tamu lagi membaca buku menatap tara yang sekarang berjalan dengan sexy nya kearah dirinya yang duduk dengan tatap tercengang
"apaan ini mengapa kau memakain gaun seksi seperti ini sayang tanya NAtthan dengan kesal.
" Aku lagi ingin mengenakan gaun ini, aku suka dandan seperti ini apa aku cantik dan seksi kan sayang tanya tara
"SIAL tau begini aku tidak akan mau mengikuti keinginan tara itu. Bagaimana bisa Istrinya mengidam berpakai seksi seperti sekretaris nya dan ingin menggunakan pakaian yang super mini. Oh God!! Pikir NAtthan dengan kesal
“sayang kenapa kau memperhatikanku seperti itu? Apa begini sikapmu saat melihat sekretarismu berpakaian mini? Kau tak boleh ke kantor sekarang.,kau hanya menenami aku di mansion dan aku akan mengganti mu di perusahaan mu
” NAtthan menarik napas melihat omelan tara yang hanya satu tarikan nafas menghasilkan banyak kata. Dan apa kata tara tadi, dia yang menggantikan peran tara dirumah dan istri cantiknya itu akan menggantikannya di perusahaan Tidak akan aku biarkan itu terjadi. Mana mungkin aku mau semua orang melihat tubuh seksi tara
sayang ayolah aku hanya begini padamu sa…” kata NAtthan
“stop stop! Aku ingin muntah mendengarnya.” tara langsung lari kearah kamar mandi .
NAtthan langsung saja berlari menyusul tara itu yang sekarang menangis seperti anak kecil. Saat NAtthan akan meraih tubuh tara itu
, tara malah menyuruh NAtthan pergi.
“pergilah hiks, aku malu kau melihat keadaanku hiks hiks. Kau akan mengatakan aku menjijikan hiks, lalu kau akan meninggalkanku dan menikah dengan wanita yang cantik dari pada aku hiks.”
“NAtthan menghela nafas, ini yang terjadi selama 5 bulan kehamilan tara , tara sangat sensitif sekali, jangan coba-coba mengatakan bahwa tubuh mungil itu sedikit gemuk tara akan menangis seperti anak kecil
NAtthan mendekati tubuh tara dan memeluknya dari belakang lalu memutar keran wastafel hingga muntahan tara bersih, lalu diambilnya sedikit air dan dibersihkan bibir tara dari sisa muntahannya dan melapnya menggunakan tisu. NAtthan memutar tubuh tara dan menatap tara yang wajah nya penuh air mata
“
sshhhttt jangan berfikir seperti itu sayang, kau adalah wanita tercantik, termanis, terbaik, terseksi, eh apa lagi ya?”
Tara senyum mendengar NAtthan yang berbicara seperti bergerutu tak jelas.
NAtthan tersenyum melihat tara sudah kembali ke mood awal.
“jangan menangis lagi, jangan berfiki negatif tentang kita. Kau adalah Istriku Ibu dari anak-anakku yang kau kandung , tidak mungkin aku meninggalkanmu hanya karena ini sayang, dan lagi setelah banyak kejadian yang kita berdua lewati selama beberapa tahun yang lalu apa masih membuatmu tidak percaya akan cinta suamimu ini? Aku sangat mencintaimu tara Cintaku, istriku sayang Malaikat dalam hidupku.” Ucap NAtthan sambil mengecup bibir tara itu berulang kali dan diakhiri dengan ******* panas yang menggairahkan, hingga mereka larut akan gairah mereka sendiri tidak mempedulikan ponsel mereka yang terus
NAtthan mencium bibir tara , ciuman lembut , berubah ciuman mendalam. , NAtthan memperdalam ciuman nya memainkan lida nya
Melihat tara kehabisan napas , NAtthan melepas ciuman nya bibir menyelusuri leher tara yang putih menjilat dan menghisap dengan lembut meninggal kan tanda kissmark
Tangan NAtthan menurun kan tali gaun tara tetapi
Ponsel nya berbunyi lagi
"**** ini yang tidak aku sukai ada saja pengangggu gurutu NAtthan dan bangkit dari tempat tidur nya menerima telepon dari kevin
ada apa?” tanya NAtthan to the point.
