Terpaksa Menikahi Tuan Muda Yang Angkuh

Terpaksa Menikahi Tuan Muda Yang Angkuh
Episode 82 sebuah masa lalu bagian 2


__ADS_3

Di kamar yang mega


Seorang wanita pun terbangun dari pingsan nya, dia membuka mata memandang sekeliling,


"NARENDRA PUTRA MOM, mom yakin kau masih hidup kata tara dengan suara bergetar


" tara, syukur lah kau sudah sadar, kami sangat mencemaskan mu kata rosalina dengan memegang pundak tara


"NARENDRA, dia... Masih hidup kata tara air mata mengalir



" tenang dulu tara, aku turut berduka atas kematian tara, kau harus ikhlas , kau masih punya nara yang sangat membutuhkan mu tara kata rosalina dengan lembut


"siapa bilang narendra mati, dia masih hidup, nerendra mon akan datang kata tara dengan pergi


" tara mau kemana, hey kata rosalina


Tara pun keluar dari kamar, dr alice yag bersama alden lagi di luar


Melihat tara berlari, dia pun menahan dan " hey tenang lah. Alden,


Tara pun merontak "lepas kan aku mau mencari narendra, dia masih hidup kata tara,


Dr alice pun memberi suntik penenang.. Tubuh tara pun lemas dan dia pun pingsan lagi


" rosalina tolong bawa tara ke kamar aku akan menghubungi nathan balas kim jeha dengan pelan,


Rosalina dan dr alice mengangkat tubuh tara, dan membaringkan tara ke ranjang,


Kim jeha menghubungi, nathan


" ha- hallo, kau di mana nathan, tara histeris, kata kim jeha


" apa? Baik lah aku akan pulang kata nathan dengan terkejut,


" tuan nathan panggil seorang dengan datar


Nathan menghentikan langkah yang mau masuk ke mobil dan


Nathan menatap tajam pada seorang pria berwajah datar,


" apa anda masih ingat dengan saya, tanya pria itu,


" kamu?? Nathan mencoba mengingat pria itu


"apa anda lupa kejadian di rumah sakit, anda telah menolong saya , kata pria itu


" Oh anda mantan kepolisian itu bukan, yang ingin membunuh saya, balas nathan dengan datar


"iya anda, senang bisa bertemu dengan anda tuan nathan Alvaro senjaya, balas carlos


" langsung saja, ke inti nya, apa yang kau ingin kan karena aku tidak Suka basa basi balas nathan datar.


"baik lah, aku akan memberi kan informasi sangat berharga buat anda tuan nathan tapi aku tidak memberi informasi ini cuma cuma kata pria itu dengan tersenyum


Nathan menatap tajam kearah pria itu


" jangan buang waktu ku, kata kan informasi apa? Jika tidak penting aku akan membunuh mu ancam nathan dengan datar


" aish sabar... Sebelum aku memberi tau informasi, aku ingin melakukan kesepakatan pada mu kata pria itu


" baik kesepakatan apa yang kau ingin kan tanya nathan dengan datar.


"aku ingin kau menikahi adik ku kata pria itu tegas


NAtthan tertawa sinis,." “Kenapa kau bisa sebodoh itu hah?,” suara nathan terdengar tenang, tetapi intensitas kemarahannya membuat bulu kuduk dua anak buahnya berdiri.


Para pengawal itu saling bertatapan mencoba berkata-kata, tetapi tak bisa. Mereka memang bersalah.


" aku sudah mempunyai istri dan anak? Aku sangat mencintai istri ku,? Jangan sampai kesabaran ku habis Enyalah dari hadapan ku sebelum peluruh ini mengenai otak mu yang tak waras itu



n


Nathan menodong pistol kearah pria cukup tampan itu, dia mantan kepolisian, nama carlos


Carlos pun terdiam wajah nya pucat keringat dingin membasahi kening nya

__ADS_1


Nathan masih menatap marah kepada pria , para pengawal , memikirkan hukuman apa yang cukup kejam untuk dilimpahkan atas kebodohan mereka. Atas kematian putra nya ,


"tuan tenang kan diri anda, kita harus cepat pulang, Nyonya tara membutuh kan anda kata kevin dengan ber mengalihkan perhatian nathan


