Terpaksa Menikahi Tuan Muda Yang Angkuh

Terpaksa Menikahi Tuan Muda Yang Angkuh
Episode 50. Rencana NAtthan


__ADS_3

Berapa mobil polisi berhenti, mereka membuat garis polisi


Menanyakan tentang apa yang terjadi, tetapi para bodyguart NAtthan menghalangi polisi



Astaga paman NAtthan sudah mati bagaimana ini semua salah ku paman paman bangun paman tak boleh mati , kata kai mata berair menggoyang kan tubuh NAtthan


Kevin dan Andrew saling pandang dan melihat kai menggoyang tubuh tuan nya


Flash black


Sebelum kejadian nya


NAtthan mengumpulkan semua para bodyguart, ada Andrew, kevin mereka menyusun rencana untuk menolong kai yang di sekap


"


" Dengar kan rencana ku , untuk menolong keponakan Ku, kau kevin siap kan aku rompi peluru , dan kantung darah buatan. , dan aku yakin jemes dan jendral yan pasti ada dalam penculikan keponakan Ku, bukan alden telah merebut perusahaan paman tiri ku itu pasti ada di pihak alden leon welys, aku ingin tahu, siapa alden leon welys itu. Mengapa dia membebas kan jemes dan jendral yan kata NAtthan dengan dingin


" baik tuan, serah kepada kami, akan menjalan perintah tuan dengan baik kata kevin dengan tegas


Aku ingin mereka mati di tangan ku kevin, buat lah kematian palsu tentang ku, biar aku bisa membunuh mereka satu persatu kata NAtthan dengan datar



Kevin dan Andrew dan para bodyguart hanya menatap pandang ngeri melihat tatapan mata NAtthan yang tajam wajah di penuh aura kematian


Main kan peran kalian masing nanti jika aku mati, dan setelah misi ku selesai aku kan kembali kata NAtthan datar


Siap tuan kata mereka secara bersamaan


Flash end


" tuan tenang tuan biar kan mereka membawa tuan ke mobil ambulans mari kita ke Mansion kata Andrew sambil melirik ke kevin


Kevin mengangguk kan kepala nya


Kia masuk ke mobil bersama Andrew menunjuh ke Mansion , sedangkan kevin masuk ke mobil ambulans, di ambulans. Dan menutup pintu dan menarik gorden jendela


"tuan sudah aman kata kevin dengan pelan


NAtthan membuka mata dan duduk, membuka jas nya yang di lapisan rompi anti peluru


" Aissss aku hampir mati oleh jemes, dia benar benar dendam pada ku sampai menembak kan peluru 3 kali kata NAtthan dengan bangkit membelai dada nya


Tapi akting tuan sangat bagus , aku rasa jemes dan musuh musuh tuan pasti tertipu dan mereka pasti senang karena mendengar kematian tuan kata kevin dengan senyum datar


Kita akan menjalan kan rencana kita kevin, aku akan pura-pura mati, untuk mengelabuhi musuh, dengan begitu aku bisa membunuh jemes, dia tak pantas di penjara hanya kematian yang pantas buat dia, kau harus menjaga tara dengan baik jika dia terluka aku akan membunuh mu kata NAtthan dengan dingin


Kevin ber gedik ngeri mendengar ancaman NAtthan, tuan nya ini sangat kejam,


Baik tuan, saya akan menjaga nyonya dengan nyawa saya, tetapi bagaimana dengan nyonya kalau tahu tuan mati, apa tidak pengaruh dengan kandungan nyonya tuan kata kevin dengan pelan,


Tenang saja tara wanita yang kuat, kau harus mengingat kan dia tentang anak yang dia kandung nya kata NAtthan dengan dingin


Baik tuan, kita hampir sampai di mansion tuan kata kevin dengan pelan,


NAtthan mengambil kantung darah dan menyiram kan. Darah buatan ke tubuh nya, dan membaring tubuh, dia harus menahan napas sampai rencana berjalan dengan lancar..


Di Mansion senjaya


Tara terbangun dari tidur nya, dan memandang sekeliling, NAtthan tak ada di samping nya, dia memandang ke arah jarum jam 12 , dia bangkit dengan perasan Diterpa ketakutan dan firasat buruk, tara mondar mandir


Terdengar suara bunyi ambulans di halamn terdengar suara keributan


, tara berlari menuju pintu menuruni tangga .


Sampai nya di pintu, para bodyguart membawa tandu, tara melihat NAtthan berbaring dengan mata terpejam



NAtthan guman tara dengan mematung dan berjalan


NAtthan kata tara dengan airmata NAtthan tidak bergerak ketika tara memanggil nya


Tara menghampiri pelan-pelan. Untuk meredakan rasa takutnya, tara mencoba bergurau


Semua yang melihat itu hanya diam saja


Apa yang terjadi kevin, NAtthan bercanda kan tanya tara teriak


Paman mati gara gara menolong ku bibi kata kai dengan terisak


Tara hanya diam. Saja " bangun bangun kata ku, kau tak boleh mati ingat lah anak kita sayang aku mohon buka mata mu kata tara dengan menangis


Kim jeha, rosalina, arvind, dr Alice yang mendengar keributan di luar, langsung berlari menuju pintu dan keluar bersama dan saling pandang


Apa lagi mereka mendengar suara tara yang menangis keras, mereka langsung lari menuju ruang tamu


Tara menangis. Tara menyentuh tangan NAtthan memukul dada tara . NAtthan tetap tidak bergerak.


