
Ini kapten, tuan arvind melanggar peraturan lalu lintas membawa mobil ngebut dan tanpa sim kata ken dengan pelan
Kim jeha memandang dengan tatapan penuh kerinduan
Kedua tangan nya masuk saku ke dua tangan nya
Kim jeha mendekati NAtthan arvind , berapa usia mu kau bukan anak kecil, apa lagi kau seorang dokter, mengapa tak menaati peraturan lalu lintas mengebut ngebut di jalan itu selain membahayakan diri sendiri juga orang lain ceramah kim jeha pada adik no dua nya
" ada apa semua orang mengapa memberi ku nesehat, aku sudah jelasan tadi, kalau aku lupa membawa sim dan dompet kata arvind cemberut
Di mana kuburan ibu tanya NAtthan tiba tiba
Kim. Jeha menoleh " apa!!! Sahut kim jeha dengan menatap NAtthan.
Apa kau pernah di besar kan di panti asuhan, dan. Di adopsi oleh keluarga tuan xavier berkerja sebagai anggota polisi tanya NAtthan dengan mata berkaca kaca menarik napas, menguatkan dirinya.
"Apakah kau... Sudah tahu semua nya ?", tanya kim jeha menyakinkan diri sendiri , sekaligus ingin mencari tahu apa benar dugaannya ini.
"Hmm...", jawab NAtthan dengan deheman, pelan nyaris tak terdengar. Seakan ia tak kuasa untuk mengucapkan kata "Ya".
" apa kau pernah tinggal di panti asuhan dan di adopsi oleh keluarga tuan xavier berkerja sebagai anggota polisi ?", tanya NAtthan seakan belum yakin.
Arvind hanya diam saja, dia belum tau maksud NAtthan
Ken yang tahu itu hanya diam yibo berbisik"
" ada apa ini, mengapa tuan NAtthan bicara seperti itu.
Ken yang melihat itu hanya diam saja" mana. Aku tahu , kenapa kau tanya kan pada ku tukas ken
"Hmm..", jawab kim jeha tanpa mengalihkan pandangannya dari NAtthan yang menatap nya
Aku sudah mengetahui nya, kau adalah kakak ku kata NAtthan menahan tangis, dengan terbata dan suaranya bergetar ia kembali bertanya, " apa kau mengetahui kalau aku adik mu ?".
Kim. Jeha mata berkaca kaca dan mengangguk
" aku sudah lama mengetahui kalian adalah adik ku,
NAtthan memeluk erat-erat, " kakak !". Puas memeluk, kim. Jeha menyentuh wajah NAtthan memandangnya lekat, "Biarkan kakak melihatmu!. Biarkan aku melihat wajahmu!". Kau sudah besar dan tampan, menjadi orang sukses sama seperti ayah..
NAtthan hanya tersenyum mata berair
Arvind menatap NAtthan yang di peluk kim jeha
" kakak????? ada apa ini NAtthan Tanya arvind. Dengan bingung
Arvind dia kakak kita, yang kita cari selama ini kata NAtthan dengan senang sambil mengoyang tubuh arvind.
Benar kah tanya arvind mata berkaca kaca
Iya kata kim jeha dengan memeluk kedua adik nya
Untuk pertama kalinya, kim. Jeha memeluk kedua adik nya Kim jeha terlihat bahagia sampai-sampai memeluk erat kedua adik nya
Hei hei, apa kau ingin kedua adik mu mati kehabisan napas kata NAtthan dengan kesal.
Kim jeha tertawa, aku sangat bahagia, tapi aku terlalu menganggap remeh kau, ternyata kau bisa juga membongkar identitas ku kata kim. Jeha melepas kan pelukan nya
Semua ini berkat asisten ku kevin, dia yang mencari info tentang mu kata NAtthan
Kim. Jeha memandang ke kevin dan kevin
Memberi salam membengkuk kan badan nya
, kau tahu "Aku ingin bertanya banyak hal padamu. Aku ingin bercerita banyak hal padamu. Tapi aku senang bisa menemui mu dan bisa merasa kehangatan pelukan seorang kakak "selama ini aku cari , tapi kita harus merahasia kalau kita kakak beradik karena itu akan membahayakan mu kim jeha
Seharusnya aku yang ngmgi seperti itu, kau itu adik ku, yang bodoh selalu bertindak semauan nya, ingat kau masih ada pengawasan ku, kata kim. Jeha dengan dingin
Apa?! Kau bilang aku bodoh teriak NAtthan
Hei hei berhentilah , apa aku sudah gila. Mempunyai kakak seperti kalian, kata arvind heran
Kevin, ken, dan yibo tertwa melihat mereka kakak adik itu beratem..
