Terpaksa Menikahi Tuan Muda Yang Angkuh

Terpaksa Menikahi Tuan Muda Yang Angkuh
Episode 23. Rahasia terungkap


__ADS_3

Seorang cowok mau mengarahkan pistolnya kearah tetapi tak jadi NAtthan , karena ada seorang wartawan berdiri menghalangi dia untuk menembak NAtthan


Seorang wartwan memberi pertanya pada NAtthan


" apa anda mencintai nya" tanya wartawan itu


Pada NAtthan


"


Jujur, aku sangat mencintainya.Dia gadis yang bisa membuatku selalu tersenyum.Saat bersamanya...aku selalu bahagia.Bersamanya...aku jadi tahu apa arti bahagia. Dan...karena…karena aku sangat mencintainya, jawab NAtthan dengan senyum


Mata berkaca-kaca


Para reporter pada bertanya-tanya dan bingung…


NAtthan tersenyum dan berkata :



.


"Kalian. mungkin penasaran bagaimana dia.Dia adalah gadis baik dan menarik. Dia…Dia adalah orang spesial dalam hidupku.Itu saja yang mau kusampaikan. Terima kasih untuk kehadiran kalian.


" Kalau boleh tau siapa gadis yang anda maksud gadis yang jadi istri anda atau putri jendral yan, cewek yang akan bertunangan dengan anda tanya repoter


Belum sempat NAtthan menjawab, pertanyaan repoter itu


Di lantai atas gedung seorang memegang pistol mengarah ke arah NAtthan



NAtthan melihat ada tanda merah menyinar di tubuh nya seperti sinar laser dengan.


NAtthan Cepat menghindar dengan menjatuh kan diri, kevin langsung berlari mengeluar kan pistol . Lalu siap menembak. Kearah atas


"Tuan NAtthan apa tuan baik baik saja. Tanya kevin dengan khawatir.


Kim jeha dan anggota agen k berlari mengeluar kan pistol memandang kearah atas, menembak


" Aku baik baik-baik, cepat tangkap. Mereka, aku ingin tahu, siapa yang ingin membunuh ku Kata NAtthan dengan mengambil pistol dari kaus kaki nya


semua menjadi kacau semua orang yang ada di gedung berlari keluar karena terjadi batu hatam. Senjata.


Mereka berlari menyelamatkan diri masing-masing


Seorang cowok mengenakan jas dan masker dan topi menghampiri NAtthan sambil mengeluar kan senjata menembak kearah NAtthan , NAtthan melihat melompat dan. Bersembunyi di meja,


.


"


" siapa mereka, mengapa banyak yang menginginkan kematian ku pikir NAtthan yang bersembunyi di meja


NAtthan melihat seorang kabur menaiki atas gedung, NAtthan pun mulai mengejar mereka setelah berhasil menembak cowok mengenakan masker


Tiba-tiba cowok berpakai jaket berpeleset dan terjatuh ke belakang. NAtthan yang melihatnya segera berlari dan menangkapnya. NAtthan yang bergantung dengan laki pakai masker itu



.


bergelantungan di pagar pembatas.


Kim jeha yang melihat berlari sekuat tenaga,


dia melihat NAtthan memegang tangan cowok berjaket dan kim jeha , memegang tangan NAtthan


" pegang yang kuat tangan ku bodoh, lepas kan orang itu teriak kim jeha dengan perintah


. NAtthan menolak. ." aku ingin tau siapa orang yang inginkan kematian ku


"Apa!! Kau benar-benar gila kau bisa mati kata kim jeha dengan kesal dan cemas


Cowok berpakai jeket itu mengeluar kan pisau menusuk perut NAtthan


NAtthan meringis kesakitan,tangan yang memegang tangan orang itu, melepas kan sambil memegang perut nya


Kim jeha yang melihat perut NAtthan berdarah kaget" ,


" NAtthan pegang tangan ku yang kuat teriak kim. Jeha sambil menarik tangan NAtthan Ke atas, darah mengalir di perut NAtthan


,NAtthan mau terhuyung di pegang oleh kim jeha " , astaga kau tak apa apa bertahan lah kata kim jeha megang telinganya hendset earphone dia seperti menghubungi seorang



dari mulut NAtthan seperti mengguman


" kakak dan kepala tekulai di pundak kim jeha


Kim jeha memandang adik nya yang pingsan di pelukan nya


Mungkin NAtthan sangat merindukan kakak nya yang hilang 20tahun yang lalu.