“NAtthan , jangan seperti ini. Jangan menakutiku,” kata tara dengan suara gemetar. Dan pipi nya basah oleh air mata



Tara menempelkan telinganya di dada NAtthan untuk mendengar detak jantungnya. Tampaknya ia tidak mendengarnya karena ia menangis semakin keras.


“Tidak! Tidak! Tidak! Kau tak boleh mati, kalau kau tak ada siapa yang menjaga ku dan anak kita, kau sudah janji akan tinggal di sisi ku NAtthan Kata tara dengan menangis di dada NAtthan, dia menangis


NAtthan yang mendengar tara menangis, tidak tega mendengar nya


" maaf kan aku sayang, ini demi rencana ku, menjebak para para musuh ku, “Saat suara tangisan mu begitu keras seperti ini, lama lama aku tak tahan untuk memeluk mu . Suara hati NAtthan pelan


Kim jeha, arvind rosalina dan dr Alice Mendekati dan


Astaga NAtthan apa yang terjadi dengan arvind menangis


Astaga sampai kapan aku menahan napas, kevin asisten ku itu memang bodoh dia ingin melihat ku benar benar mati suara hati NAtthan


Apa yang terjadi mengapa NAtthan bisa seperti ini kevin tanya kim jeha


Tuan NAtthan tertembak waktu menolongnya tuan kai, kata kevin dengan pelan


Siapa yang melakukan ini tanya kim jeha marah


Jemes tuan kata kevin dengan pelan


Apa!! Bagaimana mungkin jemes bisa bebas dari penjara, kata kim jeha dengan mata berair , dia menahan marah


Tiba tiba saja


Tuan kevin semua sudah siap sebaik nya jenazah tuan NAtthan di siap kan akan di masuk peti kata bodyguart nya


Tara yang mendengar itu kalau NAtthan masuk peti langsung menangis dan pingsan


Tara kata rosalina dan dokter Alice memangku tara yang pingsan


Kim jeha dan arvind hanya mematung di tempat meresot di lantai


Aku akan membunuh mu jemes kata kim jeha dengan marah, dia bangkit mau pergi tetapi di tahan oleh kevin


"sebaik nya tuan tenang saja jangan gegabah, kita harus mengurus jenazah tuan dulu, mari tuan arvind dan tuan kim jeha ikut saya kata kevin dengan datar


Kim jeha dan arvind mengikuti kevin,


Lho mengapa kami di bawah kesini kevin, bukan kah kita akan membersihkan tubuh NAtthan dan memakam nya tanya kim jeha dengan datar



Ada sesuatu yang ingin saya tunjukkan pada tuan , mari tuan kata, kevin membuka pintu ruangan


Dan ketika di pintu


Seorang cowok berwajah tampan lagi duduk dengan dingin


n arvind kaget melihat NAtthan dan langsung memeluk NAtthan "syukur lah kau masih hidup kata arvind dengan memeluk


" Kau ini selalu memeluk ku, lepas kan tidak, kalau tidak aku akan membunuh kata NAtthan dengan kesal


"apa kau sudah gila ingin membunuh adik mu sendiri , kau membuat aku takut, kau tega sama tara, dia pingsan. Ketika melihat mu tak bernyawa kata arvind


Iya Apaan ini jelas kan pada kami, kata kim jeha dengan kesal


Ini semua permainan ku , untuk menjebak para musuh ku, kau kan tahu jemes sudah bebas , oleh alden leon welys dan aku penasaran siapa alden itu? Kata NAtthan dengan menatap kim jeha


Iya, ini ada kesalahan dari kepolisian , aku berapa hari ini belum ada ke kantor., aku akan menyelediki siapa alden itu kata kim. Jeha


Kita harus jalani rencana itu, tapi selama aku tak ada di sisi tara kalian harus menjaga tara untuk ku , jika sampai tara terluka aku akan membunuh kalian kata NAtthan dengan datar


Aigooo tak perlu mengacam ku, aku tau apa yang aku lakukan kata kim jeha dengan kesal


Sekarang cepat kembali ke Mansion jangan sampai ada yang curiga, dan boneka yang mirip ada di gudang kata NAtthan dengan pelan


Dan pergi ke gudang


NAtthan di ganti dengan boneka yang seperti wajah NAtthan. Dan boneka itu di masuk kan ke dalam peti


Andrew membawa berapa pakai untuk di ganti oleh tuan nya,


NAtthan yang mendengar langkah kaki NAtthan pun langsung sembunyi


Andrew masuk ke dalam gudang, "tuan ini saya Andrew, saya membawa pakian buat tuan kata Andrew


NAtthan keluar dari sembunyi nya


Bagaimana keadaan tara Andrew, apa dia sudah sadar tanya NAtthan dengan datar


Nyonya masih pingsan tuan, kata Andrew dengan pelan


NAtthan mengganti baju nya dengan jaket dan topi


Aku harus melihat nya, Andrew, aku takut akan pengaruh kandungan tara kata NAtthan dengan pelan.