Sementara itu di mall
Seorang cewek berambut panjang warna coklat ,
Lagi jalan jalan ,
Dia membeli semua Makanan yang dia suka
Tiba tiba saja tetapi keributan di mall semua pengunjung pada berlarian, terdengar tembakan...
. Tara pun berlari dan bertanya " ada apa tanya tara kepada pengunjung
Ada 20orang berpakai hitam, membawa senjata
Kata pengunjung itu, dengan tergesa gesa berlari
Seorang cowok berpakaian jas hitam dengan kaca mata mencari melihat tara
"hei hei diam di tempat teriak cowok itu kepada para pengunjung
Tara yang melihat itu langsung pergi diam diam
Tara yang merasa di ikut dari tadi, langsung saja berlari
Tara. tetap berlari sambil sesekali melihat ke belakang. ia kemudian menuruni tangga eskalator. ..ke sebuah toko baju bersembunyi
Sial kemana gadis itu, maki orang pakai baju jas hitam
. " tara mengambil ponsel mau menelepon
NAtthan . Tapi tak jadi Sementara berapa cowok mencari nya.
Tara berlari ketakutan,, terengah-engah, sambil. Di tempat persembunyian nya
Di sementara di kantor polisi
Oh iya di mana makam ibu kim jeha tanya NAtthan dengan datar
Kapan kapan aku akan ajak kalian ke makam kata kim jeha dengan senyum
Baik lah, aku harus pulang kata NAtthan dengan senang
Apa kalian tak tinggal bersama ku tanya kim jeha
Aku tidak bisa , karena aku sudah menikah kau saja tinggal bersama ku dan arvind kata NAtthan dengan senyum
Apa kau yakin aku tinggal bersama mu, apa kau tak cemburu jika aku dan tara berdekat ledek kim jeha senyum
Aisssh untuk apa aku cemburu dengan cewek selalu membuat ku emosi, kata NAtthan dengan datar,
Yakin kau tak cemburu, kemarin waktu tara pergi jalan dengan kim jeha kau suruh kevin nelpon tara dan buk, aduh sakit tau kata arvind dengan memegang kaki nya di injak NAtthan
Jika kau masih bicara, aku akan ambil lagi mobil yang aku beli kan untuk mu ancam NAtthan dengan santai
Kim jeha melihat kedua adik nya , akhr nya dia bisa berkumpul dengan kedua adik nya
Kim. Jeha memandang ke pergian adik nya
Aku tak mengira kalau mereka adik kapten kata yibo pada kim jeha
Kim jeha tersenyum " Jangan sampai bocor rahasia ini, jika bocar kalian tanggung hukuman yang aku beri
Yaya tenang saja kapten. Kata ken dan yibo
Lapor kapten, di sebuah mall telah terjadi prampok, kata seorang polisi masuk tanpa mengetuk pintu
Apa!! Siap kan mobil dan pasukan perintah kimjeha
Sementara di mobil. NAtthan
Tuan apa kita langsung pulang atau ke kantor tanya kevin.
__ADS_1
Pulang kata NAtthan dengan pelan
Sampai nya di mansion
NAtthan duduk di sopa
Melinda panggil NAtthan dengan santai
Iya tuan muda kata melinda tergopo gopa
Apa nyonya tara sudah pulang tanya NAtthan
Dengan pelan
Belum tuan kata melinda dengan sopan
NAtthan masih menunggu tara . NAtthan mau telp tapi mengurungkan niatnya.
baiklah!Kita urus saja urusan masing-masing. Ngapain juga aku peduli tentang dia
Kata NAtthan dengan dingin
NAtthan tak tenang menunggu tara . NAtthan
Mondar mandir di ruang tamu, terus duduk lagi dan
memutuskan telepon. tara akhirnya…walaupun beberapa menit kemudian, gagang telp dibuang ke sofa. Benaran tampak cemas dech NAtthan karena tara belum pulang. Hahahaaaa..
Sementara di mall
Tara yang lagi bersembunyi, dan melihat berapa pengunjung sudah di sendera
Lalu ponsel tara berbunyi
Aigoo dalam sepertinya ini siapa yang menelpon ku kata tara sembil mengambil ponsel dan melihat suami ku
hallo! Kata tara berbisik
NAtthan berteriak marah dengan " hei tara Sudah jam berapa ini?Dimana kau?