“tuan ” gumam kevin dengan ragu
“ Kau mau mati ya menelpon ku hanya memanggilku tuan saja?” omel NAtthan
“Kau benar benar ingin mati ya bicara sepotong-sepotong. Ada apa dengan dr nana tanya NAtthan dengan datar
" Dia sudah sadar tuan, apa saya masih menunggu dr nana atau pulang ke Mansion tanya suara kevin
“Astaga hal seperti ini saja kau menelepon ku kevin , sudah pulang lah kata NAtthan dengan kesal
" Baiktuan kata kevin dengan menutup telpon nya
" Ada apa sayang tanya tara yang mengenakan juba handuk
"Kevin menelpon, ngabarin kalau dokter nana sudah sadar, apa kita lanjutkan permainan yang tertunda sayang tanya NAtthan dengan memeluk tara, tangan NAtthan mulai menyusup ke jubah tara dan meremas dengan lembut
" Tara tersenyum, jangan malam ini kita ada acara sayang , lihat leher ku sudah memerah oleh cium mu kata tara dengan cemberut
" Yaya aku mau mandi dulu Kata NAtthan dengan memberi ciuman di bibir
Sementara di rumah sakit
Seorang cowok lagi duduk di ruang nya dia sangat sibuk tiba tiba saja ada pesan dari noami lang
Permisi, dr arvind . . Aku membeli sepatu itu lagi setelah melalui berbagai kesulitan untuk mendapatkannya. Aku membiarkan masalah ini kali ini karena aku berhutang budi atas bantuanmu. Tapi minta maaflah padaku suatu saat nanti. Aku benar-benar tidak mengerti mengapa kau mengambil sepatu-sepatu itu.
Kau kan seorang dokter dan kaya raya, tetapi mengapa kau ambil
Dr arvind mendegus kesal dan membalas pesan
Dari noami lang,
Sudah aku bilang aku tak mengambilnya kata arvind dengan kesal.
Tiba tiba saja terdengar . Pintu di ketuk
Masuk lah kata ketua arvind
Dr Alice membuka pintu
Apa aku mengganggu ketua arvind, tanya dr Alice
Ah tidak, aku lagi santai,, dan mau siap siap. Ke Mansion , apa kau jadi pergi bersama ku tanya dr arvind
Iya , pekerjaan ku sudah selesai semua kata dr Alice
“ mengapa kau ingin pindah tugas, sebaiknya kau memikirkan nya dengan baik kata dr arvind
Aku sudah memikirkan nya, mungkin malam. Ini terakhir aku tugas, aku harap ketua arvind menyetujui nya kata dr Alice
Kau ingin pindah tugas apa karena kakak ku kim jeha kan, tanya dr arvind penuh seledik
Dr alice hanya diam saja, mata nya berkaca kaca
“ dia tak balas, sms ku berapa akhr ini, dan dia memutus kan aku kata dr Alice dengan pelan
Jika dia tak balas sms mu berarti dia sedang sibuk melakukan sesuatu sekarang. Apa karena itu kalian putus
Bukan, salah satu nya ayah ku yang. Meminta kakak mu memutus kan ku kata dr Alice
“Apa kali ini, kalian sungguhan sudah putus?” tanya dr arvind heran
“
Kami belum baikan. Ini bukan lah pertengkaran biasa, tapi Perang! Tapi sudahlah, aku tak ingin bahas nya, jam berapa kita ke sana tanya dr Alice
Hmm baik lah, jika kau bebas tugas mari kita ke Mansion kata dr arvind dengan bangkit
Dan dr Alice juga bangkit menuju halaman parkir rumah sakit
Dan mereka masuk ke mobil.
Sementara di mansion kim jeha
Seorang cowok berwajah tampan lagi memegang bibir nya berdarah
" astaga apa dia sudah gila, datang ke Mansion ku memukul ku gurutu kim jeha kesal
Rosalina yang mendengar percakapan itu, dia . Mendekati kim jeha rosalina melihat kim jeha duduk termenung.
" Apa kau kau baik-baik saja?", tanya rosalina
khawatir.
"Aku tidak baik-baik saja", jawab kim jeha jujur, tidak ingin berusaha terlihat kuat di depan gadis yang jadi istri nya
"Apa kau mencintai dr Alice ", ujar rosalina dengan ragu
"Kenapa kau menguping?", tanya kim jeha pelan
"Jika kamu dalam bahaya ... aku akan menghitung 1,2,3 ....meraih tangan mu .... dan lari bersama kamu".