Tunggu tuan, di dalam kamar nyonya masih ada dr Alice dan rosalina yang nemani nyonya kata Andrew


Astaga aku tidak tenang kalau tidak melihat keadaan tara Andrew, kau harus bisa membawa dokter Alice dan rosalina keluar dari kamar ku kata NAtthan dengan datar


Baik tuan saya akan laksanakan perintah tuan kata Andrew dengan patuh


Sementara di villa alden



Seorang cowok berwajah tampan lagi duduk


Pintu di ketuk


Angelina membuka sebuah ruanganyang cukup besar di sana. Sebenarnya rosalina cukup terkejut meliha siapa yang duduk di sana dan menunggu nya


“ ada apa mengapa kau memanggil ku kesini ?” tanya rosalina pada cowok berwajah tampan menatap tajam kearah angelina tangan nya di lipat di dada nya.



“ Aku dengar kau dengan kekasih mu berhasil membunuh cowok bernama NAtthan ?” kata alden dengan senyum


Benar, NAtthan Alvaro senjaya sudah mati, di tembak oleh jemes, tidak ada penghalang mu untuk merebut perusahaan nya kata rosalina dengan senyum menggoda tangan mulai membelai pipi cowok berwajah tampan


Alden langsung, memegang tangan angelina nya


“ Aku ingin bertemu kekasih mu dan ayah mu untuk merayakan kematian NAtthan .” kata alden mencium tangan angelina


“ untuk apa kau menemui jemes dan ayah ku dia bukan kekasih ku,, kata Angelina dengan senyum


Benar kah tanya alden sambil mencium bibir angelina dengan lembut,


Alden itu tersenyum kecut, lalu kembali menghujani leher putih sang gadis dengan kecupan-kecupan lembut. membuat bibir tipis mendesah dan mengembangkan senyum pesona. Mansion yang indah di kamar yang indah mereka bercinta panas tanpa ada yang berani mengganggu


"iya, kau begitu menggoda dan memuas kan aku kata Angelina kembali mendesah, kepalanya memiring memberi jalan bagi bibir kasar sang pria menjelajahi leher mulusnya.


Alden hanya diam saja malah alden membalikkan badan angelina sehingga angelina membelkangi alden . Alden mencium tengkuk leher angelina , angelina menundukan kepalanya agar alden bisa leluasan menciumi tengkuknya. Alden perlahan tapi pasti menuruni mini dress yang tadi dipakai angelina jadilah angelina hanya memakai cd dan bra saja. Alden meremas lembut dada dari luar, angelina menggigit bibir bawahnya ia sudah tidak tahan lagi menahan desahannya, sedangkan alden menuruni ciumannya ke pundak angelina masih dengan meremas2 lembut dada, ciuman alden turun lagi sampai pada pengait bra alden alden pun membuka pengait bra angelina , jadilah angelina hanya memakai cd saja.


Alden meremas dada angelina dengan lembut


ciuman bibir angelina , alden ciuam leher putih mulus angelina , menciuami gigit2 kecil lehernya sehingga membuat kissmark di lehernya yg putih itu, setelah membuat kissmark yang banyak Di leher angelina , ciuman alden turun lagi menuju dada angelina, langsung saja dicium dada yang kenyal


Skip


Mereka pun bercinta untuk ke dua kali nya


Sementara di mansion senjaya



Mansion NAtthan ramai dikunjungi para


pejabat, rekan bisnis, dewan , anggota polisi, tuan indra juga ada, mereka turut berduka cita atas kematian tuan NAtthan Alvaro senjaya untuk memberi penghormatan terakhir


Seorang cewek berambut panjang lagi di baring di kamar, di tak sadar kan diri


"Bagaimana keadaan tara tanya kim jeha yang menatap wajah tara yang pucat


Dia baik baik saja, anak yang di dalam kandungan nya juga baik-baik saja, tara sangat shock dan tidak terima kenyataan kalau NAtthan telah tiada kata dokter Alice pada kim jeha


Kim jeha hanya menarik napas lega


Arvind hanya diam saja, mata berair , mereka duduk di depan peti yang di sini jenazah NAtthan.


Tara membuka mata nya, dan memandang sekeliling,


Syukur lah kau sudah sadar kata arvind yang nungguin tara


Arvind, NAtthan..NAtthan, kata tara dengan terisak menangis


Arvind hanya diam saja mata berkaca kaca , dan memeluk tara yang memeluk tara yang menangis histeris


Hey tenang lah, ingat kau sedang mengandung, itu akan memperngaruh di kembar tara kata arvind dengan pelan.

__ADS_1


Arvind tahu kalau ada sepasang mata memperhatikan nya, dia sangaja memeluk tara sambil menjulur lidah kearah NAtthan yang menatap membunuh.


"Aish.. Apaan sih arvind memeluk tara lama begitu, untung kau adik ku, kalau orang lain udah aku bunuh omel NAtthan yang bersembunyi di tembok



Pintu di ketuk, dah di buka


Ayo kita pergi jenazah NAtthan akan di makam kan kata kim jeha dengan pelan


Merangkul pundak tara,


Tidak aku tak mau pergi, NAtthan masih hidup kata tara dengan menangis,


Berhenti lah menangis, kau harus kuat, pikir anak yang di kandung mu, dia pasti akan sedih lihat kau seperti ini tara kata kim jeha dengan menarik tubuh tara ke dalam pelukan nya


Astaga kedua saudara ku, itu memanfaat kan kematian ku, untuk memeluk tara, kata NAtthan dengan kesal


"aku yakin NAtthan pasti sudah terbakar jenggot, melihat aku dan arvind memeluk tara , rasain pembalasan ku, kata kim jeha dengan menahan tawa nya


Tiba saja tara pingsan lagi , kim jeha pun menangkap dan membaring ke ranjang


NAtthan yang melihat langsung mendekati


"astaga sayang maaf kan aku kata NAtthan dengan menyentuh tangan tara menggosok tangan tara


Tara mengigau memanggil nama NAtthan


NAtthan Jangan pergi, aku mohon, jangan tinggal kan aku kata tara dengan mengigau mata terpejam.