Kenapa teriak segala?Aku di mall
"tolong, selamatkan aku, tolonglah aku NAtthan, di mall banyak orang berpakai baju hitam. Membawa senjata kata tara dengan
berbisik
Hei itu dia teriak seorang
NAtthan sempat mendengar teriakan seorang dan telepon terputus
Hallo tara, tara panggil. NAtthan cemas
Tut Tut Tut
Sial dia melempar ponsel di sopa
Kevin.kevin. Teriak NAtthan dengan panik
Ada apa tuan dengan heran melihat tuan nya panik
Siap kan mobil. Kita ke mall, bawa para bodyguart kata NAtthan cemas
Baik tuan kata kevin dengan mengikuti NAtthan
Yang sudah berlari ke luar menujuh mobil.
Sementara di mall
Itu dia cepat tangkap dia kata cowok laki-laki yang mengejar tara
Tara berlari cepat dengan suara terengah-engah, tara lalu bersembunyi di belakang tiang penyangga yang besar. pria yang mengejarnya sampai juga ditempat ia bersembunyi. pria itu melihat ke sekitar. Tara mengatur nafasnya. ia berjalan perlahan dibelakang tiang. pria itu
Tara menolak "kau mulai menggangguku"
Siapa tuan mu aku tak kenal pergi lah, apa kau tahu NAtthan, aku istrinya, Jika kau macam pada ku suami ku akan membunuh kalian. kata tara anantasia dengan takut
. Tara seketika berlari, pria itu memegang lengan tara. "tenang lah kami tahu, maka nya bos kami ingin suami mu mati bentaknya. Tara meronta melepaskan tangannya dari cengkeraman pria itu. Dan plak
Tamparan di pipi tara dan sudut bibir berdarah
" cowok berpakaian jaket itu menelpon
Kami sudah menemui gadis yang anda cari bos kata cowok itu
Jangan sampai kau melakukan apa pun dengan nya kata cowok itu
Astaga aku sudah menampar nya jika bos tahu mati lah
Bunyi mobil polisi Mengelilingi mall
" perhatian semua, tempat ini sudah kami ,kepung sebaik nya kalian menyerah kan diri kata seorang polisi
Didalam. Mall.
Sial maki seorang cowok mengenakan jaket
Bagaimana ini kita sudah di kepung,
Tuan polisi dan fbi Mengelilingi mall ini dengan cukup banyak kata seorang yang lagi nelepon
" kau tahu apa yang kau lakukan , jika kau tertangkap kau harus melakukan bunuh diri, jika tidak keluarga mu jaminan nya kata suara itu
Baik tuan kata cowok pkai masker dan topi
Cowok berpakai jaket itu menodong pistol ke arah tara, dan membawa tara ke pintu keluar
Semua yang ada di situ, melihat kearah pintu
Seorang menodong seorang cewek,
" kalian jangan ada yang nembak teriak kim jeha yang baru datang menatap tara
Kapten seru semua anggotanya sambil memberi hormat kepada kim jeha
Dengar semua, jika kalian men coba masuk ke dalam mall aku akan membunuh semua orang di dalam, jangan melakukan hal yang bodoh teriak cowok itu
Apa yang kalian mau teriak kim jeha dan memandang tara yang di sendera, pkai toa megaphone
Aku ingin kau sambung kan telepon ku dengan tuan NAtthan aku ingin bicara dengan nya, aku akan menggunakan telepon mall kau kata seorang cowok mengenai kan topi,
Baik lah, kata kim jeha, dia masuk ke dalam mobil, di sana lengkap.. Di sana ada berapa anggota nya yang alat penyedap seperti radio
Sementara itu NAtthan dalam perjalanan, menuju mall ponsel nya berbunyi dan dia melihat no baru
Hello kata NAtthan
Hallo tuan NAtthan, istri anda ada bersama ku, aku menelpon mu, hanya ingin menawarkan kata cowok itu
Iya apa yang kau ingin kan tanya NAtthan dengan datar
Aku menawar kan penukaran, kau harus membuat kami keluar dari mall dengan aman, dan menukar kan nyawa mu, aku akan membebas kan istri mu dan para sendera lain nya kata cowok itu
Hmm baik lah aku, kau tunggu saja aku, jangan berani kau menyentuh dia, aku patah kan tangan mu ancam NAtthan dengan marah
Terdengar suara tawa, " tenang saja tuan NAtthan, istri anda baik baik saja, seperti anda sangat mencintai nya
Bukan urusan mu kata NAtthan dengan dingin
Sementara di mall
Kim jeha yang mendengar percakapan antara adik nya dengan cowok itu, dia sangat cemas
__ADS_1
Kim jeha mengacak ngacak rambut nya " ada berapa orang di sana dan berapa yang sendera tanya kim jeha.