Kim jeha yang mendengar guman NAtthan , menyebut kakak mata berkaca _kaca air mata mengalir ke pipi


"maaf kan aku NAtthan, aku belum bisa memberi mu kalau aku kakak mu bisik kim jeha


Kevin yang berlari kaget melihat NAtthan tak sadarkan diri dengan perut nya berdarah di pangkuan kim jeha


NAtthan segera dibawa ke ruang IGD.


Arvind cemas melihat keadaan NAtthan . Arvind meminta NAtthan membuka mata dan menatapnya, lalu bertanya apa


"NAtthan bisa mendengar suaranya sekarang. Arvind frustasi melihat tidak ada respon dari NAtthan


Sementara di mansion



Tara lagi beres beres rumah ponsel nya pun berbunyi, " hello, ada apa kevin tanya tara yang lagi beres rumah


maaf nyonya, tuan NAtthan sekarang di rumah sakit senjaya kata kevin pelan


Apa!! Ada apa? Kenapa bisa??. Kata tara dengan cemas


Di mengganti baju nya Menuju rumah sakit



Sampai di rumah sakit. Senjaya


Kevin apa yang terjadi dengan NAtthan, mengapa dia terluka tanya tara dengan cemas


Semua orang memandang kearah tara, terpesona melihat kecantikan nya


**Kim jeha menatap tara memadangi dari rambut sampai kaki


"nyonya tuan tertusuk pisau, waktu konferensi pers , saya lagi menunggu tuan arvind di dalam.


Arvind keluar IGD bersama dokter Alice,


Dr Alice memandang dengan kesal.


Kearah kim jeha, karena sudah membatal kan kencan mereka.


Kim jeha hanya diam saja melihat reaksi dr Alice


ARVIND Bagaimana keadaan NAtthan tanya tara mendekati adik ipar nya


Arvind memandang tara "


NAtthan sudah melewati kritis tapi belum sadar,


apa aku boleh menjenguk nya tanya tara


" Hmm boleh kata arvind dengan senyum


Tara masuk ke ruangan rawat NAtthan vip**.


**Mengapa aku harus menemui dalam. Keadaan seperti ini, aku mohon buka lah mata mu, kata tara dengan menyentuh tangan NAtthan dan


mengelap kening NAtthan kain



NAtthan membuka mata nya, melihat tara yang tertidur di tepi ranjang dia


Tiba saja dia mendengar, suara dari luar jendela seperti rumah sakit di buka, dia bangkit melihat tara yang tidur menyentuh pundak tara membuat tara terkejut


" kau su tara tak melanjutkan kata nya karena


NAtthan langsung membungkap mulut tara dengan tangan. Nya


," ada orang di jendela seperti mau masuk, cepat kau sembunyi di kamar mandi kata NAtthan dengan pelan


"Tapi bagaimana dengan mu tanya tara dengan cemas,


.


" Kau tak usah khawatir tentang aku, aku ada pistol, tenang lah, jika ada mu, aku tak bisa berbuat apa pun kata NAtthan dengan datar


Orang berpakain pasien masuk dan


NAtthan menodong kan senjata. kearah orang itu


. " kau mau kemana , kau tak bisa pergi dari rumah sakit ini tanpa seizin dokter kata NAtthan dengan sinis


" Tolong bebas kan aku dari sini, aku hanya pembunuh bayaran, kata cowok itu. .


NAtthan tersenyum sinis


", bukannya sudah kubilang, kau akan dipindahkan pagi ini? apa kau mencoba untuk menghindari kapten. Kim jeha yang ingin menemuimu? Aku mulai berpikir, kenapa kau datang mencariku. Aku ini adalah teman jauhmu, dan karena musuhmu adalah musuhku juga. Apa aku benar?


Cowok itu hanya saja. Menatap NAtthan


"Aku akan berkerja sama dengan mu, dan aku akan mengatakan pada mu, siapa orang yang ingin kematian mu kata cowok itu.