Kami pergi dulu berjaga di luar kata kim jeha dengan pelan


NAtthan mengangguk kepala nya


Kim jeha dan arvind pergi meninggalkan NAtthan dengan tara , jaga di luar pintu kamar


“Aku tidak akan pergi. Aku tidak akan meninggalkanmu. Aku akan tinggal di sisi mu , aku akan selalu mengawasi mu dari Jau Jadi jangan khawatir.” Maaf kan aku untuk sementara ini aku harus bersembunyi dulu demi misi ku sayang kata NAtthan dengan menangis dia tak tahan melihat tara seperti itu



Jangan pergi... Kata tara dengan selah tidur nya dia bermimpi , memeluk NAtthan dan


NAtthan berkata


“Aku tidak akan pergi ke manapun…dan akan tinggal bersamamu selamanya bisik NAtthan


dengan lembut di telinga tara,


NAtthan mencium bibir tara dengan lembut dan


setelah itu kening. Tara


" anak daddy jaga ibu mu, jangan nakal, jangan buat ibu mu susah, daddy hanya pergi sementara kata NAtthan mengelus perut tara dan mencium nya


NAtthan menyelimuti tara


NAtthan pun bangkit dan pergi lewat jendela


" astaga sulit aku percaya, aku seperti seorang pencuri di mansion ku omel NAtthan


Dia melihat dari atas atap berapa menejer perusahaan nya berdatang memberi penghormatan terakhir dan dia melihat paman tiri nya datang,


Aish mau apa dia datang kesini, pikir NAtthan dengan menatap berapa rombongan di belakang


Tuan lin masuk mansion berapa orang berpakai hitam di samping nya ada seorang cowok berwajah ganteng dengan kaca mata hitam


Ngapa ayah kesini tanya kai dengan kesal


Memberi penghormatan terakhir pada paman mu, kata tuan lin dengan datar


Bukan kah ayah menginginkan kematian paman , biar ayah bisa menguasai perusahaan paman, dan menjadi presdir no satu di negara A


Plaak tamparan mendarat di pipi kai


Kai memegang pipi nya



?? Dasar anak kurang ajar aku heran kau ini anak ku atau bukan mengapa kau memihak NAtthan kata tuan lin dengan marah


Semua orang yang ada di situ pada memandang dan berbisik


Apa selama ini ayah merasa menggap aku putra ayah, cuma paman yang memperlakukan aku dengan baik ayah, dia relah mati hanya menolong ku, apa ayah pantas di panggil ayah tanya kai dengan sinis l


Kau!! Tuan lin mau memukul tapi kim jeha menangkap tangan tuan lin


Aku bisa menangkap mu dengan tuduhan perniayan, anak di bawah umur kata kim jeha .


Tolong jangan buat keributan di sini, paman kami sedang berkabung atas kematian kakak saya kata arvind dengan sinis


Tuan lin tersenyum "paman turut berduka cita atas kematian kakak mu, karena kursi kosong di perusahaan kakak mu, paman yang lebih tua mengambil ahli perusahaan kakak mu kata tuan lin


Di atas atap seorang cowok berwajah tampan itu tersenyum sinis"


mayat ku belum di kubur kan, dia sudah membicara kan mengambil. Ahli perusahaan ku, kita lihat saja, apa reaksi ruban tua ini, kalau semua perusahaan ku di negara A atas nama tara kata NAtthan dengan sinis


Aku tak nyangka paman, kakak ku belum di kubur kau sudah membicara itu, jangan jangan paman memang menginginkan kematian kakak ku kata arvind sinis



Dan menatap tajam kearah tuan lin


Jangan bicara sembarangan, bagaimana mungkin aku menginginkan kematian keponakan Ku sendiri kata tuan lin


" Kau salah tuan lin, perusahaan itu tidak kosong ada pemimpin nya kata arvind dengan dingin


Semua yang ada di situ rekan bisnis, dewan direksi, pejabat di negara tetangga


Apa maksud kau Tanya tuan lin dengan tak mengerti


Biar aku jelas kan , semua perusahaan di negara A ini, atas nama istri nya tara, kakak ku sudah lama membalik kan semua perusahaan nya di negara A itu atas nama tara, jika dia mati, istri nya yang berhak mengambil ahli nya tuan lin kata arvind dengan dingin


Semua yang ada di situ saling pandang dan berbisik


Apa!! Anak itu sudah menjadi bodoh karena cinta pada wanita cleaning services itu kata tuan lin


Jaga mulut anda tuan lin, jangan bicara sembarangan tentang istri adik ku kata kim jeha dengan sinis


Sebaiknya nya tuan pergi dari sini sebelum saya meminta bodyguart mengusir anda kata kevin dengan datar