Ada 20 orang, sendera sekitar 100 orang yang di seneera kata anggota nya
Sebuah mobil mewah berhenti di dekat halaman mall di ikuti oleh para bodyguart nya
NAtthan keluar dari mobil dengan wajah panik
Tergesa gesa
Kim jeha dan anggota polisi memandang kearah NAtthan
Apa kau yakin melakukan itu, kata kim. Jeha dengan cemas
Iya aku akan melakukan penawaran dengan dingin kan orang itu, aku tak mau tara terluka dan membahayakan nya kata NAtthan dengan dingin
Apa kau gila, itu sangat berbahaya, kau bisa mati konyol teriak kim jeha.
Aku tak peduli, yang aku peduli hanya keselamatan tara, kata NAtthan, kevin
Beri aku pistol NAtthan dengan datar dan. Mengambil toa megaphone dan bicara
Hei hei kalian dengar lah, ini aku sudah Datang, NAtthan Alvaro senjaya menjamin kalian tanpa satu pun polisi menghalangi kalian untuk pergi kata NAtthan dengan dingin dan santai
Sementara di dalam mall.
Tara duduk dengan tangan terikat pada dua pengawal berbadan kekar menjaga di sampingnya.
Cowok melihat jam dan mengatakan waktunya sudah habis dan mengejek
apakah suami anda akan menepati janjinya tanya cowok itu pada tara
Iya,jika dia sudah bicara seperti itu, dia pasti akan menepati janji nya, kepada mu, pasti kau akan keluar dengan aman kata tara dengan senyum
dia membuatku menunggu untuk nya Dan itu tak cuma sekali ini?Kemarin, aku juga menunggu untuk nya .Sampai tokonya tutup, aku masih menunggunya .Dan dirumah, aku juga menunggunya Kapan dia pulang?Apa dia tak pulang?Dia pasti pulang...sebentar lagi.Aku selalu memikirkan itu.Kenapa selalu aku yang menunggu nya, jadi aku sekarang menunggu untuk datang aku yakin dia pasti datang pikir tara pelan air mata mengalir di pipi
Aku tak percaya, berhenti lah membodohi ku kata cowok itu
Terdengar suara NAtthan dari luar mall
Kau dengar itu suara dia, dia datang bukan, kata tara anantasia dengan tegas
Cowok pun membawa koper berisi uang dan tara
keluar dari ruangan dan terlihat dari CCTV.
Di halaman gedung mall terlihat NAtthan, berjalan dengan santai tanpa kevin dan bodyguart
Kita akan memulai misi sekarang aku akan masuk sebagian nya aku serah kan kepada mu kata NAtthan bicara menggunakan alat penyedap suara
Kevin kau tau kan apa yang akan kau lakukan tanya NAtthan sambil melirik kevin
. Hei dengar Helikopter sudah ada di atas gedung. Aku harap kau tepati janji bebas kan para Sandera teriak NAtthan dengan menuju pintu mall
Tara ada di dalam mall bersama cowok k itu yang memegang lengan menodong kan pistolnya
Akhir nya kau datang juga tuan NAtthan, kau menyerah kan diri mu untuk aku bunuh jadi misi ku selesai jika aku membunuh mu kata cowok itu dengan sinis
NAtthan tersenyum sinis " jika aku mati kau tak bisa keluar dari sini dengan selamat kunci ,helikoper nya ada pada ku, dan di atas gedung itu di jaga 20 bodyguart ku kata NAtthan dengan tersenyum licik
Baik lah aku akan melepas kan gadis ini semua sendera , dia istri mu kan Hmm cantk kata cowok itu dengan membawa tara pun keluar. Dari kejauhan NAtthan melihat wajah tara yang terluka.