"Lalu kenapa kau tidak melakukannya?. Aku berada dalam bahaya tadi. Kenapa kau tidak menyelamatkanku?", tanya Kim jeha kesal
Kau juga tak membutuhkan aku menyelamatkan mu Ini plester untuk bibir mu yang terluka kata rosalina dengan mengelur kan plaster
Tetapi kim jeha hanya diam saja
Apa kau menguping pembicaraan ku dengan letnan wira tanya kim jeha
Aku tak sengaja mendengar nya, mengapa. Kau memutuskan dr Alice dan menikah dengan ku aku juga tak yakin apa kita benar benar melakukan kan nya tanya rosalina dengan pelan
Dia menundukan kepala nya
Kim jeha hanya diam saja,
"lupakan saja siap siap lah kita akan ke Mansion, kita memang pergi sama tetapi kau akan turun di restoran dekat seberang rumah NAtthan. Kata kim jeha
Yaya baik lah , kata rosalina dengan bangkit dia mau ganti baju tetapi Kim jeha pun berkata
“Berikan padaku.,” plester nya kata kim jeha
Rosalina bingung. Kim jeha meminta plester. Ia pergi setelah rosalina memberinya plester. Dan pergi
Kim jeha pun termenung mikir " apa dia menikah rosalina hanya untk menghilangkan rasa kecwa nya terhadap hubungan nya dengan alice
Sementara di mansion
Apa semua sudah selesai tanya tara kepada melinda,
Sudah nyonya semua makanan. Sudah selesai
Kata melinda
__ADS_1
Bagus lah kalau begitu, kita menunggu mereka saja kata tara dengan senyum
Sementara di luar mansion
Sebuah mobil berhenti dan para bodyguart
Membuka,
Dr arvind dan dr Alice yang datang ,
Dr Alice membawa sebuah kado
Semua para bodyguart membungkuk badan seaya memberi hormat
Silah kan masuk tuan , kata Alex
Dr arvind tersenyum dan dr Alice masuk ke dalam mansion
Tara pun menghampiri, dr Alice dan dr arvind
Dengan tatapan heran
Halo selamat hari pernikahan ya semoga pernikahan kau dengan kakak ku awet kata dr arvind dengan memeluk tara
Tara membalas pelukan arvind adik ipar nya
Terima kasih , mana rosalina tanya tara
Arvind hanya diam saja dan mengalih kan pembicaraan nga
Eh mana NAtthan, aku harus menemui NAtthan kata dr arvind melepas kan peluk nya
Dia lagi di kamar , kata tara dengan pelan.
Huh ada apa dengan nya, aku tanya rosalina malah cuek gurutu tara
Selamat. Ya tara kata dr Alice sambil memeluk tara
Dr Alice memberikan buket bunga
Tara menerima bunga
Terima kasih, mana kim jeha, aku kira kau pergi bersama nya tadi, apa hubungan mu baik baik saja tanya tara dengan pelan
Kami sudah putus kata dr Alice dengan pelan sambil menuangkan minum
Apa maksudmu? Apa kalian bertengkar?”
“Tidak. Kami sudah putus. Kami sudah tak punya hubungan lagi.”
“Benarkah? Maaf aku tak ada maksud membuat mu sedih kata tara
“Menurutmu karena apa?“
“Yah~ aku mengerti saja. Dia sama dengan adik nya NAtthan selalu membuat ku kesal
“ Apa kau mengundang kim jeha ?” tanya dokter Alice
“Bukannya kalian sudah tak punya hubungan apa-apa?” mengapa kau peduli ledek tara senyum
“Aku bertanya sebagai sesama wanita kata dr Alice
Iya aku mengundang nya tetapi begini belum datang jam berapa ini ayo lah kau telepon dia kata tara
Yaya aku akan menelpon nya kata dr Alice
Di dalam perjalanan.
Rosalina panggil kim jeha
,”ya! Ada apa tanya rosalina dengan pelan
Kim jeha bertanya, bagaimana hubungan mu denga adik ku arvind
Kurang baik sekarang, semanjak kejadian itu dia sangat marah pada ku kata rosalina dengan sedih
Oh ,”Jangan pedulikan kata-katanya.Dan jangan terlalu diambil hati.Mengerti? Arvind itu baik, anak nya
Rosalina diam.