Tuan lin dan berapa bodyguart pergi


NAtthan pun melihat kepergian tuan lin, langsung mengikuti tuan lin


Aku rasa dia pasti akan menemui cowok bernama alden kata NAtthan dengan memakai topi dan masker di telinga ada headset earphone ,



Mobil tuan lin melajuh berapa mobil bodyguart mengikuti nya


Sementara di mansion senjaya


Peti yang di isi mayat palsu NAtthan di masukan ke mobil , menuju pemakaman


Tara yang sudah sadar hanya diam saja, mata sembab karena menangis terus, kim jeha di samping tara memegang lengan tara



Tara hanya diam saja mata sembab rosalina memegang lengan tara,


Kau harus kuat tara pikir kan bayi kembar mu, dia pasti akan sedih melihat ibu menangis, bisik rosalina dalam lembut


Tara hanya diam saja


Seorang cewek sedang mengawasi proses pemakaman NAtthan, dan dia melihat tara yang di keliling para bodyguart nya,


" ternyata dia lagi hamil besar, ini tak boleh di biar kan, anak itu tak boleh lahir, kata cewek itu


Kalian bunuh gadis yang sedang hamil itu kata cewek itu


Baik nona kata cowok itu menguar kan pisau, dan menuju keramain itu.


Pisau nya pun di sembunyi, di balik jas nya menyelinap masuk keramaian


Pemakaman penuh dengan orang orang penting


Peti pun di masuk ke dalam tanah, dan mereka membaca doa


Orang berpakai hitam itu, menghampiri tara sambil menguar kan pisau , rosalina yang ada yang merangkul pundak tara, tiba tiba saja tali sepatu lepas dia pun melepas kan rangkulan tangan yang memeluk pundak tara , dia jongkok


Mau mengikat tali sepatutnya, dan dia melihat seorang membawa pisau, mendekati tara, dia pun berlari dan " tara awas, teriak nya sambil memeluk tara, hingga pisau punggung rosalina,


Kim jeha langsung menguar kan pistol dan menembak cowok berpakai hitam dan tara pun,.


" rosalina, teriak tara dengan memeluk rosalina yang punggung berdarah, rosalina pun pingsan.


Mendengar tembakan semua orang pada berlari menyelamatkan diri,


Cewek yang di dalam mobil itu pun pergi meninggalkan pemakaman karena tau orang suruhan nya tewas tertembak


Kevin dan Andrew langsung berdiri di depan tara yang memangku rosalina


Kevin Arvind cepat kau bawa tara mobil aku dan dr Alice yang akan membawa rosalina ke mobil kata kim jeha yang menguar kan pistol


Dan dia pun menggendong rosalina yang punggung berdarah


Kevin membuka pintu mobil tara yang khawatir tentang. Tara yang shock hanya diam saja


Mobil mewah itu pergi meninggalkan arena pemakaman.


Sementara itu villa jemes



Seorang cowok berwajah tampan wajah nya


Gelap dan menyeramkan


Dia begitu emosi semua para bodyguart pun takut


Jemes memukul tubuh anak buah nya satu persatu


Tuan jendral memandang datar aksi yang terjadi didepan wajahnyan. Namun tidak dengan angelina . Gadis itu berdiri bergetar menahan rasa takutnya. Di depan sana tubuh mulus angelina belum terhenti menghantam tembok dan kursi-kursi kayu.


Jemes kumohon hentikan kau bisa membunuh putri ku !." teriak jendral yan . Ia mengepalkan jemarinya, menatap geram pria yang masih berniat melukai angelina putri nya


"Waeyo ? Sakit ? Itu belum seberapa angelina . Aku bahkan bisa membunuhmu." kata jemes


"Kau jahat jemes !. Aku kekasih mu . Kenapa kau melakakukan ini pada ku ? Lagian wanita ****** itu tidak terluka ." lagi angelina berteriak. Rasa sakit pada tubuhnya tidaklah sesakit rasa dihatinya.


". Kekasih ku ?? Kekasih macan apa hah, Apa aku tak salah mendengar nya kau sudah menawarkan tubuh mu pada cowok bernama alden satu hal aku tak peduli jangan ganggu tara kata jemes sinis


Aku lakukan itu karena aku membebas kan mu dari penjara apa kau lupa kata Angelina


Aku tak peduli, aku sudah kata kan jangan pernah menyentuh tara !. Tapi ternyata kau tetap keras kepala. Apa kau lupa ? berkat ketololan mu dulu, aku kehilangan nafasku !. " kata jemes dengan marah i



"Dia merebut kekasihku aku tak ingin. Melihat dia bahagia apa lagi dia lagi hamil besar apa kau masih mau sama dia !." hardik angelina


Plakkkk


Sebuah tamparan mendarat panas dipermukaan pipinya. Membuat setetes darah mengalir dari sudut bibirnya. Angelina terdiam, mengalirkan lahar panas dari kedua bola matanya.


"Aku yang akan merebut gadis ku dari kekasih bajinganmu itu !. Satu kali lagi kau bertindak dan melukainya, maka akan kupastikan kau mati Di tanganku. Jangan coba menyentuh tara, aku sangat menginginkan dia


Tuan jendral memapah putri angelina tanpa memperdulikan jemes. Meninggal kan jemes yang lagi marah


Sementara di mansion alden



Mobil tuan lin berhenti tepat di sebuah mansion yang besar.