NAtthan pun marah melihat itu mengeluarkan pistol nya menodong kearah cowok itu
" apa yang kau sudah menjadi gila, kau ingin aku membunuh sendera turun kan senjata mu kalau tidak dor tanya cowok itu menembak
Pengunjung itu
Kaki pengunjung itu di tembak
Suara tembak itu membuat yang di luar cemas
Kim jeha yang ada di atas gedung, mall bertindak membunuh berapa orang
Baik lah , aku akan menjamin mu dan anggota mu akan aman keluar dari sini, tapi bebas kan semua sendera dan istri ku, kata NAtthan yang menatap tara yang ketakutan
Tenang lah, ada aku tak akan terjadi apa pada mu tidak usah takut kata NAtthan dengan senyum menguat kan
Tara yang mengerti ucapan NAtthan berusaha menahan air mata dan ketakutannya.
Kalian semua boleh pergi kata cowok itu dengan keras
Para pengunjung mall itu pada berdiri dan berlari menuju pintu keluar
Polisi yang melihat itu , siap siap mengangkat pistol
" cepat aman kan. Orang orang itu perintah kenzo dan yibo, brian juga mengaman kan para pengunjung itu
Tinggal tara dan NAtthan,
Mengapa kau tak lepas kan istri ku tanya NAtthan dengan datar
Jika aku melepas kan, kau akan melawan ku, ini hanya jaminan untuk ku supaya kau tak macam macan kata cowok itu dengan melepas ikatan tara
Cowok melihat dari jendela lampu helikopter yang berkeda-kedip dan menyuruh anak buah nya untuk mengambil kunci dari tangan NAtthan
. Sekarang lepas kan dia teriak NAtthan dengan marah
AKU MAU AMAN DULU BARU AKU LEPAS KAN, JIKA KAU bohong aku akan membunuh dia kata cowok itu dengan menodong pistol kepala tara
“Kau bisa bilang begitu. Jadi, jangan menakut-nakutinya. Jangan menyetuhnya. Jangan berbicara padanya. Kau hanya punya urusan denganku. Bawa aku saja bukan kah kau menginginkan aku menjamin keselamatan mu bukan ,” ujar NAtthan . Dengan menodong pistolnya kearah cowok itu
Sayang sekali tuan kami menginginkan istri anda lagian lebih menyenangkan untuk berpergian dengan wanita cantik. Kata cowok itu dengan tertawa
Aku peringatin kau lepas kan dia atau tidak siapa tuan mu teriak NAtthan marah
Kau tak perlu tahu, tuan ku sangat dekat dengan mu , dia sangat menginginkan istri mu cepat kau ikut aku kata nya pada tara dengan menodong pistol
NAtthan melihatnya dan menurunkan senjatanya untuk berbicara dengan tara
“Maaf karena datang terlambat. Kau tak apa kan tanya NAtthan dengan datar
Tara hanya diam saja mata berkaca
cowok itu membawa tara ke gedung, NAtthan masih mengikuti cowok mengenakan masker, di gendung, helikoper sudah menunggu nya
Kim jeha, yang melihat menembak berapa mengenai pakai baju jas hitam pakai topeng
Melihat itu cowok itu terus berjalan ke arah helikoper
Dengan cepat NAtthan bisa mengalahkan mereka. cowok pakai topi dan masker menyandera tara
Jangan melakukan hal yang bodoh aku pecah ka kepala istrimu kata cowok itu
. Dalam kondisi seperti itu, tara melakukan permainan yang biasa NAtthan mainkan mata
pada tara Awalnya dia memberikan kode “beku” lalu “duduk” dan tara dengan patuh mengikutinya, ketika tara menunduk untuk duduk, NAtthan dengan cepat menembak teman cowok bertopong
melihat tangan cowok berjaket itu bergerak mengambil pistol, kim jeha lewat radio memberitahu
NAtthan awas di sisi kiri mu teriak kim jeha
Tapi NAtthan tak sempat, menembak,
peluru cowok berjaket itu sudah melayang kearah NAtthan
Tapi tara yang tak jau dari NAtthan, dia berlari, kearah NAtthan sambil melindungi NAtthan dengan memeluk NAtthan peluru mengenai tubuh tara,
" tara teriak NAtthan dengan menangkap tubuh tara yang terkulai lemas di peluk NAtthan, mengambil pistolnya dengan menembak cowok jaket itu, sampai 10 x peluru ke tubuh cowok bertopi dor dor dor dor dor dor dor dor dor dor.
Tara tara bangun, kau tak ku izin kan mati teriak NAtthan dengan menahan air mata nya menangis sambil mencium rambut tara
Tangan NAtthan penuh darah, dia memegang luka tembak itu tangan nya penuh darah
Bersambung, saksi kan episode selanjutnya
Terima kasih sudah membaca nya
__ADS_1
Apa kah tara akan selamat dari luka tembak atau mati?.