“Apa kau mengkhianati bos mu ataukah bos mu lah yang mengkhianatimu


?” tanya NAtthan sinis



“Seorang pembunuh bayaran seperti ku ini tak mengenal kata setia jika orang suruh ku tak bisa menolong ku, maka aku akan membelokn ,” tegas cowok itu senyum


Flash Back


Cowok berjaket sudah gagal membunuh tuan NAtthan. Karena dia gagal    bos nya mengutus Seseorang untuk membunuh nya


Beberapa polisi berjalan masuk, cowok berlari ke atas tapi polisi lainnya sudah mengepung.


Dan masuk ke jendela ruang rawat NAtthan


Cowok menahan pistol NAtthan di dadanya


"aku memohon membantu aku melarikan diri "


Aku si won, aku janji akan. Menemui mu kata siwon


" siapapun yang mengkhianati aku sudah dipastikan akan mati di tangan ku kata NAtthan dengan datar


“Bahkan jika aku harus mati, aku akan mati di tangan mu aku rela ,” sahut siwon dan memohon lagi untuk dilepaskan.


“baik lah, aku akan menghubungi bodyguart yang ada di luar, di situ ada mobil masuk lah , polisi tak akan curiga. Kata NAtthan menelpon kevin


"Terima kasih tuan NAtthan kata cowok itu dengan pergi dengan memecah kan rumah sakit jendela


Kim jeha ya mendengar pecah jendelah masuk, tapi di lihat nya


"NAtthan lagi baring" dan memeriksa di luar jendela


NAtthan apakah or...... tara keluar dari kamar mandi tapi tak menerus kan kata nya. Karena ada kim jeha.


Kim. Jeha menatap tajam kearah tara, yang terlihat wajah ketakutan

__ADS_1


Kim. Jeha mau bicara tapi Dr Alice masuk dengan wajah kesal menatap dengan kesal


Dr Alice menatap sinis.



Kim jeha yang masukan pistol nya ke saku nya.


“Apa kau yang memecahkan jendela itu?” tanya dr Alice melihat jendela yang pecah


“Bukan, aku tak tahu ketika aku masuk kaca jendela itu sudah pecah .” bela kim jeha heran


“Jadi kau yang memecahkan jendela di bawah?”


“Itu juga bukan perbuatan ku, kau ini dokter mengapa seperti orang polisi kata kim jeha



NAtthan yang pura pura tidur, mendengar kim jeha yang lagi di tuduh menyinggung senyum geli


Jika itu bukan kau siapa lagi, hah,? jika pak arvind tau dia akan marah pada ku kata arvind


“sudah aku bilang, bukan aku yang memecah kaca jendela itu mengapa kau tak percaya


Siapa yang berani memarahi mu bilang pada ku Sahut kim jeha kesal


Aku tak mau tahu, kau harus mengganti nya kata dr Alice kesal.


NAtthan menegur ,hei "Hei!. Kalian!. Di ruang ku seperti ini, mengapa bertengkar, ?. Aku sedang terluka, jika mau bertengkar keluar lah , usir NAtthan dengan kesal


Tara hanya senyum saja, lihat NAtthan yang kesal


Kim jeha hanya diam, tiba tiba ponsel nya berbunyi"


ya kau urus saja, nanti aku akan ke kantor


Dr Alice pergi meninggalkan kim. Jeha dengan. Marah


Kim jeha menatap NAtthan yang cuekin tidur


Kim jeha menyindir


"apa kau sudah mengantar teman mu dan meninggalkan rumah sakit tanpa persetujuan dokter bahkan lewat jendela.. Dan aku yang di tuduh kata kim jeha dengan menatap NAtthan


Apa!! Berhenti lah mengintrogasi ku apa kau tak Lihat aku sedang terluka , kata NAtthan baring dan membalik tubuh nya



"


kim jeha pergi senyum. Lihat sikap adik nya


Aku mau pergi kau tak apa apa kan aku tinggal sendiri, tanya tara dengan lembut


Iya tak apa kau pergi lah kata NAtthan dengan wajah melemas


Apa kau ingin aku beli kan sesuatu, ingat ya jangan lakukan yang aneh. Aneh aku takut kau akan terluka lagi tara pelan


, mengapa kau cerewet kali, aku mau tidur kata NAtthan dengan kesal


Huh, aku kan cuma nanya, tinggal jawab iya atau tidak tak perlu teriak teriak dasar gila. Maki tara dengan kesal


Setelah tara pergi, NAtthan menelepon kevin,


"


" Kau bawa kan aku baju ganti ku dan sebuah senapan kita harus menjalan kna rencana menolong siwon dia kan menjadi batu loncatan untuk menemukan orang yang ingin membunuh ku kevin


..