Nathan pun menurunkan pistol nya dan membuka pintu mobil nya


" putra anda masih hidup tuan kata pria berwajah tampan itu


Nathan terkejut mendengar perkataan pria itu dia menutup pintu mobil menoleh kearah carlos


Sementara itu di mansion nathan


"seorang wanita baru selesai mandi, dengan handuk yang pendek , yang menutupi dada dan pendek selutuk


Kim jeha yang lagi duduk menatap kearah rosalina yang lagi duduk di meja hias lagi mengering rambut nya


Kim jeha mendekati rosalina


" handuk nya pendek banget sayang, ngajakin apa bagaimana ne lirih kim jeha yang berdiri di belakang istri nya, mata nya tak lepas dari pundak rosalina yang putih di tumbuhi buli halus yang menggoda



"udah deh kamu tidak usah pura pura tidak tau, kamu kan yang menyuruh para pelayan itu membawakam handuk seperti ini, hingga membuat aku kayak gini kamu sengaja kan balas rosalina dengan kesal


Kim jeha tersenyum, dia memang sengaja menyuruh pelayan nathan membawa kan handuk coklat mini itu buat istri nya


"cih untuk apa aku melakukan nya , di mansion nathan. Memang seperti itu handuk nya kata kim jeha berbohong


Melihat rosalina mau menuju lemari dia pun menghadang


"apaan sih kamu, aku mau ambil baju ketus rosalina ketika kim jeha menghadang jalan nya


" kayak gini aj kamu sudah cantik balas kim jeha, dengan mengoda , kim jeha makin mendekati badan nya hingga membuat rosalina tubuh sudah menepel di tembok


"aku kangen pada mu, aku ingin kita punya anak.. Biar keluarga kita lengkap bisik kim jeha merapat tubuh nya


" kalau aku bilang aku belum siap punya anak bagaimana, aku tau kamu sangat sedih atas kematian keponakan mu, sebaik nya kita istirahat kata rosalina dengan pelan dan membalik kan tubuh menghadap cermin


Kim jeha melingkar tangan di perut rosalina,


" aku kangen, aku ingin mengulang lagi di tempat orang tuamu, mari kita beri cucu buat mereka ajak kim jeha dengan lembut


" ah gak mau, aku lelah, lepas kan , aku mau makai baju, bisa bisa aku masuk angin kata rosalina dengan cemberut,


" jangan angin yang masuk, aku aja kata kim jeha genit


" cup "


Kim jeha mencium bahu rosalina, membuat gadis itu terdiam dan memejam kan mata, dan merasa bibir kim jeha terus bergerak, dan akhr nya sampai ke cuping telinga, kim jeha begitu liat mempermain, hingga dia yakin dari situ rosalina mendapat rangsangan


Dan pasti setengah libido rosalina tergugah, desakan dan napas kim jeha terdangr jelas


Yakin rosalina terbuai kimjeha membalik kan tubuh rosalina, dan memberi kecupan ke bibir rosalina,


Kim jeha menciumi Leher rosalina, dan memutar tubuh rosalina mengahadap nya, dan mencium bibir rosalina, rosalina membuka bibir nya, tangan kim jeha aktip menyentuh dan meremas dada nya,


Rosalina mendesah, ketika tangan kim jeha menyentuh dada nya, ciuman di bibir itu beralih ke Leher rosalina, kim jeha menyelusuri Leher dan meninggal tanda, kim jeha merosot ke bawa dan melahap ujung bukit kembar itu,


Rosalina kembali menguar kan suara seksi nya


"Ahhhhhhhhh"


Kim jeha masih asik bermain dua bukit kembar, menghisap secara bergantian, tangan nya meraba ke lembah


Membuat rosalina mendesah lagi


" boleh aku melakukan nya tanya kim. Jeha dengan lembut


Rosalina pun mengangguk kan kepala


Kim jeha pun melancar aksi nya, dan terjadi penyatuan, dan kim jeha pun berbaring di samping rosalina dengan perasaan bahagia


" terimakasih sayang, aku sangat mencintaimu, mari kita buat anak eh tapi sekali lagi ya kita melakukan nya kata kim jeha dengan menciumi rosalina yang menarik napas panjang