Tuan lin keluar dari mobil dan masuk ke dalam mansion,


NAtthan pun keluar dari mobil mengedap ngedap , NAtthan melihat banyak pengawal yang jaga dia pun manjat, ke atas atap


Dan melihat tuan lin lagi bicara dengan seorang


Alden memasang jasnya dan menoleh pada tuan lin. yang berdiri menungguinya di dekat pintu.


“Bagaimana dengan tugas mu tuan lin. Apa sudah kau beres kan tanya tuan alden dengan sinis


Tuan lin mengangkat bahunya,


“ keponkan ku itu, benar benar licik dia membalik nama semua perusahaan di negara A atas nama istri nya, jadi aku tak bisa mengambil ahli perusahaan nya jadi rencana kita gagal, kata tuan lin dengan memendam kemarahan kepada NAtthan


Alden tersenyum dingin dan tertawa


Dia hanya seorang wanita, dia tidak akan mengerti tentang perusahaan , aku ingin berkerja sama dengan perusahaan NAtthan


Aku akan. menggilas habis seluruh perencanaan proyeknya” kata alden tersenyum, membayangkan muka wajah tara yang cantik


“baik tuan alden kita akan mengadah rapat kerja sama dan kita undang semua para pejabat dan dewan aku yakin wanita cleaning services tidak akan bisa berbuat apa-apa kepada mu tuan . Kata tuan lin


“Bagaimana kalau gadis itu mencoba dan berhasil?bukti nya dia bisa menikah dengan NAtthan yang begitu kejam bahkan NAtthan menyerah kan semua perusahaan pada gadis itu


Tanya alden dengan datar



,”tuan lin menyela dengan cepat, bukan kah kau sangat licik dan bertangan kotor. Kau menggunakan banyak orang untuk mencapai tujuan berkerja sama dengan musuh NAtthan


Ya aku tinggal menunggu hasil tanpa mengotorin tangan ku untuk melakukan pekerja kotor , dan kau terus awasi jemes dan jendral yan aku yakin mereka akan berhianat, kata tuan alden


Apa saya bertindak membunuh mereka tuan tanya asisten nya

__ADS_1


Alden menggelengkan kepalanya tak peduli,


“ mereka tidak akan berani, dan kalaupun mereka berani melakukan apapun… aku sendiri yang akan menghabisinya” , kata alden dengan sinis


Tuan alden anda mau ke mana dengan baju dokter tanya tuan lin


Aku akan kerumah sakit senjaya, aku berkerja di rumah sakit dr arvind adek nya NAtthan menyamar sebagai dokter, dan sangat muda masuk ke Mansion NAtthan kata alden dengan senyum


Kau benar-benar licik dan cerdik kata tuan lin


Mereka tak tahu di atap ada sepasang mata memperhatikan siapa lagi yang kalau bukan NAtthan


"sudah ku duga ruban tuan ini, berkerja sama dengan alden, untuk menghancurkan ku, si brengsek alden maju selangkah di depan ku , tenang saja, mari kita memulai permainan kita kata NAtthan dengan senyum sinis, dia pun tak sengaja menginjak atap yang rentak hingga membuat para bodyguart


"siapa di sana kata para bodyguart alden dengan mengejar NAtthan,


NAtthan pun berlari dengan melempar tali ke pohon. Dan meluncur ke bawah pakai tali


Alden, dan tuan lin pun pergi keluar, sambil membawa pistol


Ada apa tanya alden dengan dingin


Tuan ada penyusup masuk , kata bodyguart nya


Cepat kejar jangan sampai lolos kata alden dengan menguar kan pistol


NAtthan sampai ke bawah NAtthan menguar kan senjata seperti bintang, melempar ke arah anak buah alden, senjata bentuk bintang itu mengenai anak buah 5 alden.


Sementara di mansion senjaya



Tara sangat cemas melihat rosalina terluka karena menolong dia,


Ayo lah tenang jangan cemas seperti itu, ingat kandungan mu aku yakin rosalina wanita yang kuat kata kim jeha dengan lembut


Dokter Alice sedang menjahit luka yang ada di di pundak rosalina yang terkurap dia tanpa hanya bra saja dan cd saja


“Bagaimana apa ini sakit kau sangat berani menyelamatkan tara ” kata dr Alice dengan senyum



“Aku baik-baik saja. Kata rosalina dengan meringis kesakitan


“Kau mendengarnya? Aku bertanya sangat pelan tadi.” kata dr Alice


“oh iya yang sakit kan. Punggung bukan telinga ku dokter alice, bagaimana hubungan mu dengan kim jeha tanya rosalina dengan pelan



Hubungan ku telah berakhir, mungkin aku akan pindah tugas, ini terakhir aku di sini kata dr Alice


Rosalina menarik napas dan berkata " kau pindah karena ingin menghindari kim jeha bukan,. Mengapa kau tak mencoba memperbaiki hubungan mu dengan kim jeha, aku rasa kim jeha masih mencintaimu kata rosalina dengan meringis kesakitan


“ itu tidak mungkin, ayah ku menantang hubungan ku dengan nya dan aku telah di jodoh kan ayah ku kata dr Alice


“jika kau masih mencintai nya mengapa kau tak berusaha menyakin ayah mu, bukan kah kemarin kau akan bertunangan dengan nya kenpa tiba putus kata rosalina dengan bangkit


“ aduh bagaimana ini aku tak bisa mengenakan. Baju ku kata rosalina dengan cemberut