" Baik tuan kata. Kevin pelan


" kevin langsung ke kamar NAtthan dan membawa pakai ganti dan masker


Flash Back


Dari seberang gedung, NAtthan sedang meneropong senapan jarak jauh dia melihat siwon di tertangkap wktu meloloskan diri


NAtthan dapat mendengar semua percakapan cowok bertampang seram dan siwon


" Mengapa kau gagal membunuh tuan NAtthan, bos sangat marah, dia ingin kau mati kata cowok itu


"


"Aku sudah menjalankan perintah nya, aku sudah melukai perut nya tuan presdir NAtthan jika dia masih hidup bukan salah ku kata silwon


" Maaf kan aku kau harus mati, bos mengingin kau mati kata cowok bertampang seram, mau menembak tapi siwon, NAtthan menembak, cowok itu


Siwon langsung menoleh ke jendela "di lihat



Seorang cowok makai maker membawa senjata


“Penembak tuan presdir NAtthan buruk. Aku tak ditembak di area yang fatal.” Ucap siwon NAtthan tersenyum mendengarnya.


Sementara itu di rumah sakit senjaya


Tara berjalan di lorong rumah sakit menuju ruang inap NAtthan,


kevin mengintip dari celah pintu dan menghitung jarak tara 10 meter lagi


. NAtthan sedang mengganti bajunya dengan baju pasien.


Tuan NAtthan cepat lah nyonya tara sudah dekat kata kevin dengan gugup


NAtthan mengeluh tak bisa melepaskan celananya perut yang terkenal pisau terasa sakit jika menundukan


" apa aku sudah gila, mengapa aku begitu tak ingin melihat tara kecewa kata NAtthan dengan kesal.


Kevin menutup pintu berdiri tegap seperti


Robot



" nyonya tuan baru saja tidur , kata kevin dengan sopan


" itu sangat bagus, dari pada si brengsek ini melakukan hal hal bodoh. Kata tara dengan. Santai


.


"astaga ponsel ku tertinggal di ruang arvind. Kata tara dengan pergi


NAtthan bangun setelah melihat tara pergi sambil membuka selimut, lalu meminta bantuan untuk membuka celananya. Kevin membantu nya


Tiba-tiba tara masuk lagi, kevin langsung melompat ke tempat tidur, NAtthan menutup wajahnya dengan buku,


(Hahah seperti terbalik, NAtthan baca buku eh kevin malah tidur,)


" Tuan NAtthan baru saja tidur nyonya tara kata kevin yang ada di tempat tidur saking kaget nya dia tidak tau posisi nya di mana


.


Tara melotok kan mata nya " dan berkata


" Aku mengerti tuan mu yang brengsek ini terlalu lelah menjaga mu kau berusaha membodohi ku tanya tara dengan kesal


. NAtthan menurunkan bukunya, kevin membuka selimutnya.


“Percuma saja aku selalu khawatir pada orang seperti mu dasar brengsek ,” ucap kata tara dengan kesal.



“apa kau mengkhawatirkan ku ?” tanya NAtthan. Dengan tajam


"mungkin aku sudah gila kata tara dengan melirik kevin asisten NAtthan yang ada di tempat tidur lalu Tara sambil menghela napas dan memilih untuk keluar.


Kevin turun dari tempat tidur,


Astaga Aku merasa tatapan tuan NAtthan seperti ingin membunuh ku pikir kevin, menarik napas


.