Tiba tiba saja ponsel kim jeha berbunyi
Bentar aku akan menerima telepon, jangan kau bicara karena dr Alice lagi nelepon ku kata kim jeha
Rosalina mendegus kesal
Kim jeha. mengangkat telepon. Dr Alice walaupun kim jeha hanya diam saja. “
Hello kau di mana kau tak mau bicara? Kau akhirnya mengangkat teleponku! Kenapa kau mengangkatnya? Apa kau baik-baik saja? Bicaralah, aku tahu kau mendengarku. Ya, sudahlah. Kau hanya perlu mendengarku saja. Jangan tutup teleponnya, oke? ApA kau tak datang ke Mansion NAtthan, acara sudah di mulai aku perlu bicara dengan mu nanti kata dr Alice
Kim.. Jeha mengingat saat ia pacaran dengan dr Alice. Tapi dia menutup. Telepon
"maaf kan aku Alice untuk saat ini aku belum bisa bicara dengan mu dan menjelas kan pada mu kata batin. Kim. Jeha
Rosalina penasaran,”Kenapa hubungan kalian kaku sekali?Sekilas saja aku sudah tahu... Kau Masih mencintai dr Alice
Kim jeha kesal,”Diamlah.Jangan sok tahu.Kalau tak mau kuturunkan ditengah jalan,diamlah.
Rosalina berkata,”Kau tak boleh begitu,atau kau akan menyesal nantinya
Kim jeha kesal,”Sudah kubilang diam. Dengan menatap rosalina
,”Kau juga perlu nasehat orang lain, jangan egois , aku tak apa2 kita bisa mengurus surat cerai lagian tak ada yang tahu kalau kita menikah kata rosalina dengan pelan
Kim jeha marah,”apa. Kau gila baru saja nikah sudah cerai kau jangan ikut campur urusan kudengan dokter alice kata kim jeha
Apa. Kau lupa kita nikah bukan di dasar kan cinta, aku tak menyukai mu, begitu juga kau, kau tak mengakui kalau kau mencintai dr Alice kata rosalina dengan kesal
Kim jeha marah dan menghentikan mobilnya di sisi jalan yang lain.
Kim. Jeha marah,”Keluarlah.Kau bisa bicara apa saja diluar sana.
Rosalina kesal dan turun dari mobil dengan membawa tasnya.
Aku juga tak mau pergi bersama cowok yang menyebal kan seperti mu
Kau yang menyebal kan, apa hak mu mencampuri urusan ku balas kim. Jeha menjalankan mobil nya meninggal kan. Rosalina sendiri di jalan sepi tanpa mobil yang lewat
Rosalina sendiri berjalan kaki sambil berteriak frustasi,”Dasar gila.Berani sekali dia, akan kubalas dia. Mengapa aku bisa menikah dengan cowok dingin seperti itu
Sementara di mansion
Sebuah mobil mewah berhenti di mansion
Para bodyguart menghampiri. Dan membuka pintu mobil
Silah kan masuk tuan kata Alex ketua para bodyguart
Kim jeha tersenyum dan masuk ke dalam. Mansion
Hei kau sudah datang , kata tara yang lagi bersma dr Alice
Dr Alice memandang kearah kim jeha yang hanya cuek aj bersikap. Dingin
Selamat ya semoga pernikahan awet sampai maut memisahkan kata kim. Jeha sambil menyerah kan sesuatu
Terima kasih, apa ini tanya tara dengan senyum
Aku membawakan daging sapi kita akan membuat barbegue kata kim. Jeha
Iya pasti enak kata tara senang
Arvind dan NAtthan menghampiri. Mereka
Hey mana rosalina , mengapa dia belum datang , aku akan menelepon nya kata tara dengan pelan
Dia mengambilnya ponsel.