Oh iya sebaik nya kau istirahat , aku akan keluar dulu kata dr Alice dengan senyum


Jangan ada yang boleh masuk aku tak ingin mereka masuk, kalau tara tak apa apa kata rosalina dengan pelan


Dr Alice tersenyum dan keluar dari kamar


Tara, kim jeha z arvind pun berdiri


Bagaimana keadaan rosalina tanya tara


Dia baik baik saja luka di punggung nya tidak dalam kata dr Alice


Syukur lah aku sangat senang apa aku boleh masuk tanya tara dengan senang


Iya Silah kan kata dr Alice


Kim jeha dan arvind mau ikut


Tunggu dulu, cuma tara yang boleh masuk, karena rosalina tidak ingin kalian masuk kata dr Alice


Apa!? Mengapa begitu ini kan mansion kakak ku kata arvind dengan kesal


Karena dia tidak bisa mengenakan baju, apa kau ingin melihat dia tanpa baju tanya dr Alice


Arvind dan kim jeha hanya diam saja


Dr Alice agak canggung bicara dengan arvind, begitu juga arvind kalau dia mengingat kejadian tadi.


Sementara di mansion. Jemes



Angelina yang lagi tidur terkejut dia mendengar suara jendela, dan memandang kearah kamar nya dengan ketakutan


Siapa itu tanya angelina dengan ketakutan tangan mengambil pistol


Aku adalah kematian mu angelina kata suara itu,


Kau... Kau... Siapa keluar lah jangan bercanda kata Angelina


Kau sudah melupakan ku, setelah aku mati apa kau melupakan rasa cinta mu pada ku kata NAtthan, suara dingin


Kau NAtthan.. Bu..bukan kah kau sudah mati kata Angelina dengan suara gemetar.


Iya.. Aku sudah mati, tetapi aku sangat kesepian di sana aku ingin kau nemani ku, bukan kah kau sangat mencintai ku kata NAtthan dengan suara menakut kan


Angelina melarikan diri, membuka pintu kamar tapi tak bisa di buka , dia berteriak minta tolong pada jemes


Angelina tergagap, “Apa yang kau inginkan?”


“Hidupmu.” Kata NAtthan dengan senyum menakut kan


Aku minta maaf jangan bunuh aku kata Angelina berlari menuju ruangan mencoba melarikan diri dari NAtthan yang mendekatinya dengan perlahan.



Saat angelina berlutut aku mohon jangan bunuh aku, aku akan melakukan apa pun untuk mu kata Angelina dengan pelan


Aku tak akan membunuh mu, tetapi aku mempunyai pertanyaan mu angelina kata NAtthan


Siapa alden leon welys, mengapa. Dia menginginkan kematian ku, tanya NAtthan wajah nya penuh di tutup masker dan pakai topi


Angelina terdiam dia sangat ketakutan


Cepat kata kan siapa alden leon welys tanya NAtthan membentak angelina


Alden.. Leon welys adalah saudara arya guna, dia ingin membalas dendam pada mu, atas kematian kakak nya arya guna kata rosalina dengan menangis



“ pantas saja aku tak bisa melacak informasi Kau dan jemes tidak berbeda dengan. Alden


Alden tidak bisa membunuh ku dengan tangannya sendiri. Dia hanya meminjam tangan orang lain yaitu jemes yang begitu membenci ku kata NAtthan dengan sinis


 


“Kau berani menyamakan diriku dengan jemes , aku beda, aku justru melindungi mu NAtthan aku sangat mencintaimu ?” kata rosalina


Simpan lah cinta mu buat jemes atau alden angelina, aku tak membunuh mu karena kau sahabat dari kecil ku, kata NAtthan dengan dingin


Jangan jangan bunuh aku teriak angelina


Membuat jemes yang lagi di ruang tamu langsung berlari ke kamar angelina


Dan mengedor ngedor pintu angelina


NAtthan tersenyum sinis " belum saat nya kau mati angelina, aku akan terus mengghantui mu kata NAtthan dengan pergi


Jangan jangan bunuh aku, maaf kan aku kata. Angelina


Apa yang terjadi tanya jemes dengan kaget


" Dia.. Dia. Ingin membunuh kita kata Angelina


Dia.. Dia siapa yang kau maksud tanya jemes dengan memegang pundak angelina


Hantu NAtthan, dia mau membalas dendam pada kita kata rosalina dengan ketakutan


Apa!! Kau sudah menjadi gila karena tamparan ku, NAtthan itu sudah mati, aku yang membunuh nya kata jemes dengan kesal


Tidak!! Dia masih hidup, dia ingin membunuh kita, aku tak berbohong kata Angelina nangis


Jendral pun datang, melihat angelina menangis


Apa yang terjadi, apa kau tak cukup memukul putri ku tanya tuan yan


, kau urus putri mu yang gila ini, aku hampir saja ingin memukul nya dengan melihat tingkah nya yang tak waras kata jemes dengan kesal


"apa benar NAtthan masih hidup, dia sendiri yang menembak NAtthan dengan berkali kali bagaimana mungkin NAtthan bisa hidup, apa angelina begitu mencintai NAtthan dan merasa bersalah atas kemtian NAtthan pikir jemes dengan pikiran yang kacau