Tara yang di depan ruang inap NAtthan bicara sendiri


" apa aku sudah gila, mengapa aku bicara seperti itu pada nya , aku memang sudah gila menghadapi sikap nya


Tiba tiba


Di depan nya, ada arvind yang lagi minum


“pasti kau sangat khawatir dengan kakak ku , tenang saja dia tak mati kan . kata arvind dengan minum


“Belum sih, tapi mungkin aku akan membunuhnya sebentar lagi.” ucap tara kesal.


Arvind yang minum air, terbatuk karena mendengar perkataan tara yang pergi


"apa mereka lagi bertengkar lagi kata arvind


Sambil melihat tara yang berjalan dan tiba 2 muncul ide arvid untuk mengerjai NAtthan


" aku ingin tahu, Apa benar NAtthan tak punya perasaan apa dengan tara .


Sementara


di gedung jumpa pers



.


Tempat kejadian sudah diberi garis polisi. Kim jeha melaporkan pada mereka sangat lihai dan propisonal dalam hal membunuh Kepala polisi laporan mengenai kejadian Di konferensi pers , ada dua orang yang ingin tuan presdir, lagi sedang di seledik.


Kata kepala polisi pada wartawan..


Kim jeha menghentikan mobil nya di gedung


Memeriksa semua, dia pun jongkok



Seperti, semua sudah di rencana kan oleh pelaku, aku rasa yang ingin membunuh NAtthan, orang dekat juga kata kim. Jeha


"Benar kapten, menerut yibo yang introgasi orang di kantor, mereka hanya orang berbayar dan kata orang itu, bos di luar negeri dan tidak perna melihat , selalu melalui asisten yang nama. Boby kata ken


" Baik lah kita ke kembali ke markas kata kim jeha


Kapten, mengapa anda begitu peduli dengan tuan presdir NAtthan, bahkan anda menjamin kebebasan nya dengan jabatan anda tanya ken.


Kim jeha menoleh,


" dia orang yang selama ini aku cari ken kata kim jeha


" Maksudnya kapten tanya ken tak mengerti,


"Suatu saat kau akan tahu, ayo kita ke kantor, apa kau ingin jalan kaki.l tanya kapten kim. Jeha dengan senyum.


Ken pun berlari masuk ke mobil


Sepanjang pulang kim jeha melihat tara dia berhenti di depan tara, " sebaik nya kau pergi ke kantor naik taksi saja, aku akan mengantar tara. Bisik kim jeha.


Baik lah kata kenzo , dengan cemberut


" Apa kau mau pulang, bagaimana kita pergi makan bukan kau berjanji . mentraktir apa kau ingat kata kim jeha


Tara tersenyum, baik lah kata tara.


Sementara di rumah sakit senjaya



Seorang cewek lagi baring dan dia membuka mata nya, "


__ADS_1


aduh mengapa kepala ku begitu berat, ya ampun tadi malam aku mabuk, ini semua gara pacar nya brengsek itu, menjebak nya dengan om om tapi untung dia bisa melarikan diri. Pintu di buka


Cewek itu langsung baring dan pura tidur


Seorang cowok berwajah tampan berpakai baju dokter dan bersama perawatan


Arvind mendekati tempat tidur, di lihat cwek itu


" kamu periksa dia, jika dia sudah sadar, beri dia minuman jahe ini, aku mau ke ruangan tuan NAtthan kata dokter arvind


" Baik pak kata perawat itu


Arvind melirik, dan tersenyum , dia tau cewek itu sudah sadar,


Arvind berjalan di koridor menuju ruang inap NAtthan, untuk menjalani misi nya


Sampai di ruang vip NAtthan



Arvind melihat NAtthan lagi tiduran , . Dan kevin asisten hanya berdiri seperti robot


"Aku dengar dari dr Alice, kaca jendela rumah sakit, pecah kata dr Alice kapten kim, jeha yang memecah kan. Nya? mengapa kau tak marah , seharusnya kau minta ganti rugi ini kan rumah sakit kita


apa!! Bukan dia yang memecah kan mengapa aku harus minta rugi sama dia kata NAtthan dengan datar


"Trus kalau bukan dia siapa? Kau?? Apa kau tak ada kerajaan memecah kan kaca jendela


bukan aku yang memecah kan juga arvind, mengapa kau ini seperti orang miskin saja, aku akan mengganti nya puas kata NAtthan