Aissss dia tak menjawab nya kata tara
Dia lagi jalan kaki mungkin cetus kim. Jeha keceplosn
NAtthan, arvind dr Alice dan tara memandang kearah kim jeha
Dari mana kau tahu tanya arvind
Ya jelas lah aku tahu karena aku yang menurun kan dia di jalan gurutu kim.jeha dalam hati nya
Maksud aku mungkin dia lagi. Di dalam perjalanan kata kim. Jeha salah tingkah
Oh kau telepon dia arvind aku dan dr NAtthan akan mempersiapkan Semua nya
Kenapa aku harus menelepon nya , aku tak ada hubungannya dengan nya kata arvind dengan dingin
Ayo lah plis telepon dia kata tara dengan cemberut
Arvind menarik napas berat " baik lah kata arvind menelpon tetapi tak di angkat oleh rosalina yang lagi jalan kaki
Kim jeha dan dr Alice yang memanggang daging ada ke canggungan
Bagaimana kabar mu tanya dr Alice
Aku baik saja kata kim. Jeha
Apa kita benaran putus, tanya dr Alice pelan meletakan daging itu
Ya, kata kim jeha dengan pelan
Dr Alice menarik tangan kim jeha agar tak pergi. Akhirnya kim jeha menarik dr Alice untuk memeluknya.
apa maksud ini. apa yang diinginkan kau, tanya dr Alice
Anggap saja ini pelukan terakhir ku, aku harap kau jaga diri mu maaf kan aku kata kim jeha melepaskan pelukannya dan pergi meninggal kan dr Alice
“Kenapa memelukku? Kenapa menyentuhku? Pertanggungjawabkan perbuatanmu! Katamu melihatku seperti ini membuatmu sedih. Kau begitu baik ke wanita lain. Kenapa tidak padaku?” teriak dr Alice menangis
kim jeha tetap terus bejalan. Meninggalkn dr Alice menujuh NAtthan yang lagi bersama tara
Aku lapar sekali. Kata tara dengan melahap Makanan
NAtthan dan arvind senyum.
Dan melihat kim jeha
Hei mana dr Alice tanya dr arvind dengan pelan
Dia nanti akan nyusul kata kim jeha dengan
membuka tutup botol…dan menuangkan minuman ke gelas
Mana rosalina mengapa dia belum datang , tanya tara
Mungkin dia lagi sibuk ayo kita bersulang
Bersulang...Selamat dan semangat
.
Mereka lalu bermain kartu. Entah bermain kartu apa dan bagaimana cara memainkannya. NAtthan menetapkan tema bermain kartu dengan mengambil tema 18. NAtthan kalah,
Kau pasti bermain curang. Kata tara pada NAtthan dengan cemberut
"curang, kau ini mengapa menuduh ku curang karena kau kalah kau harus di hukum mencium ku ", NAtthan menunjuk pipinya.
"Aku malu, ada orang lain di sini", ujar tara tersipu melihat ke kim.jeha, arvind dan dr Alice
Ah kau ini pura-pura malu, biasa tanpa aku minta kau mencium ku sindir NAtthan senyum
. Tapi tara malu hanya sebentar. Tara bergerak mendekat dan bertanya, "Sebelah mana?. Sebelah sini?".
Tepat saat itu NAtthan menoleh, hingga mereka berciuman. Tara terkejut menutupi bibirnya.
Ke tiga orang itu memandang sambil mendegus melihat kemesran tara dan NAtthan
"Hei! Kenapa tiba-tiba kau menoleh seperti itu?".
"Maaf, kalau begitu akan kukembalikan", ciuman mu NAtthan merangkul tara . Siap mencium balik.
Ow..ow.., NAtthan lupa ada dr Alice kim jeha dan arvind di tengah mereka yang risih tara dan NAtthan bermesraan.
"Kalian ini benar-benar ya, ", ucap arvind kesal sembari menunjukan kartu pamungkasnya, membuat NAtthan dan tara menahan tawa nya
Sementara itu di tempat lain di jalan menujuh Mansion senjaya
Rosalina sendiri awalnya akan berjalan ke depan...tetapi mengurungkan niatnya dan balik arah, turun ke jalan yang ada di bawah
Hari hampir malam, rosalina masih berjalan kaki dengan kelelahan. Karena tak satu pun mobil yang lewat, dia pun mengambil ponsel nya melihat
Ada panggilan tak terjawbab dari tara, dia pun. Menelpon tara
3 mobil berhenti di depan nya
Rosalina terkejut dan mundur
Hai cantik kita jumpa. Lagi kali ini kau tak akan lolos seperti di klub itu, kata cowok itu
Bersambung saksi episode selanjutnya nya
1 bagaimana cara rosalina meloloskan diri dari cowok yang memberi obat perangsang di klub kemarin
2 akan kah rahasia pernikahan nya dengan kim.jeha di ketahui dr Alice dan arvind
Apa kah jemes dan jendral yan bebas dari penjara
__ADS_1