Sementara di mansion senjaya


Tara melihat rosalina yang menutup tubuh nya dengan selimut


"maaf kan aku gara gara menolong ku kau terluka kata tara dengan pelan tak ada kebahagiaan di wajah nya, semenjak kematian NAtthan, wajah selalu penuh kabut kesedihan


Mengapa kau bicara seperti, aku terluka bukan kesalahan mu, jadi tak perlu minta maaf tara, kau jangan banyk pikir sebaik nya kau tidur, hari dah malam tidak baik untuk kesehatan tubuh mu apa lagi kau lagi mengandung kata rosalina dengan menyentuh tangan tara


Baik lah, aku sangat berterima kasih sudah menyelamatkan kan ku dan kandungan ku, aku berutang nyawa pada mu, NAtthan telah pergi, cuma anak ini yang aku punya kata tara dengan menahan air mata nya


Rosalina pun memeluk tara "kau masih punya arvind, kim jeha, dr Alice aku yang akan sayang pada mu dan melindungi mu tara kau tak sendiri kata rosalina dengan pelan


Tara melepas kan peluk nya dan tersenyum


Terima kasih, aku pergi dulu kau istirahat lah kata tara dengan pelan


Tara membuka pintu kamar rosalina di depan pintu ada arvind dan kim jeha, juga dr Alice


Sebaiknya nya kalian istirahat juga, aku mau istirahat kata tara dengan pelan dia pergi menujuh kamar nya


Sementara di depan pintu


Kim jeha pergi ke kamar nya, begitu juga dengan dr Alice


Tinggal arvind yang di depan pintu kamar rosalina


Aku harus menemui rosalina kata arvind dengan masuk


Bagaimana keadaan mu kau sangat berani tadi ?” kata arvind dengan pelan


““Aku baik-baik saja.” astaga mengapa kau ada di sini, tanya rosalina menutup wajah nya



“Menurutmu sudah berapa tahun aku menjadi dokter? Seseorang yang melihat lebih banyak kematian dari seorang polisi, wartwan , tentara adalah seorang dokter yang memegang pisau.”


. ... aku sungguh tak ingin kau terluka. Itulah yang kurasakan.” Kata arvind dia bicara membelakangi rosalina yang memakai jubah handuk tipis warna putih



Kalau begitu, tak perlu menyemangatiku lagi, dan kau bisa melakukan keahlianmu saja, dokter ” arvind kata rosalina dengan menyelimuti tubuh nya


“Keahilianku? Apa maksudmu?” tanya dr arvind


“candaan mu . Karena sepertinya, aku membutuhkan lawakanmu sekarang ini.” Kata rosalina dengan pelan


“Kau sangat cantik sekarang.”


“Kau tak sedang melihatku sekarang.”


“Aku sudah melihatmu tadi. Kau selalu saja cantik.”


“Matamu itu bagus sekali.”


“Aku hanya bercanda.” Kata dr arvind , rosalina pun tersenyum.


“Aku sangat merindukanmu. Apapun yang aku lakukan, aku selalu saja memikirkanmu. Aku memaksa diriku, aku berusaha keras. Aku minum dan mencoba semuanyanya. Tapi, percuma karena aku masih merindukanmu. Apa kau tak menyangka aku akan mengatakan ini? Kalau begitu, dengarkan aku. Karena aku sedang tidak bercanda sekarang.” Kata dr arvind


Rosalina terdiam, semua sudah terlambat, kau mengatakan nya karena aku sudah menikah, dengan kakak mu kata rosalina dalam hati nya hanya menatap arvind yang menatap nya


Sementara. Di kamar tara


Tara duduk dekat meja dengan memandang ponsel nya di situ ada gambar NAtthan dia mendengar musik


Apa kau tak terlalu kejam padaku? Mengapa kau pergi ninggalin aku, kau berjanji akan tinggal di sisi ku, ? Kau bohong pada ku, kau pergi meninggalkan ku untuk selamanya , kau berjanji akan menunggu ku melahirkan, sebentar lagi aku akan melahirkan tapi kau tak bisa menempati janji mu ? Kata tara dengan menangis



Tara pelan pelan tertidur di atas meja


Sepasang mata yang dari tadi memperhatikan nya melihat tara tidur di atas meja , NAtthan. Menghampiri membelai rambut tara


Aku memang kejam, tapi, aku harap kau tak akan menangis terlalu lama. Aku ingin kau selalu ceria. Kau harus jalani hidupmu dengan baik., jangan manja, jaga diri mu sayang Dan juga.. Aku akan kembali setelah misi ku membunuh mereka . Aku mohon  jangan seperti ini aku bisa mati melihat mu menangis


Maaf kan aku telah melanggar janjiku. Janji bahwa aku tak akan membuatmu khawatir. Janji untuk tak menyakitimu, Janji untuk tidak mati, janji, janji tidak membuang menangis . Tetapi telah melanggar semuanya maafkan aku kata NAtthan dengan pelan mengangkat tubuh NAtthan dengan hati hati hati ke ranjang dan menyelimutinya tara, mengecup bibir tara,


" aku sangat merindukan mu bisik NAtthan dengan pelan.



Bersambung Saksikan episode selanjutnya


1.apakah NAtthan berhasil menjalankan rencana menjebak musuh nya?


2 bagaimana reaksi tara jika tau kalau NAtthan masih hidup?


3 bagaimana reaksi dr Alice kalau tahu kim jeha dan rosalina sudah menikah

__ADS_1


__ADS_2