Arvind mengangkat bahu nya dengan cuek berkata


"tadi aku melihat tara dengan kapten polisi itu , Mereka akrab dan begitu dekat.Bahkan aku dengar mereka mau nonton .Mungkin mereka lebih dari sekedar teman. Jangan menyesal kalau dia meninggalkanmu. Selagi dia masih bersamamu. Kata arvind dengan nesehati kakak nya


NAtthan berteriak dan duduk :


" Hey!Siapa yang menyesal?Terserah dia saja.Ketemu siapa,untuk apa, tak ada hubungannya denganku.Jangan bahas ini lagi denganku.


Arvind tersenyum melihat NAtthan marah.


" rencana ku seperti berhasil " pikir arvind arvw memakin jadi menjalan kan rencana nya "


aku cuma. Ngasih tau saja, jika kau tak menyesal ya sudah jangan teriak teriak begitu ini rumah sakit, banyak pasein ku yang lagi istirahat kata arvind


Tapi tetep aja,NAtthan kepikiran. Hehehehe…


Aku pergi dulu, hari ini kau boleh pulang, jangan lama di rumah sakit ku, karena banyak pasien mengeluh kata arvind dengan senyum


"aku yakin NAtthan pasti kepikiran tentang omongan ku kata arvind dengan senyum


NAtthan masih kepikiran kata-kata arvind Akhirnya NAtthan menyuruh kevin menelpon tara.


Sementara itu di dalam mobil kim jeha


Tara yang mau pulang kerumah, tak sengaja bertemu dengan kim jeha, kim jeha mengajak tara makan. Spaghetti


Kim jeha :Apa Spaghetinya terkenal?


Tara :Tidak juga, tapi lumayan murah.


Kim jeha : benarkah?Baguslah.


Tara :Pesan saja semaumu. Gantian aku yang bayar


:Baiklah! Kata kim jeha dengan senyum


Nikmati saja. Balas tara


: Selain spaghetti, kau suka apa? Tanya kim jeha


:Aku suka semuanya. Karena aku suka makanan jawab tara


Lalu ponsel tara berbunyi dan kesal di lihat layar nya kevin, asisten NAtthan


Sebentar..kevin ada apa Kenapa? Iya, Aku sedang dengan kim. Jeha


Kim. Jeha menoleh padanya.



Mau makan spaghetti,kevin kenapa dengan brengsek itu tanya tara


maaf nyonya, luka tuan makin parah , cepat lah ke rumah sakit kata kevin berbohong


Benarkah? Aku akan kerumah sakit kata tara dengan kaget dan cemas


Ada apa? Tanya kim jeha


kata kevin, luka NAtthan tambah parah Bagaimana ini? Kata tara dengan cemas


Ayo kita kerumah sakit kata kim jeha dengan khawatir


Kim jeha dan tara ke rumah sakit


Sampai di rumah sakit


Kim jeha memakir mobil nya di halaman rumah sakit,.


Tara berlari menuju kolidor ruang inap. NAtthan,


kebetulan arvind baru keluar dari ruangan pasien yang tak Jau dari kamar NAtthan.. melihat tara yang buru buru bingung,


Hei tara ada apa mengapa wajah mu cemas panggil arvind


Arvind cepat ke ruang NAtthan kata tara dengan menarik tangan arvind yang bingung, kim jeha juga tergesa gesa. Mengikuti


Tuan tuan nyonya sudah datang kata kevin yang mengintip


NAtthan tersenyum senang dan berbaring di tempat tidur


Pintu di buka


Tara menghampiri terlihat khawatir."apa kau baik-baik saja, luka mu masih sakit tanya tara


Arvind yang ada di situ bingung" *bukan kah kakak nya hari sudah boleh pulang ada apa ini,


Arvind cepat kau lihat NAtthan, lihat luka nya kenapa kau diam saja


Kevin juga serba salah "aduh bisa bisa aku di di marahi sama. Nyonya tara*


Aku akan memeriksa nya kata arvind


Kim jeha yang ada itu juga hanya diam saja


NAtthan tiba-tiba memeluk arvind, dan berbisik" kau bilang saja luka ku parah


Arvind yang mendengarkan, baru dia mengerti "aku ini dokter,. Apa harus aku bohong tentang keadaan pesien ku balas arvind


" aku akan memberi apa pun yang kau mau kata NAtthan


Oh benar kah, kau harus membeli kan aku mobil. Terbaru. Balas arvind.