Sementara itu di rumah sakit senjaya sakit


, seorang gadis menatap gedung rumah sakit


Dengan perasaan takjub

__ADS_1


" senjaya hospital"


Rumah sakit terkenal yang memiliki fasilitas lengkap dan Dokter yang hebat


" WAw, akhr nya aku bisa magang di rumah sakit ini, apa sebaik nya aku selfi mau ngirim photo ini pada sepupu ku yang menyebal kan kata gadis cantik berwajah imoet ini


Cekrer cekret


Gadis itu selfie


" hmm aku sudah mendapat kan dua photo yang bagus tidak afdal kalau tidak memperlihatkan gedung rumah sakit Ini kata gadis cantik itu senyum


Dia pun melihat seorang pria tampan tengah berjalan kearah nya dengan wajah sedih.


Seperti dia perna jumpa dengan pria itu tapi di mana eh dia lupa


Dr arvind wajah nya kelihatan memancar kan kesedihan, kedukaan mendalam atas kematian keponakan nya, ya dokter arvind, dia terpaksa ke rumah sakit mengingat ada pasein akan melakukan operasi.


Gadis itu berdiri dan menghadang


" permisi tuan kata gadis itu dengan ramah


Dokter arvind memandang wajah gadis di depan nya, yang menggunakan pakai dokter, mungkin dia dokter magang,


"



"ada apa tanya arvind dengan tatapan dingin


Sakura pun terdiam, dan salah tingkah


" tuan masih ingat dengan aku tanya yoona dengan pelan


Arvind pun mengerut kening nya


" aku sepupu sakura gadis yang terjebak di ruangan pendingin itu, kita perna bertemu di rumah sakit ini jelas yoona tanpa sengaja mememukul lengan arvin


Arvind pun menatap dingin tanpa menguar kan suara nya dengan cuek memelangkah pergi tanpa menjawab pertanyaan gadis itu.


Yoona pun menarik jas arvin hingga membuat arvind nyaris terjungkang ke belakang arvin mengeluh " aduh,! Keluh nya galak


Apa kata arvin dengan melotot mata nya


" hehe boleh fotoin, tidak ? Tanya yoona


Dr arvind menarik napas berat dan merampas ponsel gadis itu tanpa aba aba, tanpa gadis itu sempat berpose


" pelan pelan dong tuan, saya belum. Sempat kata yoona kesal


"udah balas arvin melempar kan ponsel gadis begitu saja ,


Yoona dengan cepat menangkap ponsel nya kalau tidak ponsel nya pasti hancur kalau jatuh ke lantai


" huh hampir saja ponsel ku jatuh, untung aku bisa menangkap nya, Liri yoona


Arvind pergi tanpa bicara apa pun pergi meninggal gadis itu


"hey makasi ya tuan teriak yoona senang


Yoona melihat hasil jepri kan pria dingin itu


"Dasar cowok sialan, bukan memotret aku dan gedung rumah sakit,. Malah memotret pohon di samping ku, apa dia tidak tau siapa aku huh. Awas aj Menyebal kan maki yoona


Sementara itu di negara Inggris


Seorang pria lagi duduk, sambil mengendong bayi lucu


" Nathan Alvaro senjaya, sekarang kau rasa kan bagaimana kehilangan seorang putra,? Aku akan mendidik putra mu dengan keras dan kejam, agar dia tumbuh jadi pria yang kejam dan aku akan menabur kan kebencian nya pada mu kata pria itu dengan menatap bayi lucu yang tertidur pulas


"tuan panggil seorang pria


" ssstt, pelan suara mu putra ku lagi tidur, jika dia terbangun, aku akan membuat suara mu hilang kata pria itu


"tuan, saya mendapat informasi, tuan nathan membunuh orang suruhan kita, gudang perlengkapan senjata kita di bakar oleh tuan nathan, jelas asiten nya itu


" apa?? Dasar nathan brengsek, aku akan membuat diri hancur teriak pria itu


Membuat bayi itu terbangun dan menangis,

__ADS_1


" cih anak dan bapak sama saja, membuat ku kesal, aku akan membunuh mu nerendra jika kau tidak berhenti menangis bentak pria itu pada bayi itu, dengan menguar kan pisau


Bersambung saksikan episode


__ADS_2