Arvind cepat periksa , bagaimana keadaan nya


Tanya tara


Oh tenang saja, NAtthan baik baik saja, cuma mengeluarkan darah dikit, mungkin besok boleh pulang kata arvind dengan senyum geli


Syukur lah kau tak apa kalau gt aku pulang dulu kata kim jeha senyum.


Iya pulang lah kata NAtthan dengan dingin


Kim jeha memikir , *aku rasa dia pura pura dasar konyol pasti dia cemburu kim. Jeha tersenyum


Malam di rumah sakit


Tara duduk di sopa.. " apa kau sudah ngantuk tanya tara


Belum, bagaimana kita menonton film. . Kata NAtthan


Tara bertanya kaget," apa kau sudah gila, mana boleh keluar tanpa izin dokter


Apa kau bodoh lihat kamar VIP mempunyai fasilitas yang hebat ada tv kaya NAtthan dengan kesal


Keduanya duduk di atas tempat tidur dan siap menonton film yang sudah diputar dengan proyektor. Tara bergembira akhirnya bisa menonton bersama bahkan tak menyangka bisa menonton di rumah sakit. NAtthan tersenyum


.  Keduanya bersemangan menonton film yang baru dimulai


“Aku tak ingat siapa yang tidur duluan. Itu adalah hari yang panjang dan juga berat. Dan aku berada dipelukannya. Aku merasa seperti bintang bisa berada dalam pelukannya. Menjadi wanita yang dia cintai apakah akhir cerita dari flm itu aku tak tau karena aku sangat ngantuk pikir tara


NAtthan memandangi tara yang tertidur di atas lengan nya, ini baru pertama kali NAtthan dan tara tidur seranjang yang sama, udah lama mereka menikah tidak perna tidak serajang NAtthan mendekatkan wajah nya dan. Mencium bibir tara tara mengeliat membalik tubuh nya membelakangi NAtthan.


NAtthan pun tersenyum tidur sambil memeluk tara.


Pagi nya di rumah sakit


Astaga, mengapa aku berada di pelukan NAtthan pikir tara


Kau Sudah bangun, kata NAtthan dengan senyum


Mengapa kau bisa tidur di sini tanya tara dengan bangkit


,


" ini tempat tidur ku, kalau tidak tidur di di sini di mana lagi aku tidur, aku akan lagi sakit kata


NAtthan tersenyum dan Manarik tubuh tara,


Ke dalam pelukan nya


"


kau begitu semangat mencium bibir ku kata NAtthan dengan menggoda


( mulai dia mengerjai tara)


Apa!! Apa aku sudah jadi gila, mana mungkin aku mencium mu kata tara dengan melepas kan pelukan nya, tapi di tahan oleh NAtthan,


"


apa kau tak ingat, aku akan memberi contoh, kau mencium ku seperti ini. Kata NAtthan dengan mau mencium bibir tara, ( modus ya NAtthan,)


Pintu di ketuk



NAtthan tak jadi mencium bibir tara,


Tara yang sadar" dasar mesum kata tara. Pergi membuka pintu


Pintu ruang vip di buka, oleh tara


Kevin yang datang mem bAwa baju jas kemeja dan buat NAtthan. Dan tara


"aku akan ke kantin rumah sakit kata tara


NAtthan hanya menggangguk


NAnti aku akan menyusul mu kata NAtthan dengan senyum


,NAtthan ke kamar mandi dan keluar Mengenakan jas


Tuan saya membawa info tentang kakak tuan.


Ini tuan kata kevin sambl menyerah kan buku


NAtthan mengambil sambil membuka



Dan melihat data nya dia pun terkejut, tak per caya" selama ini kakak nya selalu ada di depan nya , " kim. Jeha kata NAtthan dengan pelan


Bersambung


Saksikan episode selanjutnya

__ADS_1


Terima kasih sudah membaca dan like


__ADS_2